Sinopsis
Menikah dengan pria yang kita cintai dan keluarga nya pun menerima kita dengan baik, jelas membuat kita bahagia tapi semua nya ngak akan semudah itu dalam mencari kebahagiaan . Karena saat ini suami nya malah meninggal dalam kecelakaan, selama itu juga Anggita tak pernah sama sekali menikah .
Apalagi dirinya hanya seorang anak yatim piatu, tidak memiliki keluarga sama sekali dan dibesarkan di panti asuhan di daerah pinggiran kota. Setelah suami nya meninggal, dia tak pernah menikah lagi hingga kedua mertua nya berniat menjodohkan nya dengan adik ipar nya yang usia nya tiga tahun di bawah nya .
Adik ipar nya sama sekali menolak dijodohkan, dia malah menganggap kalau kakak iparnya hanya ingin mencari keuntungan dari keluarga nya tapi saat malam itu dia masuk dan memaksa kakak ipar nya untuk melakukan hubungan suami istri karena dia mabuk tapi ternyata kakak ipar nyaaaaa.....
Bagaimana nasib Anggita kedepan nya ? Yuk mulai ikuti novel ku ya ,makasih 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menyerahkan nya
❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Ciuman panas,tubuh yang panas dan Sulas tak melepaskan kesempatan itu . Dengan mata yang penuh air, Sulas mulai menyerahkan tubuh nya pada rendra untuk di nikmati . Rendra yang memang sudah di pengaruhi oleh obat perangsang, kini dengan hasrat yang menggebu melakukan apa yang dia pikirkan hingga akhir nya mereka melakukan penyatuan.
"Ennghhh....."
Sulas melenguh,dia mengigit bibir nya dengan kuat karena sakit yang dia rasakan dibawah sana . Rendra menekan nya dengan kasar, membuat Sulas hanya bisa meringis kesakitan
"Sulas ....ini pertama kali nya kau melakukan nya ? Kenapa ingin hamil anak ku ?" tanya Rendra dengan nafas yang memburu,dia menatap tajam mata Sulas dengan tubuhnya yang masih memompa di bawah nya.
Mereka melakukan nya di sofa panjang di ruangan itu, rendra sudah tak bisa menahan pengaruh obat itu dan dia harus tau apa yang membuat Sulas melakukan hal ini .
"Saya hanya ingin hamil anak anda saja dok ,saya tau anda sudah menikah. Saya ngak akan meminta anda bertanggung jawab ,jika nanti bisa hamil maka saya akan pergi dari sini . Saya ngak akan melibatkan anda dok ,malah saya mengucapkan terima kasih karena anda sudah membantu saya " jelas Sulas dengan suara yang tersendat karena gerakan rendra yang memompa di atas nya, Sulas sudah tersenyum dengan air mata yang masih mengalir di pipi nya ke arah Rendra
Tak butuh waktu lama ,akhirnya rendra menembakan benih nya didalam rahim Sulas . Tubuh nya sudah terjatuh menimpa tubuh Sulas, membuat Sulas sesak karena berat tubuh rendra yang tak sanggup dia tahan
"Dok....tolong bangkit ,sesak nafas saya" ucap Sulas dan rendra pun menarik batangan miliknya yang masih didalam tubuh Sulas kemudian dia pun duduk di samping sulas
"Kenapa kau melakukan hal ini ? Aku ngak mungkin menikahi mu ,aku baru saja menikah dengan Anggita " ucap Rendra, dia ingin tau alasan dari Sulas
"Anggita ? Jadi wanita biasa itu Anggita ?" tanya Sulas yang kini sudah memakai seragam perawat nya ,dia terkejut mendengar nya tapi jelas Anggita berbeda dengan dirinya yang ngak jelas asal usul nya karena di buang oleh orang tua nya didepan rumah orang
Anggita walaupun berasal dari panti asuhan ,tapi jelas kalau kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan. Sulas juga tau kalau Anggita merupakan wanita baik baik dan pendiam, dia jadi merasa bersalah pada Anggita tapi kemudian dia menepiskan nya karena dia yakin kalau setelah dia dinyatakan hamil maka dia akan berhenti bekerja di rumah sakit ini dan bekerja di rumah sakit lainnya .
"Selain karena saya menyukai dokter ,saya juga ngak ingin menikah dan hanya ingin memiliki anak saja agar saya ngak sendirian nanti nya saat tua . Saya janji hal ini hanya kita yang tau ,akan saya bawa sampai mati rahasia ini " jawab Sulas dan dia langsung berdiri, membungkukan tubuh nya didepan Rendra
"Terima kasih dok ,semoga anda bahagia selalu dengan Anggita. Saya permisi dulu " ucap Sulas dan dia pun keluar, sedangkan Rendra yang masih lemas hanya bisa memanggil nya dengan lemah
"Sulas....sulas....tunggu " teriak rendra dengan suara nya yang lemah ,tapi Sulas langsung pergi saja meninggalkan rendra yang masih tiduran di atas sofa .
Celana milik rendra sudah di pakai kan kembali oleh Sulas, dia tak mungkin membiarkan Rendra te lan jang begitu saja . Membuat rendra tak bisa lagi berkata apa pun,dia memilih untuk tidur dan memikirkan semua nya esok hari.
Pagi tiba ,rendra yang sudah sadar sepenuh nya langsung bangkit dan berjalan menuju ruangan perawat. Dia mencari Sulas tapi ternyata Sulas sedang libur hari ini ,dia hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar .
Rendra ngak mungkin mencari Sulas kerumah nya saat ini karena dia harus menemui Anggita di rumah ,dia harus bisa memberikan yang terbaik pada Anggita tapi dia masih bingung hingga akhirnya dia memilih untuk singgah ke rumah nya Sulas sebentar
Sedangkan Sulas, rasa nya malas untuk kembali ke rumah yang penuh dengan kebohongan. Dia ingin pergi entah kemana tapi hal itu ngak mungkin dia lakukan hingga akhirnya dia mencari kamar kos kos an di dekat rumah sakit, dia akan mengatakan kalau dia akan tinggal di mes rumah sakit karena peraturan rumah sakit jika ingin pergi ke sana .
Dengan senyuman lebar ,Sulas berjalan menuju rumah nya . Dia akan mengambil barang barang nya untuk pindah ke kos kos an ,dia ingin pergi sebelum ulang tahun nya lima bulan lagi . Mungkin perut nya akan besar sebelum itu, dia pun mengelus perut nya sambil tersenyum.
Kedua mata nya melotot melihat rendra yang sudah berada di depan pintu rumah nya, dia berusaha untuk tetap tenang karena dia yakin kalau Rendra akan mencari alasan kenapa dirinya melakukan hal itu. Sulas belum memiliki jawaban yang jelas ,tapi kemudian dia mendengar suara kedua orang tua nya yang sedang berbicara didalam
Tanpa banyak kata ,rendra menarik tangan Sulas dan menyuruh nya untuk naik ke mobil miliknya. Kini rendra menggunakan mobil, karena tadi malam dia harus segera ke rumah sakit sehingga dia mengendarai mobil yang biasa di pakai di rumah nya
"Aku sudah tau alasan nya, kamu mau di jual kan ? Tapi kenapa harus melakukan hal seperti tadi malam ? Itu merugikan mu" tanya Rendra yang ngak habis pikir dengan Sulas, dia mendengar kalau Sulas bukan anak kandung kedua orang tua nya dan juga akan di jual dalam beberapa bulan lagi. Tapi kenapa harus memberikan keperawanan nya pada dirinya, dia jadi merasa bersalah pada Sulas juga Anggita
"Ngak apa apa dok,saya sudah memikirkan nya matang matang . Saya akan pergi ke kota lain ,mencari pekerjaan untuk saya sendiri sebelum mereka menjual saya " jawab Sulas dengan jantung yang berdebar dengan cepat.
"Harus nya begitu, tapi kenapa kamu malah memberikan keperawanan kamu sama saya ?" bentak rendra dengan keras ,dia jadi bingung dengan semua nya
Bisa saja rendra menceraikan Anggita karena dia belum menyentuh Anggita, walaupun dia akan merasa bersalah karena membuat Anggita merasa sedih tapi ngak mungkin dia menceraikan Anggita saat ini karena mereka baru menikah semalam
"Jangan pikirkan apa pun dok ,tadi malam rahasia kita berdua . Saya akan menjaga nya dengan baik, lagi pula saya akan pergi jadi mungkin kita ngak akan bertemu lagi " ucap Sulas dengan senyuman lebar nya, dia pun turun dari mobil nya rendra dan masuk ke dalam rumah nya dengan tenang
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘