NovelToon NovelToon
Kaisar Kematian Mo Xie

Kaisar Kematian Mo Xie

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur / Fantasi / Tamat
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nugraha

Ini adalah cerita tentang seorang Putra Suci dari aliran lurus yang dikhianati gurunya sendiri. Tubuhnya dihancurkan dan tulangnya dicabut satu per satu sebelum ia dibuang hidup-hidup ke dasar Kegelapan.

Namun, ia tidak memilih mati.

Dengan sisa kekuatan yang dimilikinya, ia mencabut tulang fananya yang rapuh dan menggantinya dengan tulang para musuh yang telah ia bunuh.

Setiap tulang menjadi sumber kekuatan baru. Setiap rasa sakit membawanya selangkah lebih dekat pada jalan kultivasi yang menentang kehendak langit.

Di sisinya berdiri seorang iblis wanita yang menguasai Seni Darah. Dengan sihir terlarang itu, ia menyatukan kembali tubuh sang Putra Suci yang telah hancur dari dalam.

Bersama, mereka menapaki jalan berdarah menuju Surga Sembilan Lapis.

Ia tidak kembali untuk menuntut keadilan.

Ia kembali untuk mencabut tulang punggung para dewa dan menjadikannya singgasana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nugraha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24: Hukuman

Pagi menyelimuti Lembah Obat Abadi dengan kabut keemasan. Embun berkilau di atas bunga-bunga spiritual Taman Obat Surgawi. Ribuan herbal langka tumbuh subur di sepanjang aliran sungai kecil yang mengalir dari mata air suci.

Bagi para murid lembah, tempat ini adalah taman surga.

Namun bagi Mo Xie, semua keindahan itu hanyalah ladang yang disuburkan oleh darah.

Ia berjalan tenang di atas jalan putih. Tatapannya menyapu setiap tanaman di sepanjang jalan, seolah dapat melihat darah para kultivator iblis yang mengalir ke akar-akarnya setiap malam.

Di belakangnya, Xue Ling'er berjalan dengan kepala tertunduk. Gaun hitam dan cadar merah menutupi tubuhnya. Rantai besi spiritual melilit pergelangan tangannya dan terhubung dengan tangan kanan Mo Xie di balik jubah putihnya.

Tatapan Ling'er berhenti pada rumpun Teratai Es.

Ratusan tahun lalu, dialah yang menanam benihnya.

Kini bunga-bunga itu telah mekar, sedangkan dirinya telah dibuang ke dasar kegelapan oleh orang-orang yang dahulu menyebutnya murid kesayangan.

"Tenangkan napasmu," bisik Mo Xie tanpa menoleh.

Suara itu dikirim melalui transmisi Qi agar tidak terdengar oleh formasi di taman.

"Aura Yin-mu mulai bergejolak."

"Maafkan aku." Ling'er menarik napas panjang. "Aku hanya ingin melihat tempat ini terbakar."

"Jangan terburu-buru." Mo Xie terus berjalan. "Panen yang baik harus menunggu waktunya tiba."

Langkah mereka terhenti.

Empat pemuda berjubah hijau keluar dari sebuah paviliun dan menghadang jalan.

Tiga dari mereka berada di tahap Pembentukan Fondasi puncak. Pemuda yang berdiri di depan telah mencapai Inti Emas awal.

Ia tampan, rambutnya diikat mahkota giok dan sebuah kipas lipat bergambar pegunungan berada di tangannya.

Namanya Lu Chang, Kakak Pertama Paviliun Pil Barat sekaligus salah satu Murid Inti Lembah Obat Abadi.

Lu Chang menatap Mo Xie dari atas ke bawah.

"Jadi, kau Tetua Gu yang membuat keributan di gerbang kemarin?"

Ketiga murid di belakangnya tertawa kecil.

Lu Chang menutup kipasnya.

"Di luar sana, kultivator Jiwa Baru Lahir mungkin bisa bertindak sesuka hati. Tapi ini Lembah Obat Abadi. Naga pengembara tetap harus menundukkan kepala di wilayah naga tuan rumah."

Mo Xie bahkan tidak meliriknya.

"Menyingkir." Suaranya tenang. "Aku sedang tidak ingin menginjak serangga hari ini."

Wajah Lu Chang berubah merah. Ia tidak pernah dihina seperti itu. Namun tatapannya segera beralih kepada Ling'er.

Matanya menelusuri tubuh wanita bercadar itu sebelum berhenti pada wajah yang tertutup kain merah.

"Jadi ini Fisik Yin Bawaan yang kau bawa?" Senyum cabul muncul di wajahnya.

"Sebagai murid inti, aku harus memastikan barang yang akan dipersembahkan kepada Guru benar-benar berharga."

Salah satu murid di belakangnya tertawa.

"Benar, Kakak Senior. Buka saja cadarnya. Kalau rupanya tidak buruk, mungkin kau bisa menikmati tubuhnya lebih dulu sebelum dimasukkan ke tungku pil."

Lu Chang melangkah mendekati Ling'er dan mengulurkan tangan.

Di balik cadarnya, mata Ling'er berubah dingin.

Kukunya telah menekan telapak tangan. Jarum darah siap ditembakkan.

Namun rantai di pergelangan tangannya bergetar pelan. Ia memahami isyarat Mo Xie.

Jangan bergerak.

Mo Xie masih berdiri dengan kedua tangan tersembunyi di balik lengan jubah.

"Jalur kultivator aliran lurus selalu mengagungkan tata krama."

Suaranya bergema di seluruh taman.

"Tapi tampaknya para guru kalian terlalu sibuk meracik pil hingga lupa mengajari kalian cara menghormati Tetua."

Saat tangan Lu Chang tinggal sejengkal dari cadar Ling'er, Mo Xie bergerak.

Cahaya keemasan meledak dari tubuhnya.

Qi Yang murni dari tulang Jiwa Baru Lahir di bahunya memenuhi taman dan menekan kesadaran keempat pemuda itu. Mereka hanya mengira Mo Xie sedang menunjukkan tekanan seorang kultivator Jiwa Baru Lahir.

Mereka tidak tahu bahwa di saat yang sama, Mo Xie telah mengaktifkan hukum berat dari kedua kaki Jenderal Iblisnya.

Tekanan dahsyat jatuh dari langit.

Bruuk!

Keempat pemuda itu langsung berlutut.

Pelindung Qi Lu Chang hancur dalam sekejap.

Krak!

Lutut mereka menghantam lantai.

Tulang-tulang kaki mereka patah, dan tekanan terus meningkat.

Tubuh mereka dipaksa menempel ke tanah. Tulang paha dan panggul mereka retak hingga tidak mampu lagi menopang tubuh.

"Aargh!"

Jeritan kesakitan mengguncang taman.

Mereka mencoba mengerahkan Qi untuk melawan, tetapi tekanan tak kasatmata itu menekan mereka semakin dalam.

Lu Chang memuntahkan darah.

"Berhenti!"

Mo Xie berdiri di depan mereka dengan jubah putih yang tetap bersih.

Ia menatap Lu Chang tanpa emosi. "Kau menganggap dirimu naga?"

Ujung sepatunya menyentuh genangan darah.

"Naga sejati tidak perlu meminta izin untuk menginjak cacing."

Di belakangnya, Ling'er menatap keempat murid itu.

Selama bertahun-tahun ia membayangkan bagaimana rasanya melihat kesombongan Lembah Obat Abadi hancur.

Kini ia menyaksikannya dengan mata sendiri.

Salah satu murid Pembentukan Fondasi menangis.

"Kakiku... tolong! Guru!"

Beberapa saat kemudian, hawa dingin tiba-tiba menyelimuti taman.

Bunga-bunga spiritual membeku. Kabut putih turun dari langit.

Sebuah tekanan Jiwa Baru Lahir yang jauh lebih kuat dari milik Tetua Zhao sebelumnya menyapu seluruh taman.

Sesosok pria tua berjubah hijau tua turun dari langit.

Rambut dan janggutnya putih seperti salju. Wajahnya tampak tenang dan penuh belas kasih. Namun sorot matanya menyimpan kekejaman yang dalam.

Di tangannya terdapat tongkat kayu dengan sebuah batu kristal es pada ujungnya.

Ketua Xuan Ji.

Ketua Sekte Lembah Obat Abadi.

Kultivator Jiwa Baru Lahir tahap menengah. Dan orang yang pernah menghancurkan hidup Xue Ling'er.

Tubuh Ling'er menegang. Namun getaran Qi Yang dari rantai di tangannya membuatnya kembali tenang.

Xuan Ji mendarat perlahan.

Tatapannya melewati empat murid yang terkapar di tanah sebelum berhenti pada Mo Xie.

"Tetua Gu." Suaranya lembut.

"Kudengar kemarin kau menampar komandan gerbangku. Hari ini kau menghancurkan kaki empat murid intiku."

Tatapannya menjadi tajam.

"Kau datang sebagai tamu atau pembunuh yang ingin mencari mati?"

Tekanan Jiwa Baru Lahir menyebar.

Xuan Ji sedang menguji Mo Xie.

Jika aura pria berjubah putih itu hanya kedok, tekanan ini akan membongkarnya.

Namun Mo Xie tetap berdiri.

Qi Yang murni dari tulang Jiwa Baru Lahir di bahunya mengalir keluar dan bertabrakan dengan tekanan Xuan Ji.

Udara di antara mereka berdua bergetar.

"Aku datang sebagai pedagang." Nada Mo Xie tetap angkuh.

"Namun murid-muridmu tidak tahu cara menghormati tamu Jiwa Baru Lahir. Aku hanya memberi mereka pelajaran."

Ia menatap Xuan Ji.

"Jika kau tidak puas, kita bisa menguji siapa yang lebih memahami Hukum Surgawi."

Mata Xuan Ji menyipit.

Ia tidak merasakan aura iblis sedikit pun.

Yang berdiri di hadapannya hanyalah seorang kultivator fisik yang kuat dan kasar.

Pertarungan antara dua kultivator Jiwa Baru Lahir di tengah lembah hanya akan membawa kehancuran.

Untuk saat ini, Xuan Ji memilih menahan diri.

Tekanannya lenyap, seketika senyum ramah muncul di wajahnya.

"Tetua Gu terlalu serius." Ia melirik keempat muridnya. "Mereka memang kurang disiplin. Anggap saja mereka pantas menerima hukuman."

Kemudian pandangannya beralih kepada Ling'er.

Tatapan Xuan Ji langsung berubah ketika merasakan aura Fisik Yin Bawaan dari tubuh wanita itu.

"Penjaga gerbang mengatakan kau membawa seseorang yang sangat menarik."

Ia mengelus janggutnya. "Fisik Yin Bawaan murni. Sangat langka."

"Benar." Mo Xie mengangguk. "Aku menginginkan Teratai Darah Yang Ekstrem."

Mata Xuan Ji berkilat.

"Teratai itu adalah pusaka lembah. Tidak mudah mendapatkannya."

Ia berbalik dan menunjuk puncak gunung di kejauhan.

"Namun untuk Fisik Yin Bawaan seperti ini, kita masih bisa membicarakan pertukaran."

Xuan Ji tersenyum.

"Malam ini Teratai Darah Yang Ekstrem akan menyerap embun bulan purnama. Datanglah ke Kawah Es Abadi. Kita bisa membicarakan pertukaran itu di sana."

Senyum tipis muncul di balik tudung Mo Xie.

Kawah Es Abadi adalah salah satu tempat terpenting di lembah.

Undangan itu berarti ia akan dibawa langsung ke jantung pertahanan mereka.

"Dengan senang hati." Mo Xie menatap puncak gunung. "Aku harap Teratai kalian tidak mengecewakanku."

Xuan Ji tertawa kecil lalu melayang pergi.

Ia bahkan tidak menoleh kepada keempat muridnya yang masih terkapar di tanah.

Setelah sosoknya menghilang, Ling'er menatap punggungnya dengan kebencian yang sulit disembunyikan.

Mo Xie menarik kembali tekanan dari tubuhnya.

Bau darah kini bercampur dengan aroma bunga spiritual.

Di balik taman yang tampak seperti surga, kemunafikan Lembah Obat Abadi mulai retak.

Mo Xie dan Ling'er berjalan kembali.

1
Adi Rbg
bagus alur ceritanya tidak berbelit-belit!
Celestial Quill: Jangan lupa baca PERJALANAN DEWA ALKEMIS DI ALAM PRIMORDIAL juga ya, cerita ini ada hubungan dengan mo Xie yang sudah masuk ke alam primordial. 👍
total 2 replies
Ihwan12
Bagus
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: mampir KA
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!