NovelToon NovelToon
Batas Akhir Dari Cintaku

Batas Akhir Dari Cintaku

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Pelakor / Wanita Karir / Nikahmuda / Penyesalan Suami / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:216.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Za L Lucifer

Kisah Sofia dalam menghadapi tujuh tahun naik turun dalam pernikahannya yang penuh kesedihan.

Di awali dengan berbagai kebohongan yang dibuat oleh Suaminya sejak awal pernikahan mereka.

Evan yang telah merenggut hal paling berharga milik Sofia.

Satu persatu kebohongan terungkap, Sofia mencoba bertahan dan memaafkan Suaminya lagi dan lagi karena cintanya pada Evan, dan Sofia yang melihat ketulusan Suaminya yang menerima kelemahannya.

Namun Suaminya tidak pernah berubah, kebohongan demi kebohongan selalu dia buat, sikapnya yang perlahan berubah dan menyakitinya, dan menghacurkannya.

Ibu Mertua yang selalu mencari masalah dengannya.

Sampai akhirnya, kesabaran Sofia tiba pada batasnya.

Batas Akhir dari Cintanya Pada Evan.

Apakah dia masih sanggup bertahan?

Atau malah bisa menemukan kebahagiaannya yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Za L Lucifer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24: Jadi Dia Orangnya?

Sofia menjadi terdiam mendengar pertanyaan itu, mungkin terkesan terlalu menyedihkan jika dirinya bercerita tentang Rencana Makan malam dengan Suaminya yang batal.

"Kami berencana merayakan Ulang Tahunku besok. Aku mengadakan Pesta, ah benar Aku akan mengirimkan undangan nanti."

'Jadi begitu, Aku kira kamu akan sibuk merayakannya malam ini. Namun kenapa kamu belum tidur?'

"Emm, aku hanya kebetulan terbangun di tengah malam karena sedikit lapar."

'Kebiasaanmu suka ngemil di tengah malam sepertinya tidak berubah jika kamu rakus seperti itu Kamu pasti jadi gemuk!'

Sofia yang mendengar itu jadi sedikit tertawa lalu berkata,

"Apa-apaan itu? Siapa yang kamu panggil gemuk? Jelas ini berat ideal! Aku merasa tidak banyak berubah."

'Memamg, itu aneh. Padahal kamu sering makan tengah malam seperti itu sebenarnya ke mana lemak-lemakmu pergi?'

"Kamu sembarangan saja! Aku tidak makan banyak itu!"

'Kamu sudah tidak suka makan Kue Coklat tengah malam?'

"Itu kan kebiasaan lama, sudah tidak."

'Ternyata banyak yang berubah ketika waktu berlalu.'

"Tapi, aku melihat bagaimana sepertinya kamu tidak berubah sama sekali! Masih menyebalkan."

'Tentu saja Aku berubah, tidakkah kamu melihat bahwa aku lebih tampan daripada dulu hmm?'

"Sisimu yang sangat narsis ini sepertinya tidak berubah."

'Btw, Apakah tidak apa-apa kita berteleponan tengah malam begini? Nanti Suamimu bangun lagi, atau marah?'

"Diakan sedang lembur di Kantor."

Sofia hanya tanpa sadar menjawab pertanyaan itu dengan jujur, dan terdengar ekspresi sedih ketika mengatakannya.

'Apa? Bahkan dia lembur di Hari Ulang Tahunmu? Tidakkah itu berlebihan? Bahkan walaupun, tidak merayakannya malam ini...'

Sofia yang mendengar kata-kata penuh perhatian dari ujung telepon itu, memotong ucapan Bastian.

"Inikan saat-saat penting untuk Perusahaan."

'Tapi tetap saja kan? Sesibuk apapun dia sepertinya berlebihan jika sampai lembur di hari ulang tahunmu.'

"Ayolah, ini juga bukan seperti kami berdua tidak merayakannya. Tahun-tahun lalu dia bersamaku.... Hanya saja...."

Sofia tentu saja merasa kecewa jika memikirkannya, memang sesibuk-sibuknya Evan, Apakah tidak bisa sekedar menelepon atau mengirimkannya pesan?

Sebenarnya apa sih yang Suaminya itu lakukan?

Rasa sedih memasuki hati Sofia, mungkin karena dia ingin sedikit menguragi rasa kecewanya itu dia mulai sedikit terbuka pada Bastian.

"Aku hanya sedikit kecewa saja, namun sebagai Istri yang baik, bukankah Aku tidak bisa komplain? Aku tidak boleh menjadi egois."

Kata-kata itu dalam, membuat Bastian yang ada di ujung telepon merasa terteguh.

'Hmm, kamu sepertinya Sudah tumbuh cukup dewasa sampai memikirkan orang lain. Biasanya, kamu selalu memikirkan diri sendiri, suka protes malam-malam padaku jika Aku tidak merayakannya Ulang Tahunmu.'

"Astaga, itu kan cerita lama! Kenapa sih kamu selalu ingat hal-hal buruk tentangku?"

'Itu bukan hal buruk tentangmu namun sisimu yang lucu.'

Sofia tahu, Bastian yang ada di ujung telepon itu berusaha untuk menghiburnya.

"Terimakasih banyak, karena telah memberiku ucapan selamat dan bahkan kamu mendengarkan curhatan omong kosongku ini."

'Kamu tidak perlu berterima kasih Namun sebagai gantinya kamu harus Merayakan Ulang Tahun ku juga.'

"Jadi ini ada maunya?"

'Kenapa tidak? Aku juga sangat senang Bukankah itu artinya Aku adalah orang pertama yang memberimu ucapan selamat tahun ini?'

"Dasar kamu ini."

Pada akhirnya, Sofia terus mengobrol dengan Bastian, sambil menikmati makan malamnya itu, sampai dia kembali ke kamar, dan mulai ketiduran ketika mendengar cerita Bastian.

Setidaknya, Sofia merasa bahwa ulang tahunnya malam itu tidak terlalu menyedihkan.

####

Di pagi hari, ketika Sofia mulai membuka matanya dia dikejutkan oleh aroma harum dari masakan. Mungkin karena dia semalam hanya makan sedikit sekarang pagi ini dia menjadi kelaparan.

Sofia berpikir apakah pelayan di Rumah yang memasak?

Namun Sofia ingat, untuk menyuruh Pelayan pulang sejak semalam. Harusnya hanya kembali nanti siang, karena memang Sofia awalnya berencana membuat sarapan pagi ini untuk dia nikmati bersama suaminya.

Jadi karena penasaran, pada akhirnya Sofia menuju kearah dapur, yang membuatnya terkejut Ada sosok pria tertentu yang saat ini berdiri di dekat kompor sepertinya sedang memasak sesuatu.

"Mas Evan?"

Evan yang sedang memasak dan mengunakan celemek itu, mulai berbalik dan segera memeluk Sofia.

"Maaf sayang, semalam Aku membatalkan janji kita, bahkan tidak memberimu kabar. Hanya tiba-tiba saja, ada beberapa pekerjaan mendesak. Aku benar-benar minta maaf telah mengecewakanmu."

Sofia tidak tahu harus merespon seperti apa ketika mendengar kata-kata itu. Namun tatapannya segera menuju kearah teflon, sepertinya Suaminya sedang memasak Pancake Coklat Favoritnya.

Sofia suka Pancake buatan Suaminya.

"Tidak apa-apa. Aku tahu kamu memang sibuk namun setidaknya kamu harus mengabariku dulu oke? Betapa khawatirnya aku padamu."

"Hmm, Terimakasih telah memaafkanku. Sebagai ucapan minta maaf atas malam aku membuatkan hadiah khusus untukmu."

"Wow, Aku sudah lama tidak merasakan masakanmu."

"Hmm, kamu harus menantikannya nanti sayang," kata Evan sambil mencium pipi Sofia.

"Hey, itu nanti masakanmu gosong jangan nakal deh!!"

Namun Evan tidak memperdulikannya dan malah memberikan ciuman di bibir Sofia.

"Juga, ini adalah hadiah Ulang Tahun mu, Aku memberikan diriku~ Selama Ulang Tahun, Sayang~"

Evan segera pergi dari hadapan Sofia sambil mengedipkan matanya dan kembali memasak. Dia merasa lega, karena bisa sampai tepat waktu pagi ini.

Ini jelas gara-gara semalam, dia sempat lupa waktu ketika bersama Hanna, dan bahkan sampai ketiduran disana setelah melakukannya.

Sial, rasanya semalam tubuhnya terasa terbakar.

'Jelas, Hanna memberikan hal yang tidak tidak diminumanku semalam.'

Evan juga tidak lagi mau memikirkan tentang hal-hal semalam walaupun sedikit menyenangkan namun itu adalah terakhir kalinya dia berhubungan dengan Hanna.

Harusnya tidak apa-apa.

Pagi itu, mereka menikmati sarapan yang menyenangkan. Evan juga membeli bunga, hadiah dan Kue Khusus untuk Sofia.

Sofia yang mendapat semua kejutan itu di pagi hari jelas saja merasa senang dan segera melupakan kekecewaannya semalam. Merasa bahwa Evan selalu memiliki cara tersendiri untuk membuatnya senang.

Setelah menikmati sarapan yang menyenangkan itu, Evan mandi, dan Sofia juga menyiapkan pakaian untuk Suaminya pakai itu.

"Mas Evan, itu di belakang leher kenapa? Kok ada kayak bekas luka?"

Saat ini Sofia sedang membantu suaminya itu mengenakan pakaiannya dan menemukan tanda aneh di belakang leher suaminya itu. Evan juga segera memeriksa tanda itu di cermin ekspresinya segera panik.

'Hanna sialan... Sejak kapan dia meninggalkan tanda ini?'

Namun Evan tetap mencoba menjaga ekspresinya, dan berkata,

"Sepertinya habis digigit serangga."

Sofia yang mendengar itu jelas saja menjadi bingung.

"Memangnya kamu ke mana saja sampai ada Serangga?"

"Tadi di Toko Bunga, kamu kan tahu kadang ada beberapa serangga yang menyukai bunga dan berkerumun, mungkin saat itu aku tergigit dan tidak menyadarinya."

Sofia hanya mengangguk mengerti, mungkin dia saja yang berpikir terlalu berlebihan. Karena luka di leher Evan seperti 'Kissmark'.

Tidak mungkin ada hal seperti itu.

####

Di malam hari, di salah satu Gedung Hotel Y, saat ini tengah diadakan sebuah pesta. Ini adalah Perayaan Ulang Tahun Sofia.

Para undangan satu persatu mulai datang mulai mengucapkan selamat ulang tahun dan menyapa Sofia dan Suaminya. Menyapa begitu banyak tamu juga membuat Sofia sedikit lelah.

"Apakah kamu lelah? Bagaimana jika Istirahat dulu? Biar Aku saja yang menyapa Para Tamu."

"Tidak apa-apa, inikan Ulang Tahunku, mana bisa Aku pergi?"

"Tapi beneran tidak apa-apa jika kamu ingin Istirahat sebentar, mari Aku antar ke Ruang Istirahat."

"Baiklah, aku akan duduk di sana sebentar dan segera kembali, kamu tidak perlu mengantarku kamu siapa saja tamu-tamu yang datang."

Dengan itu Sofia menuju Ruang Istirahat, sedangkan Evan masih di Ruang Pesta masih menyambut dan menyapa para tamu yang datang.

Sampai kemudian, wajah yang tidak dia harapkan untuk muncul terlihat.

Tampak seorang gadis cantik dengan gaun pesta yang terlihat seksi muncul, dan langsung mendekati Evan.

"Hanna? Apa-apaan kamu disini?"

Hanna yang mendengar pertanyaan itu segera mendekat kearah Evan, dan berbisik ditelinganya,

"Tentu saja Aku di Undang Kak Sofia, kami cukup dekat, jadi tentu saja aku akan datang ke pesta ulang tahun Kak Sofia."

Evan segera mendorong Hanna agar tidak dekat-dekat dengannya.

"Jadi kamu semalam sengaja? Kamu tahu, aku akan merayakan ulang tahun Sofia?"

"Apa iya? Aku tidak tahu tuh, memangnya apa yang aku lakukan semalam?"

Evan menatap kearah sekeliling, terlalu banyak mata. Walaupun mereka berbicara pelan-pelan, namun Evan tidak mau sampai tersebar gosip.

Evan lalu menyenggol pelayan yang kebetulan lewat, membuat minuman yang dibawanya tumpah ke ujung gaun Hanna.

"Kamu...."

Hanna belum sempat marah, namun Evan segera berkata,

"Astaga, maafkan Aku. Aku akan mengantarmu ke Kamar mandi untuk membersihkannya sebagai ucapan minta maaf..."

Evan segera menarik tangan Hanna, ingin mencari tempat untuk bisa bicara berdua.

Sayangnya, tiba-tiba Evan berpapasan dengan seseorang berlebih orang yang paling dia tidak ingin temui.

"Apakah Tuan Rumah akan pergi begitu saja? Dan Wanita ini...."

Yang menyapa Evan adalah Bastian, dia menatap wanita yang saat ini digandeng oleh Evan itu, jelas dia mengenali sosok wanita itu.

Begitu pula dengan Hanna yang mengenali sosok Bastian. Jadi ketika tatapan mereka bertemu, Hanna secara refleks,

"Ah, Kamu yang di kota B itu?"

Evan jelas menjadi panik, rasanya ingin segera membungkam Hanna sebelum dia berbicara macam-macam lagi, terlebih didepan Bastian. Jika sampai terdengar ditelinga Sofia....

1
yuyunn 2706
sadarnya kelamaan thor
yuyunn 2706
Thor cerita pembodohan sofianya jgn lama2, kasian bget
yuyunn 2706
susah ya kalo udah bucin
Sri Peni
cdfita yg bagus
Sri Peni
benar2 hebat
Soraya
dh tmt ya mksh thor karyanya👍
Za_L_Writer (IG): Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya, 🥳🥳🥳
total 1 replies
Putu Suciptawati
kutunggu novel selanjutnya kak thor🙏🙏🙏
Za_L_Writer (IG): Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya, 🥳🥳🥳
total 1 replies
YuWie
Akhirnya happy end..selamat BasSofi..
Za_L_Writer (IG): 😆 Iya, akhirnya Sofia menemukan kebahagiaannya sama Bastian, 😆
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
Uthie
Akhir yg sangat bahagia untuk Sofia.... 🤗

dan akhir yg cukup memilukan bagi Evan yg terakhir ini sdh berubah lebih baik 👍😊
Za_L_Writer (IG): Iya, semua akhirnya menemukan jalannya masing-masing, 😆
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
Uthie
akhirnya 🤗
@haerani-d
syukurlah Sofia, akhirnya kebahagiaan itu datang...
selamat ya bas, calon Bastian junior akan launching n licya akan jadi kakak 🤗😘
sabar ya Van, semua butuh waktu

terimakasih kakak, telah menemani emak dengan kisah mu yang cukup menguras emosi 😊
tetap semangat dan sukses selalu
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆Iya akhirnya Sofia menemukan kebahagiaannya yang sesungguhnya 😆🥀
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
seneng deh, kalau ada yg suka n terhibur dgn karya ini 😍😍
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
@haerani-d
yeeeyy, sepertinya batu berat dipunggung emak sudah hancur lebur..
so mulailah saling terima kekurangan dan kelebihan masing-masing, karena kepercayaan adalah dasar kuatnya sebuah hubungan 🤗
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
sedang asik asiknya baca kok malah Ramat sih Thor 🤔
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆sudah saat nya Tamat, udh bahagia mereka 😆 walaupun tidak bersama,
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
Sunaryati
Alhamdulillah endingnya Sofia bahagia, Evan juga berubah lebih baik. Tunggu ekstra partnya Thoor, akhir Hana bagaimana?
Za_L_Writer (IG): Hana kan, udh masuk RSJ, di kira gila Ampe gila beneran, gegara ngebet pen jadi Artis, Kaya Raya Top, 😆
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
Sunaryati
Nah gitu Bastian agar kesalahpahaman kalian segera selesai dan segera nikahi Sofia, dia juga punya rasa sepertimu
Za_L_Writer (IG): 😆😆 pasangan suka di batin emang gini 😆
total 1 replies
Diastin
penantian panjang bastian apakah akn segwra berakhir
Za_L_Writer (IG): 😆😆ea, setelah sepuluh tahun ber episode2 ea, 😆
total 1 replies
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
hmmmm secara rak langsung Bastian sudah menyembah sahabatnya Sofia. Moga aja Sofia mau menerima Bastian dan mengakui kalau dia juga menyukai Bastian sahabatnya itu😘😘😘😘
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆 persahabatan mrk emang rumit
total 1 replies
Uthie
Akhirnya.... di ujung-ujung Bastian ngaku juga dehhh 😂😂😂😁👍
Za_L_Writer (IG): ea, akhirnya ya 😍😍😍
ada yg mau bicara duluan 😆
total 1 replies
@haerani-d
bravo bas! good job! uuh akhirnya pecah telor bebek 😁😜
ayo dong Sofia jangan bikin emak n readers se-Indonesia gemas saking g tahan pada ego kalian 😚
Za_L_Writer (IG): 😆😆pada suka malu2 emang itu berdua 😆
total 1 replies
yulia
akhirnya ngomong jg bas...🤣🤣🤣 gt aja pkek lma. sampai 10 thn nunggu ngungkapin cinta doang..😊
Za_L_Writer (IG): 😍😍😍 Akhirnya ya,
mari nantikan kelanjutannya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!