NovelToon NovelToon
The Legend Of Xuan

The Legend Of Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Pena_Novel

Kelahirannya menciptakan badai dahsyat. Di saat yang sama, klan Erlang kalah telak. Kekalahan itu membuatnya dicap sebagai anak pembawa sial. Bukan hanya hampir menghilang dari alam langit, klan Erlang juga harus membayar pajak ke klan Liu setiap. tahunnya.
*******
Erlang Xuan, nama yang sama dengan Leluhur klan, tapi nasib mereka berbeda. Jika Leluhur terlahir dengan kekuatan tak terbatas, maka dia terlahir dengan tubuh cacat. Selama belasan tahun, ia disiksa dan direndahkan. Bahkan, karena masalah sepele, ayahnya menghukumnya.
Karena tak punya dantian dan meridian, Erlang Xuan tak bisa berkultivasi. Sampah pembawa sial, itulah julukannya. Tak ada yang tahu bahwa dibalik tubuh cacat itu tersembunyi sesuatu yang akan mengguncang alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena_Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24 Ibu Ratu Qing Yi

Dari kejauhan, sebuah kereta kuda memasuki gerbang istana. Kereta kuda berlapis emas itu menunjukkan bahwa yang datang adalah seseorang dengan status yang sangat tinggi. Kereta kuda itu jelas milik ibu ratu, sekaligus nenek Zhang Xue.

Kereta kuda berhenti di halaman istana, dan seorang wanita paruh baya keluar dari sana. Dia tidak sendiri, melainkan bersama seorang wanita cantik yang berusia sekitar 37 tahunan dan sepasang anak kembar, Zhang Feng Hua, dan Zhang Feng Huang.

"Selamat datang, Yang Mulia Ibu Suri!" Para prajurit langsung berlutut.

"Bangunlah!" pintanya.

Wuuuussss

Dari atas, Zhang Xue dan Erlang Xuan melayang dan mendarat tak jauh dari Ibu Suri. Keduanya menghampiri sang Ratu dan memberi hormat, tapi tidak berlutut.

"Segel mata 7 bintang, kamu anak Yanruo?" tanya Ibu Suri.

"Benar Yang Mulia!" jawabnya dengan sopan. Terlebih lagi, wanita di depannya orang yang tulus, bukan orang yang berpura-pura baik.

"Di mana ibumu sekarang?"

"Ibu … dia meninggal karena menyelamatkanku," jawabnya.

Saat mengingat ibunya, ada rasa bersalah di hatinya yang sulit dihilangkan. Terlebih lagi, selama bertahun-tahun ia salah paham dan membenci ibunya sendiri. Terlebih lagi ibunya meninggal karena menyelamatkannya.

"Putra Iblis!" Suara seseorang menggema di langit istana. Tanpa pikir panjang, ia mengeluarkan pedang bintang dan melepaskan serangan ke sumber suara.

Baaammm

Ledakan terdengar, dan seseorang terpental puluhan meter. Jubah yang dipakainya menunjukkan orang itu berasal dari mana. Terlebih lagi, asap hitam yang mengelilinginya sama sekali tidak dapat disembunyikan.

"Sekte Bulan Hitam, apalagi yang kalian inginkan?" tanyanya dengan dingin.

"Apa yang kuinginkan? Tentu saja mata jiwa langit milikmu!" jawabnya.

Erlang Xuan jelas kebingungan. Pasalnya tidak ada yang tahu apa pun prihal mata jiwa langit miliknya. Namun anehnya, sekte bulan hitam yang letaknya sangat jauh justru mengetahui tentang matanya.

"Kalau kamu punya kemampuan, ambil saja!" Ia menghunus pedangnya. Api membara muncul dan mengubah pedang bintang suci menjadi pedang api.

Swuuuussss

Boooommmmmm

Ledakan keras terdengar. Tanah di depan Erlang Xuan terbelah dan membentuk parit selebar 4 meter dengan panjang mencapai 20 meter lebih. Di ujung parit itu, utusan sekte bulan hitam hanya bisa menahan keterkejutannya.

"Meski takdir dan bakatnya diambil, jenius sejati tetaplah jenius sejati!" gumamnya.

Swuuuussss

Baru saja menarik napas, lawan sudah berada di belakangnya. Ia menarik pedangnya dan menahan serangan yang mengarah padanya. Hal itu membuatnya mundur beberapa meter, hampir saja terjatuh ke dalam parit.

Traaaanngggg

Traaaanngggg

Denting logam terdengar, diikuti oleh ledakan beruntun. Dua orang dengan tingkat kultivasi berbeda jauh bertarung di langit. Meski begitu, pertarungan itu sama sekali tidak seimbang. Erlang Xuan bergerak dan menyerang dengan cepat, sementara lawannya hanya bertahan, sesekali membalas serangan.

Swiiiiizzzzzz

Boooommmmmm

Ledakan keras kembali terdengar. Ledakan tersebut diikuti oleh seseorang yang terjatuh dari langit. Bukan Erlang Xuan, melainkan lawannya, utusan sekte bulan hitam.

"Apa yang menjadi milikmu adalah milik Tuan Muda!" Orang itu berdiri. Sebaliknya, perkataannya membuat Erlang Xuan curiga.

"Cepat atau lambat, dia juga akan mati!"

Petir, api, air, es, tanah, dan angin berkumpul di pedang bintang. Gabungan elemen tersebut menciptakan siluet pedang yang sangat besar. Sekali tebas, sudah pasti semuanya akan hancur.

"Takdir yang dicuri, aku tidak peduli dengan itu. Yang pasti, apa yang seharusnya kumiliki akan kudapatkan!" Ia mengangkat pedangnya. Sekarang semuanya sudah sangat jelas. Orang yang menjadi sumber penderitaannya adalah Tuan Muda sekte bulan hitam.

Swuuuussss

Sreeeekk

Dhuaaarrrrrr

Di detik berikutnya, tubuh orang itu tercerai berai. Area seluas puluhan meter berubah menjadi kawah, dan retakan muncul di mana-mana. Di tepi kawah tersebut, Erlang Xuan berdiri dengan tenang. Meski matanya tertutup, tapi penglihatannya tidak tertutup. Jauh dari tempatnya berdiri beberapa orang membuka portal.

"Bulan Hitam!" gumamnya.

"Xuan Ge, kamu baik-baik saja, kan?" tanya Zhang Xue.

"Aku baik-baik saja, Xue'er!" jawab.

"Tadi, kamu menggunakan kekuatan jiwa. Bukankah itu akan membahayakanmu?"

Erlang Xuan hanya tersenyum. Memang ia tidak boleh menggunakan kekuatan jiwa. Jika digunakan terus menerus, segel mata 7 bintang akan pecah. Tentu saja hal itu akan membangkitkan kekuatan jiwa yang tak bisa dikendalikannya.

"Iya, maaf! Lain kali tidak akan kugunakan!" balasnya.

"Sempurnakan 10 elemen, dan bentuk inti dewa. Setelah itu, barulah kekuatan jiwa itu bisa kamu kendalikan!" Perkataan ibunya terngiang-ngiang di telinganya. Sebelum matanya disegel, ia diberitahu cara mengendalikan kekuatan jiwa. Caranya sangat sulit, yaitu mengumpulkan 10 elemen dan membentuk inti dewa.

"Sepertinya aku harus mencari satu per satu!" Erlang Xuan menyimpan pedangnya. Menurut penjelasan ibunya, seharusnya ia terlahir dengan 10 elemen. Anehnya, saat terlahir, dantiannya justru cacat.

"Sepuluh elemen, aku yakin orang itu yang memilikinya!" gumamnya.

Ia tak bisa membayangkan sekuat apa Tuan Muda Sekte Bulan Hitam. Meski begitu, 10 elemen adalah keberuntungan dan kesialan. Jika tidak dikendalikan dengan baik, maka elemen itu akan menjadi bom waktu.

"Nak, kamu sangat hebat, persis seperti ibumu!" puji Ibu Suri.

"Dulu, ibumu menyelamatkanku, tapi aku tidak sempat membalas budi. Jadi, hari ini aku memberimu sesuatu. Anggap saja sebagai balas budi atas kebaikan ibumu!"

Ibu Suri mengeluarkan sesuatu dari cincin ruangnya. Itu adalah kotak yang dikunci dengan segel rumit. Segel berlapis di dalam kotak itu menunjukkan bahwa isinya adalah sesuatu yang sangat berharga.

"Ini …. " Erlang Xuan tak bisa berkata-kata. Di dalam kotak itu terdapat sebuah inti elemen, yaitu elemen logam.

"Menurut catatan leluhur, kotak itu berisi inti murni elemen logam. Selama puluhan generasi, klan Qing tidak melahirkan seorang kultivator logam," jelas Ibu Suri.

"Kupikir inti elemen itu cocok untukmu!" lanjutnya.

Ibu suri tersenyum. Dulu, saat bertemu Li Yanruo, ia tanpa sengaja mengetahui bahwa penyelamatnya itu memiliki tubuh istimewa. Elemennya dapat bertambah jika menyerap elemen murni dari alam secara langsung.

"Dulu, ibumu satu-satunya kultivator 10 elemen. Seharusnya kamu juga punya 10 elemen, tapi kenapa hanya 6?" tanya Ibu Suri.

"Seseorang mencurinya, Yang Mulia!" jawab Erlang Xuan. Sekarang ia sudah tahu siapa pelakunya, dan jika 8 elemen terkumpul, yang harus dilakukannya adalah menyingkirkan si pencuri dan mengambil dua elemen langka, yaitu cahaya dan kegelapan.

"Oh, iya, malam ini ada jamuan istana. Sebagai menantu kekaisaran, kamu harus hadir!" Ibu Suri menepuk pundak Erlang Xuan lalu melangkah pergi.

"Ibu Suri tahu? Bagaimana bisa?" tanya Erlang Xuan.

"Entahlah!" Zhang Xue hanya bisa mengangkat kedua bahunya. Ia pun tak menyangka neneknya mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh orang lain.

"Sepertinya sesuatu akan terjadi di jamuan nanti malam!" ucap Erlang Xuan.

"Ketiga Kaisar lain belum pulang. Selain mereka, Tetua istana harus diwaspadai," Zhang Xue menimpali. Di istana kekaisaran, Tetua Istana terdiri dari 7 orang, dan setiap keputusan harus melalui persetujuan mereka.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Nanik S
Erlang Xuan... mereka pantas dikasih pelajaran
Nanik S
Kenapa ada empat Kaisar
Bucek John
harta menang perang gak diambil sia sia terutama senjata n cincin ruang yg ber8ssi jarta buat sdn masa depan kultovator berpetualang.. hampar .. gak mengigit..!!!
Pena_Novel: Authornya lupa 😁😁
total 1 replies
Nanik S
Banyak sekali Anak Selir
Nanik S
Giiiilaaaa
Nanik S
Lanjutkan 💪💪💪
Nanik S
Siapa yang menyegel Zhang Xue
Nanik S
NEXT
Nanik S
Kaisar Jahat maaah anak sendiri dikurung
Nanik S
Bagus sekali ceritanya
Nanik S
Zhang Xue... ternyata Anak Kaisar
Nanik S
Erlang Xuan akhirnya menikah juga
Nanik S
Kenapa ceritanya seperti ini Tor
Nanik S
Siapa yang melindungi jiwanya
Nanik S
Kok masih punya adik kecil
Nanik S
Balas dendam yang sesuai
Nanik S
apakah Xuan akan bertemu Adiknya
Mika Dion
ternyata dibalik sikapnya ada kejadian yg memilukan...
Davide David
up
Mika Dion
Thor gambaran keluarganya terlalu sadis...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!