NovelToon NovelToon
Falling In LOVE Again

Falling In LOVE Again

Status: tamat
Genre:Tamat / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Wanita Karir / Persahabatan / Romansa
Popularitas:185.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: PimCherry

Ava Serenity Williams, putri bungsu Axton Brave Williams, jatuh cinta pada seorang pria bernama Ryan Dome. Ia mencintainya sejak berada di bangku sekolah. Ava bahkan rela menjadi seseorang yang bukan dirinya karena Ryan seakan menuntut bahwa yang akan menjadi kekasih dan istrinya nanti adalah seorang wanita sempurna. Ryan Dome, putra Freddy Dome, salah satu rekan bisnis Axton Williams. Freddy berencana menjodohkan Ryan dengan Ava, hingga menjadikan Ava sebagai sekretaris putranya sendiri. Namun, siapa yang menyangka jika Ryan terus memperlakukan Ava layaknya seorang sekretaris, bahkan pembantunya. Ia menganggap Ava tak pantas untuk dirinya. Ryan bahkan memiliki kekasih saat dirinya dalam status tunangan dengan Ava. Hingga akhirnya Ava memilih mundur dari kehidupan Ryan. Ia mencari ketenangan dan jati dirinya yang hilang, hingga akhirnya ia bisa jatuh cinta sekali lagi. Apakah cinta itu untuk Ryan yang berharap Ava kembali? Ataukah ada pria lain yang siap mencintai Ava drngan tulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PimCherry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DILAKUKAN SECARA MANUAL

“Ryan!” Freddy kembali berteriak ketika melihat putranya itu kembali ke kediaman Keluarga Dome. Baru saja Freddy mendapatkan informasi dari salah satu orang kepercayaannya kalau putranya itu membuat keributan di perusahaan.

Ryan berdecak, “ada apa, Dad?”

“Kamu membuat keributan di perusahaan?” tanya Freddy.

“Apa Dad memata mataiku?” tanya Ryan dengan tatapan tajam.

“Apa yang kamu lakukan dengan dua wanita itu?”

“Dad … salah satu dari wanita itu adalah putri Tuan Phillips. Aku sedang mengadakan pertemuan dengannya untuk membahas masalah proyek kita.”

“Tamara?” tanya Freddy yang sedikit tahu tentang putri rekan bisnis Perusahaan Dome itu.

“Ya.”

“Lalu? Apa wanita yang satu lagi adalah wanita yang membuatmu meninggalkan Ava?” tanya Freddy geram.

Ryan menghela nafasnya kemudian menatap Freddy kembali, “Ya.”

Brakkk

Freddy menggebrak meja di hadapannya, “wanita itu benar benar tidak tahu malu! Kamu juga masih saja memilihnya dibandingkan Ava. Hancur Perusahaan kita karena kebodohanmu itu.”

“Dad!!”

“Dad tidak mau tahu! Kamu harus menyingkirkan wanita itu. Dad masih menginginkan Ava menjadi menantu Daddy. Ia adalah kandidat yang tepat, bahkan bisa membuat perusahaan kita semakin maju. Tapi kalau tidak, Dad tak masalah jika kamu bersama dengan putri Tuan Phillips,” ujar Freddy.

“Aku lelah, Dad,” Ryan yang memang sedang sakit kepala karena masalah antara dirinya dengan Imelda serta Tamara, juga dihadapkan dengan Geoff yang bagi Ryan tidak memiliki kualitas bagus sebagai asisten pribadinya.

“Ingat pesan Dad, Ry!”

“Hmm,” Ryan menghela nafasnya pelan sambil melangkah terus ke arah kamar tidurnya.

Ryan menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidur setelah memasuki kamar tidurnya dan tak lupa mengunci pintu. Ia butuh waktu sendiri. Ia merasa lebih pusing bahkan sakit kepala saat ayahnya terus saja membicarakan tentang perusahaan, apalagi tentang Ava.

“Mengesalkan!!” umpatnya dengan kesal, hingga memukul tempat tidurnya sendiri.

*****

Mario yang duduk di ruang tamu apartemen yang ia tempati, terus saja menoleh ke arah unit gedung apartemen yang ada di seberang gedung apartemennya. Ntah mengapa hatinya merasa tak tenang ketika melihat bahwa unit apartemen yang ditempati Ava itu masih dalam keadaan gelap gulita.

“Dia pergi ke mana lagi? Bukankah tadi kami pulang bersamaan?” gumam Mario yang kembali melihat ke arah unit apartemen Ava.

Mario sangat ingat bahwa ia turun bersama dengan Ava. Ia juga yang mengantar atasannya itu ke mobil. Lalu ke mana ia pergi setelahnya?

“Apa ia pergi menemui temannya lagi?” Ada rasa khawatir di dalam diri Mario. Apakah teman Ava itu pria ataukah wanita. Nala memintanya menjaga Ava dan sampai saat ini Ava belum kembali ke apartemennya.

“Apa yang harus aku lakukan?” gumamnya.

Mario pun mengambil ponselnya kemudian ingin menghubungi Ava. Ia berdiri di balkon apartemennya sambil memandang ke arah unit apartemen Ava.

Tringhh

Tiba tiba saja salah satu lampu di apartemen Ava menyala. Mario yang awalnya ingin menghubungi Ava pun mengurungkan niatnya. Ia melihat sosok Ava yang meletakkan tas kemudian membuka ikat rambutnya.

Semua kegiatan yang Ava lakukan begitu diperhatikan oleh Mario, seakan ia telah terhipnotis dengan semua gerakan yang dilakukan oleh Ava. Hingga akhirnya Ava tak terlihat, tapi Mario masih saja tak melepaskan pandangannya dari unit apartemen Ava.

Selang beberapa lama, Mario kembali melihat sosok Ava. Gadis itu sepertinya baru saja menyelesaikan ritual mandinya dan menggunakan bathrobe. Ava melangkah keluar ke arah balkon dengan rambut yang masih setengah basah.

“Mengapa aku jadi seperti pengintai,” batin Mario.

“Kak!” Ava yang ternyata melihat ke arah Mario, akhirnya menyadari bahwa Mario tinggal di gedung apartemen yang bersebelahan dengannya. Ia tersenyum sambil melambaikan tangannya.

Ingin sekali rasanya Mario berteriak untuk bertanya ke mana tadi Ava pergi setelah dari Perusahaan Orlando, tapi ia tak ingin Ava merasa kehidupan pribadinya dicampuri, apalagi oleh seorang asisten pribadi seperti dirinya.

Mario pun tersenyum dan membalas lambaian tangan Ava dengan sebuah anggukan. Setelahnya ia masuk ke dalam karena ntah mengapa jantungnya berdetak dengan cepat saat melihat penampilan Ava saat ini.

“Apa aku memiliki kelainan pada jantungku? Apakah ini keturunan?” batin Mario. Ia mengingat bahwa kedua orang tuanya memiliki riwayat sakit jantung. Oleh karena itu juga ia mulai berpikir bahwa dirinya harus memeriksakan diri. Ia masih ingin menjaga dan merawat kedua orang tuanya.

Mario memegang da da nya, di mana jantungnya masih saja berdetak dengan sangat cepat. Ia menarik nafas panjang dan perlahan, kemudian menghembuskannya, berharap bisa membuat irama detak jantungnya kembali seperti semula.

*****

“Ava!!” Ava tersenyum saat melihat lambaian tangan sahabatnya.

Saat ini ia mendatangi sebuah cafe yang tak jauh dari Perusahaan Orlando untuk bertemu dengan Oceania.

“Gara gara suaramu, semua orang jadi melihat ke arahku,” ujar Ava yang langsung berdecak.

“Tak perlu aku memanggilmu pun kamu sudah akan menjadi pusat perhatian orang orang, Va. apa kamu tidak pernah sadar bahwa kamu itu cantik?”

Ava tersenyum tipis, “cantik tapi tak ada pria yang mau denganku.”

Kini giliran Oceania yang berdecak, “Bagaimana mau mendekatimu kalau pandanganmu hanya tertuju pada pria bernama Ryan.”

“Kamu seharusnya melepas kacamata ini dan mulai menggunakan lensa kontak,” lanjut Oceania yang kemudian menarik kacamata yang digunakan oleh Ava.

“Berikan kacamataku, Nia,” pinta Ava.

“Tidak! Kamu harus berubah, Va. Bukankah kamu ingin banyak pria yang mendekatimu?”

“Aku tak mau pria pria mendekatiku hanya karena wajahku,” ujar Ava yang sudah berhasil mengambil kacamatanya kembali dari Oceania.

“Kalau banyak pria yang mendekatimu, tentu kamu akan memiliki banyak pilihan. Bukankah kamu ingin memiliki anak? Kamu bisa memilih pria mana yang cocok untuk menjadi ayah untuk anakmu kelak. Selain itu ….”

“Selain apa?” tanya Ava.

“Selain itu setahuku, membuat bayi itu lebih menyenangkan jika dilakukan secara manual.”

🧡🧡🧡

1
Shelvie Pandoju
akhirnya Alex dan Wina lengkap kebahagiaanx dengan hadirnya baby
terima kasih Thor dengan ceritanya yang keren
Alexandra Juliana
Ditunggu ya Kak...Tetap semangat & sehat selalu...
Bee zezy
duuuuh mereka bikin gemes/Grievance/
Sri Darmayanti
Buruk
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya happy ending
terima kasih kakak Author 🙏🙏
semoga kakak Author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya aamiin...
ditunggu karya berikutnya ❤️🙏💪💪💪
Santy Susanti
Ending yang indah mkasih Othoooor🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤❤❤❤❤❤
As Lamiah
wah finis udah nih arwyna dan Alex dengan kebahagiaan yang penuh perjuangan dan kesabaran 🥰🥰😘
semangat tour semoga sehat selalu ditunggu up karya yang baru💪💪💪🥰
Ryan Jacob
semangat Thor
Anggita Putri
hadeh. ava olh bekas,, Ojo lah thor. RX rdho aku ava kro ryan
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Smngaaattttttt, De, Lnjtkn, Karya Slnjtx ❤️🤗😘
RossyNara
mungkinkah Mario yg akan jadi jodoh Ava????
Santy Susanti
at last lonceng pernikahan sudah terdengar niiiiih🤭🤭🤭🤭🤭🤭👍🏻👍🏻👍🏻
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya Chester ada keberanian melamar Oceania,ayo Oceania terima Chester
As Lamiah
waduh romantis nya cester
trimadong Nia jangan sia sialan kesempatan yg ada di depan mata
Shelvie Pandoju
Wow.. yang di tunggu akhirnya launching juga, hilang semua kecemasan Wyna mengetahui dia hamil
As Lamiah
wah Dady axton akan panen cucu nih 🤭
Uba Muhammad Al-varo
yey......akhirnya Aerwyna hamil tambah bertambah ramai keluarga Daddy Axton dan mom Jeanette, semoga kandungan nya Aerwyna baik' saja dan selamat sampai kelahiran nya
Uba Muhammad Al-varo
Alex udah kecanduan tubuhnya Aerwyna, setelah lama menjomblo jadinya nggak pernah lelah Alex menggempur Aerwyna
Shelvie Pandoju
sudah berapa ronde pengantin baru sampai melewati makan lagi dan siang? semoga cepat launcing babyx
As Lamiah
cie cie Alex gak mau memberikan weyna keluar kamar 😂😂🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!