NovelToon NovelToon
MY KETOS VS SAHABAT MASA KECILKU

MY KETOS VS SAHABAT MASA KECILKU

Status: tamat
Genre:Teen / Ketos / Cintamanis / Tamat
Popularitas:269.8k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

Berada dalam lingkungan sekolah terfavorit dan populer tak membuat Ve berkecil hati. Meski bully-an masih terus terjadi tetapi Ve punya sejuta cara untuk menghadapinya. Belum lagi Salsa yang tak pernah berhenti menganggunya.

Sayangnya ia juga harus dipusingkan dengan cinta dua lelaki tampan dan kaya raya tetapi berbeda karakter. Al sikapnya dingin, sedang Dion sangat humble. Parahnya lagi mereka mencintainya, meski tau Ve gadis miskin.

Lalu bagaimanakah kisah cinta mereka di masa putih abu-abu itu, dan siapakah yang ahirnya memenangkan hati Ve? Apakah cinta bisa menembus batas perbedaan antara si kaya dan si miskin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERHASIL

Kedatangan Al di kantin membuat semua siswa yang berada di kantin terdiam dan suasana seketika menjadi hening. Ve sampai kebingungan karena ia sama sekali tak mengetahui kedatangan Al. Padahal saat ini, Al sudah berdiri di pintu masuk kantin.

Seketika Ve menoleh ke arah pandang para siswa.

"Oh, ada kanebo kering, pantesan aja!" gumamnya.

"Ck, kekuasaan memang selalu diatas segalanya,"

Seketika Ve langsung memikirkan cara agar ia tak terkesan di tindas secara terus menerus.

Saat ini, Ve dengan sengaja menggandeng lengan Kenzo dan mulai mengajaknya berjalan menuju ke sebuah kursi panjang yang berada di sudut kantin. Hanya tempat itulah yang ia rasa cocok untuknya, sebab hampir semua kursi telah penuh.

Lihat! Akibat perlakuan manis dari Ve, Kenzo seperti ketiban duren karena tiba-tiba saja digandeng oleh Ve. Lalu ia pun mengikuti langkah Ve dengan perasaan bahagia.

Sesampainya di tempat itu, mereka duduk berdekatan, hingga membuat senyum Kenzo mengembang sempurna. Tetapi lain lagi dengan Al, meski ekspresinya tetap cool, tetapi hatinya sedang terbakar cemburu.

"Al, kamu kenapa sih, jangan sampai rencana kali ini gagal gara-gara fokus kamu terpecah dan lebih memilih perasaan kamu!"

Batin Al saat ini sedang adu argumen, untung saja ia masih waras, hingga akal sehatnya yang menang.

"Kamu mau pesan apa?" tanya Kenzo dengan gaya manisnya.

"Apa aja deh! yang penting makan!" ucap Ve ketus.

"Hm, cantik jangan judes dong, nanti cantiknya ilang loh!"

"Wkwkwk, garing deh," ucap Ve sambil meringis dan memaksakan senyum.

"Nah gitu kan cantik, oke, diam di sini dan biar kali ini aku yang pesen dan traktir kamu, oke," pamit Kenzo.

Kenzo memang lelaki yang sangat perhatian dengan wanita. Oleh karena itu ia mempunyai banyak cara untuk membuat sebuah senyuman itu muncul.

Setelah berpamitan Kenzo bergegas menuju ke stan makanan. Sementara di belakang Al ada Salsa dan gengsnya yang juga makan siang di kantin saat itu. Ternyata dari tadi Al datang bersama Al, hanya saja mereka belum terlihat karena tubuh Al menutupi mereka.

Lalu Salsa terlihat menggandeng mesra tangan Al. Sebenarnya Al risih tetapi ini demi melancarkan misinya untuk mengungkap siapa dalang dibalik penculikan Ve kapan hari.

Tak berapa lama kemudian, Kenzo sudah menghampiri Ve dengan membawa 2 mangkuk bakso. Karena tidak tahu kesukaan Ve ia pun memesan bakso, yang notabene makanan kesukaan sejuta umat. Lalu apakah Ve bagian dari mereka, oh tentu tidak. Bahkan Ve hanya mengaduk bakso itu lalu memakannya ketika agak dingin.

"Aku pesenin bakso nggak apa-apa 'kan, Ve?"

"Eh, nggak apa-apa kok, makasih, Kak."

Tanpa memberi sambal atau saos, Ve langsung melahap habis bakso di depannya itu. Tanpa melihat Kenzo, pandangan Ve hanya tertuju pada baksonya saja.

"Sepertinya hanya tubuhnya yang berada di sini, tetapi jiwanya di tempat lain," batin Kenzo.

Kenzo yang awalnya bahagia kini hanya jadi ikut-ikutan mengaduk-aduk bakso miliknya saja tanpa berniat memakannya. Entah kenapa selera makannya menghilang setelah melihat Ve yang sedang melamun.

"Kak, aku masuk ke kelas dulu ya, makasih semuanya," ucap Ve hendak pergi sesaat setelah bakso miliknya sudah tandas tak bersisa.

Sayangnya Kenzo pun mengikuti Ve, bahkan ia menggandeng tangan Ve untuk segera pergi dari kantin.

"Kenapa Kakak ikut Ve pergi?"

"Aku bakal temani kamu kemana aja, jadi aku nggak bakal biarin kamu sedih ataupun sendiri."

Ve sedikit tersentuh akan sikap Kenzo, sayangnya ia hanya menganggap ia sebagai temannya saja. Dion kebetulan baru saja dari toilet dan kini ia berpapasan dengan Ve dan Kenzo.

Tatapan tidak suka diberikan Kenzo pada Dion. Sementara itu, Salsa masih bersikap mesra pada Al.

"Al, aku seneng banget ketika kamu ngajakin makan bareng kek gini," ucap Salsa tersipu.

"Ehem, ehem ...." sindir teman satu gengnya Salsa.

Salsa menyikut lengan temannya itu agar ia tidak menganggu moment romantisnya kali ini.

"Ve, sedang apa ya? kok aku ngerasa panas banget sih," batin Al.

Sementara itu bakso miliknya juga hanya diaduk-aduk sedari tadi, tanpa ada niatan sedikit pun untuk melahapnya. Dengan kedua mata yang tertuju pada pentol yang terlihat menggoda itu, tiba-tiba di atasnya muncul sekelabat bayangan Ve di sana. Al mengerjap-ngerjapkan matanya berkali-kali untuk menghilangkan bayangan Ve tetapi hasilnya sama saja.

"Ehem, kamu kenapa Al, kok diam aja sih?" tanya Salsa mulai gusar.

"Eh, nggak apa-apa kok. Cuma aku udah ngerasa nggak berselera aja gitu."

"Ya, udah kalau gitu, gimana kalau sepulang sekolah kita ke mall?"

"Boleh-boleh, Sal. Lagian kita udah lama nggak ke mall."

"Kamu gimana Al?"

"Oke, aku ikut aja."

"Yeayyy, akhirnya Al mau nge-date sama aku, asyik."

"Ya, udah, aku balik ke kelas dulu ya."

"Eh, tapi ...."

Al menoleh, "Biar nanti aku bayar semuanya, kalian makanlah sepuasnya sebagai permintaan maaf dariku."

Lalu setelah memasukan tangannya ke dalam saku celana, ia segera melangkah pergi.

🍃 Beberapa waktu kemudian

Bel tanda pulang sekolah, kini sudah berbunyi. Sesudahnya tampak semua siswa mulai berhamburan dari dalam kelas. Termasuk ada Kenzo, Al, Salsa dan gengnya, lalu Ve menyusul dari belakang.

Ve ikut bersama rombongan siswa-siswa yang lainnya untuk menuju gerbang sekolah. Sayang, Dion sudah merencakan hal ini dengan baik.

Tanpa melihat wajahnya, Dion yang sudah hafal bau parfum milik Ve, menarik salah satu siswi agar ikut dengannya. Saat remaja itu hampir berteriak Dion membekapnya.

...🌹Bersambung🌹...

1
Mhimiy Checil
mengambil kesempatan dalam kesempitan si babang al 😄😄
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
modus yang nyenengin Kak 😆
Lina Maulina Bintang Libra
modus dirimu al
Lina Maulina Bintang Libra
jeles si al
arfan
up
Ray Aza
ini si ve ikut kelas ekselerasi ato gmn sih? kok tmn seangkatan dipanggil kakak semua
Suzieqaisara Nazarudin
Setelah mengharungi onak dan duri dalam percintaan mereka,Akhirnya Alfarizi dan Veeya bersatu dalam merajut masa depan yang bahagia..

Akhirnya es baloknya Al yg mementing kan belajar dari berpacaran akhirnya runtuh dengan kehadiran nya Veeya..

terimakasih Outhor semoga sukses selalu..🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹✌️✌️✌️✌️✌️✌️
Suzieqaisara Nazarudin
Sabrina bodoh..kamu tidak tahu saja kamu berhadapan dengan siapa...
Suzieqaisara Nazarudin
Srmoga ada orang yg menjaga Ve 24 jam disisi..jangan ada yg lengah..
Sabrina itu lebih gila dari anaknya Salsa...
Suzieqaisara Nazarudin
Alhamdulillah Lisa benar benar sudah berubah..
sepertinya Lisa tau apa yg terjadi saat ini...
Suzieqaisara Nazarudin
Kasian Ve...tolong dong biarkan Ve dengan Al hidup bahagia..🙏🙏🙏
Suzieqaisara Nazarudin
Thor jangan sampai Al ataupun Ve Amnesia ya...🙏🙏
Suzieqaisara Nazarudin
Alfarizi dan Veeya dan rumah sakit berpisah tiada,dari awal pertemuan sampai ke detik ini rumah sakit bagai kan rumah kedua mereka..
Suzieqaisara Nazarudin
Tuh kan Ve..kamu itu loh terlalu baik,tidak semua orang itu hati nya kayak kamu...
Suzieqaisara Nazarudin
Duuhh tersentuh sekali dengan kata kata terakhir mu thor😩😩😭
Suzieqaisara Nazarudin
Beruntung nya seorang Veeya yg selalu dijaga 3 oarang bodyguard cogan seperti layak nya seorang puteri...😍😍😍
Suzieqaisara Nazarudin
Semoga Lisa benar benar sadar dan belajar atas apa yg telah berlaku sebelum ini dan juga yang terjadi terhadap Salsa...
Suzieqaisara Nazarudin
Untung darah Ve,Ken,sama dengan Aideen..Semoga Ve tidak apa apa...
Suzieqaisara Nazarudin
Semoga Ve cepat sadar dan sembuh..🤲🤲🤲😩😭
Suzieqaisara Nazarudin
Nah kan adem begitu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!