NovelToon NovelToon
Jodohku Teman Masa Kecilku

Jodohku Teman Masa Kecilku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:313.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: windanor

DALAM TAHAP REVISI


Update setiap Sabtu dan Minggu!

(Sequel dari ISTRI KU MAHASISWIKU, sebelum baca cerita ini baca dulu sequelnya supaya nyambung bacanya)


Kisah dari Dea Ananda Putri, gadis yang miliki paras rupawan dan lengsung pipi di wajahnya membuat gadis ini semakin cantik dan manis.

Tapi siapa sangka kepindahan Dea ke ibu kota membuat dia bertemu dengan teman masa kecilnya yang merupakan cinta pertamanya.

"Nanti kalau kita sudah besal, aku mau nikah sama kamu, Dea. Seperti ayah dan bunda yang selalu belsama dan punya anak" ujar Elang kecil menatap Dea dengan senyuman yang mengembang.

"Iya, nanti kita bakal hidup bahagia deh" jawab Dea mengaitkan jari kelingkingnya dengan Kelingking Elang sebagai perjanjian.

Tapi itu semua seakan hanya menjadi angan-angan bagi Dea karna dirinya telah di jodohkan dengan Arga sahabat dari kakak tirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon windanor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terluka

Dea tersentak ketika sebuah tangan kekar melingkar di perut ratanya. Ia menatap pantulan bayangan suaminya di depan cermin. Rasa gugup dan jantung yang terpompa begitu cepat saat Elang memperlakukan dirinya seperti ini.

"Baru mandi? " tanya Elang menciumi leher jenjang Dea yang menyeruak bau harum bunga sakura.

Dea membalas dengan anggukan kepalanya. Rasanya tidak sanggup untuk menjawab ucapan suaminya dengan lisan karna bibirnya tidak sanggup untuk bicara. Rasa gugup membuat dia hanya bisa diam membisu.

"Kamu sakit, Dea? " tanya Elang melepaskan pelukannya. Pria itu menarik istrinya agar menghadap dirinya.

"Aku tidak sakit, cuma tidak enak badan " jawab Dea dengan polosnya. Elang terkekeh mendengar jawaban istrinya yang menurutnya sangat lucu.

"Itu sama saja, sayang" ujar Elang mencubit pipi chubby Dea dengan gemas.

Sedangkan pipi Dea sudah memanas mendapatkan pangilan sayang dari suaminya.

"Sekarang kamu ke meja makan ya. Makan dulu supaya cepat sembuh. Bunda sudah menunggu kamu " ujar Elang mengusap kepala istrinya lembut .

"Tapi kamu tidak ikut makan? " tanya Dea mendongak menatap suaminya.

Elang tersenyum "Aku nanti, soalnya masih kenyang. Sekarang cepat ke meja makan " ujar Elang mencium kening Dea.

Elang masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.

Dea mengambil hijabnya dan memakainya. Bagaimana pun dia tetap mengenakan hijabnya untuk menutupi auratnya karna di rumah ini ada pria selain Elang. Walau Dafi memang sudah menjadi adik iparnya tapi tetap bukan mahram baginya . Sebagaimana sabda Rasulullah:

Rasulullah ﷺ bersabda:

إيَّاكُمْ والدخول على النساءِ فقالَ رجلٌ منَ الأنصار يا رسولَ الله أفرأيتَ الْحَمُو قالَ الْحَمُو الموت

“Janganlah kalian memasuki tempat para wanita. Maka berkata seorang lelaki dari kaum Anshar: Wahai Rasulullah, bagaimana dengan ipar? Rasulullah ﷺ berkata: Ipar adalah kematian.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu’anhu)

*******

Dea berjalan mendekati orang-orang yang sudah menunggunya di meja makan. Ia duduk di sebelah Alma yang tersenyum kearahnya dan langsung di balasannya dengan senyuman juga

"Akhirnya kak Dea sudah datang. Kami sudah menunggu kakak dari tadi " ujar Alma seraya mengulas seutas senyum.

"Iya, sudah laper banget " timpal Dafi yang langsung di tegur Fira.

"Dafi.. " tegur Fira dengan tatapan syarat agar diam. Sedangkan Dafi cengengesan sadar akan kesalahan dengan ucapannya.

"Maaf ya bunda, Alma, Dafi, Elmeera .aku membuat kalian terlambat makan " ujar Dea dengan raut merasa tidak enak.

"Sudah jangan merasa tidak enak seperti itu Dea. Kamu sudah bagian dari keluarga ini dan tidak lengkap rasanya bila salah satu di rumah ini tidak ikut makan "ucap Fira. Yang di balas anggukan oleh Dea.

" Sekarang, ayo makan sudah laper "ujar Dafi tidak sabarnya membuat semua orang tertawa melihat tingkah pria berumur tujuh belas tahun itu.

*******

Dea naik ke ranjangnya, merebahkan tubuhnya di kasur.Ia memperhatikan Elang yang tengah sibuk dengan laptop di pangkuannya. Entah apa yang di kerjakan suaminya tapi setau dia dosen tidak memberikan tugas.

" Mas lagi ngerjain apa? "tanya Dea yang kembali menuruni ranjang , berjalan mendekati suaminya yang duduk di sofa.

" Lagi sibuk ngerjain tugas kantor, sayang "jawab Elang tersenyum kearah istrinya sekilas dan kembali fokus ke laptopnya.

Dea memegangi kedua pipinya yang kembali memanas mendengar panggilan sayang yang selalu berhasil membuat jantungnya berdebar tak karuan.

" Kenapa, diam? "tanya Elang ketika tidak mendapatkan respon dari Dea.

Menatap kearah Dea yang tertunduk dengan pipi yang memerah dan Elang sangat menyukai hal itu. Pria itu meletakkan laptop yang ada di pangkuannya ke meja.

" Dea, duduk di sini "ujar Elang menepuk-nepuk pahanya.

Dea menuruti ucapan Elang. Ia duduk di pangkuannya walau merasa gugup . Pria itu membelai wajah istrinya dengan lembut. Penyelipkan rambut yang menghalangi pandangan matanya untuk memandangi wajah cantik istrinya.

" Besok tidak usah kuliah ya. Kamu masih sakit, aku takut terjadi apa-apa sama kamu "ujar Elang menatap manik indah sang istri.

" Tapi kalau mas besok kuliah atau tidak? "tanya balik Dea.

" Iya, besok aku harus kuliah sekalian minta izin kalau kamu tidak bisa ikut kuliah ke dosen yang ngajar "ujar Elang.

" Pasti mas, bakal berduaan lagi sama Aqila "cicit Dea dengan suara yang pelan sambil memainkan kancing baju suaminya.

Elang mencium pipi Dea sekilas dan mengusap kepala istrinya lembut.

" Kenapa bicaranya seperti itu hmm?Aku sudah punya kamu buat apa harus mencari wanita lain. Aku juga tidak mungkin dekat dengan wanita lain kecuali ada hal yang penting "ujar Elang.

"Kemaren itu, boncengan sama Aqila sambil peluk-pelukan. Jangan karna dia sudah lama berteman sama, mas. Jadi mas mewajarkan Aqila peluk mas. Sampai lupa agama melarang seorang pria dan wanita berpelukan seperti itu tanpa ada ikatan pernikahan atau saudara sedarah " ujar Dea.

Elang yang mendengar itu langsung tertohok hatinya dengan ucapan Dea yang memang benar adanya.

"Maafin aku ya " ujar Elang meraih tangan kanan Dea dan menciumnya dengan lembut.

"Bukan hanya kata maaf yang aku harapkan tapi mas harus bisa jaga perasaan aku sebagai istrinya mas Elang.Aku akan selalu sakit melihat mas Elang bersama wanita lain, aku memang terlalu pencemburu " ujar Dea.

"Iya, aku tidak dekat-dekat sama wanita lain " ujar Elang.

"Mas boleh mendekatan dengan wanita lain dalam hal pekerjaan, tugas kelompok atau masalah lainnya tapi harus jaga jarak " ujar Dea mengerucutkan bibirnya.

"Iya sayang. Janji tidak akan membuat kamu cemburu kaya gini lagi. Maaf ya kamu jadi sakit hati karna aku " ujar Elang.

Dea menganggukkan kepalanya dan memeluk Elang dengan erat , menyembunyikan wajahnya di leher suaminya.Pria itu mengusap punggung Dea dengan lembut.

"Sekarang tidur ya sudah malam " ujar Elang. Dea melepaskan pelukannya bangkit dari pangkuan suaminya . Berjalan menuju ranjang, merebahkan tubuhnya di kasur yang begitu empuk.

Elang mematikan laptopnya dan menyusul sang istri ke ranjang. Ia merebahkan tubuhnya di samping Dea.

"Sudah baca doa sebelum tidur, belum? " tanya Elang. Dea langsung menggelengkan kepalanya sambil cengengesan.

"Aku lupa" ujar Dea.

"Sekarang baca doa dulu" ujar Elang yang di balas anggukan oleh Dea.

******

Aqila sedang berada di sebuah cafe yang tidak jauh dari kampus. Elang mengajak dirinya untuk bertemu disini, entah apa yang ingin di bicarakan oleh pria itu tapi dia sangat senang. Pria itu sangat jarang mengajak bertemu kecuali ada tugas kelompok. Entah kenapa jantungnya jadi gugup seperti ini biasanya tidak selalu begini saat bertemu Elang.

Tidak berapa lama Elang sudah memarkirkan motornya di parkiran cafe dan melepaskan helmnya. Ia berjalan memasuki cafe, matanya langsung jatuh pada Aqila yang sudah duduk manis menunggu kedatangannya. Elang langsung berjalan cepat kearah Aqila.

"Aqila" panggil Elang, membuat gadis itu menoleh menatapnya. Seutas senyuman manis di bibir manis terbit di bibirnya.

"Eh, Elang. Akhirnya kamu datang, aku sudah lama menunggu kamu " ujar Aqila yang terlihat girang.

"Duduk dulu Elang" suruh Aqila yang di balas gelengan oleh Elang.

"Aku tidak bisa berlama-lama di sini. Aku mau meminta penjelasan sama kamu . Kenapa kamu menyuruh sopir taksi untuk menurunkan Dea di tempat yang sepi. Maksud kamu apa, Aqila? " tanya Elang dengan tenang.

Aqila langsung terdiam membisu, dia kaget mendengar ucapan Elang. Tau di mana pria itu bila dia menyuruh sopir itu menurunkan Dea di tempat yang sepi?Aqila langsung tersenyum paksa menutupi kegugupan yang nampak jelas di wajahnya.

"A-aku tidak mengerti maksud kamu, Elang? Terus apa untungnya aku membayar sopir untuk menurunkan Dea" ujar Aqila menundukkan kepalanya sejenak dengan keringat dingin yang sudah membasahi wajahnya.

Elang tersenyum sinis sambil berdecih"Kamu tidak usah mengelak, Aqila. Aku tau ini semua dari sopir taksi itu langsung kalau kamu yang menyuruh dan membayarnya untuk menurunkan Dea. Aku tidak menyangka kalau kamu akan sejahat itu, aku pikir kamu wanita yang baik-baik "ujar Elang yang begitu kecewa pada teman sedari kecilnya itu .

" IYA, ITU MEMANG AKU YANG MENYURUH!TAPI AKU MELAKUKAN INI ADA ALASANNYA, AKU MENCINTAI KAMU ELANG , SANGAT MENCINTAI KAMU. AKU BERUSAHA MENDEKATI KAMU UNTUK BISA MENDAPATKAN HATI KAMU TAPI... SEDIKIT PUN KAMU TIDAK PERNAH MELIRIK AKU ATAU PEKA DENGAN APA YANG AKU LAKUKAN UNTUK KAMU. TAPI DEA, DENGAN MUDAHNYA MENCURI PERHATIAN KAMU BAHKAN KALIAN BEGITU SANGAT DEKAT DAN AKRAB. KAMU TIDAK TAU BETAPA CEMBURU DAN SAKITNYA HATI AKU MELIHAT KALIAN BERDUA SELALU BERSAMA HIKS.... SEDANGKAN AKU HARUS MERASAKAN SAKIT HATI HIKS.. "Aqila menangis sejadi-jadinya tak memperdulikan tatapan orang-orang pada dirinya.

Elang terdiam mematung,dia tidak tahu kalau Aqila memendam perasaan padanya . Karna ia sudah menganggap gadis itu hanya sekedar teman tidak lebih . Jadi bukan salah dia sepenuhnya bila Aqila menaruh perasaan padanya sedangkan dia hanya mencintai Dea.

" Aku tidak bisa menyalahkan kamu sepenuhnya karna mencintai aku. Tapi perbuatan kamu itu dengan melakukan tindakan yang hampir membuat Dea dalam bahaya, itu salah. Lebih baik kamu lupakan aku dan kubur perasaan kamu untuk aku. Karna aku dan kamu tidak mungkin bersatu "ujar Elang.

Aqila mendongak menatap Elang dengan air mata yang berderai. Ia langsung memeluk pria itu dengan erat.

" Sampai kapanpun aku akan tetap mencintai kamu, Elang. Aku tidak bisa hidup tanpa kamu atau menjalin hubungan dengan pria lain karna hati aku sepenuhnya milik kamu "lirih Aqila dengan suara seraknya.

Elang mendorong Aqila agar melepaskan pelukannya. Ia menatap mata coklat gadis itu.

" Aku sudah menikah dengan Dea "ujar Elang.

Jedarrrr

Bagai di sambar petir tubuh Aqila langsung menegang. Ucapan Elang membuat dia tidak bisa menghirup oksigen berapa detik, dadanya begitu sesak di tambah hatinya seperti di timpa batu besar. Gadis itu mundur beberapa sambil menggelengkan kepalanya.

" Kamu bohong. Pasti kamu bohong'kan Elang?! Kamu mengatakan seperti itu supaya aku menjauhi kamu, iyakan!! "ujar Aqila meninggikan suaranya dengan keras. Ia berharap ucapannya itu benar.

" Sayangnya itu memang benar "timpal Elang.

Tubuh Aqila perlahan meluruh ke lantai, kakinya tiba-tiba melemas tidak mampu menopang berart tubuhnya.

Brakk

Gadis itu langsung jatuh pingsan, membuat Elang langsung di landa kepanikan,ia mendekat Aqila.

" Aqila bangun, bangun"Elang menepuk-nepuk pipi Aqila dengan pelan berharap dengan cara ini gadis itu segera sadar.

Cerita aku bosenan ya???

1
Rahma Wati
ceritanya tdk bisa d tebak yg penting akhir nya happy 👍🏻👍🏻
Prabu Priadana
maaf Thor,sejak kapan yah Lamborghini bisa di naikin dengan 4 penumpang, soalnya kan Lamborghini cuma bisa di naikin 2 penumpang
maya ayu
aku panggil othorrr aja yaa thorr, situ kan authorr😁😁
Kadek Bella
smangat thoor,,,,,bagus ceritanya nggak bertele-tele
windanor: Terimakasih banyak😍
total 1 replies
Shinta Maharani
lanjut lg dong cerita nya sampai akhir atau tamat.masa cmn sampai beberapa episode saja
Miss Typo
dah jebol gawang Elang, semoga racikan pertama langsung jadi mantap 😁
Miss Typo
tuh Elang lihat skrg gmn sifat Aqila yg gak tau diri itu
Miss Typo
kenapa emang harus bohong, trs kenapa juga gk ngajak istrinya untuk ikut 😢
Miss Typo
nunggu elang buka segel 😁
Miss Typo
gak tau sekarang siapa Elang
Miss Typo
akhirnya ada kesempatan bicara mereka berdua
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
gagal move on, bagaimanpun pria kalo sudah punya istri lagi ...yg masa lalu jangan sampe jadi hiasan. sekuat apapun seorang istri jika masa lalu suaminya masih dipajang dimana" pasti akan merasa sakit hati.
Alriani Hespiapi
Mampir thor awal yang bagus
Putri Miftahul Jannah
hnmm maaf yah Thor padahal dah berharap bngt akhirnya bahagia dg Dea bukan dg sepupunya Thor bukan ngg suka tpi kan dri awal ceritanya kan tentang Dea dan elang tru mengapa ending akhirnya ngg bagus Juju yh Thor aku yg ending nyh ngg suka tapi mau giman lagi kn😐
Farida Ariani
knp pemeran utama d buat meninggal,seharusx ending bahagia. aku tdk suka akhir cerita ini. memang tdk puas.
Rizqi Ahmad Fauzi
ending yg mengecewakan
Ayuningsih
dh lh sad end jdi buang2 tisu😢😭pd hal pengen happy end
Vii: Ok, terima kasih. ada pelajaran dibalik ini semua
total 3 replies
Fransiska Siba
thor karya mu dari sekian ku baca rata2 pemeran utama nya buat mati ya, kenapa?
kejam banget thor.
kalau mau baca karya yg lain jadi malas krn takut sad ending. kaya Dafa, masih membekas.
Vii: T-tapi tdk semua cerita harus berakhir happy ending sama halnya di dunia nyata.
total 1 replies
💐Tuti Komalasari💐
ya pake pingsan segala si Aqila😠
Vii: Terima kasih sdh membaca semua novel aku ya. Ini akun kedua aku windanor😁
total 2 replies
💐Tuti Komalasari💐
sedih Dea nya meninggal padahal nunggu jodoh dari kecil😭
💐Tuti Komalasari💐: Novel ke5
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!