NovelToon NovelToon
Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:12.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sekar Laveina

Lara zavina, seorang owner cafe berperawakan tinggi, cantik, single. Suatu hari ia bertemu dengan seorang CEO berstatus duda beranak satu. Karena sebuah insiden, Lara yang nota bene seorang pengusaha cafe harus mau menjadi seorang pengasuh sang putri dari CEO itu.

Syahdan Azwar, sejak pertama melihat Lara, ia sudah jatuh cinta. Apalagi Serenia Azwar, putrinya, juga menyukai Lara. Syahdan pun menjadi berani mengejar cinta sang pengasuh cantik yang mengasuh putrinya. Karena Lara juga wanita penyayang dan baik, Syahdan merasa jika Lara pantas menjadi ibu dari anak-anaknya.

Apakah Lara mau menjadi ibu dari putri CEO yang dia asuh?
Saksikan kisah mereka disini ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekar Laveina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 24

hai hai readers author mo promo

mampir yah ke novel baru author

cinta ada karena terbiasa..

kali aja kalian suka hehe

tak prlu bnyak cakap lah thor

nyok kite lanjut aje

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Jam makan siang Seren dan Jeni datang.Sementara waktu Jeni lah yang mengantar jemput Seren.

tok tok tok

Seren dan Jeni masuk setelah mengetuk pintu

"Mamaaaa"Seren memanggil Lara

Lara menoleh dan tersenyum pada Seren.Seren menghampiri dan langsung naik ke ranjang Lara lalu memeluknya erat.Lara juga mencium pipi kiri dan kanan Seren

"Anak mama dah pulang sekolah ya hem"Lara bertanya pada Seren

"Udah mah.Selen tadi belangkat sama tante Jeni"ucap Seren

"Hai Sayang gimana keadaan kamu?Maaf kakak pulang lebih dulu dan baru menjengukmu"ujar Jeni

"Tidak apa apa kak.Aku udah mendingan kok"jawab Lara

"Oh iya mas,sekarang kan ada kak Jeni jadi mas pergi makan dulu sana!"perintah Lara

"Kamu ngusir aku sayang setelah mereka datang.Jahatnya"Syahdan berpura pura sedih dan berlalu keluar

Jeni dan Lara tertawa.Baru kali ini Jeni melihat adiknya seperti itu.Jeni berhenti tertawa dan menatap Lara yang sedang memeluk Seren dan menanyakan kegiatan Seren di sekolahnya.Jeni senang akhirnya ada juga seseorang yang bisa menjadi ibu yang baik untuk Seren keponakan satu satunya

Setengah jam kemudian Syahdan datang dan membawa makanan dan buah buahan untuk mereka semua

"Seren papa bawain pizza keju kesukaan Seren"Syahdan menunjukkan kotak pizza.Seren segera turun menghampiri ayahnya đi sofa.Syahdan meletakkan pizza di meja.Jeni dan Seren duduk di sofa memakan pizza dan buah buahan yang Syahdan bawa Syahdan taruh di nakas samping tempat tidur Lara

"Sayang mau aku kupaskan buah untukmu?"tawar Syahdan

"Tidak mas,terima kasih nanti saja"jawab Lara

"Dan setelah Seren makan aku akan bawa Seren pulang.Tak baik Seren lama lama berada di rumah sakit"ucap Jeni

"Iya kak,aku titip Seren dulu padamu"jawab Syahdan

tok tok tokk

Bandi dan Leni datang menjenguk Lara.Syahdan mempersilahkan masuk

"Hai Len gimana kabar kamu?"sapa Syahdan

"Baik Dan!gimana keadaan calon istrimu?"Leni bertanya sambil melangkah masuk bersama Bandi

Lara melihat mereka yang mendekatinya dengan tersenyum

"Hai nona Lara masih ingat saya?"tanya Bandi

"Tentu saja..Bandi kan asisten mas Syahdan!"Lara tersenyum menjawab pertanyaan Bandi.

"Benar..oh iya ini istri saya namanya Leni.Sahabat Syahdan juga,kami bertiga dulu kuliah bareng"Bandi mengenalkan istrinya pada Lara

Seren selesai makan dan Jeni harus segera membawa Seren pulang untuk beristirahat.Jeni dan Seren menghampiri Seren untuk berpamitan

"Ban,Len maaf aku tidak bisa menemani kalian.Aku harus membawa Seren pulang"ucap Jeni pada Leni dan Bandi

"Iya tidak apa apa kak Jen.Oh iya kapan kak Jen pulang ke Indo kok ga kasih tau aku"jawab Leni

"Kak Jen pulang lima hari yang lalu,aku lupa memberitahumu sayang"jawab Bandi

"Mama Selen pulang dulu sama tante"pamit Seren

"Wah Seren dah punya mama ya sekarang?"ledek Jeni

"Iya tante Leni,mama Lala baik"jawab Seren dengan senyum berbinar senang

Setelah berpamitan Seren dan Jeni pulang.Menyisakan Bandi dan Leni.Syahdan mengajak Bandi duduk di sofa.Sedangkan Leni duduk di kursi samping tempat tidur Lara

"Dan kapan kamu masuk ke kantor?apa kau tahu berkas di ruanganmu menumpuk!"ucap Bandi

"Baiklah besok aku ke kantor.Hari ini aku baru tiba dari kota S,badanku masih pegal pegal sisa perjalanan tadi pagi"Syahdan menyenderkan punggungnya ke sandaran sofa

"Lara kamu tau tidak?"tanya Leni

"Apa?"jawab Lara penasaran

"Dulu aku naksir loh sama Syahdan saat kami kuliah!"ujar Leni

"Oh benarkah.Lalu kenapa jadinya dengan Bandi?"tanya Lara makin penasaran

"Karena aku lebih tampan dari Syahdan hahaha"Bandi tertawa sambil mengucapkan hal itu

"Tampan aku kemana mana kali!!"balas Syahdan

"Aku menjadi ilfeel sama Syahdan saat tahu ternyata dia itu pria mesum.Aku heran dulu Ranti mau sama dia"ujar Leni membuat Lara dan Bandi tertawa keras

"Haha haa,kau benar Len dia benar benar sangat mesum hahaha"Lara benar benar tak kuat menahan tawa

"Tapi kau suka kan sayang?"ledek Syahdan

"Ishh kepedean siapa yang suka sama kamu mas!"jawab Lara dengan sebal

"Sudah sudah jika kalian terus mengobrol rasanya tidak akan cukup waktu satu jam.Ayo Kita pulang sayang,aku harus kembali ke kantor karena bosnya PEMALASS jadi tugasku lah yang melakukkan pekerjaannya"Bandi menekankan kata pemalas menyindir Syahdan

"Terus saja Ban ledek aku sepuasmu.Lihat saja nanti kuberikan kau tugas lembur selama setahun"ancam Syahdan

Kedua wanita itu tersenyum mendengar mereka saling meledek.Bandi pun pulang setelah mereka pamit.Syahdan berbaring di sofa dengan diam.Lara aneh melihat Syahdan

"Kenapa mas?kamu marah sama aku?"tanya Lara

"Mana bisa aku marah sama kamu!aku cuma lagi mikir "jawab Syahdan

"Mikir apa mas?"

"La..gimana kalau setelah kau sembuh kita langsung menikah saja.Kamu mau kan?"tanya Syahdan yang sudah duduk kembali

"Aku ikut saja mas!"jawab Lara

"Rasanya pikiranku ini susah diajak kompromi kalau dekat kamu.Selalu aja ngebayangin yang enggak enggak!"ucap Syahdan

"Dasar aja mas emang mesum.Jadi pikirannya penuh sama pikiran cabul hahaha"Lara tertawa

"La dah aku bilang jangan tertawa saat kita hanya berdua.Itu membuatku ingin memakanmu"seringai Syahdan menatap Lara

"Uuppssttt"Lara menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan agar berhenti tertawa

"Dokter bilang besok sore kau boleh pulang sayang"

"Iya mas.Syukurlah aku bisa pulang,aku sudah bosen disini"

"La..tapi aku besok harus bekerja jadi tidak bisa menjemputmu pulang.Kau dengar kan Bandi bilang tadi pekerjaanku menumpuk.Nanti aku kirim pak Samin aja ya La?"Syahdan menjelaskan

"Iya mas gapapa.Kamu juga harus bertanggung jawab pada pekerjaanmu"ucap Lara

Dan pada keesokkan harinya jam 4sore Zidane sudah menjemputnya.Tapi pak Samin sudah lebih dulu ada di kamar rawat Lara.Pak Samin disuruh menjemput Lara oleh Syahdan.

"Dia siapa La?"tanya Zidane

"Pak Samin supirnya Syahdan"jawab Lara

"Ngapain kesini?"tanya Zidane pada pak Samin

"Saya disuruh jemput non Lara den!"jawab pak Samin

"Pak Samin mending sekarang pulang.Lara pulang sama saya soalnya.Nanti biar saya yang telpon Syahdan

Pak Samin akhirnya pulang setelah Zidane memberitahunya.Zidane segera menelpon Syahdan

drrttt drrtt

Syahdan melihat ponselnya bergetar dimeja.Syahdan mengangkatnya

"Halo Zid"sapa Syahdan

"Lara pulang sama gue dan selama lo belum nikahin Lara jangan harap dia tinggal lagi di rumah lo.Mana mungkin gue biarin Lara tinggal dengan singa kelaparan belaian kaya lo!"Zidane ngoceh panjang lebar dari seberang telpon lalu menutupnya

"Haahh baru juga mau kangen kangenan dengan Lara di rumah"Syahdan bergumam lesu.Bandi masuk ke ruangan Syahdan

"Kenapa kamu Dan?lecek bener haha"ledek Bandi

"Lara dibawa Zidane pulang ke rumahnya.Tadinya aku dah ngirim pak Samin jemput"ucap Zidane

"Ya iyalah Dan mana mungkin Zidane ijinin Lara nginep di rumahmu"

Ahh Syahdan mendesah rencananya untuk mesra mesraan dengan Lara gagal.Bandi menyerahkan dokumen untuk ditanda tangani oleh Syahdan

"Sudah ngelamunin Lara nya.Nih tanda tangani berkas surat jalan untuk kiriman pt.Sejahtera"Bandi menyodorkan dokumen itu

"Sudah kau cek barang apa yang akan mereka kirim ke kota D"tanya Syahdan

"Sudah.Mereka pindah pabrik konveksi mereka,karena sewa bangunan disini sudah semakin mahal.Mereka meminta kita mengirim mesin mesin jahit mereka ke kota D"jawab Bandi

"Baiklah.aku hanya tidak mau jasa pengiriman kita mengirimkan barang yang ilegal"ujar Syahdan sambil menanda tangani berkas itu dan menyerahkan kembali pada Bandi

Setelah setengah jam berlalu Syahdan memutuskan menelpon Lara

"Lara harusnya sudah sampai rumah.Aku telpon ah"gumam Syahdan lalu mendial nomor Lara

tutt tutt tuttt

(Halo)sapa Lara dari seberang telpon

"Halo sayang.Kamu ko pulang kerumahmu?"

(Zid tidak mau aku nanti habis diserang singa lapar haha)

"Hmm emang kamu gak kangen sama aku?"

(ga tuh)Lara menggoda Syahdan

"Jahatt.Padahal aku kangen banget sama kamu.Aku pengen meluk kamu,nyium kamu"ucap Syahdan

(hahaha keluar lagi kan ucapan mesumnya)jawab Lara

"Sayang kita nikah sekarang yukk!"rengek Syahdan

(kenapa kok ngedadak mas)tanya Lara

"Aku gak bisa jauh dari kamu"ucap Syahdan lesu

(Aku mau minum obat dan beristirahat dah mas aku tutup)

"La heii jangan ditutup dulu kamu belum jawab pertanyaan mas.La..halo sayang.Iihh main matiin aja.Awas kamu La aku bakal bikin kamu kangen setengah mati sama aku!"ucap Syahdan dengan kesal

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

readers

kalian nungguin aq up ya?Maaf ya readers tersayang aku kirim naskah tiap hari,cuma kan butuh proses riview ya syng jadi mohon maaf kalo kalian agk lama nunggu episode2 lanjutannya

i love you all

mampir ke novelku yang lainnya ya syng

*cinta ada karena terbiasa

*Aunty opposite door i love you

smoga kalian suka

1
Vien Vienk
Luar biasa
Vien Vienk
loh ko .. 😶
Vien Vienk
hayalan tingkat Dewa... kasian olahraga jari jariiii..😁😂
susi 2020
😂😂
susi 2020
🤣🤣
susi 2020
🙄🙄
susi 2020
😘😘
susi 2020
😎😎
susi 2020
🙄☺️🙄
susi 2020
🥰🥰🥰
susi 2020
😘😘
Umi Salsabilla
kok suster ikutan panggil mas si thort,harusx kan pak gitu panggilx ,g jelas banget suster itu
Umi Salsabilla
g usah becanda thort ntar ku santet online baru tau rasa
Umi Salsabilla
kenapa Asisten selalu gercep ya ketimbang Ceox ,,, rata2 pd lelet selalu yg dijadikan Andalan Asisten ajha terus ,,, Hheemmm 🤔
Umi Salsabilla
authort suka gt deh 😉
Tari Octora
sangat bagus
sendy kiki
bagus ceritanya
Novi Anjar
masa baru bertamu langsung disuruh masuk ke kamar tidur, enggak nunggu di ruang tamu
jusia ernita
akhirnya
jusia ernita
😭😭kok sedih
Sekar Laveina: siapin tisu, Kak 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!