NovelToon NovelToon
Sumpah Cinta Matiku

Sumpah Cinta Matiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Duda / Nikah Kontrak
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: dtf_firiya

Destia Ayu Gantari wanita cantik cerdas dan penuh pesona yang hobinya memanah. Tanpa sengaja saat liburan di Jogja dia bertemu pria yang menarik menurutnya yaitu Idrissa Pramudya yang merupakan dosen di kampus yang sama dengan ayahnya.

Idris tak sengaja akan menabrak Tia, saat Tia sedang berjalan di area stasiun. Akhirnya mereka bertemu kembali saat berada di sebuah warung saat sedang sarapan. Mereka semakin dekat seiring waktu sampai akhirnya menikah.

Idris sendiripun merupakan Duda tanpa anak yang sudah bercerai karena dikhianati mantan istirnya tapi Tia belum mengetahui semua itu bahkan sampai mereka menikah.

Saat Idris bertemu wanita masa lalunya Tia mengetahui hal tersebut dari Anggun karyawannya.

Bagaimanakah respon Tia? Apakah akan marah, sedih, kecewa? Atau kepo mungkin? dan ingin cari tahu lebih tentang masa lalu suaminya tersebut dengan hal-hal yang tidak biasa?

Jika ingin tahu terus ikuti kelanjutannya ya guys. Don't forget to keep reading until the end💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtf_firiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Officially Married

​Tia duduk di depan cermin besar. Wajahnya dipulas dengan riasan flawless yang menonjolkan kecantikan alaminya. Ia mengenakan kebaya kutubaru berbahan brokat putih tulang dengan ekor panjang yang menyapu lantai, hasil karya desainer lokal yang memadukan pola klasik dan kontemporer.

Sejak berbulan-bulan yang lalu, Tia selalu membayangkan kalau hari pernikahannya akan menjadi momen indah yang akan ia kenang seumur hidup. Bersama Elang, laki-laki yang dalam pandangan Tia begitu menawan dan dapat menjadi tempat bersandar yang paling nyaman. Tapi, ternyata salah besar. Elang memilih untuk berselingkuh ketika menjalani long distance relationship, tak dapat menjaga kepercayaan yang Tia berikan. Sejak detik itu pula, seluruh impian Tia lenyap tak bersisa.

Hingga akhirnya Tia bertemu dengan Idris di Jogja saat menenangkan diri. Ternyata tak disangka cinta itu datang dengan tiba-tiba yang membuat mereka berdua jadi dekat dan akhirnya memantapkan hati untuk menikah hari ini.

Hari ini Tia akan menikah. Bukan dengan Elang melainkan dengan Idris.

"Tia, your husband is so handsome. Jauh lebih ganteng dan lebih keren dari Elang.

Kamu nemu cowok seganteng itu di mana, deh? Kasih tips dong, siapa tahu aku bisa nikah tahun ini juga," kata Karen, salah satu teman dekat Tia yang hari ini menjadi bridesmaid.

"Iya, kan? Pantesan Tia cepet banget move on dari Elang, ternyata ketemu cowok yang jauh lebih baik dari berbagai sisi," kata Bunga.

"Udah gitu profesinya dosen dan seniman. Pasti nantinya Tia bakal jadi muse buat suaminya," tambah Lily.

Tia tersenyum mendengar ucapan mereka. Benar kata mereka bahkan Idris lebih baik daripada Elang si tukang selingkuh.

...----------------...

​"Tia, jangan tegang. Napasnya diatur", ucap Karen salah satu sahabat Tia, sambil membantu merapikan kain jarik motif Sido Mukti yang dikenakan Tia.

​Tia tersenyum tipis, meski tangannya terasa dingin. "Karen, rasanya beda. Ini lebih mendebarkan daripada daripada apapun"

​Anggun masuk membawa sebuah kotak kecil. "Mbak, ini sentuhan terakhirnya." Ia mengeluarkan bros perak berbentuk sayap kecil—logo kebanggaan mereka—yang disematkan dengan anggun di dada kebaya Tia. "Supaya Mbak ingat, hari ini Mbak terbang paling tinggi."​Tia tersenyum menanggapinya.

​Di sisi lain pelataran, Idris tampak gagah mengenakan beskap putih dengan blangkon Yogyakarta yang sangat pas di kepalanya. Sebagai seorang dosen seni rupa, ia terlihat sangat memahami bagaimana membawa diri di tengah kemegahan situs sejarah ini. SUV hitamnya terparkir di area khusus, seolah menjadi saksi bisu perjalanan cintanya yang kini sampai di titik puncak.

​Pak Gunawan menghampiri Idris, menepuk pundaknya dengan mantap. "Idris, hari ini bukan hanya pameran transisi, tapi ini adalah pameran permanen dalam hidupmu. Jaga putriku baik-baik."

​"Dengan segenap jiwa saya, Pak," jawab Idris dengan suara bariton yang mantap.

Ibu Tia menepuk pelan bahu Idris "Ingat ya Dris jaga Tia baik-baik. Mama akan selalu doain ya g terbaik buat kalian berdua", Idris mengangguk dan tersenyum.Tatapannya lurus ke arah lorong tempat Tia akan muncul sebentar lagi.

Tia lantas berdiri, menatap standing mirror yang ada di dalam kamar untuk memastikan penampilannya sempurna dari ujung kepala sampai ujung kaki. Lalu, tatapan Tia jatuh kepada cincin yang telah tersemat di jari manisnya.

Bunga menghampiri Tia, membawakan buket.

"Buketnya," ucap Bunga disertai seulas senyuman di bibirnya.

"Thanks, Bunga," sahut Tia sambil mengusap lengan Bunga dengan lembut.

"Cantik banget, Tia. Makeup dan hairstyle-nya kelihatan lebih natural. Aku sih lebih suka look yang ini.

Tak berselang lama, anggun datang bersama anggota tim wedding organizer, memberi informasi kalau acara resepsi akan segera dimulai.

"Kirabnya dimulai dari bridesmaid dulu, habis itu keluarga dari dua pihak, yang terakhir baru pengantinnya," jelas Anggun.

"Venue udah penuh?" tanya Tia.

"Sudah, Mbak. Hampir semua tamu undangan sudah datang."

"How about my husband?"

Menunggu di depan venue."

"Ah, I see."

Tia berjalan meninggalkan tempat rias dengan pelan sambil memegang buketnya. Sementara itu, bridesmaid yang mengenakan gaun berwarna rose gold mengekor di belakangnya.

Mereka melewati lorong yang sepi, ciptakan suara langkah yang terdengar cukup lantang. Tempat yang dituju adalah venue outdoor di depan candi prambanan di mana pesta pernikahan akan berlangsung.

Saat jarak yang tersisa semakin dekat, Tia dapat melihat laki-laki dalam balutan beskap dan blangkon. Dia terlihat gagah dan tampan. Sedang berdiri di depan pintu masuk venue.

Idris menoleh saat mendengar suara langkah kaki, menjumpai Tia sedang berjalan ke arahnya sambil menyunggingkan seulas senyuman.

Idris mengulurkan tangan, Tia segera menyambutnya.

Setelah bridesmaid memposisikan diri untuk memberi taburan bunga kepada sepasang pengantin, barulah kirab dilanjutkan dengan keluarga dari kedua mempelai. Papa Gunawan Atmodjo dan Mama Dwi Atmodjo berjalan bersisian sambil bergandengan tangan, diikuti oleh Raka dan Ella di belakangnya yang merupakan Kakak dan kakak ipar Idris.

Setelah melihat orang tuanya memasuki venue, Tia menoleh ke samping.

"Nervous?" tanya Idris.

Idris tersenyum tipis, kemudian berkata "Nggak kok aman".

Detik berikutnya, tiba giliran Idris dan Tia untuk masuk ke dalam venue. Keduanya berjalan bersisian, diiringi lagu Young and Beautiful yang dimainkan oleh seorang pianist. Suara tepuk tangan yang meriah kembali terdengar. Para tamu undangan sibuk mengagumi sepasang pengantin yang terlihat sangat serasi saat berjalan bersama.

Tia dan Idris sama-sama menyunggingkan senyuman, sesekali saling bertukar tatap agar video dan foto yang diambil oleh tim fotografer terlihat indah. Total ada empat fotografer yang memegang kamera, mengabadikan tiap momen yang tercipta.

Mereka berdua berhadapan lalu saling menyematkan cincin pernikahan di masing-masing jari tangan mereka.

Semua tamu kembali bertepuk tangan, ikut bahagia dengan kemesraan yang terjalin di antara Tia dan Idris. Para bridesmaid langsung menaburkan bunga, berikan efek spesial sehingga video yang dihasilkan akan sangat mempesona. Papa Gunawan dan Mama Dwi kompak tersenyum, hati mereka berselimut haru karena telah melepas anak semata wayang sampai ke jenjang pernikahan. Raka dan Ella juga terlihat bahagia, tak percaya akhirnya bisa menyaksikan pernikahan Idris (yang selama ini mengatakan tak memiliki niat untuk menikah lagi setelah bercerai).

​Setelah proses pernikahan selesai, suasana berubah menjadi lebih cair dan penuh sukacita. Resepsi pagi itu benar-benar menjadi pesta bagi panca indra. Para tamu—termasuk rekan-rekan dosen Idris, teman-teman kantor lama Tia, hingga kolektor seni kolega Pak Gunawan—disuguhi pemandangan luar biasa dan kuliner yang bercerita.

​Eyang Ratu duduk di barisan depan, tampak sangat anggun dengan kebaya beludru hitamnya. "Lihatlah mereka," bisik Eyang kepada Pak Gunawan. "Mereka tidak hanya membangun keluarga, mereka membangun sebuah harmoni."

​Menu utama tentu saja berasal dari dapur . Anggun dan Lita telah menyiapkan menara brownies "The Landing" dan "Merbabu Sunrise" yang ditata secara artistik di atas meja-meja kayu panjang.

​"Gila, ini pernikahan paling keren yang pernah gue datangi," ujar salah satu mantan rekan kantor Tia sambil mengunyah brownies jeruk aprikot. "Dulu dia cuma anak kantoran yang pendiam, sekarang dia jadi ratu di kerajaannya sendiri."

​Saat matahari mulai naik dan menerangi relief Ramayana dengan sempurna, Idris mengajak Tia berdiri sejenak di dekat pagar pembatas candi, menjauh dari kerumunan tamu untuk sesaat.

​"Gimana rasanya, Nyonya Idris?" tanya Idris sambil menggenggam tangan Tia yang kini melingkar manis di lengannya.

​Tia menatap ke arah Candi Siwa, lalu kembali menatap suaminya. "Rasanya seperti baru nggak nyangka bakal nikah secepat ini sama kamu. Terima kasih ya, Mas. Terima kasih sudah selalu membuatku bahagia apalagi saat berada di Gunung Kidul naik paralayang, that's a special moment to me."

​Idris tersenyum, merapikan sedikit helai rambut Tia yang tertiup angin. "Hidup kita setelah ini mungkin nggak akan selalu di atas awan. Bakal ada badai, bakal ada tanjakan yang nggak selalu mulus. Tapi selama kita satu saling percaya, komunikasi juga aku nggak takut."

​"Dan aku bakal terus bikin brownies buat kamu, biar perjalanan kita selalu manis," sahut Tia sambil tertawa kecil.

1
partini
hah belum siap ,, aneh kali ya kalau masih pacaran ok lah kan dah nikah pasangan yg aneh
partini
salah kamu dris harusnya istrimu di ajak bertemu aihhh malah peluk segala pula ,,semoga sebelum pulang tuh video udah yampe biar berantem salah salah sendiri ga jujur
partini
hemmm so sweet
apa nanti ga ada kata akan prettt pada waktunya 🤭
partini
sinopsisnya di rubah ya Thor
mantan ga ada
dtf_firiya: yes thank you sebentar ya I'll look for a fitting description
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!