NovelToon NovelToon
Akhirnya Ku MenemukanMu

Akhirnya Ku MenemukanMu

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:673.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Alendra

Kira, cewek gaul yang selalu gonta ganti pacar hingga dia di cap play girls oleh beberapa pria,penampilan nya yang sexy selalu mempunyai daya tarik sendiri untuk setiap pria , Kira hanya ingin mencari pasangan yang sesuai standartnya sendiri, yaitu cowok yang sama sekali tidak mesum, Dia akan selalu meminta putus kalo sampek pacarnya itu mesum,


Sementara Arsya adalah cowok manis, suka mesum, dia juga hipper sex, Arsya juga sering gonta ganti pasangan, sama seperti Kira, Arsya hanya ingin bisa mencari wanita yang bisa menjaga harga dirinya. Selama ini dia belum pernah menemukan cewek yang sesuai dengan tipenya, apalagi Arsya selalu jijik melihat Kira yang selalu di cap nya murahan.


apakah mereka bisa bersatu setelah tau kebenaran tentang Kira, apakah Arsya dan Kira bisa bersama bersama...???


yuk baca dari pada penasan nie....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

' BAB 25 '

‘POV ARSYA’

~Hari ke tiga~

Ku awali pagi ini dengan semangat setelah semalam obrolan panjang ku dengan kira, aku merasa setitik harapan untukku di hati kira dan aku akan berjuang agar aku bisa membahagiakan kira,

Aku melangkah menuju kamar kira dengan ,membawa tas berisi seluruh barang-barang ku yang akan aku bawah pulang.

Aku mengetuk pintu kamarnya dan tak lama kemudian Kira keluar, seperti biasa dia cantik dan manis. Aku tersenyum padanya dan dia membalas senyumku dengan ramah.

“ sudah siap?” tanyaku dia tak manjawab hanya mengangguk dan tersenyum seperti tadi.

Aku menuntunnya menuju loby hotek sebekum kami benar benar chek-out aku mangajaknya sarapan.

“ kamu mau makan apa?

“ terserah aja pak, “

“ Kira , bisa panggil aku dengan nama aja gak?” Kira diam dengan pertanyaanku, dia menatapku senyumnya yang sedari tadi menghiasi wajahnya pun pudar entah kemana.

“ maaf pak, kita gak sedekat itu untuk membuat saya memanggil anda dengan hanya menggunakan nama“

“ baiklah, yang penting kamu nyaman, dan masih mau memberi ku kesempatan.” Kini senyum Kira sudah kembali mengiasi wajahnya.

Tak butuh waktu lama untuk kamu sarapan kami pun langsung pergi melanjutkan liburan kami.

Pesawat kami jam 15: 45 WIB setidaknya masih ada waktu untuk bersenang-senang. Aku sudah mengambil kemudi mobil dan Kira duduk di sampingku, hening tak ada percakapan untuk beberapa saat. Sampai akhirnya Kira memecahkan keheningan.

“ pak “ aku sontak langsung menoleh.

“ hmm"

“ boleh saya memukul bapak ?”

aku langsung menoleh ke arahnya, mataku sedikit melotot, apa maksud Kira, apa aku membuatnya kesal.

“ gimana pak? Boleh ?”

Aku masih tidak menjawab untuk beberapa saat, tapi tak menunggu aku menjawabpun sebuah pukulan sudah mendarat di kepalaku.

‘ PLAK ‘

“ AWWW” aku mengelus kepalaku dengan tangan kiri ku dan aku langsung menoleh ke arah Kira. “ apa aku membuatmu kesal ato marah,kenapa kau tiba-tiba memukulku seperti ini.”

Kira meringis “ dari dulu saya ingin memukul bapak, kalo boleh gak hanya sekali tapi setiap saya jengkel sama bapak saya ingin memukul bapak.”

Aku sebenarnya heran dengan apa yang di katakan Kira, tapi apa benar aku pernah membuatnya jengkel, aku memutar otak mengingat kesalahan apa yang aku perbuat hingga membuatnya jengkel padaku.

“ tapi aku tak pernah melakukan perbuatan yang mebuatmu jengkel Kira “

“ itu menurut anda pak “ kira moleh ke depan setelah menjawab semua perkataanku,

“ semua orang tidak akan sadar kalo mereka berbuat salah, atau mereka telah menyakiti hati orang lain. Karna pada dasarnya semua manusia selalu merasa benar.” Katanya sok bijaksana masih sambil menatap ke depan.

Aku sama sekali tak paham apa maksudnya, sudahlah yang penting dia senang aja, terserah.

Kami akhirnya sampai di tempat terakhir sebelum kami pulang. Kira sudah beranjak kesana kemari. Mengirup udara pantai, ya dia sangat senang, akupun senang melihatnya. Bukan melihat pemandangan melainkan melihat Kira yang sangat menikmati suasana.

Terkadang aku secara terang-terangan memotretnya, tapi kadang aku mengambil gambarnya secara diam-diam.dengan secdress biru bemotif bunga,dan topi penangkal panas bewarna hitam, walaupun sedikit gak nyambung tapi tetep yang cantik itu Kira, bukan bajunya.

Aku memang sudah tergila-gila dengan Kira, aku memandangnya dari jauh, saat ini dia sedang memegang ular besar bewarna kuning, tak ada rasa takut terlihat di wajahnya, bahkan dia meminta si fotografer bayaran untuk memfotonya. Aku pun tak kalah,

Dan kita lanjut menjelajah ulun dalu bedugul.

tak terasa hari sudah siang, kami pun harus sebelum kamu ketinggalan pesawat,

Hehehehe. . . padahal aku malah senang kalo kami ketinggalan pesawat terus,

Aku mengajak Kira pergi meninggalkan tempat ini dan sebelum menuju kami mencari restoran untuk makan siang. Hampir sejam perjalanan kami masih belum dapat menemukan restoran yang cocok untuk memuaskan rasa lapar kami.

“ makan di mana ini Ra ?”

“terserah aja pak, semua terserah bapak, kan bapak yang bayarin”

“ ya jangan gitu dong Ra, kan aku juga bingung harus makan apa?”

“kita cari makan di bandara aja pak, kan enak nanti di sana kita juga bisa santai,”

“ iya bener juga,”

Aku langsung menuju bandara setelahnya, setelah makan siang kamipun menunggu jam penerbangan datang. Setelah beberapa jam kami menunggu akhirnya kamipun sudah naik pesawat.

Sebenarnya aku sangat sedih karna dengan kami pulang, Kira pasti akan bertemu dengan Bima, dan aku hanya akan menjadi bos seperti biasa, tak bisa melihatnya setiap hari dan setiap saat.

Liburan ini pun aku anggap menggantikan hukumannya untuk menemaniku ke club. Aku menghela nafas panjang.

“ kenapa pak?” tanya Kira di sebalahku.

“ tiga hari ini aku bahagia banget bisa sama-sama dengan kamu, tapi setelah hari ini aku tak bisa sedekat ini dengan mu, dan aku takut kalo kamu nanti akan menghindariku.” Aku mengutarakan isi hatiku, tapi Kira diam, seakan dia membenarkan semua perkataanku.

*****

~POV KIRA~

Aku merebahkan badanku di atas kasur nyamanku. Akhirnya aku menghirup udara appartemenku. Setelah tiga hari liburan dadakan dan juga pernyataan cinta dadakan juga dari bos mesum ku. Sungguh aku tak percaya.

Dia juga sudah melihat seluruh tubuhu. Aku jadi mebayangkan yang tidak-tidak. Aku menggelengkan kepalaku kesal akibat pemikiranku sendiri yang tak karuan.

“ ahhhh. . . “ aku berteriak dan bangkit dari tempat tidurku, aku memutuskan untuk mandi dan sedikit berendam untuk membuat pikiranku fress.

Ku gulung rambut ku keatas dengan menggunakan handuk aku melangkah keluar kamar mandi, ku cari benda pipih yang selalu menemaniku kapan saja, ya HaPe adalah sahabat kita semua di jaman sekarang. Setelah aku menemukannya di dalam tas ku,aku lansung menghubungi Ana.

“hallo “ sapa ku saat dia sudah mengangkat telpon ku.

“ Ra, loe gak pa-pa kan? Loe gak diperkosakan sama pak Arsya, loe gak di paksa melayani dia kan Ra? Ini loe dimana? Uda di rumah belom?” belom apa-apa aku sudah di hujani pertanyaan yang sangat bertubi-tubi oleh Ana

“ Ana...tenang dong, kalo loe cerewet gini gimana gue bisa cerita?”

“ trus gimana-gimana?”

“ ini gue udah pulang, gue gak pa-pa,pak Arsya baik sama gue kemaren, dia sama sekali gak kurang ajar sama gue,dan dia juga udah ngungkapin perasaannya ke gue”

“ loe jangan sampek tergoda Ra, kak Bima lebih baik daari pada dia.”

“ iya gue tau, kak Bima jauh lebih baik dari si mesum itu, tapi kok aku merasa kalo pak Arsya itu tulus ya ke gue “

“ nah Ra, loe udah di hipnotis tu kayaknya sama pak Arsya.”

“ kak Bima gimana, dia telpon loe gak sekedar tanya-tanya gue gitu.” Aku mengalihkan pembicaraan, sebenarnya kak Bima juga sudah mengubungi ku sendiri sih dua hari yang lalu.

“ gak tu, pokok ya Ra, loe jangan sampek tergoda sama pak Arsya.” Ana kembali membahas masalah pak Arsya.

“ trus gue harus gimana???”

“ jauhin. Jauhin sejauh-jauhnya.” Titahnya

“ gue karyawan di sana begok"

“ iya, iya,” sadar akan sarannya yang tidak menfaat Ana terdiam.

“ AAAaaaaaaa, loe minta mutasi aja “

“ gila, hidup gue di kota ini Ana, gue gak mau.”

“ pokok sebisa mungkin loe harus menghindari pak Arsya.”

“ iya-iya”

Obrolan kami pun berlanjut sampek malam, dan banyak peringatan yang di berikan Ana padaku, tapi meskipun begitu entah mengapa hati kecil ku yang pualing ujung sendiri masih mengatakan kalo Arsya itu sebenarnya orang baik,

~BERSAMBUNG~

1
ARSYAD Ganz
favorit
Devi Kristiana
seruuu
Devi Kristiana
menegang seketika
Devi Kristiana
seru seru
Devi Kristiana
deg deg an
Karunia Pangastuti
sayang banget baru baca pas sudah end. . . keren tor
Karunia Pangastuti
ceritanya menarik banget
Karunia Pangastuti
seru
Devi Kristiana
bima lagi/Shy/
Devi Kristiana
ikut terharu thor/Sob//Sob/
Devi Kristiana
wkwkwkwkk emang boleh separno itu arsya/Facepalm/
Devi Kristiana
mampus kau bima/Joyful/
Devi Kristiana
kedoknya terbongkar
Devi Kristiana
di luar prediksi BMKG si akira
Devi Kristiana
Luar biasa
Devi Kristiana
awokawokawok/Facepalm/
Devi Kristiana
udah mulai panas ni critanya thor
Kasmin Bobihu
makin seru
eka aLendRa
seru
scarlet
merubah karakter dan kebiasaan itu gak semudah mengatakan,,, sex itu sprt candu, buat org ketagihn,, byk org yg sebenarnya baik tp gak bs setia coz mudah sekali tergoda,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!