NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Preman Insaf

Terjerat Pesona Preman Insaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Mafia / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Emma Shu

Bertubi-tubi, Aiza dihantam masalah yang mengaitkannya dengan sosok Akhmar, dia adalah pentolan preman. Rasanya gedeg sekali saat Aiza harus berada di kamar yang sama dengan preman itu hingga membuat kedua orang tuanya salah paham.
Bagaimana bisa Akhmar berada di kamarnya? Tapi di balik kebengisan Akhmar, dia selalu menjadi malaikat bagi Aiza.

Aiza dan Akhmar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Buly

“Halo, bro!?” Atep berdiri dari kursi menyambut kedatangan Akhmar.

Akhmar tidak beranjak dari atas motornya setelah mematikan mesin, ia tersenyum menatap Atep.

“Bajul mana?” tanya Akhmar yang sekilas mengedarkan pandangan dan tidak mendapati Bajul.

“Pulang dia,” jawab Enyong, aslinya namanya Rahman.

“Lah, bukannya masih ada kelas?  Nggak kapok dia dijepret pake karet sama Pak Heru?” sahut Atep.

“Tauk, tuh anak cabut nggak ngajak-ngajak,” ucap Enyong.  “Ya udah, kita bolos juga, yuk.  Bosen gue.”

“Jangan!” tutur Akhmar.  Ia berbaring di atas jok motornya dengan kedua tangannya dijadikan alas kepala.  “Biar aja Bajul yang bolos sendrian.  Minimal ada yang ngebelain dia kalo Pak Heru nanya-nanyain dia kemana.  Kan Pak Heru nggak suka kalau ada anak yang nggak hadir di pertemuannya.  Jangan malah kaburan semua.  Kita tutupi kasusnya Bajul, sebisa mungkin jangan sampai Pak Heru tau kalau Bajul bolos.  Dan kalau ternyata nanti ketahuan bolos, ya udah bilang aja Bajul sakit atau apa kek.”

Atep mengangguk-anggukkan kepala.  Cukup salut dengan kesetiaan Akhmar sebagai teman.  Sejak dulu, memang Akhmar yang selalu menjadi malaikat penolong bagi teman-temannya.  

Masa SMA dulu, sewaktu Atep dihukum membersihkan WC sekolah sepuluh pintu alias WC laki-laki kelas dua belas yang aromanya aduhai mengerikan, Akhmar rela membantu, ikutan menyikat WC hingga selesai dalam waktu sebentar.

Akhmar juga pernah membela Bajul saat si Bajul berkelahi, hingga akhirnya Akhmar yang terkena sasaran amukan orang.

Bukan Akhmar jika tidak setia kawan dan royal soal materi.  

Akhmar menatap ke sekeliling mencari-cari.  Tujuannya sekarang nongkrong di sana tidak lagi untuk sekedar duduk bareng teman- temannya, tapi untuk menunggu Aiza lewat.

“Lo ingat nggak sama cewek berkerudung yang pernah mergokin kalian lagi make?  Sekolah dimana dia?” Akhmar mengucapkan dnegan datar.

Atep mengedikkan bahu.  “Naksir lo sama dia?”

Akhmar memutar mata tanpa menjawab.  Sepanjang malam ia kepikiran surah yang harus dia hafal.

Akhmar merasa muak diperintah oleh orang lain, sebab dialah yang berhak memerintah.  Tapi anehnya, semakin Akhmar mengingat sosok Aiza, semakin wajah gadis itu menempel di pelupuk matanya.  

Sekarang Akhmar sadar, kalau sesungguhnya diantara kemarahannya, terselip harapan yang begitu tinggi untuk bisa disambut dengan baik oleh gadis itu.

“Kalo dia sekolah di sekitaran sini, pasti pas jam pulang sekolah, dia lewat,” ujar Atep. “Tuh cewek cantik banget ya kan. Tapi takutnya dia ngebocorin rahasia kita ke orang- orang”

“Gue udah bilang, dia nggak akan membahayakan.  Percaya sama gue!” tegas Akhmar. 

“Pst, cewek, tuh!” Atep menunjuk cewek berseragam putih abu-abu yang berjalan dari arah kejauhan hendak melintas.

“Mana?” tanya Enyong seraya mencari-cari.

“Itu!” tunjuk atep dengan dagunya.

Akhmar dan Enyong serentak menoleh ke arah yang ditunjuk.

“Itu kan si Jasmine, adik kelas kita dulu yang waktu MOS, kita kerjain suruh skot jam.  Trus keliatan layar pink di dalemnya.  Hahaaae….”  Enyong terkikik melihat Jasmine yang berjalan seorang diri, gadis itu tampak ragu-ragu melangkah ketika pandangan gadis itu beradu dengan tiga cowok yang tengah menatapnya.

Jasmine terlihat ingin putar haluan, namun ia seperti memaksakan langkah untuk terus berjalan ke depan, tidak ada jalan lain selain harus melintasi persimpangan itu untuk menuju ke rumahnya.  Ekspresi wajahnya yang memucat menandakan ia sedang ketakutan.  Sekolahnya tak jauh dari lokasi itu. 

Mungkin bukan hanya Jasmine yang mengalami hal serupa, anak-anak lain selalu gemetaran setiap kali bertemu dengan sekelompok orang yang dipentoli oleh Akhmar.  

Bersambung

1
Cristiyan Wijaya
melowww jirrr
Teni Fajarwati
😂
Teni Fajarwati
😭😭😭
Teni Fajarwati
nah gitu,
Teni Fajarwati
emaknya terlalu kejam,walopun kecewa,
Teni Fajarwati
awal bab banyak typo,tapi semakin kesini semakin bagus,,,
Teni Fajarwati
akhmar bener2 parah
Teni Fajarwati
kayanya bapaknya aiza
Teni Fajarwati
🤣🤣🤣
Neus Assalma
ini novel knpa kata-kata nya byk yg di ulang, apakah kurang inspirasi thor
Linda Kustanty
owalahh gara2 kolor ijo to ampek d teriak.in maling😆😆
arzetti azra
Luar biasa
Susi Andriani
hadir
Riski
Lumayan
zevs
izin maraton thor
Mala Sia
Luar biasa
Suyatno Galih
menurut Ismail ustadz tukang kawin, masa ll akhmar buruk lha dirinya sendiri yg yg suka kawin demen janda pirang apa bkn bobrok namanya
Suyatno Galih
Thor itu ustadz abal abul kl ngomong dr mulut apa boret sih, dl azia di usir di bilang bkn anak nya lagi lha skrg di kt putri tersayang, n skrg Zahrah minggat dr perjodohan di blng bkn anak nya jg, udah srh cari janda pirang sj
Suyatno Galih
karapmu lah ikut sesek jd akhmar sm azia
Suyatno Galih
akhmar luka, pedih tp tak sepedih hatinya, tp jgn jd berandalan lagi ya mar, malu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!