NovelToon NovelToon
Gadis Pembawa Lentera

Gadis Pembawa Lentera

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Cintamanis / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:384
Nilai: 5
Nama Author: Novita Tory

Time travel seorang gadis yang terpeleset di acara festival lampion kampus.
Karya Fantasi kedua setelah Petualangan Mayanza, semoga berkenan di baca tiap episode nya... 🤍😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novita Tory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali

Aku kembali ke kehidupan normalku,

Tidak ada waktu yang terbuang, bertahun-tahun aku kembali ke masa lalu.

Aku tetap kembali di masa ku yang sekarang.

Kubuka buku cerita tentang Xiu Ren,

Akhirnya Xiu Ren hilang di culik di Malam Festival Lentera.

Aku menatap Lentera yang kubawa di kamar kostku.

Apa aku bisa kembali ke Istana itu lagi menemui Pangeran Fang.

Bagaimana kabarnya, dia mencariku juga di kehidupan ini.

Pintu kamar kostku diketuk,

"Lee...sepertinya ada tamu untukmu" kata Ibu kost dari luar.

"Iya bu.." kataku.

Aku keluar, kulihat Kakakku bersandar di mobil sport hitamnya.

Dia memanggilku dengan melambaikan tangan mendekat.

Orang-orang di sekeliling melihatnya.

"Wajahmu kusut sekali, tidak pulang?" tanya Kakakku.

Aku menggeleng, Kakakku dengan gaya Pemuda kaya kaos putih branded dan celana pendek hitam layaknya seorang CEO muda yang tampan.

Aku adiknya dengan sendal jepit, piyama celana panjang berwarna hitam.

"Masuk mobil" kata Kakakku.

Aku masuk ke mobil, beruntung kamar kost sudah kukunci.

Kami berdua mampir di cafe, beruntung aku sudah mandi.

Sekelilingku heran memandang aku yang datang dengan piyama.

"Ayah bilang kau harus pulang" kata Kakak.

"Aku lebih nyaman di kost" kataku.

"Ada hal penting yang harus dibicarakan" kata Kakak.

"Pembagian harta warisan?" tanyaku.

Kakakku tertawa, aku melahap es cream coklat.

"Tanganmu kenapa?" tanya Kakak.

"Luka karena menarik busur" kataku

"Masih memanah?" kata Kakak.

"Sewaktu-waktu" kataku.

"Kau ikut pulang atau tidak?" kata Kakak.

"Antar aku ke kost'an" kataku

Kakakku mengeluarkan kartu pembayaran berwarna hitam.

"Titipan ibu, kartumu sudah tidak di bekukan" kata Kakak.

"Tidak biasanya....pasti ada maunya" kataku, menyerahkan kembali.

"Kau bayar kost darimana? menjadi assisten dosen biaya hidupmu saja masih kurang" kata Kakak.

"Aku bisa cari sendiri" kataku.

kami berdua keluar cafe, aku diantar ke Kost.

"Besok lusa, aku jemput, ini penting" kata Kakak membuka jendela mobilnya setelah aku turun, lalu meninggalkanku sendiri di depan kost.

**

Aku masuk kamar,

Tahun baruku biasa saja, aku ingin mencoba kembali lagi ke masa lalu malam ini.

malam sudah gelap, aku memarkirkan mobil di halaman kampus.

sebenarnya aku takut sekali, tapi rasa rinduku mengalahkan semuanya.

aku berjalan pelan membawa lentera, udara malam yang dingin.

angin bertiup di pepohonan.

"Hei...Apa yang kau lakukan disitu?" kata Satpam membawa senter.

"A...aku mencari tasku yang jatuh" kataku berpura-pura

"Tas seperti apa?" tanya satpam.

"Tas serut" kataku.

"Tidak ada, saya ikut membersihkan tempat ini sisa semalam" kata Satpam

"Oh..." kataku

"Sebaiknya kau pulang, besok pagi nanti akan lebih terang, akan kita cari" kata Satpam.

Aku kembali pulang, aku gagal kembali ke Istana.

**

Aku berlari ke museum,

Pagi ini aku menerima telepon nomor asing, memintaku untuk segra datang ke Museum karena mereka menemukan barang-barangku di suatu tempat.

"kami menemukan barang anda disini" kata seorang peneliti sejarah menunjukan foto ruang bawah tanah suatu bangunan kerajaan.

"bagaimana bisa ada disini?" tanyaku.

Tas serut berisi handphone, KTP, kunci mobil, termos air minum dompet dan sedikit uang.

"Justru kami yang ingin menanyakan anda barang ini terkubur di bangunan kerajaan yang kami teliti"

"kami menemukan ini kemarin terkubur di bangunan Kerajaan Fang" kata Peneliti.Sejarah.

aku gemetar, menerima barang-barangku sudah terkubur 1800 tahun yang lalu.

Menandatangani berkas, untuk mengambil kembali barang-barangku.

"Apakah Pangeran Fang menjadi Raja?" tanyaku, pada Peneliti Sejarah melihat barang-barang dalam ruangannya.

"Ya..." kata Peneliti itu padaku.

Peneliti itu menjadi curiga, "apakah kau melakukan perjalanan waktu?" tanya Peneliti Sejarah, hanya ada aku dan dia di ruangan yang berbau lembab itu.

"Aku...hanya tau, baca buku sejarah di perpustakaan" kataku.

"Pangeran Fang menjadi Raja, sayangnya dia tidak memiliki keturunan sampai akhir hidupnya Pangeran Fang hanya mencintai Xiu Ren, Permaisuri yang hilang di culik pada malam Festival Lentera" kata Peneliti Sejarah sambil menatapku membandingkan wajah lukisan yang ada di meja.

Aku membuka foto-foto barang yang ditemukan.

Salah satunya lentera, "Lentera ini dari jaman masa kini" kata Peneliti Sejarah menunjuk salah satu foto lentera di Ruangan yang sama.

"Itu...lenteraku yang hilang malam Tahun Baru" kataku

"Sayangnya lentera ini tidak bisa kami serahkan, terlalu banyak sidik jari di lentera ini yang perlu kami teliti" kata Peneliti Sejarah.

"Terima kasih, atas informasinya" ucapku pasrah.

"Kau yakin tidak bercerita sedikit tentang barangmu bisa sampai di ruang bawah tanah yang sudah terkubur ini" tanya Peneliti Sejarah itu.

Aku menggeleng, "Aku tidak tau, aku hanya kehilangan barangku malam tahun baru kemarin" kataku.

Aku keluar dari museum dan menangis di mobil.

Menukar kunci serep dengan kunci original yang sudah di temukan.

"Syukurlah Fang... kau menjadi Raja, aku juga merindukanmu...tapi aku tidak bisa kembali lagi" kataku.

**

Kalau aku kembali ke masa lalu menjadi Xiu Ren, lalu Xiu Ren yang asli kemana?

Aku mencari buku sejarah di perpustakaan, membuka pencarian di internet.

Mulai mencari ke tempat-tempat di kampus.

Akhirnya aku menemukan buku sejarah di tukang loak kisah Kerajaan Fang yang runtuh akibat perang saudara.

"Mentri Keuangan memiliki satu orang putri yang terampil bermain catur, menulis indah, membaca syair, menari, bermain alat musik, pandai dalam sastra, berkuda dan memanah, satu-satunya Putri yang menjadi Permaisuri Pangeran Fang yang hilang diculik di keramaian malam Festival Lentera Kerajaan"

Sejarah berubah, Xiu Ren itu aku dan Xiu Ren yang asli melintasi waktu ke masa kini hilang di perjalanan usia, hanya itu jawabannya yang masih masuk akal.

**

Aku duduk menghadap meja makan marmer, piring dan gelasnya mengkilap, ciri khas selera Ibuku.

"Makan yang banyak, matamu menghitam Lee..apa selama ini kamu tidak istirahat" kata Ibu

"Kembalilah ke rumah, jangan tinggal lagi di kostmu" kata Ayah

"Kau satu-satunya Putri kami, walaupun kau masuk sekolah yang tidak kami inginkan kau tetaplah Putri kami, jangan di jalanan sendirian" kata Ibu sambil menyuap makanannya dengan duduk tegak elegan.

Aku melirik Kakakku makan dengan lahap, menikmati makanannya.

Aku belum mau bersuara di Makan Malam pertama keluarga setelah aku kembali ke Rumahku lagi.

Aku masuk ke kamar yang lama aku tinggalkan, merebahkan tubuh, sisa satu semester lagi aku lulus kuliah, aku ikut memberi dukungan kepada peneliti dengan mempelajari seni tulisan kuno selama ini.

Aku berniat melamar berkerja di kampusku untuk mengajar, tapi setelah makan malam ini aku harus menerima takdir baru kembali diatur oleh kedua orang tuaku.

Bersambung...

1
Novita Tory
Sampai saat ini berharap happy ending
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!