NovelToon NovelToon
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Status: tamat
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:108.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Yune

"Lebih baik, kau mati saja!"

Ucapan Bram membuat Cassandra membeku. Dia tidak menyangka sang suami dapat mengeluarkan pernyataan yang menyakiti hatinya. Memang kesalahannya memaksakan kehendak dalam perjodohan mereka hingga keduanya terjebak dalam pernikahan ini. Akan tetapi, dia pikir dapat meraih cinta Bramastya.

Namun, semua hanya khayalan dari Cassandra Bram tidak pernah menginginkannya, dia hanya menyukai Raina.

Hingga, keinginan Bram menjadi kenyataan. Cassandra mengalami kecelakaan hingga dinyatakan meninggal dunia.

"Tidak! Kalian bohong! Dia tidak mungkin mati!"

Apakah yang terjadi selanjutnya? Akankah Bram mendapatkan kesempatan kedua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Yune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Menjadi Yang Kedua

Cassie berhasil menghindar dari Bram. Sejauh ini, pria itu selalu menghubunginya bila dia berada di kantor. Melalui orang kepercayaannya, Cassie bisa mengetahui bila Bram tidak diizinkan lagi menjalankan perusahaan. Semua diambil alih oleh Reyhan. Hal itu membuat hati Cassie semakin tidak tenang.

Seolah mewakili isi hati Cassie yang tak kunjung tenang. Ia baru saja selesai memimpin rapat di ruang kerjanya ketika sekretaris mengetuk dan memberi tahu ada tamu.

"Maaf, Bu. Ada yang ingin bertemu dengan Anda."

"Siapa?" tanya Cassie dengan kening yang berkerut.

“Namanya Bu Raina. Dia bersikeras ingin bertemu langsung. Kami sudah meminta dirinya untuk pergi, tetapi ada sesuatu yang penting untuk dia sampaikan," jawab sang sekretaris.

Cassie memejamkan mata sejenak. “Suruh masuk.”

Tak lama, pintu terbuka dengan hentakan. Raina melangkah cepat, perutnya yang sedikit membuncit jelas terlihat di balik dress longgarnya. Wajahnya sedikit pucat, tapi matanya menyala dengan tekad.

Sejak awal mengetahui kehamilan Raina. Cassie sudah gelisah, terlebih perempuan itu menuduh suaminya bertanggung jawab atas kehamilan perempuan itu.

“Cassie… aku mohon.” Suaranya lirih tapi jelas. “Biarkan aku menikah dengan Bram. Dia harus bertanggung jawab!”

Cassie menegakkan tubuhnya, masih duduk tenang di balik meja. “Bram tidak pernah mengakui anak itu, Raina. Dan aku tidak dalam posisi memberi izin.”

“Lihat ini!” Raina dengan cepat mengeluarkan hasil USG dari dalam tasnya, lalu menempelkannya ke meja Cassie. “Ini anaknya! Aku nggak mungkin bohong. Dia janin hidup, berdetak! Aku nggak kuat lagi menjalani ini sendirian! Biarkan aku menikah dengan Bram, menjadi yang kedua pun aku rela," ujar Raina tampak putus asa.

Cassie menatap lembaran USG itu dengan datar. Ada sesak yang menjalar ke dadanya, tapi ia menahannya. Dirinya tidak boleh lemah di depan perempuan yang hanya bisa menyisakan luka.

“Kalau benar anak itu milik Bram, maka tanggung jawab itu akan datang pada waktunya. Tapi jangan harap aku akan rela kalian menikah seolah semuanya tidak terjadi apa-apa. Aku bisa menyeret kalian ke meja hijau atas tuduhan perselingkuhan."

Raina membeku. “Kamu… kamu tega, Cassie! Ini anak manusia, bukan cuma soal harga dirimu! Kamu rela anak ini lahir tanpa ayah?”

Cassie berdiri. Suaranya tetap tenang, tapi nadanya tajam. “Yang tega itu kamu, Raina. Kamu tahu aku istrinya. Kamu tahu pernikahan kami belum berakhir. Tapi kamu tetap mendekati suamiku. Sekarang kamu merengek meminta ‘izin’?”

“AKU TIDAK MEREBUTNYA! KAMU YANG GAGAL MENJAGA!” Teriak Raina.

Suara keras itu mengejutkan staf di luar ruangan. Beberapa sudah berdiri, mencoba mendekat.

Cassie menatapnya tanpa gentar. “Keluar dari ruangan ini. Dan jangan pernah berharap simpati dariku.”

Cassie menggelengkan kepala mendengar semua teriakan Raina. Perempuan itu tidak tahu diri menginginkan izin untuk menikah dengan suaminya. Menjadi yang kedua pun Cassie akan terus menghalangi dua orang yang telah melukai hidupnya. Dia tidak akan semudah itu memberikan izin pada Raina dan Bram untuk bersatu.

Raina masih menangis dan berteriak ketika satpam dengan sopan memintanya keluar. Tapi drama itu tak berhenti di situ.

Ternyata, ada yang merekam ketika Raina datang ke ruangannya. Video yang direkam diam-diam oleh salah satu staf—rekaman Raina berteriak-teriak di kantor, memperlihatkan hasil USG dan menyebut Bram Wijaya berselingkuh—telah tersebar luas di media sosial. Judul-judul sensasional mulai bermunculan:

“Heboh! Wanita Hamil Datangi Istri Sah di Kantor!”

“Anak Pejabat Terkenal Diduga Selingkuh Hingga Menghamili Rekan Kerja Istrinya”

“Tangisan Perempuan Ini Bongkar Perselingkuhan Bos Besar!”

Nama Cassie, Bram, dan Raina mulai diperbincangkan secara publik.

Cassie menatap layar ponselnya dalam diam. Sekuat apapun ia menjaga wibawanya, dunia luar sudah terlanjur menilai.

Sementara itu, Bram yang tengah dalam perjalanan pulang dari kantor cabang di Bandung, menerima pesan dari Reyhan:

"Saya udah kasih kamu kesempatan perbaiki semuanya, tapi kamu malah bikin nama keluarga hancur. Kamu pikir Cassie pantas dapat malu ini?"

Bram menunduk dalam diam. Segala upaya membersihkan nama, tampaknya justru makin sulit setelah hari ini.

Bukti CCTV yang memperlihatkan bahwa malam itu dia hanya sendiri di kamarnya sudah dia dapatkan. Yang terpenting adalah meyakinkan seluruh keluarga Cassie. Dia tidak ingin rumah tangganya benar-benar hancur.

"Take down semua berita tentang Raina. Kerahkan semua kemampuanmu untuk melakukan itu, Kenan. Aku tidak ingin ada lagi masalah sampai membuktikan kalau janin itu bukanlah anakku," perintah Bram pada asisten pribadinya.

"Baik, Tuan. Saya akan segera melakukannya."

Sesampainya di apartemen, Raina menunggu Bram di lobi. Perempuan itu telah mengetahui tempat tinggal Bram. Dia memutuskan untuk menunggu hingga pria itu pulang ke apartemennya.

"Kita perlu bicara, Bram. Kau harus menikahiku, Bram. Anak ini butuh ayahnya!"

"Tapi, bukan aku ayah dari anak yang kamu kandung. Jangan sembarangan menuduhku," balas Bram yang sudah lelah dengan drama yang dimainkan oleh Raina.

"Kamu bilang, kamu mencintaiku. Kamu akan menikahiku bila Cassie menginginkan perpisahan. Tapi, yang kamu lakukan berbanding terbalik dengan perkataanmu," gumam Raina yang mulai menangis.

Bram menghela napas. Dia mengingat dengan jelas semua janji yang diucapkan pada Raina.

"Aku tahu, aku pria paling bajing4n. Akan tetapi, aku sudah menyadari cintaku pada Cassie. Tolong Raina. Aku ingin menyudahi semua ini. Aku hanya kasihan padamu selama ini. Fasilitas yang kuberikan padamu karena kita adalah sahabat. Tolong, biarkan aku bahagia dengan Cassie," ujar Bram.

"Tidak! Kamu adalah ayah dari anak ini. Kamu harus menikahiku!" Raina mendekat pada Bram, tetapi pria itu menghindar.

"Kalau kamu terus seperti ini, aku akan melakukan semua cara agar kamu pergi dari hidupku!" tukas Bram kemudian pergi meninggalkan Raina yang mematung.

Raina mengepalkan tangannya. Dia tidak percaya Bram sudah beralih mencintai istrinya sendiri. Baginya, Bram adalah tambang emas. Tidak ada yang boleh memiliki Bram selain dirinya. Termasuk Cassie.

"Lihat saja, Bram! Aku akan mendapatkan dirimu. Cepat atau lambat kita akan bersama dan kamu akan menceraikan Cassie," gumam Raina menatap punggung Bram yang menjauh.

***

Bersambung...

Terima kasih telah membaca...

1
Ari Sawitri
ya kamu juga jangan kasih dia akses donk. blokir tuh nomor Mak Lampir itu. 😡😡😡 heran skrg bs bilang spt ini kmrn kmrn otak kamu kemana 🤨
ayu cantik
suka
Siti Maulidah
ceritanya menarik
vely
hahahahahaha kasian banget sih kamu bram, lihat tu istrimu sekarang anemia ehh salah yang bener amnesia /Tongue/
vely
itu mungkin bram
Anre1201
buat Cassie, coba jadi perempuan tegas sedikit demi anakmu. kamu tuh wanita Dari keluarga kaya, jadi tidak usah takut susah. tanpa suami pun kamu bisa membesarkan anak kamu !!!!!
beri kan penjelasan ke Bram untuk bisa menyelesaikan masa lalu nya baru datang lagi, jangan biar kan masalah belum selesai tapi sudah bersama, walaupun demi anak tapi itu bukan solusi. kamu harus cari kebahagiaan kamu, kamu harus belajar mencintai diri kamu, belajar untuk menerima orang-orang baru, belajar untuk menumbuhkan rasa percaya dalam diri sendiri agar hidup mu bisa tenang dan anak mu lahir dengan rasa Cinta.
Anre1201
Cassie terlalu lemah Karna cinta, ga bisa tegas, Dari awal sudah terlihat karakternya. watak dia lembut tapi Bucin kalau soal Cinta hingga tidak punya prinsip. makanya selalu kalah karena Bodoh, tolol dan Goblok sudah bikin rasional kalah Dari akal sehat 😤
Anre1201
lelah??? ya cerai Begooooooo 😤
ini cerita nya bijimana sihhhh.. Katanya masih terikat pernikahan tapi ga ada solusi nya. kalau memang ingin pisah bukan cerai ya ngomong di awal.. minta ketenangan diri buat masing-masing pihak, agar ada Jalan keluar terbaik untuk bisa menyelesaikan masalah yg ada, jadi ketika balikan, masing-masing sudah selesai dengan masa lalu nya dan siap menjalani pernikahan dengan pondasi yg lebih kuat agar tidak melakukan kesalahan tolol lagi 😤
Anre1201
cerita yg bullet, sama-sama orang kaya tapi ga bisa cari bukti soal sepele seperti ini. Cassie juga ga tegas, kalau memang sudah selingkuh ngapain di kasih kesempatan 🥱 apalagi selingkuh itu penyakit yg susah diobatin, walaupun balik lagi, tetap saja, kepercayaan sudah hilang dan akan jadi duri dalam daging.
apalagi Dari awal pernikahan sudah tidak sehat Karna terpaksa + tidak ada Cinta yang tulus Dari kedua belah pihak.. jadi pernikahan nya tidak ada pondasi yang kuat.. makanya terjadi perselingkuhan 🙄
Anre1201
Dari sini bisa di lihat.. Bucin memang bikin manusia jadi Bego, tolol + goblok !!!!!!!karena tidak bisa membedakan antara Cinta, pengkhianatan, kesetiaan, ketulusan, kepercayaan dan harga diri !!!!!!
tris tanto
weh cpt bgt udh diindo
tris tanto
kn udh dikasih tau kok bhnya tehenyyaakkkk ,kaget doong
tris tanto
masih dibahas lg,kn dibb depan udh dibhs knp jd muter2
tris tanto
lidahnya keluarrr,,,melet dong ,gk sampe otakku mbayangke,,
Sri Mugianti
sebenarnya yg jadi adeknya itu si Cassie atau Jessi
tini_evel
cassie ini kakak atau adik sih.. awal dibilang kakak tp ada juga dibilang adik..
Agus Andryani
iya mmang dr awal sdh bungung
ichapurie
ini gimana sih, diawal katanya cuma anggep raina adek, terus bab berikutnya bilang cuma ciuman, bab berikutnya lagi bilang nginep di villa berdua tapi pisah kamar, eh bab berikutnya bilang pernah ngehabisin malam bersama , yg bener gmna sih thor kok beda2 tiap bab
Tira Aneri
suukaaa
rarr
thor aku mampir sini dlu, smbil nunggu update terbaru "satu malam bersama ceo" laura adenya liam🤭
Miss Yune: Dah update kak. cusss mampir ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!