NovelToon NovelToon
Mahkota Berlumur Anggur Merah

Mahkota Berlumur Anggur Merah

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat / Dijodohkan Orang Tua / Nikah Kontrak
Popularitas:783
Nilai: 5
Nama Author: Iseeyou911

Pangeran Gautier de Valois.

Ia mengenakan seragam Duke-nya, seragam berwarna biru tua dengan hiasan perak yang berkilauan. Postur tubuhnya tegak sempurna, memancarkan aura bahaya dan otoritas yang membuat ruangan terasa kecil. Matanya—abu-abu sekeras baja—menatap Amélie tanpa ekspresi, seolah-olah sedang menilai kuda pacu yang tak berguna.

"Pernikahan. Kau, Amélie LeBlanc, akan menikah dengan Pangeran Gautier de Valois dalam waktu satu bulan."

"Apa? Ini gila! Saya tidak akan—"

"Ini bukan permintaan, Countess,"

"Ini adalah dekrit dari Tahta. Aku butuh pewaris dan Raja membutuhkan stabilitas politik yang diberikan oleh aliansi dengan Countess yang memiliki koneksi luas. Keluargamu, melalui Éloi, menawarkan penyelesaian utang kuno ini. Pernikahan, dengan segera. Aku tidak tertarik padamu, atau pada intrik keluargamu. Anggap ini transaksi dan aku tidak menerima penolakan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iseeyou911, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 (Melacak Dana Kudeta dan Surat Ibunda)

Amélie, dengan bantuan penuh dari Gautier dan Henri, menghabiskan beberapa minggu berikutnya disibukkan dengan arsip perdagangan Valois. Henri melacak notaris Éloi dan berhasil mendapatkan buku besar yang merinci pembayaran kepada Perwalian Phoenix.

Buku besar itu sangat samar, hanya mencantumkan kode, bukan nama. Amélie harus mencocokkan kode-kode ini dengan catatan pengeluaran rahasia Valois yang ia dapatkan dari Gautier.

Pada suatu malam, di ruang kerja Gautier, Amélie bekerja hingga larut. Gautier duduk di seberangnya, berpura-pura membaca laporan militer, tetapi matanya sering kali terangkat ke arah Amélie. Kehadiran mereka terasa seperti pengakuan yang sunyi, mereka tidak bisa hidup terpisah, setidaknya untuk saat ini.

"Kode 'Vipera' cocok dengan transaksi besar ke Brussels pada tahun 1790," bisik Amélie, setelah mencocokkan data. "Itu disalurkan melalui perusahaan perdagangan milik Marquis de Lussac."

"Lussac," gumam Gautier, meletakkan dokumennya. "Dia adalah pendukung setia Tahta, setidaknya di depan umum. Dia memiliki pengaruh besar di Paris dan koneksi ke tentara bayaran."

"Dia bukan pendukung setia," kata Amélie, nadanya dingin. "Dia adalah sekutu Éloi. Dana yang dialihkan dari LeBlanc itu digunakan Lussac untuk membeli senjata dan merekrut tentara bayaran di perbatasan timur. Ini kudeta yang serius, Pangeran."

Gautier bangkit, berjalan ke belakang Amélie. Dia meletakkan tangannya di belakang sandaran kursi Amélie. Jarak itu terasa tipis, penuh ketegangan.

"Kau telah menemukan jauh lebih banyak dari yang pernah aku duga, Amélie," bisik Gautier. "Aku akan segera menangkap Lussac. Kau harus beristirahat."

"Tidak," balas Amélie. "Saya harus melacak semuanya. Ada satu tahun lagi yang hilang. Antara kematian ayah saya dan pengumuman utang. Saya perlu tahu persis di mana uang LeBlanc yang tersisa pergi."

Amélie mengambil kotak kecil dari laci meja kerjanya. Itu adalah kotak perhiasan ibunya, yang ia selamatkan saat mereka meninggalkan LeBlanc. Di dalamnya, ia menemukan selembar kertas yang terselip di balik lapisan sutra. Itu adalah surat yang ditulis oleh Ibunya, Countess LeBlanc, yang ditujukan kepada Sœur Céleste.

Surat itu ditulis dengan tulisan tangan yang panik, tanggalnya dua hari sebelum ibunya meninggal 'karena demam' saat Amélie masih kecil.

Céleste yang baik, aku takut. Henri tahu terlalu banyak dan dia sudah mengatakan pada mereka dia tidak akan menjual hak istimewa kita. Mereka mengancamku! Bukan hanya Éloi, tetapi Kanselir Tua dan satu orang lagi... Seorang wanita. Dia sangat dekat dengan Ratu dan memiliki kunci ke ruang kerja suaminya.

Aku menyembunyikan Dokumen Janji di Rumah Musim Panas dan kuberi sandi 'Anggrek Hitam'. Jika terjadi sesuatu padaku, lindungi Amélie. Dan ingat, mereka akan mencoba menyembunyikan kejahatan itu sebagai 'demam' atau 'kecelakaan'. Cari tanda Bunga Iris Terbalik.

Amélie terkesiap. Ibunya tidak mati karena demam. Dia dibunuh. Dan pembunuhnya adalah lingkaran yang melibatkan Éloi, Kanselir Tua dan seorang wanita di istana.

Amélie memeriksa surat itu lagi. Bunga Iris Terbalik.

"Apa yang kau temukan?" tanya Gautier, menyadari perubahan drastis pada ekspresi Amélie.

Amélie berbalik, matanya dipenuhi air mata dan ketakutan yang dingin.

"Ibu saya tidak mati karena demam, Pangeran. Dia dibunuh. Sama seperti Ayah saya," bisik Amélie. "Dan pembunuhnya melibatkan seorang wanita di istana. Dia meninggalkan petunjuk, tanda Bunga Iris Terbalik."

Gautier mengambil surat itu, membacanya. Wajahnya gelap. "Pembunuhan. Aku akan mencari tahu siapa wanita itu. Bunga Iris Terbalik... itu adalah lambang keluarga kuno..."

Gautier tiba-tiba teringat. "Isabelle de Sévigny. Sepupu jauh Éloi. Lambang keluarganya adalah bunga iris terbalik."

"Isabelle," Amélie mengulangi nama itu. "Wanita yang Anda tuduh pembuat onar. Dia adalah sekutu Éloi dan Lussac dan dia yang bertanggung jawab atas kematian Ibu saya."

Amélie menyadari, Isabelle adalah wanita yang mengancam Seraphine, memaksa Seraphine berlindung di Valois. Isabelle tidak hanya cemburu, tetapi dia adalah bagian dari jaringan pengkhianat yang membunuh orang tua Amélie dan berencana menggulingkan Gautier.

"Kita harus memancingnya," kata Amélie. "Dia berpikir saya adalah Duchess yang rapuh. Saya akan menggunakan itu untuk menjebaknya, Pangeran."

"Tidak," kata Gautier, suaranya mengandung perintah yang keras, tetapi juga kekhawatiran yang mendalam. "Kau tidak akan berurusan dengan pembunuh. Aku akan menyerahkannya pada Henri dan Kaptenku."

"Dia membunuh Ibu saya," desis Amélie, amarahnya meluap. "Saya harus menghadapinya. Dia datang ke istana dan berpura-pura menjadi bangsawan biasa. Dia adalah tangan kanan Éloi yang ada di sebelah Ratu. Biarkan saya yang memancingnya, Pangeran. Ini adalah urusan saya."

Gautier menatap Amélie, matanya diliputi konflik. Dia melihat semangat yang sama yang membuatnya jatuh cinta pada Seraphine, keberanian, gairah dan tekad yang kuat.

...******...

1
Iseeyou911
Jangan lupa Like dan Komennya yaa 🤍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!