NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Sahabatku

Menikahi Kakak Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Pernikahan Kilat / Cinta pada Pandangan Pertama / Persahabatan
Popularitas:225.7k
Nilai: 4.3
Nama Author: elaretaa

Jangan lupa follow Instagram author ya : @elaretaa

Hidup Kiara digunakan hanya untuk bekerja dan bekerja menghasilkan uang untuk orangtuanya yang begitu kejam pada Kiara, tidak ada tempat mengadu hingga sang sahabat memintanya untuk bertemu dan saling melepas rindu karena lama tidak bertemu.

Niat awal yang ingin bertamu itu justru membuat hidup Kiara berubah, karena salah paham yang terjadi dimana Kiara tidur bersama Rafa Kakak dari sahabatnya dan membuat keluarga sang sahabat meminta agar Kiara dan Rafa menikah padahal Kiara tidak mengenal pria tersebut dan Kiara juga tidak tau bagaimana ia bisa berada di kamar Rafa dan tidur dengannya.

Bagaimana kisah selanjutnya?
Apa yang akan terjadi pada Kiara?
Kenapa Kiara bisa ada di ranjang tersebut bersama Rafa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalian Memang Jahat!

"Kurang ajar, kau sudah berani ya. Oke, kalau begitu Ibu akan wujudkan keinginanmu, kau ingin mati kan," ucap Ibu Ajeng dan mendekat pada Kiara.

"Justru dengan kau mati, itu sangat menguntungkan bagi kita. Nanti organ mu akan ku jual dengan harga yang sangat fantastis hahaha," ucap Ayah Anton.

"Kenapa kalian jahat ke Kia? Apa salah Kia? Apa Kia bukan anak kalian? Apa gak pernah kalian sayang sama Kia?" tanya Kiara yang sudah tidak dapat menahan tangisnya.

"Kau mau tau yang sebenarnya ya, Oke kalau begitu sekarang sudah saatnya kau tau yang sebenarnya. Lagipula kau akan mati kan, jadi agar kau tidak gentayangan, maka Ibu akan mengatakan semuanya," ucap Ibu Ajeng.

"Kau itu anakku, anak kandungku, kau lahir dari rahimku. Aku mempertaruhkan nyawaku untukmu, aku menyayangimu sebelum kau lahir. Tapi, kau tau apa yang membuat Ibu benci denganmu! yaitu karena kau lahir!" ucap Ibu Ajeng.

"Ma-maksud Ibu?" tanya Kiara.

"Harusnya kau ku bunuh sejak dalam kandungan dan seharusnya Ibu tidak melahirkan mu, semua hidup Ibu hancur karena kau lahir, bodoh!" ucap Ibu Ajeng dengan memukul kepala Kiara.

"Aku gak minta dilahirkan sam Ibu, harusnya saat aku kecil Ibu bunuh saja Kia," ucap Kiara.

"Sudah, aku sudah mencoba membunuhmu. Tapi, kau tidak mati-mati, si*lan," ucap Ibu Ajeng.

"Apa yang membuat Ibu benci sama Kia?" tanya Kiara.

Ibu Ajeng tersenyum lalu menampar pipi Kara, "Harusnya yang mati itu kau bukan kembaranmu, ya kau pasti baru tau bukan kalau kau itu punya kembaran. Kau lahir kembar, kembaranmu laki-laki dan sayangnya keluarga Ayahmu menginginkan anak laki-laki bukan perempuan. Mereka membuang Ayah dan Ibu, mereka tidak mau mengakui Ayah dan Ibu sebagai keluarga mereka, semua ini gara-gara kau! kau memang pantas untuk dibenci!" bentak Ibu Ajeng.

"I-itu bukan salah Kia, Bu. Kia tidak bisa memilih Kia lahir dari Ibu mana," lirih Kiara.

"Kau menyalahkan Ibu ya, kau yang bersalah. Kau yang harus menerima akibatnya, kau akan ku bunuh hari ini," ucap Ibu Ajeng.

"Tenang, Bu. Kita siksa dulu dia jangan langsung di bunuh," ucap Ayah Anton.

"Ibu sama Ayah selalu siksa Kiara, apa itu belum cukup?" tanya Kiara.

"Gak akan cukup sebelum kau mati," ucap Ayh Anton.

"Kalian memang jahat!" bentak Kiara.

"Kita berdua juga gak pernah bilang kalau kita baik," ucap Ayah Anton.

Seketika Kiara panik melihat wajah marah Ibu Ajeng dan Ayah Anton, Kiara berusaha kabur dari rumah neraka itu, namun sayang Ibu Ajeng sudah menarik rambut Kiara. Tanpa ampun Ibu Ajeng menarik rambut Kiara dan mendorong Kiara hingga Kiara jatuh di lantai, lalu dengan tega Ibu Ajeng menampar Kiara.

Kiara tentu saja tidak diam saja, Kiara menahan tangan Ibu Ajeng yang hendak menamparnya lagi, namun karena Ibu Ajeng sudah emosi pada Kiara sehingga tenaganya begitu kuat, belum lagi Ayah Anton yang juga melepaskan tangan Kiara dan menahannya agar tidak memberontak saat disiksa.

Ibu Ajeng memukul Kiara cukup keras bahkan cincin yang Ibu Ajeng kenakan mengenai wajah Kiara hingga membuat kukit Kiara bergesakan dengan cincin itu dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

Setelah puas menampar dan memukul Kiara, Ibu Ajeng langsung menarik kerah Kiara. Kiara yang sudah tidak berdaya itu hanya bisa pasrah, "Ibu tidak akan diam saja ya, kau sudah berani memberontak. Kau pikir kau siapa hah, kau itu cuma anak yang gak berguna. Kau itu anak yang tidak pernah diinginkan oleh semua orang, kau itu hanya beban, syukurlah kalau kau ingin mati, pasti suamimu akan senang mendengar kematianmu karena kalian menikah bukan atas dasar cinta, jadi kematianmu lah yang di tunggu, dasar j*l*ng!" bentak Ibu Ajeng.

Kiara benar-benar tidak sanggup bergerak lagi, Kiara menerima setiap pukulan yang dilayangkan Ibu Ajeng dan juga Ayah Anton hingga tiba-tiba Ibu Ajeng menendang punggung Kiara dan membuat posisi Kiara bergeser mendekat pada meja ruang tamu, dengan tega Ibu Ajeng membalikkan tubuh Kiara lalu menginjak tangan kanan Kiara dan sontak saja Kiara berteriak kesakitan.

"Aaaaa! sa-sakit," rintih Kiara.

Namun, rintihan tersebut diabaikan oleh Ibu Ajeng karena setelah itu, Ibu Ajeng semakin menekan kakinya pada tangan kanan Kiara bahkan Ayah Anton tidak diam ia menendang kaki Kiara hingga Kiara menggeliat kesakitan.

Hingga beberapa saat Ibu Ajeng dan Ayah Anton pun berhenti ketika melihat Kiara yang sudah hampir tidak sadarkan diri itu, "Jangan dibunuh dulu, Bu. Kita bunuhnya nanti malam aja, sekarang kita kunci dia di dalam kamar mandi biar dia kedinginan. Kita siksa dulu dia sebelum dia dibunuh nanti malam," ucap Ayah Anton.

"Ide bagus," ucap Ibu Ajeng

Kiara mendengar apa yang Ibu Ajeng dan Ayah Anton katakan, namun ia sudah tidak punya tenaga lagi untuk memberontak bahkan sekedar bersuara saja Kiara tidak sanggup.

Setelah itu, Ayah Anton menarik kerah Kiara dan menyeretnya masuk ke kamar mandi, Ayah Anton segera mendorong tubuh Kiara ke sudut kamar mandi. Sebelum keluar, Ayah Anton mengguyurkan air dingin pada Kiara hingga membuat Kiara kedinginan, lalu Ayah Anton keluar kamar mandi dan mengunci pintunya.

Kamar mandi adalah tempat yang sering digunakan Ayah Anton dan Ibu Ajeng untuk menyekap Kiara setelah mereka menyiksanya, Ayah Anton dan Ibu Ajeng memang sengaja memasukkan Kiara ke dalam kamar mandi karena Kiara tidak suka dingin dan kamar mandi adalah tempat yang pas bagi mereka.

Kiara yang ada di dalam kamar mandi pun hanya mampu diam tanpa bersuara, ia sudah pasrah jika ini memang akhir dari semuanya. seluruh tubuhnya dipenuhi dengan d*r*h bahkan tangannya sudah tidak bisa ia gerak lagi begitupun dengan kakinya, selama hidup Kiara, ini adalah penyiksaan terparah yang pernah dilakukan Ayah Anton dan juga Ibu Ajeng padanya.

Disisi lain, Ayah Anton yang selesai menaruh Kiara ke kamar mandi pun kembali ke ruang tamu. "Harusnya kita bunuh Kiara dari dulu, Bu," ucap Ayah Anton

"Iya, Ibu nyesel udah melahirkan dia, gara-gara dia keluarga Ayah gak mau menerima kita bahkan Ayah gak dapat warisan," ucap Ibu Ajeng.

"Dia memang pembawa sial," ucap Ayah Anton.

Ayah Anton dan Ibu Ajeng yang tengah mengobrol dikejutkan dengan seseorang yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah mereka tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

"Kamu kenapa disini?" tanya Ayah Anton yang sedikit gugup.

"Saya mau cari istri saya," ucap orang tersebut yaitu Rafa.

.

.

.

Bersambung.....

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Sugiharti Rusli
hadeh cuma masalah rasa iri, bisa bikin orang berbuat jahat yah,,,
Sugiharti Rusli
disuruh apa tuh si Dimas nanti
Naufal Affiq
lanjut thor
Naufal Affiq
perempuan gak benar,
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
doubel up thor
Sugiharti Rusli
yah karena Rachel adik kandung Rafa guys😉😄
Reni Anjarwani
doubel up thor
Sugiharti Rusli
masih aja rasa insecure yah Ra,,,
Reni Anjarwani
lanjut
Sugiharti Rusli
punya suami dan ibu mertua yang sangat baik, anggap aja sebagai bayaran atas penderitaan dulu sama kedua ortu kamu Ra
nana supriyatna
Luar biasa
Naufal Affiq
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Viona Syafazea
semoga kandungan kiara baik-baik aja sampai Raffa junior lahir dengan selamat.., jangan kasih cobaan lagi buat kiara ya Thor kasian kia udah cukup lama menderita.. awas aja kalo othor buat kiara nangis tar aku timpuk kamu Thor.. wkwkwkw🤭🤭
Putri Chaniago
jgn ada lg PELAKOR y thor, semoga kandungan Kiara selamat hingga lahiran
Sugiharti Rusli
uda otewe jadi ortu mereka
Naufal Affiq
selamat ya kia atas kehamilannya
Reni Anjarwani
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!