Artha Jayendra adalah seorang pemuda yang kini menjadi pengangguran setelah dikhianati oleh sahabat-sahabatnya sendiri dan bahkan oleh kekasihnya. Pengkhianatan itu menghancurkan hidupnya hingga membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Dalam kondisi depresi, ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari sebuah jembatan. Namun sebelum ia melompat, cahaya terang tiba-tiba muncul di langit, dan sebuah menara raksasa misterius muncul di tengah kota. Bersamaan dengan itu, sebuah sistem aneh muncul di hadapannya. Alih-alih terkejut, Artha justru melihatnya sebagai kesempatan baru. Dengan tekad yang dingin, ia bersumpah dunia telah berubah dan dia akan menjadi lebih kuat dan membalas semua penghinaan, penindasan, dan pengkhianatan yang pernah ia terima. Dari sinilah perjalanan Artha Jayendra dimulai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yikkii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PROLOG
...****************...
Hidupku telah selesai
Ucap pemuda yang sekarang berada diatas jembatan tertinggi di kota. Pemuda itu berdiri di sana seakan hidupnya sudah berada di ujung tanduk. Penuh keyakinan dengan mata yang sayu menandakan kematian sudah berada di depannya.
Sayang seribu sayang. Pemuda yang begitu tampan dan gagah itu menyerah akan hidupnya. Lebih sayang lagi tak ada satu orangpun yang menghiraukan hidup matinya bahkan dirinya sekalipun.
Dunia juga akan tetap berjalan tanpaku, hah lagian siapa sih aku sampai dunia tak berjalan jika tak ada aku
Tekadnya untuk ajal telah matang, selangkah lagi ia akan melompat menuju kematian.
Bye dunia bajingan
Ia melangkah maju…lalu tiba-tiba cahaya putih yang begitu terang menyinari matanya tepatnya menyinari seluruh dunia.
Ah sialan apa lagi ini, mau mati aja ada gangguan segala
Beberapa detik cahaya itu sirna, namun bangunan yang super tinggi tampak jauh di hadapannya. Bangunan itu sungguh tinggi dan besar.
Apa-apaan itu anjing tiba-tiba banget tadi cahaya sekarang ada bangunan kaya gitu di sana, ah mungkin itu berada di pusat kota
Pemuda itu melihat kearah bawah dan belakang, mobil-mobil berhenti diatas jembatan, mereka keluar dari dalam mobil dan memandang kearah bangunan besar tersebut. Mereka tampak kebingungan, ada yang berteriak, panik, gelisah bahkan memotret dengan ponsel mereka masing-masing.
Monyet-monyet bodoh
Beberapa menit kemudian, Sesuatu berbentuk persegi panjang berwarna biru berada di depannya.
Ya ampun apa lagi ini?
Ia kembali melihat kearah bawah belakangnya. Orang-orang tampak juga kebingungan oleh sesuatu. Tapi ia tak dapat melihat apa yang mereka bingungkan itu. Ia langsung menebak bahwa mereka melihat apa yang telah ia lihat berada di depannya sekarang, tapi mereka hanya dapat melihatnya sendiri yang ada di hadapan mereka namun tak dapat melihat milik orang lain.
Apa ini sistem? Seperti Novel-novel atau komik yang pernah aku baca, gila
Ia segera meraih ponsel di saku celananya. Ia melihat berita terkini. Yang benar saja dunia gempar oleh kekacauan yang tiba-tiba ini. Dalam berita menyebutkan seluruh ibu kota negara di dunia muncul cahaya terang yang aneh lalu munculnya bangunan yang besar dan tinggi menjulang sampai kelangit tepat berada di ibu kota dari setiap negara.
Lalu di susul oleh benda aneh yang hanya di dapat oleh masing-masing yang mempunyainya.
Buset, beneran dong satu dunia
Pemuda itu meringis girang seolah ini takdir dunia untuknya. Merasa penasaran oleh benda yang mengambang di depannya ia menyentuhnya dan benda tersebut berbicara.
“Selamat siang tuan, bagaimana kabar anda. Perkenalkan saya ialah sistem yang akan melayani anda. Saya tak memiliki nama. Jika tuan berkenan, berikanlah saya nama untuk memudahkan tuan dalam memanggil saya selain itu anda akan mendapatkan reward untuk penamaan yang anda berikan kepada saya.”
”Ah….Halo…ah nama ya?” Ucapnya bingung dan berfikir cepat untuk menamai benda tersebut. ”Ah…mungkin ini nama yang buruk namun artinya sungguh indah…Asha…namamu sekarang Asha.”
“Nama yang begitu indah tuan. Saya mengucapkan terimakasih atas apa yang telah anda berikan kepada saya, sebagai imbalan anda mendapatkan legendary skill yaitu Mirror of Ability.”
...MIRROR OF ABILITY...
...Anda dapat menyalin atau meniru semua skill yang tingkatannya berada di bawah tingkat legendary, dengan syarat anda telah melihat skill tersebut di depan mata kepala anda sendiri....
“Copy ya…hebat juga” Ucapnya dengan senyuman sinis.
”Asha…”
”Baik tuan ada yang bisa saya bantu?”
”Apa meraka semua memiliki sistem seperti dirimu?”
”Pada dasarnya, tidak tuan. Mereka juga memiliki sistem namun tak seperti saya, mereka hanya sistem yang menyediakan fitur biasa tak seperti saya yang memiliki kecerdasan sendiri.”
Sungguh ia sungguh gembira mendengar jawaban dari Asha, lalu ia bertanya kembali “Apa kau akan selalu menuruti permintaanku?”
”Pada dasarnya saya hanya milik tuan, segala sesuatu permintaan tuan ialah tujuan keberadaan saya, selagi permintaan tuan masih dalam jangkauan maka saya akan melakukannya tuan. Namun tetap saja terbatas karena level tuan masih sangat rendah, tapi tuan jangan khawatir akan hal itu, seiring level tuan bertambah seiring juga saya mengikuti perkembangan dari level tuan.”
Pemuda tersebut semakin girang, dalam hatinya ia berkata:
Mungkin ini kesempatan yang di berikan oleh dunia kepadaku. Aku bersumpah dengan kesempatan ini, aku akan membalas semua perbuatan mereka kepadaku. Aku akan membalasnya dengan setimpal bahkan akan lebih. Tunggu saja monyet-monyet bajingan.