Karena masa lalunya, ia berubah menjadi wanita dingin yang kejam. Membentuk kekuatan sendiri untuk balas dendam, tiba-tiba saja ia bertemu dengan pria penderita OCD akut. Pria itu menawarkan bantuan balas dendam dengan imbalan menikah dengannya.
Walau masih bisa bertahan sendiri, tetap saja ia menerima penawaran tersebut. Dan mulai saat itu, balas dendamnya terasa manis. Dibantu oleh pria tersebut, akhirnya tujuannya tercapai, namun. Tiba-tiba saja hubungan mereka terhalang restu orang tua dan ada banyak rahasia dalam hidupnya yang harus ia bongkar.
Mampukah hubungan manis itu tetap bertahan atau mereka memilih jalan masing-masing setelah apa yang di alami oleh sang wanita? Lalu, bisakah Quenza Alana memecahkan rahasia tentang siapa ibu kandungnya yang sebenarnya? Mari kita lihat bagaimana kehebatan istri dari Tuan Devano Fernandez Wesly dalam mengahadapi banyak masalah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa sitepu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kemarahan Alana
Gio dan Tom yang di dorong dengan kasar menjadi marah. Mereka tidak mengira bahwa wanita yang pernah mereka temui adalah Bos dari kelompok Black Lion, sedangkan untuk Drew dan Elies. Kedua pri aitu hanya tertunduk diam karena ketakutan.
“ apakah kalian tahu apa yang terjadi jika berani menyinggung ku dan orang-orang ku “
“ maafkan kami, kami hanya di bayar “
Drew dan Elias terus menerus meminta maaf pada Alana. Sedangkan Tom dan Gio hanya diam sambil memasang wajah marahnya.
“ jadi bagaimana jika kami menyinggung mu. Ingatlah kau hanya seorang wanita yang di buang oleh keluarga mu “
Medengar pernyataan Gio, semua orang-orang yang ada di dalam ruangan menjadi terkejut dan memandang pria itu dengan tatapan kasihan.
Tidak ada yang pernah berani menyinggung atau bahkan mengungkapkan masala lalu wanita itu. mereka semua tahu bagaimana mengerikannya Alana saat marah.
“ iya, kau hanya seorang wanita yang memiliki sifat iblis, bahkan ibu mu berulang kali mengatakan bahwa kau adalah monster “
Tom juga ikut berbicara, mereka mengetahui masa lalu Alana karna tidak sengaja membaca sebuah artikel 4 tahun lalu mengenai seorang putri angkat dan putri kandung. Setelah mereka mencari tahu hal yang sesungguhnya, mereka sangat terkejut saat mengetahui bahwa Alana adalah anak kandung yang di buang demi seorang anak angkat.
“ sungguh mengerikan. Kau bahkan kalah dari seorang anak angkat “ Gio tertawa mengejek.
“ kau harusnya malu, jika aku adalah kau. Mungkin aku akan bunuh diri “ Tom menambahkan.
Drew serta yang lainnnya menjadi merinding setelah mendengar perkataan Tom, mereka menyadari bahwa ekspresi Alana menjadi semakin dingin.
“ kau hanya orang baru di Negara A. Tapi sikap mu sudah sangat sombong, apakah kau tidak takut bahwa aku akan menyebarkan tentang masa lalu mu “ Gio masih tetap berbicara dan tidak menyadari situasi saat ini.
“ sebaiknya kau melepaskan kami tampa lecet sekali pun, jika tidak. Aku akan menyebarkan masa lalu mu dan ingin melihat bagaimana kelanjutan dari perusahaan QA mu itu “ ujar Tom
Alana semakin dingin setelah mendapatkan ancaman murahan seperti itu. apakah mereka sangat bodoh, jika masa lalunya di ungkapkan. Perusahaan mereka tidak akan pernah mengalami hal yang buruk seperti yang mereka sebutkan.
“ apakah kalian sudah selesai “ suara Alana semakin dingin dan kejam.
“ iya, sekarang lepaskan kami “
“ tentu, Artur keluarkan mereka dan bawa mereka ke kandang hewan kesayangn ku “
Mendengar kata ‘ hewan kesayangan ‘ Artur dan Sam menjadi merinding. Mereka tahu bahwa hewan kesayangan Bos mereka sangat tidak normal.
Hewan itu adalah singa dan harimau yang sangat ganas. Kedua hewan itu bahkan tidak mau mendengarkan perintah siapa pun kecuali Bos mereka.
“ baik Bos "
Setelah itu, Artur menyeret kedua pria itu keluar dari ruangan. Tom dan Gio yang menyadari bahwa itu bukan tempat yang tidak bagus langsung berteriak pada Alana.
“ kau tidak bisa melakukan hal itu pada kami “
“ lepaskan kami “
Mendengar kata-kata kedua pria itu, Alana masih tetap setia dengan wajah datar dan singinnya. Setelah keduanya pergi, yang tinggal di dalam ruangan itu hanya Alana, Drew, Elias dan Sam.
“ tolong nona, kami tahu kami salah. Tapi kami hanya melakukan tugas yang di telah berikan “
“ iya nona, kami berjanji akan melakukan apa pun yang kau mau asal tidak mengirim kami ke kandang hewan kesayangan anda “
Drew dan Elias terus menerus memohon. Mereka tahu kandang seperti apa itu, bagaimana pun setiap kelompok di Negara A memiliki hewan kesayangan yang tidak normal.
“ apakah kalian pikir aku baik hati, jika itu bukan aku. Mungkin orang ku akan mati “
“ kami tahu, kami salah. Tolong jangan bunuh kami, kami masih memiliki istri dan anak “
Mendengar permohonan dan sebutan itu, hati Alana sedikit melunak. Dia tahu bahwa mencari uang di Negara A sangat sulit.
“ tolong kasihani kami nona “ Drew menangis.
“ iya nona, kami berjanji akan menjadi budak mu selamanya jika anda membiarkan kami tetap hidup “
Melihat bahwa kedua pria itu sedikit menyedihkan, Alana langsung memutuskan hukuman apa yang akan di berikan pada mereka.
“ baiklah jika itu yang kalian inginkan, sekarang pergilah ke Negara B hari ini juga, tugas kalian disana harus melindungi anak perusahaan QA “
“ apakah kami bisa bertemu dengan keluarga kami sebelum pergi “ Elias bertanya.
“ tidak, aku ingin kalian segera pergi. Ingat satu hal, jangan pernah menghianati ku atau kalian akan kehilangan orang-orang yang kalian sayangi “ Alana berbicara dengan suara tenang namun penuh dengan intimidasi.
“ baik, tapi bolehkah kami menghubungi keluarga kami “ kali ini Drew ikut bertanya.
“ apakah kalian mau aku melarangnya, satu hal lagi. Kalian akan berada di sana selama 5 tahun dan tidak di perbolehkan untuk kembali ke Negara A “
Bagi Alana, hukuman yang pantas untuk mereka adalah menjauh dari keluarga mereka.
“ tidak, kami akan sagera pergi “ Drew menjawab.
Setelah itu, Drew dan Elias langsung pergi meninggalkan markas Black Lion. Mereka juga bersyukur karna Alana masih mau membiarkan mereka tetap hidup.
Alana yang juga sedang marah tidak lagi bisa bertahan lebih lama lagi di markasnya. Dia memutuskan untuk pulang dan membawa mobilnya dengan kecepatan penuh.
Sesampainya di rumah, Alana langsung pergi ke kamarnya dan membanting pintunya dengan kerasa. Hal itu terdengar oleh bibi GU dan Sandra yang kebetulang ada di rumah.
“ ada apa dengannya bi “
“ aku pun tidak tahu, jujur selama 4 tahun ini. Baru kali ini aku melihatnya bersikap seperti itu “
Saat ini mereka berdua sedang berdiri di dekat kamar Alana. sebelum mereka bisa memproses tindakan Alana, mereka tiba-tiba saja mendnegar suara barang-barang yang di lempar dan kaca lemari yang pecah. Itu membuat keduanya merinding dan cemas.
“ bi, apakah Ana baik-baik saja “
“ entahlah, apakah kita harus memanggil Raiden “
“ seperti begitu bi “
Setelah itu, Sandra langsung memanggil Raiden yang kebetulan sedang ada di rumah Albert. Dia sengaja di undnag untuk mencari tahu bagaimana kehidupan Alana selama 4v tahun ini.
“ halo kak “
“ ada apa Sandra “
“ kakak harus segera pulang, ini gawat. Ana tiba-tiba saja mengamuk “
“ apa “
Raiden sangat terkejut saat mendengar ucapan adiknya, bagaimana pun mereka tidak pernah melihat Alana mengamuk. Dia juga tahu bahwa keadaanya sudah sangat tidak wajar.
“ kakak, cepatlah pulang. Kami mendengar suara-suara barang yang pecah dalam kamar Ana “ Sandra entah mengapa tiba-tiba menangis, itu membuat Raiden semakin cemas.
“ aku akan pulang “
Setelah menutup sambungannya, Raiden meminta ijin pada Albert dan keluarganya untuk segera pulang. Melihat wajah cemas Raiden, Mike menjadi penasaran dan bertanya.
“ ada apa “
“ Ana entah mengapa menjadi mengamuk di rumah. Sandra mengatakan dia membanting barang-barangnya di kamar, aku harus segera pulang “
Mendengar hal itu, semua keluarga Stanaly menjadi khawatir.
“ biarkan kami ikut “
“ tidak perlu, ini juga sudah malam. Aku tidak ingin merepotkan kalian “
“ tidak, kami tidak merasa repot “
“ baiklah “
Pada akhirnya mereka semua menikuti Raiden untuk pergi ke rumah melihat Alana, Myra menjadi cemas saat mendengar bahwa Alana tiba-tiba saja mengamuk malam ini, wanita itu lasung menatap kedua putranya untuk mencaari tahu kebenarannya.
“ apakah kalian membuat masalah padanya “
“ ibu kami bahkan di tinggal pergi oleh adik kecil “ Justin dan Austin langsung memasang wajah sedih karna tuduhan ibunya.
semangat kak