NovelToon NovelToon
Wanita Penjaga Takdir

Wanita Penjaga Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Identitas Tersembunyi / Bad Boy
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hidayati Yuyun

Nurul adalah seorang wanita cantik, baik, sabar, juga tegar dalam menghadapi semua cobaan hidupnya. Walau ia sudah terkhinati , dibohongi selama pernikahannya. Namun demi seorang anak yang masih murni dan polos. Nurul tetap berbaik sangka kepada Allah. Rasa sakit dari suaminya Nizam yang sangat ia sayangi. Sempat membuat Nurul kecewa dan terluka. Tapi Nurul berusaha tetap tenang dan berusaha menjadi ibu yang terbaik demi anaknya Sampai akhirnya ia mampu melewati semuanya dengan menjaga hati sang anak untuk menjadi wanita yang berjiwa besar, sukses dan hidup bahagia pada akhirnya. Bahkan Nurul kembali bisa menemukan cinta sejatinya. Yang kembali membawanya hidup bahagia dari seorang pria yang tulus bernama Azka
Akan kah Nizam menyesal .....ikuti ceritanya ya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Ada rasa sesak di dada Nurul saat bibi mem pertanyaankan masalah rumah tangganya. Padahal selama ini semua orang berharap dirinya bisa hidup bahagia dengan Nizam

" Entahlah bi. Mungkin selama ini Nurul salah pilih suami. Sehingga rumah tangga kami hanya bertahan sebentar" jawab Nurul dengan lidah yang terasa kelu. Ketika mengingat nama Nizam.

" Maaf non, tapi nona muda berhak bahagia jika tuan muda menyakiti non Alin. Apalagi dia belum tahukan. Jika nona muda itu adik tuan Bram " kata bibi

" Huh...ya bi, tapi sekarang urusan kami sudah selesai. Kedepannya Alin akan lebih hati hati lagi dalam memilih pasangan hidup. Agar kejadian seperti ini tidak terulang" kata Nurul sambil menghela nafas panjang. Tahu pengasuhnya itu ikut khawatir padanya. Lalu Nurul pun tersenyum sambil bercerita tentang hidupnya selama tinggal dikota A pada bibi. Bibi yang duduk di depan Nurul mendengarkan dengan setia cerita anak asuhnya itu. Karna sejak orang tua Nurul tiada. Bibi lah yang mengasuh Nurul dan mengurus rumah besar majikannya itu.

***************

Seminggu berlalu Nizam merasa gelisah. Saat Nurul belum kembali pulang kerumah. Ia sudah mengecek ke toko buku setiap hari. Namun Nurul tak pernah ada di sana. Via yang melihat suami temannya itu terlihat panik Hanya tersenyum senang dan puas. Sebab temannya itu sudah membuat Nizam kelabakan dan stress seorang diri

" Mba ngapain lagi pak Nizam kesini, kan sudah tahu kalo mba Nurul ngak bakal balik" kata Yanti saat Nizam baru saja keluar dari toko buku mereka.

" Biarin, tinggal kita lihat saja. Apa upaya nya untuk membuat Nurul pulang. Biar dia tahu rasa. Makanya jangan terlalu percaya diri kalo jadi laki pecundang. Emang kita ini perempuan lemah , yang mau diinjak injak terus dan dibohongi seenaknya kata Via

" Ya mba, benar itu. Lagian kurang baik apa coba dengan mba Nurul sebagai istri Sehingga pak Nizam tega selingkuhi sama tuh perempuan matre" kata Yanti

" Hmm....entahlah ayo kita balik kerja. Biarin dia nyari Nurul. Ngak bakal ketemu juga. jika Nurul ngak ngasih tahu alamatnya " kata Via yang ikut memberikan pelajaran kepada Nizam. Karna pria itu sudah membuat sahabatnya itu kecewa.

Sedangkan Nurul yang baru pindah di apartemen baru yang ia sewa. Baru saja beres beres setelah pulang mengantar Aliya sekolah. Sebab putrinya itu pindah ke sekolah baru di lingkungan area elit. Setelah ia dapat panggilan wawancara di sebuah perusahaan bonafit yang menerimanya kerja kemaren.

" Alhamdulilah sudah selesai. Setelah ini aku akan belajar sebentar. Karna besok aku akan mulai bekerja. Biar Via yang mengurus toko buku" kata Nurul sambil duduk bersandar di sofa ruang tamu.

" Tapi sepertinya tadi aku melihat ....." kata Nurul memikirkan seorang pria lama yang familiar diingatannya.

" Ah ....tidak mungkin dia Bian, bukannya dia keluar negri. Atau dia sudah kembali " guman Nurul yang sudah lama tak bertemu pria itu.

Disisi lain Bian yang sedang duduk di kursi kebesarannya. Terdiam melihat desain desain perhiasan yang sangat indah. Dan ia kagum pada desain desain yang baru ia dapatkan itu. Sehingga mengingatkannya kepada seseorang

" Tuan....ini data yang anda minta" kata asistennya yang baru masuk.

" Jim...apa ini desain dari karyawan baru kita. Menurutku cukup bagus. Ini bisa kita pake untuk peluncuran perhiasan baru" kata Bian

" Ya tuan...dia akan datang besok, datanya sedang di cek Bu Anita. Mungkin beliau yang akan mengarahkan karyawan itu nanti. Apa karyanya mau kita pakai langsung?" tanya Jimmy asisten kedua Bian.

" Ya tapi kita pastikan dulu orang yang mendesain model ini. Agar tidak ada kecurangan dan plagiat. Aku ingin semua model perhiasan kita asli rancangan desain desain terbaik perusahaan kita. Yang tidak bisa dijiplak dan ditiru perusahaan lain" kata Bian yang memegang dua perusahaan besar.

" Baik tuan, kemaren dia sudah di interview dan masuk katagori departemen desain unik. Tinggal menunggu besok saat dia masuk untuk bekerja" jelas sang asisten.

" Ok...lalu bagaimana dengan urusan proyek kita dengan pak Bram. Apa Pak Bemi sudah memberi tahumu?" tanya Bian

" Sudah pak, bahkan pak Bram sendiri bilang. Akan turun langsung untuk meninjau proyek itu lusa" lapor sang asisten.

" Ok....kau siapkan saja berkasnya. Aku senang bisa bekerja dengan taipan muda itu. Rupanya dia orang yang cukup menarik" kata Bian yang sempat ngobrol cukup lama dengan relasi barunya itu.

" Siap tuan akan saya siapkan" kata Jimmy yang berlaku meninggalkan atasannya itu

" Huh ....akhirnya ada juga desain profesional yang aku inginkan" kata Bian sembari memeriksa lagi gambar gambar didepannya

Setelah itu ia mengambil map biru. Yang merupakan data karyawan baru pemilik desain baru yang ia kagumi. Bian pun kaget

" Alin.....!! Apa ini benar benar dia " kata Bian tak percaya. Ketika melihat foto cantik wanita di berkas pelamar kerja

" Astaga. ...akhirnya aku menemukanmu. Bersusah payah aku mencari mu. Tapi takdir membawamu datang sendiri kepadaku." Bian pun menghela nafas lega. Karna akhirnya ia bisa bertemu wanita yang ia kagumi.

************

Sedangkan dikantor Nizam. Sesekali Lara mengintip Nizam saat pria itu sedang meeting. Bahkan Lara sering kali mencari cari perhatian saat pria itu lewat meja kerjanya

" Ih kenapa sih dia cuek, apa ada masalah dengan pekerjaannya" gerutu Lara kesal Karna beberapa hari ini Nizam tak seperhatian dulu.

" Hmm ada apa ra, kok sedari tadi kamu curi curi perhatian sama pak Nizam?" tanya temannya di kubikel meja sebelah.

" Ngak ada apa apa. Aku hanya heran, apa pak Nizam di marahi pak Ilham kok mukanya terlihat datar. Bukannya proyek kita berjalan lancar lancar saja.

" Mana aku tahu, hanya saja pak Ilham akhir akhir ini sering menegur beberapa karyawan yang lambat dalam bekerja. Apa kau ada masalah sama pak Nizam?" tanya teman Lara

" Ngak ada" jawab Lara yang masih menyembunyikan hubungannya dengan Nizam di kantor. Sebab semua orang sudah tahu jika Nizam sudah beristri.

" Ya sudah lanjut kerja saja. Sebab jika kita ketahuan sering bergosip akan dapat teguran dari bos. Apalagi direktur baru kita sekarang ini. Cukup ketat dan disiplin banget dalam pekerjaan. Lantaran beliau ingin melihat hasil maksimal pekerjaan para bawahannya" kata teman Lara yang kembali memeriksa komputernya.

" Hmm...ya tahu" kata Lara yang kembali mengutak atik pekerjaannya. Takut ia bakal kena teguran juga. Jika pekerjaannya nanti belum selesai.Sedangkan di ruangan Nizam.

" Zam... Ingat proyek yang di kantor cabang. Laporannya lagi ditunggu pak Ilham" kata Agus teman Nizam yang masuk keruangannya.

" Ya sebentar lagi selesai. Apa pak Ilham akhir akhir ini sering mengecek data kita" tanya Nizam khawatir.

" Ya....karna beliau sedang di kejar kejar proyek besar. Ditambah besok ada pertemuan 5 pimpinan perusahaan besar di hotel H. Kita tak boleh lamban, pak Ilham bilang harus tepat waktu" kata Agus melirik Nizam

" Baik ...aku selesaikan hari ini, jika perlu aku akan lembur, jika belum kelar "' kata Nizam

" Hah ...apa kau tak ingin pulang, apa kau ada masalah dengan istrimu?" tanya Agus penuh curiga pada Nizam. Sebab akhir akhir ini temannya itu bersikap tidak dari biasanya.

" Istriku pergi dari rumah" kata Nizam pelan

" What...pergi atau minggat !!" kata Agus kaget

Karna tak percaya Nizam punya masalah di dalam rumah tangganya.

****

Ini tambahan kemaren, karna ada tamu sore kemaren. Jadi ngak sempat nulis. Waktunya tersita habis. Terimakasih masih setia.

1
Marsiyah Minardi
Aku kok gregetan banget sama Nizam
Sudah tua gitu masih plin plan dan gampang disetir ibunya
Pantas lah kau ditinggal istri dan anakmu Nizam
Tar jangan nyesal ya lihat kebahagiaan Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
Terimakasih readers, semoga readers juga diberi keshatan dan berlimpah rezeki
Marsiyah Minardi
Ya Allah ,semoga kakak ipar Othor lekas sadar ya
Aamiin
Marsiyah Minardi
Duh aduh si bibi keceplosan tuh ,tolong dimaafkan ya Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
maaf suasana lebaran belum habis ditambah tetangga nikahan jadi blum sempat update
Marsiyah Minardi
Othorrr, masih sibuk berlebarankah ?
Aku menunggu kelanjutan kisahnya ini 😍😍
Hidayati Yuyun
aamiin
Marsiyah Minardi
Doa doa terbaik untuk semuanya 😍😍😍😍
Semoga iman dan takwa tetap terjaga sepeninggal ramadhan mulia
Marsiyah Minardi
Aku gregetan banget sama Nizam
Memang benar ya lelaki peselingkuh ya hobi bohong sana sini
Aku ikut tepuk tangan kalau Nizam dipecat biar kapok
Bila perlu diblacklist semua perusahaan ,sekalian si Lara juga
Marsiyah Minardi
Ga papa Othor ,lagi musim sibuk bebikinan kue juga
Wahhh Nurul ,jodohmu lagi otw
Jodoh dunia akhirat sehidup sesyurga
Marsiyah Minardi
Aku sukaaa prinsipmu Nurul
Biar lelaki ga seenaknya sendiri cari cari alasan ini itu
Marsiyah Minardi
Aku pengin nampol kepala Nizam biar otaknya ga tambah erorrr
Marsiyah Minardi
Awas Nizam ,sekali kejebak tamat sudah riwayatmu
Aku ikut tepuk tangan karena kamu lelaki mencla mencle
mana ada lelaki beristri sesantai itu mau antar teman wanita
Marsiyah Minardi
Dih kenapa pula tuh uler keket kaget lihat Nurul makan bareng Nizam ?
Ayo Nurul jaga ketat harga dirimu
Marsiyah Minardi
Ya mampus lah kau Nizam ,kepergok sama abang iparmu sendiri rangkulan gandengan dengan WIL
Habislah kau disidang abang ipar
Marsiyah Minardi
Plisss Nurul jangan mau sama tukang selingkuh ,selingkuh penyakit yang susah obatnya kecuali pelaku bener bener tobat
Kamu berharga Nurul ,jangan mau diinjak harga dirimu sama suami tukang selingkuh
Hidayati Yuyun
makasih masih setia , baru sempat nulis lagi masuk ramadhan
Marsiyah Minardi
Yesss netes lagi karya baru Othor
Nampaknya beda genre lagi ya Thor
BTW aku nungguin lagi squel salah satu kisah Kalimantan Thor ,sampai baca ulang lagi marathon 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!