NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:191.3k
Nilai: 5
Nama Author: dwirara

Melati terpaksa pergi dari rumah karna tidak ingin di jodohkan oleh orang tuanya dan memilih kabur bersama sang kekasih.

kelanjutan dari Terlanjur Cinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dwirara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 24

Mereka pun akhirnya sampai dia area pemakaman, Melati menyempatkan membeli bunga mawar putih sebelum sampai karna ayah nya dulu sangat suka sekali dengan mawar putih.

Berbeda dengan Melati yang membeli bunga mawar, Bayu membeli beberapa bunya lily untuk makam orang tua nya.

Memang mendiang orang tua Bayu dulu sangat menyukai berbagai jenis bunga lily.

Melati pun keluar dari mobil menuju pemakaman Ayah nya, nanti setelah dari sana baru mereka ke makam orang tua Bayu yang masih satu kawasan.

Melati heran karna ada bunga yang baru di atas makam itu, apa Ibu nya ya yang datang kesana pikir nya.

"Asalamualaikum Ayah, maaf Melati baru datang lagi sekarang," ujar nya berjongkok di pusaran Ayah nya.

Sesekali dia mengusap air mata nya dan mengusap batu nisan dia berdo'a di dalam hati nya.

Bayu bisa melihat kesedihan istri nya itu walau pun memakai masker dan kacamata hitam Bayu bisa tahu kalo Melati nampak gemetar menahan tangis nya jujur dia sangat sedih melihat itu.

Bayu pun mengusap punggung Melati agar dia bisa sedikit tenang, setelah tenang mereka pun pergi dari sana.

"Ayah Melati pamit ya, semoga Ayah bahagia di pangkuan nya," ucap nya.

Mereka pun melangkah menuju pemakaman orang tua Bayu namun tak di sangka ada Jovanka di sana bersama seorang pria yang membelakangi mereka.

Jujur Melati sangat malas sekali bertemu dengan wanita itu.

Bayu juga heran sedang apa wanita itu di makam orang tua nya.

"Ngapain kamu di sini?!" tanya Bayu kesal.

"Sayang kamu di sini, aku yakin kamu akan datang kesini jadi setelah aku dari apartemant kamu aku langsung kesini," ujar nya ingin meraih tangan Bayu namun Bayu buru-buru menghempaskan nya.

"Apa-apan ini, jangan sentuh gue loe gak liat gue udah nikah loe bisa gak hargain istri gue," ujar nya.

Sedangkan Melati hanya menyimak tak ingin ikut campur urusan mereka,yang jelas dia ingin tahu seberapa kuat wanita itu menggoda suami nya.

"Bay kamu kok gitu sih sama aku bukannya kamu bilang gak cinta sama dia, aku masih ingat loh kalo kamu cuma pura-pura suka sama dia buat balas dendam karna kamu dulu pernah di buat kecewa sama dia," ujar nya membuat Bayu tercengang.

Dari mana Jovanka tahu kalo dia dulu berniat seperti itu pada Melati.

"Jaga bicara loe, mendingan loe pergi dari sini," ujar nya.

Jovanka ingin membalas perkataan Bayu namun laki-laki yang di sebelah nya menarik nya agar segera pergi.

Melati yang sedari tadi fokus dengan Jovanka kini dia melebarkan matanya melihat pria yang ada di sebelah wanit itu.

"Rian," lirih nya untung saja dia memakai masker kalo tidak pasti mereka bisa melihat wajah terkejut nya bahkan dia merasa itu hanyalah mimpi.

Untung saja tangan Bayu meremas tangan nya pelan, Melati pun tak bisa menahan air mata nya ingin sekali dia memeluk pria itu.

Rian memang sedikit berubah badan nya sedikit berisi rambut nya juga rapi dan terlihat sedikit jambang di wajah nya.

Jujur Melati ingin sekali bertanya namun dia sudah berjanji tidak akan berurusan lagi dengan masalalu nya itu.

Melati sampai tidak sadar kalo Jovanka dan pria itu sudah pergi, dia hanya larut dalam pikiran nya.

Setelah Bayu selesai berdo'a dia mengajak Melati pulang, Melati nampak menurut saja dia diam tak berkata apa-apa.

"Sayang kamu kenapa? kamu baik-baik saja kan?" tanya Bayu melihat Melati membenar kan sabuk pengaman nya.

Melati hanya menggelengkan kepala nya membuat Bayu bingung apa jangan-jangan Melati marah gara-gara Jovanka tadi batin Bayu.

Selama perjalanan mereka nampak diam, dan akhirnya mereka sampai di depan sebuah rumah mewah.

Melati tak bertanya dia hanya diam saja mengikuti Bayu kemana pun dia pergi.

"Kalian datang? ayo masuk nak," ajak Om Bimo.

Ya ternyata Bayu mengajak nya ke rumah Om Bimo.

"Bagaimana kabar kalian?" tanya Om Bimo.

"Kami baik-baik saja," jawab Bayu tersenyum dan masih menggenggam tangan Melati.

Om Bima pun tersenyum akhirnya mereka sudah berbaikan namun ada hal yang membuat nya aneh.

"Mel kamu kenapa kok masker nya gak di buka?" tanya Om Bimo heran.

Dan Bayu pun baru menyadari nya dia melirik istri nya yang nampak membuka kacamata nya dan juga masker nya.

Terlihat mata nya sedikit bengkak dan hidung nya masih memerah.

"Kamu habis nangis Mel kenapa?" tanya om Bimo sedikit panik.

Dia melirik ke arah Bayu seolah meminta penjelasan.

"Aku gak papa Om ini tadi habis dari makam Ayah biasa kalo habis dari sana aku gak bisa nahan air mata ku," jawab nya tersenyum paksa.

Bimo pun bisa bernafas lega, begitu juga dengan Bayu takut nya Melati sakit karna belum sempat sarapan.

"Kita makan yuk kalian pasti belum sarapan kan?" ujar Bimo.

Bayu pun mengangguk dia berdiri mengikuti Om Bimo ke ruang makan.

Ternyata di sana sudah ada Bi Ijah yang sudah menyiapkan makanan untuk mereka.

Melati bisa melihat makanan di sana adalah makanan kesukaan Bayu semua.

Untung saja dia tidak pilih-pilih makanan, jadi apapun yang di suguhkan pasti dia akan makan.

"Ayo duduk nak gak perlu sungkan, kamu harus terbiasa," ucap Om Bimo.

Jujur Melati belum lama mengenal Bimo jadi dia masih merasa sungkan dengan keadaan seperti ini.

Melati pun mengambilkan nasi untuk suami nya, lalu dia mengambil untuk diri nya.

"Makan yang banyak nak," ucap Bimo membuat Melati tersenyum.

Sedangkan Bayu nampak diam saja dia masing memikirkan siapa yang tadi bersama Jovanka, dan untuk apa mereka berada di makam orang tuanya.

Mereka pun makan dengan tenang, tak ada yang berani berbicara hingga makanan pun habis.

Melati ingin membantu Bi Ijah namun suami nya melarang jadi Melati hanya melihat nya saja.

Dia duduk di kursi makan sambil memperhatikan Bibi, sedangkan Bayu diajak masuk ke ruang kerja Om Bimo.

"Mel kamu tunggu bentar ya aku mau bicarain pekerjaan dulu sama Om Bimo, kalo kamu bosan kamu bisa keliling rumah ini," ucap Bayu mengelus rambut Melati yang tergerai indah.

"Ya sudah aku tunggu di sini bersama Bibi, kamu tenang saja aku gak bakal kemana-mana," jawab nya tersenyum.

Bayu pun pergi sedangkan Melati nampak diam saja sesekali dia bertanya kepada wanita paruh baya itu.

"Bibi sudah lama bekerja di sini?" tanya Melati.

"Sudah non dari Pak Bimo muda sudah lebih dari 25 tahun," jawab nya dan Melati pun mengangguk.

Perbincangan pun berlanjut Melati nampak senang bisa kenal dengan Bibi dia sangat baik dan juga ramah.

1
martina melati
hamil x...
martina melati
terus dpantau kn anak orang kaya...
martina melati
knp mesti takut... kan istri boss
martina melati
iylah... sdh 5th ker lho
martina melati
owalah... sdh tahu berarti...
martina melati
kalo resign hilang bonus... bd kalo dpecat
martina melati
namany sama... apa bayu msh blm menyadari sih...
martina melati
jangan2 gadie itu melati y
martina melati
lho??? td dkatakn anak org kaya... biasany mudah cari ker
Yuliasih Solossa
oke...Lanjuuuut
Yuliasih Solossa
baru mulai membaca...
rosalia puspita
Luar biasa
Indra Yanto
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️💝💝💝💝💝💖💖💖💖💖❤️❤️❤️❤️❤️💝💝💖💖💖💖💖❤️❤️❤️❤️❤️💝💝💝💝💝💖💖❤️❤️❤️❤️❤️💝💝💝💝💝💖💖💖💖💖❤️❤️
azkia rohman
Luar biasa
Kekasih Dropper
Ceritanya ngeri sedaaaapppp like like like lanjut
Garang Anggriawan
lanjut author sayang 🤣
Windy Miller
Huft kok udah abis aja? Yok di next bab lanjutannya yok..
Widya Pertiwi
Thor, lanjut!!
TexasTiger
Ahh andai ku bisa bertemu denganmu Thor. Aku bakal minta tanda tangan yang banyak!!
Dwi Rara: aduh aku masih amatir Kak, masih balajar juga masih banyak salah nya, tapi makasih loh udah mau baca kehaluan aku 🙏
total 1 replies
Penghargaan Pink
Serruu bangett ceritanyaa,,,, ok bgt😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!