NovelToon NovelToon
Terlambat Mencintaimu

Terlambat Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:24.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ismi Sima Simi

Ini kisah Alina seorang wanita wanita introver dan sangat menyayangi ibunya. Pengkhianatan yang dilakukan ayahnya meninggalkan luka menganga di hatinya.

Luka yang belum sembuh itu semakin menjadi saat Reyhan Wijaya datang. Sosok yang keras kepala, egois, dan berhati dingin, telah menodai Alina tanpa sengaja. Reyhan meninggalkan kenangan menyakitkan lainnya untuk Alina hingga ia mesti tertatih merapikan hidupnya yang semakin porak-poranda.

Takdir keduanya membawa pada beragam pertanyaan, haruskah mereka bertahan atau saling meninggalkan?
Akankah hati dan cinta mereka saling membahagiakan atau malah menghancurkan?

Temukan jawabannya dengan membaca kisah mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ismi Sima Simi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ziarah 2

Reyhan mengikuti taksi yang ditumpangi Alina, sudah tiga puluh menit lebih taksi itu berjalan, tapi tidak juga berhenti. Alina sempat berhenti di sebuah toko bunga dan keluar membawa seikat bunga mawar, Reyhan begitu penasaran kemana Alina akan pergi, sepanjang jalan dia gelisah bahkan sesekali memukul kemudi mobilnya.

Akhirnya taksi yang ditumpangi Alina berhenti, Reyhan yang melihatnya dari kejauhan mencoba mengedarkan pandangannya. Pandangan Reyhan terhenti pada sebuah papan ukuran 2x1 meter yang berada dipinggir jalan. Reyhan menautkan kedua alisnya membaca tulisan dipapan itu.

"Pemakaman umum? Untuk apa dia ke sini?" ucap Reyhan sambil mengerutkan keningnya.

Alina sudah turun dari taksi dan mulai masuk area pemakaman, dia sudah mulai berjalan menjauh dari pintu masuk makan. Reyhan turun dari mobil menyusul Alina dari belakang, dia berjalan dengan pelan dan menjaga jarak beberapa meter dari Alina.

"Makam siapa yang dia datangi? Apa ini makam neneknya? Kenapa dia tidak bilang saja kalau ingin ke makam keluarganya!" gumam Reyhan yang melihat Alina berjongkok didepan batu nisan sebuah makam, sambil menundukkan kepalanya dalam.

Alina terlihat menyeka air matanya, dan mengelus lembut batu nisan didepannya.

"Mas, maaf Alina baru bisa datang," ucap Alina yang sedikit terisak.

"Mas, Alina kangen. Alina minta maaf, Alina datang dengan keadaan seperti ini, apa mas Dimas kecewa sama Alina mas?" Air mata Alina semakin tidak terbendung, isakannya terdengar semakin keras dan tertahan.

"Aku mencintaimu, Mas. Aku benar-benar tidak ingin mengkhianatimu, tapi aku tidak tau jika semuanya akan jadi seperti ini, aku harap kau tidak membenciku, Mas?"

"Aku sekarang hamil, Mas. Jika saja ini anakmu aku pasti akan sangat bahagia. Kamu ingat kan kita dulu selalu merencanakan tentang masa depan anak kita, bahkan kita saat itu belum merencanakan menikah tapi rencana kehidupan kita sudah sangat jauh." Alina tersenyum kecil dibalik derai air matanya.

Kedua netra yang biasanya selalu terlihat cerah berbinar itu kini berubah berwarna merah dan dipenuhi oleh air mata. Kesedihan yang mendalam begitu jelas, terlihat dari raut wajahnya.

"Aku kangen, Mas. Aku rindu padamu, Mas Dimas." Alina terisak tangisnya tak bisa terbendung lagi sekarang, dadanya terasa sesak saat ini dan hanya bisa menunduk sedih menerima kenyataan ini.

"Baiklah, aku harus segera pulang ini sudah sore, kau tahukan aku sangat penakut saat sendiri," ucap Alina tersenyum kecil dan mengusap air mata yang mengalir di pipinya.

Alina menaruh ikatan bunga mawar berwarna merah yang dibawanya, kemudian menunduk untuk mendoakan kekasih tercintanya. Setelah beberapa saat dia terhanyut dalam doanya, dia berdiri dan masih memandang lekat makam itu seolah sangat berat untuk melangkahkan kakinya pergi. Saat Alina membalikkan badannya dia begitu terkejut melihat orang yang sedang berdiri dibelakangnya, badannya sedikit tersentak kebelakang dan matanya membulat sempurna.

"Pak Rey ... han?" ucap Alina terbata melihat Reyhan yang sudah berdiri tegap tak jauh darinya.

"Apa ... Pak Reyhan tidak bekerja? Pak Reyhan mau ziarah?" tanya Alina ragu.

"Tidak! aku ingin bertemu denganmu," ucap Reyhan datar melihat ke arah batu nisan dibelakang Alina.

"Bertemu denganku? bukankah kemarin aku sudah meminta ijin?" tanya Alina yang masih bingung dengan jawaban Reyhan.

"Siapa dia?" tanya Reyhan lagi masih dengan nada datarnya.

"I–itu dia ..." Alina tampak ragu melanjutkan kalimatnya, dia menengok sekilas ke arah batu nisan.

"Apa kita bisa bicara ditempat lain saja?" pinta Alina menatap mata Reyhan.

"Baiklah, ayo kita pergi!" Reyhan berbalik pergi mendahului Alina, perasaannya begitu kacau sekarang mungkin sudah seperti benang kusut. Otaknya masih mencoba mencerna semua ucapan yang baru saja dia dengar dari mulut Alina.

Alina berjalan dibelakang Reyhan, wajahnya menunduk sepanjang jalan tapi matanya menatap ke arah Reyhan. Dia masih mencoba berpikir apa yang harus dia ceritakan nanti pada Reyhan, apa dia akan menceritakan semua masa lalunya.

"Aku bahkan tidak tau kapan dia berada disana, apa dia sudah mendengar semua yang aku ucapkan tadi? Bagaimana kalau dia mendengar semuanya? Kenapa juga dia mengikutiku, seharusnya dia sibuk dengan kekasihnya saja! merepotkan sekali!" gerutu Alina dalam hati.

Bersambung ....

*********

Hai hai teman-teman Simi 👋👋

terimakasih sudah setia membaca cerita Simi 🤗

Simi akan berusaha sebaik mungkin menyajikan cerita terbaik untuk kalian para reader's setia Simi 🥰

Terimakasih banyak atas dukungan kalian, like juga yaa🤭👍

1
Yesi Elvita
Lumayan
Windarti08
meskipun meninggalkan rumah tanpa ijin suami itu salah, tp klo aku jadi Alina aku akan tinggalkan suami seperti itu, udah ga bisa menghargai istrinya. biarin dia tau gimana rasanya hidup sendiri tanpa anak dan istrinya.
dulu udah berjanji setelah Alin a mau kembali dan anaknya lahir, hanya akan membahagiakan istri dan anaknya, mereka berdua yg jadi prioritas.
sekarang... boro-boro, inget anak juga nggak!
Windarti08
makan siang ampe jam 5 sore??
coba istrimu yg ada diposisimu, makan sama laki-laki lain dari siang ampe sore? pasti ngamuk tuh.
laki-laki egois!
Windarti08
kuncinya komunikasi sih menurutku.
dua-duanya salah, tapi gak ada yg mau menyampaikan apa yg menjadi keinginannya, api gak bisa dilawan dengan api, jadinya kebakar.
Alina udah tau kerepotan tp gak mau menerima ide suami untuk dibantu baby sitter, Reyhan kecewa dengan penolakan istrinya yg katanya lelah, lebih memilih meninggalkan rumah dan mencari pelampiasan lain yaitu alkohol.
takutnya seperti sekarang dia ketemu dengan wanita lain yg bisa memberinya kenyamanan
Windarti08
kok Mama Rani baiknya diawal doang... sekarang rada nyebelin 😏
Windarti08
aktivitas panas itu emang gak diganggu oleh Nathan... tapi terpotong oleh kata BERSAMBUNG...
Windarti08
ini kok bisa ada nama Nara dan Gema nongol disini 🤔🤔
Windarti08
Aileen kek nama cewek gak sih🤔🤔
Windarti08
dari Noveltoon juga, setelah tamat baca satu judul, dibawahnya ada pilihan beberapa judul novel, dan baca judul ini
setelah baca beberapa bab ternyata ceritanya bagus banget 👍😍
Windarti08
ceritanya bagus banget. aku suka 👍👍😍😍
Windarti08
akhirnya terjawab pertanyaanku di bab awal soal Citra meninggalkan Reyhan karena tak ingin hidup miskin.
cerita ini benar-benar bagus, tak terduga dan pastinya beda dengan cerita-cerita lainnya😍👍
Windarti08
klo baca dari sub judulnya, sepertinya Alina akan pergi ke makam untuk ziarah, mungkin Dimas laki-laki yg dicintai Alina udah meninggal?
Windarti08
apa Pak Handoko udah gak lagi memata-matai Reyhan lagi... ampe bisa bebas jalan berdua sama mantan dengan santainya di lingkungan perusahaan?
Windarti08
jadi, Ayah atau Papa manggilnya Thor?
Windarti08
knapa mantan kekasih Reyhan meninggalkannya karena gak mau hidup miskin? bukankah Reyhan seorang CEO yg terkenal dalam dunia bisnis baik di dalam maupun luar negeri... pastinya dia tajir melintir dong
Yuliana Hartini
Yg namanya cinta kadang sdh nggak ingat sm malu ya kan thor semangat 👍😃
Beckty Extruder
nice🥰🥰🥰🥰
dyve
meninju dong, bkn meninjau
Veronica Maria
rara ini ... perush sdh mulai bangkrut tpi banyak tingkahnya
Veronica Maria
santi siapa ? org gk dikenal tpi kok tiap hri dtg. org suruhan rara kah ? jiahhh berarti jalang jg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!