NovelToon NovelToon
Salah Balas Dendam

Salah Balas Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Pengantin Pengganti
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Dea, alias Althea Twina Darmawan, tumbuh sebagai anak angkat yang kehilangan kasih sayang setelah ibu angkatnya melahirkan anak kandung. Terbiasa disalahkan, ia memilih mengabdikan hidupnya sebagai dokter.

Namun, hidupnya berubah ketika Linjaryani, calon istri Elden Zarreti, seorang tuan tanah kaya raya yang dingin dan berkuasa, meninggal secara misterius. Dea dijadikan kambing hitam, sementara Elden, dibutakan dendam, menghukumnya tanpa mencari kebenaran.

Pernikahan paksa dan perlakuan kejam Elden meninggalkan luka mendalam dalam diri Dea. Ketika bukti baru mengungkap pengkhianatan di balik kematian Linjaryani, Elden menyadari kesalahannya.

Mampukah ia menebus kehancuran yang diciptakannya, atau kebencian Dea telah menutup pintu maaf selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 23. Tak Bisa Langsung Menuduh

Pertanyaan itu keluar begitu saja. Namun, ia segera mengetahui jawabannya.

"Pasti tidak."

Ia telah menuduh Dea tanpa bukti yang cukup. Ia telah menghina dan menyakitinya. Ia bahkan memaksa perempuan itu menggantikan posisi Linjaryani yang telah pergi. Hanya untuk disakiti dan meninggalkan noda yang tak akan pernah bisa dibersihkan dengan begitu saja.

Elden menutup laptopnya dengan gerakan kasar.

Ia membutuhkan bantuan seseorang yang mampu menelusuri informasi digital secara lebih mendalam.

Seseorang yang dapat bekerja dengan keahlian yang tidak ia miliki.

Ia meraih ponsel, lalu menghubungi Ellea. Padahal, sang adik hanya berada di kamar sebelah. Panggilan itu tersambung setelah beberapa dering.

“Hmmm ... Kenapa?”

“Aku membutuhkan bantuanmu.”

“Bantuan apa? Jangan bilang Kakak lagi ngidam tengah malam begini. Males ah! Pengen tidur aja.”

“Ellea, aku serius.”

Suara dingin Elden membuat adiknya berhenti bercanda.

“Iya ... iya. Katakan saja.”

“Aku ingin menyelidiki cewek yang tadi. Aku membutuhkan seseorang yang ahli dalam penelusuran digital.”

“Bukannya tadi udah memeriksa informasi tentang dia?”

“Tak ada yang oke.”

Elden terdiam sebentar sebelum melanjutkan.

“Aku ingin tahu apakah ada salinan rekaman CCTV rumah sakit yang hilang. Aku juga ingin mengetahui apakah masih ada jejak akses yang bisa membantu menjelaskan bagaimana rekaman itu bisa lenyap.”

Ellea tidak langsung menjawab.

“Kalau rekamannya sudah dihapus, belum tentu bisa dipulihkan, Kak. Kita juga tidak boleh menganggap seseorang bersalah hanya karena mendengar obrolan tadi. Bisa saja yang dimaksud tikus yang dibuat mati.”

“Hmmmfff! Ellea.”

“Iya ... iya. Terus Kakak mau menggunakan jasa siapa?”

“Carikan orang yang benar-benar bisa dipercaya.”

Ellea menghela napas pelan. “Aku pernah dengar satu nama satu organisasi yang jasanya pernah digunakan oleh keluarga temanku. Mereka cepet banget loh menemukan jejak digital yang disembunyikan atau bahkan sudah dihapus."

“Emangnya ada yang seperti itu?”

“Kan aku bilang keluarga temen pernah menggunakan jasa mereka. Namanya White Scalpel.”

Elden mengernyit. “White Scalpel?”

“Ya. Mereka dikenal sebagai jaringan yang sangat tertutup. Jasa mereka bukan untuk sembarang orang.”

“Kenapa?”

“Biayanya mahal. Sa...ngat mahal.”

Elden tidak menjawab selama beberapa detik.

Lalu, akhirnya ia memutuskan sesuatu. “Hubungi mereka.”

“Kak, aku belum selesai. Kita bahkan belum tahu berapa biaya yang akan mereka minta.”

“Berapa pun yang diperlukan akan kubayar.”

“Kakak yakin?”

Elden menatap pantulan wajahnya pada layar laptop yang gelap.

“Aku sudah terlalu lama mempercayai sesuatu yang belum tentu benar. Kali ini, aku ingin bukti.”

Ellea terdiam sesaat.

“Baik. Aku akan mencoba mencari cara untuk menghubungi mereka.”

“Jangan berikan informasi yang tidak diperlukan. Kita belum tahu siapa yang akan menerima permintaan ini.”

“Baiklah. Aku mengerti.”

Setelah panggilan berakhir, Elden berdiri dan berjalan menuju jendela.

Ia beluk pernah mendengar jaringan itu dan tak tahu apa yang akan ditemukan White Scalpel. Ia juga belum tahu apakah penyelidikan itu akan membuktikan sesuatu yang berkaitan dengan kematian Linjaryani.

.

.

Keesokan harinya, Dea kembali menemui Prof. Adam.

Ia membawa catatan yang telah disusunnya dengan rapi, termasuk waktu kemunculan Stella pada rekaman kamera di luar ruang gawat darurat dan perbedaan jumlah obat yang tercantum dalam dokumen inventaris.

Prof. Adam membaca catatan itu dengan saksama.

“Kamu sudah mengerjakan ini dengan teliti,” katanya setelah beberapa saat.

Dea duduk tegak di hadapannya.

“Namun, saya belum bisa memastikan apakah kedua hal itu saling berkaitan, Prof.”

“Baiklah. Sepertinya kamu memahami batas kesimpulanmu.”

Dea menunduk sebentar.

“Saya hanya ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.”

“Saya mengerti. Tetapi ingat, Dea. Kita tidak boleh mengambil data yang tidak berhak kita akses, apalagi menyebarkan dugaan sebelum ada pemeriksaan yang memadai. Apalagi dia adalah rekanmu sendiri.”

“Tapi, Prof...” Tangan Dea mengepal dengan kuat. Karena Stella yang ia lihat selama ini, begitu tega menyebarkan rumor yang tidak menyenangkan

Bahkan, rumor menjadi selingkuhan Profesor Adam pun telah ia dengar meski ujung-ujungnya redam dengan sendirinya karena Dea memilih untuk tidak menanggapi hal tersebut.

"Tapi kenapa?" tanya Profesor Adam karena ucapan Dea yang menggantung.

Dea menggeleng cepat. "Nggak jadi, Prof."

“Kalau begitu, setelah menemukan informasi baru, dokumentasikan sumber dan waktunya dengan segera. Setelah itu, saya sendiri yang akan mengajukannya kepada pihak yang berwenang.”

Dea mengangguk.

Meskipun ia sangat berharap semuanya selesai dengan segera, tetapi kemampuannya sangat terbatas. Terutama masalah dana. Apalagi, ia harus pandai membagi-bagi dana tersisa dengan nutrisi untuk dirinya sendiri karena ada sosok kecil yang kini bernaung dalam dirinya.

Sementara, ia tak bisa berharap kepada keluarganya yang berada di kampung. Yang mereka tahu, saat ini Dea telah menjadi seorang istri pria tajir.

.

.

Dua hari kemudian, Elden menerima kabar dari Ellea.

Adiknya datang ke apartemen dengan sebuah perangkat penyimpanan kecil dan laptop di tangannya.

“Kak, aku sudah mendapat jawaban dari White Scalpel.”

*bersambung*

1
Mia Camelia
lanjut thor😁
MomyWa
udah aku kasih thor ttp smngay
Safira Aurora
ellea ttp lah membuat elden pusing 😂
Aku Rajin Membaca: karena kepusingan elden adalah hiburan buat kita 🤭
total 1 replies
Safira Aurora
oke, nanti aku tontonin
Safira Aurora
dipikir2 dulu yah
MomyWa
pusing kan elden, mau bersama dia aja terasa sulit
Aku Rajin Membaca
walah, syukurlaaah
Aku Rajin Membaca
hmmmm gimana ni aksi anak buah alvara
Sri Widiyarti
dah dkasih vote semangat up-nya...
Aku Rajin Membaca
nah loh, gak bisa mereka
Dini Anggraini
Kakak tolong jangan buat pembaca bingung dea bilang dea bila alvara bilang alvara jadi bisa di bedakan kenapa dea gak langsung di ajak alvara kembali ke rumahnya ya takutnya Stella nanti operasi plastik wajahnya semirip mungkin dea dan ngaku2 anak orang kaya kembaran alvara q gak suka kak kasihan dari kecil dea sudah menderita sejak ortu angkatnya punya anak kandung dea di telantarkan. 😡
SoVay: maksudnya kak? 🤣
total 1 replies
Esther
Ayo Elden selamatkan Dea.
Ingat Dea sedang mengandung anakmu
mery harwati
Alvara tidak menyediakan bodyguard bayangan bwt saudara kembarnya kah?
Aneh klo tidak dipantau & dilindungi bodyguard bayangan keluarga, ceroboh !!
Aku Rajin Membaca: harusnya biarin authornya dulu, kan suka2 author mau nulis
total 1 replies
Esther
Ternyata Stella keponakan Josep.
Dan Josep berusaha melindungi Stella.
Yang pasti...kali ini Dea tidak akan tinggal diam.
Esther
lho lho....mencurigakan nih direktur Josep.
Jangan2 ada main dia dengan Stella
MomyWa
kalau bagian ini kangen sama naga dan bonar eta teh 🤣
Safira Aurora
buruan up lg
Safira Aurora
berhasil marathon aku thor
Aidil Kenzie Zie
nggak sadar juga si jalang 😡😡😡😡
Haryanti10
dikit amat sih thor KLO up,☹️☹️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!