NovelToon NovelToon
Perjalanan Dewa Alkemis Di Alam Primordial

Perjalanan Dewa Alkemis Di Alam Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nugraha

*𝘿𝙚𝙬𝙖 𝘼𝙡𝙠𝙚𝙢𝙞𝙨 𝙎𝙚𝙢𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣 𝘽𝙚𝙣𝙪𝙖 𝙎𝙚𝙖𝙨𝙤𝙣 𝘿𝙪𝙖*

Ini adalah kisah Lin Xuan Sang Dewa Alkemis yang tidak sengaja bertemu dengan musuh terkuatnya Mo Xie, dua orang dari alam bawah yang tanpa sengaja terjerumus ke alam semesta yang jauh lebih tinggi.

Namun, mereka segera menyadari bahwa gelar agung, bahkan kekuasaan yang dianugerahkan oleh para Dewa dan Iblis Kuno bukanlah berkah, melainkan umpan untuk memelihara tubuh mereka hingga matang sebelum akhirnya dijadikan santapan.

Alih-alih terus saling membunuh, dua anomali ini akhirnya mengesampingkan permusuhan mereka untuk sementara.

Sebab sebelum menentukan siapa yang akan mati di tangan siapa, mereka sepakat melakukan satu hal terlebih dahulu...

Membantai para dewa serta iblis munafik dan membuat seluruh Alam Tinggi berlumuran darah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nugraha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24: Harga Sebuah Puncak

Sisa-sisa Labirin Gravitasi dipenuhi debu cahaya dan racun darah. Di tengah kehancuran itu, dua sosok kembali menerjang satu sama lain.

Lin Xuan dan Mo Xie baru saja menghancurkan Ilusi Dewa-Iblis Level 12. Tubuh mereka sudah berada di ambang batas dan hampir seluruh tenaga telah terkuras. Tidak ada lagi kekuatan besar ataupun ledakan yang mampu mengguncang langit. Yang tersisa hanyalah tubuh yang terluka, naluri bertarung, dan keinginan untuk bertahan hidup.

Bugh... Kraaak...

Keduanya bertabrakan di udara.

Lin Xuan mengepalkan tangan dan menghantam rahang Mo Xie hingga darah hitam menyembur dari mulutnya. Namun Mo Xie tidak mundur. Dengan gagang Sabit Tulang Hitam yang telah retak, ia membalas dengan hantaman keras ke rusuk Lin Xuan.

Trang!

Tulang rusuk Lin Xuan retak.

Ia mengerang, tetapi tangannya segera mencengkeram kerah Mo Xie dan menariknya mendekat.

Duaak!

Dahi mereka bertabrakan.

Keduanya terhuyung di udara. Darah mengalir dari dahi masing-masing dan membasahi wajah mereka.

“Menyerahlah!” geram Mo Xie.

Ia mengangkat kaki dan menendang dada Lin Xuan hingga tubuhnya terpental menjauh dari Kuali Pembelah Surga.

“Kau saja yang menyerah!”

Lin Xuan menahan sakit, menangkap pergelangan kaki Mo Xie sebelum pria itu sempat menariknya kembali, lalu memutar tubuhnya dan melemparkannya ke reruntuhan pilar obsidian.

Boom!

Pilar itu hancur berkeping-keping.

Namun Mo Xie segera memanfaatkan benturan tersebut untuk melesat kembali. Dalam sekejap, keduanya kembali bertabrakan. Tinju, siku, dan tendangan saling menghantam ketika mereka bertemu di udara, tetapi tanpa disadari, pertarungan itu terus membawa mereka semakin dekat ke Kuali Pembelah Surga.

Di atas mereka, kuali purba itu berputar perlahan.

Retakan besar masih membelah bagian tengahnya. Fragmen kanan memancarkan cahaya putih keperakan yang mengandung Hukum Penciptaan, dengan telinga berbentuk naga melingkar. Fragmen kiri diselimuti racun hitam keunguan yang mengandung Hukum Kehancuran, dengan telinga berbentuk harimau yang sedang mengaum.

Mereka hanya berjarak beberapa langkah dari artefak leluhur itu.

Mo Xie tiba-tiba mengayunkan sabit ke arah leher Lin Xuan.

Lin Xuan merunduk. Bilah sabit melintas tepat di atas kepalanya, dan pada saat yang sama ia melancarkan pukulan ke perut Mo Xie.

Mo Xie memuntahkan darah. Genggamannya pada sabit melemah.

Lin Xuan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia menginjak bahu Mo Xie dan melesat menuju kuali.

“Jangan harap!”

Mo Xie melepaskan sabitnya dan memaksa tubuhnya bergerak dengan seluruh sisa tenaga.

Keduanya tiba di depan Kuali Pembelah Surga hampir bersamaan.

Tangan mereka menjulur pada saat yang sama.

Lin Xuan mencengkeram Telinga Naga pada fragmen Yang, sementara Mo Xie meraih Telinga Harimau pada fragmen Yin.

Begitu kulit mereka menyentuh logam purba itu, seluruh dimensi mendadak bergetar.

Daya murni yang mengerikan meledak dari dalam kuali.

Kuali Pembelah Surga ternyata telah menunggu dua kutub yang berlawanan.

Tungku Daging Lin Xuan membawa daya Yang dan Hukum Tolak, sedangkan Tulang Surgawi Mo Xie membawa daya Yin dan Hukum Tarik. Retakan yang sejak awal membelah kuali akhirnya menjadi pemicu terakhir.

Kraak!

Kuali Pembelah Surga terbelah menjadi dua.

Ledakan daya mengguncang seluruh dimensi dan melemparkan Lin Xuan serta Mo Xie ke arah berlawanan. Namun meski tubuh mereka terhempas, tangan keduanya tetap menggenggam bagian kuali masing-masing.

Fragmen Yang berada di tangan Lin Xuan.

Fragmen Yin berada di tangan Mo Xie.

Untuk sesaat, mereka mengira telah berhasil.

Namun penderitaan sebenarnya baru dimulai.

Begitu kedua fragmen terpisah, segel kuno yang selama ini menahan daya di dalamnya ikut runtuh. Energi purba yang terkandung dalam Kuali Pembelah Surga langsung mengalir deras ke tubuh mereka.

Bagi Lin Xuan, fragmen Yang terasa seperti matahari yang meledak di dalam telapak tangannya. Daya Penciptaan dan Hukum Tolak membanjiri tubuhnya sekaligus, membuat Tungku Daging yang telah mencapai Puncak Level 10 berputar liar.

Cahaya perak menyembur dari seluruh tubuhnya.

“Aaargh!”

Lin Xuan meraung.

Panas mengerikan membakar meridian dan organ dalamnya. Daya Penciptaan yang terlalu murni mulai mengamuk tanpa kendali, sementara Hukum Tolak yang biasanya tunduk pada kehendaknya justru mulai berbalik menekan tubuhnya sendiri.

Jika ia gagal menaklukkannya, tubuhnya akan hancur dari dalam.

Di sisi lain, Mo Xie mengalami penderitaan yang tidak kalah mengerikan.

Fragmen Yin mengalirkan Hukum Kehancuran murni ke dalam tubuhnya dan langsung menuju Tulang Surgawi. Namun bukannya memperkuat tulangnya, daya tersebut justru mulai menggerogotinya dari dalam.

Racun hitam keunguan menyelimuti seluruh tubuh Mo Xie.

Tulang punggungnya berderit keras, lalu retakan mulai menjalar di sepanjang tulang.

“Urrghh... Gaaah!”

Mo Xie jatuh berlutut. Matanya perlahan berubah menjadi hitam pekat.

“Suamiku!”

Xue Ling’er segera berlari menghampirinya.

Racun kehancuran membakar kulitnya, tetapi ia tidak peduli. Ia memeluk Mo Xie dari belakang dan mengalirkan seluruh sisa Darah Yin ke dalam tubuh suaminya.

Aliran Darah Yin perlahan menahan keganasan daya Yin yang mengamuk di dalam tubuh Mo Xie.

Tidak jauh dari sana, Lin Xuan juga jatuh terduduk.

Cahaya perak yang keluar dari tubuhnya begitu terang hingga kulit di dadanya tampak samar. Jantungnya berdenyut keras, setiap detaknya memancarkan tekanan yang membuat ruang di sekitarnya bergetar.

Mereka telah mendapatkan apa yang mereka cari.

Kunci menuju Level 11 kini berada di tangan mereka.

Namun pada saat yang sama, keduanya menyadari kenyataan yang jauh lebih kejam.

Kuali Pembelah Surga bukanlah pil yang dapat langsung diserap. Ia merupakan sumber daya purba yang kekuatannya jauh melampaui batas tubuh mereka.

Mendapatkan kunci menuju Level 11 adalah satu hal.

Menahan daya yang terkandung di dalamnya adalah hal lain.

Pertarungan antara Lin Xuan dan Mo Xie memang berakhir tanpa pemenang, tetapi pertarungan yang jauh lebih berbahaya baru saja dimulai.

Kini keduanya harus menaklukkan daya kuali sebelum tubuh mereka hancur dari dalam.

Jika gagal, kehancuran tidak hanya akan menimpa mereka.

Seluruh Reruntuhan Bintang Mati pun bisa ikut terkubur.

1
Raju
jossssss
Raju
alankah terjadi perang besar dan menghancurkan kota atau awal dri sebuah aliansi ??
Raju
lin xuan sang kaisar obat jadi pegawai dadakan ....😁😁
Celestial Quill: hahahah, mungkin cape jadi kaisar terus😄
total 1 replies
Raju
hm... lin xuan... keanya serba bisa ni org... dri kultivator, pemusnah massal, pembuat drama terbaik, hingga jadi tukang bengkel pun bisa keanya ...🤣🤣🤣
Celestial Quill: hahaha😄😄
total 1 replies
Raju
poin yg q kumpulkan selama ribuan tahun Meluncur Thor....!! 😁😁
Raju
ternyata pendatang lbih ganas dri pada penunggu....🤣🤣🤣
Raju
perebutan kristal dimulai...
Raju
vote meluncur buat karyamu Thor...!!
Celestial Quill: Terimakasih, semoga karya baru dapat menghibur. Selamat membaca
total 1 replies
Green Boy
Mantap Thor
Celestial Quill: Terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!