Karena hasutan dan kebodohannya sendiri membuat Ratu Azelia kehilangan semua yang dia miliki, harta,tahta dan cinta bahkan nyawa.
Beruntung sebelum kematiannya Sang Ratu mendapatkan kalung liontin Ruby, yang memiliki kekuatan sihir yang membuat sang Ratu mendapatkan kesempatan kedua untuk mengubah takdir.
" kalung ini, adalah hadiah terakhirku untukmu Azelia, maaf mungkin sudah terlambat tapi aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang tersisa, Azelia! aku sangat mencintaimu, " lirih Raja Alexander lalu tersenyum manis dengan wajah yang pucat pasi.
" Tidak ... Alex ! tidak, jangan tinggalkan aku hiks ... hiks, " teriak Ratu Azelia putus asa seakan jiwanya pergi bersama cahaya keemasan yang semakin memudar.
" Alex! maafkan aku yang begitu bodoh hingga menghancurkan semua yang ku miliki, " tangis Ratu Azelia tidak lagi bersuara air matanya mengering, jiwanya terbang entah kemana.
Setelah mendapatkan kesempatan kedua, Sang Ratu berjanji akan melindungi suaminya dan membalas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syauqi Kartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24 Kasih Sayang Raja
" Apa kita akan pergi ke istana Lily Yang mulia Ratu, " tanya Mona.
" Tidak perlu untuk saat ini, aku baru saja bertemu dengan wanita itu, lebih baik aku menenangkan diri menemui suamiku " jelas Ratu Azelia sambil memijit pelipisnya.
" Baik yang mulia, " Mona mengerti suasana hati Ratu Azelia yang sedang tidak baik.
Whuuushh
Dalam satu kedipan mata Ratu Azelia menghilang.
" Suamiku, " panggil Ratu Azelia manja, dengan sihir teportasi langsung duduk dipangkuan Raja Alexander, yang sedang melihat keluar jendela kereta kuda kerajaan yang melaju dengan perlahan menyusuri jalan perkotaan di kota Amer.
Dengan manja Ratu Azelia mengalungkan tangannya ke leher Raja Alexander.
Ratu Azelia segera menghirup wangi aroma maskulin dari tubuh tegap Raja Alexander.
Untuk menenangkan suasana hati yang sedang tidak baik.
Raja Alexander membalas dengan memeluk erat tubuh mungil Ratu Azelia. " Ada apa sayang, apa ada yang mengusik mu hem, " tanya Raja Alexander lembut.
" Suamiku, aku hanya ingin seperti ini, sebentar saja boleh kan! " Ratu Azelia semakin dalam menghirup aroma maskulin Raja Alexander.
Raja Alexander tersenyum tampan. " Apa pun untuk Ratuku, " dengan lembut dan penuh kasih sayang Raja Alexander mengelus rambut pirang keemasan yang berkilau milik Ratu Azelia.
Karena merasa tenang dan nyaman Ratu Azelia terlelap dipelukan hangat Raja Alexander.
Yah karena memang tempat ternyaman seorang istri adalah pelukan hangat dari suaminya.
Obat mujarab yang bisa menghilangkan rasa lelah, resah, gundah gulana, dan Juga sebagai pembangkit semangat seorang istri untuk bangkit melawan dunia.
Apalagi kalau spek suami seperti Raja Alexander, pasti banyak yang setuju sama Author kan.😉
Di villa mewah di pesisir pantai di wilayah selatan kota Amer.
" Hoamm, " Ratu Azelia perlahan membuka kedua mata.
Nampak lah pria tampan rupawan yang membawa makan siang untuk Ratu Azelia.
" Ratu sudah bangun, mari kita makan siang yang sudah terlewat, " ajak Raja Alexander lembut karena hari sudah agak sore.
Dengan malas Ratu Azelia berjalan mendekat ke sofa, tapi tidak duduk di sofa, malah duduk dengan nyaman dipangkuan Raja Alexander.
" Ratu masih ingin tidur hem, " Raja Alexander tersenyum tampan sambil mengelus pipi mulus Ratu Azelia.
Dengan cepat Ratu Azelia menggelengkan kepala.
Terlihat sangat imut ketika Ratu Azelia belum sepenuhnya sadar dan langsung bermanja-manja dengan duduk dipangkuan Raja Alexander.
" Suamiku, lapar! " renggek Ratu Azelia menunjuk makanan di atas meja karena dia melewatkan makan siang.
Lagi dan lagi Raja Alexander tersenyum tampan.
Dengan lembut dan hati-hati Raja Alexander menyuapi Ratu Azelia sesuap demi sesuap.
Sampai makanan dipiring habis.
Raja Alexander juga memberikan Ratu Azelia minum dengan hati hati.
Melap bibir semerah ceri Ratu Azelia dengan sapu tangan sutra lembut milik Raja Alexander, setelah Ratu Azelia menyelesaikan makan siangnya yang terlambat.
Mata abu-abu Raja Alexander berbinar penuh cinta dan kasih sayang untuk Ratu Azelia.
" Suamiku, Azelia mu ini sudah kenyang, " Ratu Azelia tersenyum manis.
" Enak makanannya sayang, " Raja Alexander juga tersenyum manis.
Ratu Azelia mengangguk. " Karena disuapi oleh yang mulia Raja rasa makanannya semakin enak, " puji Ratu Azelia.
" Benarkah, " tanya Raja Alexander lembut.
" Ia tentu saja, " Jawab Ratu Azelia jujur.
Ratu Azelia tersenyum bahagia. " Apa makanan tadi yang mulia sendiri yang memasaknya, " Tebak Ratu Azelia.
" Hem, " Raja Alexander mengangguk.
" Terima kasih cintaku, " wajah Ratu Azelia Merona.
Cup
Ratu Azelia mencium bibir Raja Alexander.
" Apa pun untukmu ... Ratuku, " ucap Raja Alexander tulus wajahnya juga merona.
" Sayang mari kita berjalan tanpa alas kaki di pasir pantai, " ajak Ratu Azelia yang melihat pasir putih di pantai.
" Boleh iya, ini kan sudah sore hari, " Ratu Azelia kembali merenggek.
" Hem, " Raja Alexander mengendong Ratu Azelia ala pengantin.
Berjalan kearah pintu belakang villa mewah di pesisir pantai kota Amer.
Yang dibangun khusus untuk Ratu Azelia yang sangat menyukai pantai.
Apa pun yang menjadi favorit Ratu Azelia pasti Raja Alexander akan membangun khusus untuk Ratu Azelia.
Salah satu bukti dari kasih sayang Raja Alexander adalah, saat Ratu Azelia yang menyukai bunga mawar, Raja Alexander lantas membangun istana mawar yang megah dan mewah yang besarnya tiga kali lipat dari istana kediaman Raja Alexander sendiri.
Di istana mawar terdapat taman bunga mawar bermacam warna, yang sangat luas dan terbesar di kerajaan Bright.
Bukti lainnya adalah saat Ratu Azelia mengatakan menyukai pantai, Raja Alexander lantas membangun villa villa mewah di seluruh Kota - kota wilayah kekuasaan kerajaan Bright yang memiliki pantai.
Salah satunya dikota Amer ini.
Belum lagi banyaknya Aset - aset kekayaan Ratu Azelia yang sangat banyak bahkan Ratu Azelia sendiri pun tidak tahu, sekaya apa dirinya.
Kembali ke suasana pantai di sore hari di pesisir kota Amer.
Suara deburan ombak, pasir putih yang bersih.
Sinar matahari yang memancar indah dicakrawala.
Menyambut Raja Alexander dan Ratu Azelia.
Pasir putih dipantai menyapa sepasang kaki Raja Alexander yang berjalan menyusuri pantai.
Semilir angin pantai yang menerbangkan rambut pirang ke emasan Ratu Azelia.
" Yang mulia, turunkan Ratumu ini, " pinta Ratu Azelia manja.
Dengan hati - hati Raja Alexander menurunkan Ratu Azelia.
" Yang mulia ... kejar aku, " ajak Ratu Azelia sambil berlari meninggalkan Raja Alexander.
" Hahaha, " tawa bahagia Ratu Azelia terdengar merdu ditelinga Raja Alexander.
Sepasang suami istri yang paling berkuasa di kerajaan Bright itu, berlari-lari kecil di pasir putih tanpa memakai alas kaki.
Meninggalkan jejak kaki keduanya di pasir pantai.
" Hap ... dapat, " ucap Raja Alexander saat dirinya berhasil memeluk Ratu Azelia setelah beberapa saat berlari-lari kecil mengejar tubuh mungil istrinya.
" Hahaha, " Ratu Azelia tertawa renyah saat tubuh mungilnya dipeluk dari belakang oleh Raja Alexander.
" Akhhh, " pekik Ratu Azelia saat tubuh mungilnya diangkat dan diputar-putar oleh Suaminya.
" Hahaha, " Ratu Azelia tertawa bahagia.
Dia meronta minta dilepaskan saat diputar oleh Raja Alexander sehingga.
Bruk
Raja Alexander dan Ratu Azelia terjatuh di pasir pantai.
" Hahaha, " tawa bahagia Raja Alexander dan Ratu Azelia serentak saat keduanya jatuh, dengan posisi Ratu Azelia yang berada di atas tubuh Raja Alexander.
Ombak kecil pantai datang membasahi tubuh Raja Alexander dan Ratu Azelia yang terjatuh di pinggiran pantai.
" Yang mulia, " panggil Ratu Azelia manja sambil memeluk erat suaminya.
Keduanya basah terkena air laut.
Mata biru laut Ratu Azelia menatap mata abu-abu Raja Alexander dengan tatapan memuja.
Pandangan mata biru laut Ratu Azelia turun ke bibir seksi Raja Alexander.
Cup
" Akh ... Ratu, " pekik Raja Alexander saat bibirnya di gigit Ratu Azelia.
" Hahaha, " tawa Ratu Azelia yang berhasil menggoda Raja Alexander.
Ratu Azelia segera bangkit dan berlari lari kecil, di pinggir laut sambil menyiram air laut kearah suaminya.
" Nakal ... ya, " Raja Alexander juga menyiram air laut ketubuh Ratu Azelia.
" Hahaha, Yang mulia hentikan, " pinta Ratu Azelia.
Hari semakin sore, suasana dipantai semakin indah karena matahari mulai terbenam.
Matahari mulai menghilang dibawah garis cakrawala
Warna merah di langit sore hari itu begitu indah.
Raja dan Ratu berpelukan melihat Matahari yang terbenam.
" Apa Ratuku bahagia, " bisik Raja Alexander ditelinga Ratu Azelia yang mulai memerah.
" Selalu, jika bersama dengan Rajaku, " ucap Ratu Azelia jujur, bagi Ratu Azelia kini Raja Alexander adalah sumber kebahagiaannya.
Raja Alexander tersenyum bahagia, dia mengelus bibir semerah ceri Ratu Azelia dengan lembut.
Cup
Ciuman singkat penuh kasih sayang dari seorang suami yang mencintai istrinya melebihi hidupnya sendiri.
" Aku sangat mencintaimu Azelia, " ungkap Raja Alexander tulus dari hati yang terdalam.
" Aku juga sangat mencintaimu Alexander, " Balas Ratu Azelia yang juga tulus dari hati yang terdalam.
Bersambung...
Episode ini di buat agak romantis, kebalikan dari episode sebelumnya yang agak bikin emosi.
Semoga sampai di imajinasi para pembaca. Romantisme Raja dan Ratu.
Terus dukung karya ini
Karena itu penyemangat untuk Author.
Jangan lupa like, komen, subscribe dan vote 😘😍