NovelToon NovelToon
Obsesi Yang Melukai

Obsesi Yang Melukai

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama / Cinta Murni
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: farhati fara

Bukan tentang pengkhianatan ataupun perselingkuhan, tapi tentang obsesi cinta yang menjadi luka dan dosa.

Nisa harus menerima hatinya terluka saat suaminya, Rangga secara terang terangan pergi berkencan dengan kekasihnya, Tiwi. Tapi itu adalah harga yang harus diterimanya atas dosa yang dilakukannya sendiri.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya saat cahaya lain hadir dalam hidup Nisa. Akankah semuanya berakhir bahagia atau sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farhati fara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan istri

"Rangga..?" ucap Fatma tak yakin saat melihat Rangga berdua dengan Nisa walau mereka duduk saling berjarak. Dia sempat berpikir kalau dia salah mengenali orang tadi.

"Apa yang sedang kau lakukan di sini?" tanyanya terkejut begitu memperjelas tatapannya. Fatma sebenarnya sudah diberi tahu oleh Ali supaya masuk saja karena dia sedang mandi dan Nisa, adiknya ada di dalam. Akan lebih baik jika Fatma masuk saja tanpa membuat Nisa terpaksa membukakan pintu untuknya. Fatma pikir itu adalah keputusan yang bijak, apalagi dia sadar dengan keadaan Nisa yang buta.

Suasana di ruang tamu itu mendadak tegang dan ada atmosfer canggung yang juga membungkusnya. Mata Rangga sama sekali tidak dapat berbohong kalau dia terkejut dengan kehadiran Fatma yang tiba- tiba.

"Kak Fatma. Kenapa Kakak masuk tanpa memberi salam dulu?" tanya Rangga balik yang terdengar sangat konyol. Dari semua pertanyaan yang ada, malah pertanyaan itu yang keluar dari bilah bibirnya

Tanpa mereka sadari, pertanyaan keduanya telah membuat Nisa bertanya-tanya bagaimana calon kakak iparnya itu kenal sama mantan suaminya?. Tapi sesuatu yang harusnya dia tanyakan hanya bisa mengambang di udara. Apalagi setelahnya suara Fatma kembali terdengar.

"Jangan mengubah topik! Apa yang kau lakukan disini dan apa hubunganmu dengan Nisa dan Mas Ali?" Fatma yang masih di penuhi dengan kebingungan langsung mencecar Rangga, meminta penjelasan. Walau pikirannya kini merasa hubungan Rangga dan Nisa bukanlah hubungan yang biasa.

Rangga terlihat menarik nafas panjang sebelum memutuskan untuk menjawab. Dia akan berkata yang sejujurnya sekarang. Lagian, apa lagi yang perlu ia sembunyikan sekarang? Dia sama Tiwi sama sekali tidak ada lagi hubungan apapun.

"Pertama, aku ingin minta maaf pada Kak Fatma karena telah berbohong sebelumnya. Sebenarnya Annisa istriku."

"MANTAN ISTRI!!" seru Ali lantang dari atas tangga lantai 2 di mana tangga itu terhubung dengan ruang tamu. Sontak Fatma dan Rangga memandang ke arah tangga di mana Ali yang sedang melangkah turun dalam keadaan sudah segar dan tampak rapi.

"Iya, maksudku mantan istriku" ralat Rangga menciut saat Ali memandang tajam ke arahnya. Mantan kakak iparnya itu sama sekali tidak menyembunyikan ketidak sukaannya padanya. Langkah pria itu terlihat tenang turun mau bergabung bersama mereka, tapi Rangga tahu, dibalik sikap tenang seorang Ali, ada kebencian yang berkobar untuknya. Ali pasti sedang menahan diri agar tidak menghajarnya, apalagi Rangga dengan berani melangkahkan kakinya ke sini.

"Apa maksudmu mantan istri? Jadi kamu pernah menikah dengan Nisa? Dan kenapa kamu masih berhubungan dengan Tiwi! Apa kamu telah membohongi adikku tentang statusmu?" tanya Fatma bertubi-tubi. Dia tidak percaya dengan apa yang di dengannya. Sedangkan Nisa kini mulai mengerti apa yang sedang dibahas. Dia menangkap semuanya dari percakapan yang di dengarnya.

Jadi Fatma adalah kakaknya Tiwi dan Rangga tidak pernah mengatakan statusnya yang sudah pernah menikah dengannya pada wanita itu. Nisa dapat mengerti bagaimana kecewanya Fatma sekarang ini.

"Kurasa Rangga tidak membohongi Tiwi, tapi mereka berdua yang telah berbohong padamu, Fatma" timpal Ali yang kini telah bergabung di samping Fatma

"Apa maksudmu Mas?" tanya Fatma mulai merasakan tubuhnya melemas dengan fakta yang didengarnya sekarang ini

"Ya, Tiwi tetap berhubungan dengan Rangga walau dia mengetahui Rangga sudah menikah dan berbohong padamu kalau Rangga belum terikat." jelas Ali singkat sembari memandang dalam mata Fatma yang kini mulai berair. Ali tahu, calon istrinya itu pasti sangat syok sekarang.

"Tidak, ini semua salahku Kak Fatma. Mas Rangga dan mbak Tiwi tidak salah. Mereka berdua saling mencintai dan berencana akan menikah namun aku menghancurkan semua rencananya. Aku menjebak Mas Rangga agar terikat denganku. Ini semua salahku," ujar Nisa menitikkan air mata sambil menunduk. Penyesalan terdengar jelas dari balik suara dan kalimatnya.

Fatma memandang Nisa, dia tidak percaya gadis mungil yang di kaguminya mampu terjerat dalam dosa besar seperti itu. Sebuah dosa yang berdasarkan pada sebuah kata cinta.

"Aku melakukannya karena aku tidak ingin Mas Rangga bersanding dengan wanita lain hingga aku lupa diri dan melupakan konsekuensi yang harus kuterima. Aku yang telah menghancurkan impian Indah Mbak Tiwi dan Mas Rangga" lanjut Nisa semakin terisak. Dia menyalahkan dirinya sendiri atas semua yang terjadi.

Ali memandang sedih kearah sang adik. Disini, di masalah ini, ia ingin sekali menyalahkan Rangga akan segala hal yang menimpa adiknya, namun tak ada yang dapat dia salahkan, karena Nisa juga punya andil yang sangat besar dalam kesalahan itu. Fatma menggeleng tidak percaya.

"Kenapa... kenapa ini semua harus terjadi seperti ini?" ujar Fatma lirih. Wanita itu terlihat semakin frustasi

"Sudahlah Fatma, tidak ada yang dapat kita salahkan. Semua sudah menjadi bagian dari takdir, seperti pertemuan kita dan saling jatuh cinta, ini juga bagian dari takdir yang harus kita syukuri." hibur Ali lembut, Fatma memandang ke arah Ali

"Lalu bagaimana dengan adikku? Dia pasti sangat terluka dan sakit hati... adikku yang malang." Fatma tak lagi mampu membendung air matanya mengingat sang adik. Dulu, dia selalu berpikir positif kalau Rangga dan Tiwi akan berakhir di pelaminan dan hidup bahagia sampai tua. Tapi, dengan fakta yang seterang ini menghantamnya. Bagaimana Fatma harus berpikir sekarang.

"Jangan terlalu khawatir. Sekarang Nisa dan Rangga resmi bercerai apa lagi Nisa kini sudah keguguran maka tak ada lagi yang akan mengikat Rangga," ucap Ali tenang namun penuh penekanan di setiap katanya.

"Kak Ali benar. Aku memang sudah tidak terikat lagi dengan Nisa namun kini aku yang akan mengikatkan diri padanya" sahut Rangga yang terdengar yakin. Pria itu bahkan dengan begitu berani menyuarakan apa yang terlintas di hatinya.

"Apa maksudmu bajingan?" ujaran Rangga sukses membuat Ali naik pitam

"Aku sudah berpisah dengan Tiwi. Dia yang memutuskanku. Dia tidak ingin bersama denganku karena kini dia sadar bahwa aku tidak mencintainya, perasaanku padanya hanya sebatas Obsesi yang bukan berasal dari hati. Kini, aku juga sadar kalau aku telah jatuh cinta pada Nisa dan aku ingin memulai dari awal lagi dengannya. Maafkan aku Kak Fatma, Kak Ali dan juga Annisa." ujar Rangga tulus dengan semua penjelasan yang berasal dari hatinya.

Setelah ujaran penjelasan Rangga, tiba-tiba Fatma jatuh pingsan setelah Rangga mengucapkan kata terakhir. Ali yang panik langsung mengangkat Fatma ke atas sofa. Nisa yang sebelumnya hanya terdiam sembari menyimpulkan segala maksud mereka. Kini juga kembali berurai air mata. Nisa semakin terisak dengan bibir yang tidak henti- hentinya mengucapkan doa penenang hati.

Setelah memberi minyak angin ke tangan Nisa untuk di oleskan pada Fatma. Ali langsung berbalik dan menghajar Rangga dengan pertanyaan dan kata-kata yang menyakitkan.

"Sebenarnya apa maumu hah! Dasar bajingan tanpa hati kau ini. Apa kau masih merasa dirimu itu manusia? Kau bahkan lebih menjijikan dari binatang. Kau bilang kamu ingin memulai dari awal lagi dengan adikku? Apa kau belum puas menyakiti hatinya? Apa kau ingin menghancurkannya sampai mati? Apa ya sebenarnya adikku lihat darimu hingga bisa tergila-gila padamu? dirimu bahkan tidak berhak mendapatkan cinta tulus dari adikku." umbar Ali meledak dalam kemarahannya pada pria di depannya. Rangga hanya diam tanpa menjawab sepatah kata pun. Memang apa yang mau dia jawab. Semua perkataan Ali barusan hampir semuanya benar dan dia mengakui itu semua.

Sedangkan Nisa terus mencoba menyiumkan minyak angin di hidung Fatma dengan air mata memenuhi wajah. Apalagi saat dia mendengar umbaran kakaknya, air mata seakan tidak mau berhenti mengalir.

"Adikku sudah melepasmu dan sekarang pergilah berbahagia dengan wanita yang kau cintai. Jangan ganggu Nisa lagi. Sana pergi... pergi... cepat pergi." usir Ali kasar sambil mendorong Rangga untuk pergi. Namun Rangga tidak bergeming. Dia tetap diam tanpa berucap apapun sebagai balasan dari kalimat Ali.

"Kakak, kak Fatma sudah sadar," ujar Nisa memberitahu saat Ali sedang sibuk mengusir Rangga yang tidak mau pergi.

.

.

.

1
Aditya hp/ bunda Lia
jodohnya Nisa kah Radit itu ... 🤔
Aditya hp/ bunda Lia
sesalmu amat sangat terlambat ... udah Rangga mending kamu diem nikmati penyesalan mu
Aditya hp/ bunda Lia
si Tiwi ini rese banget dia gak bilang yah sama Fatma kalo dia kecelakaan dulu
sari
Aah pen bgt si Tiwi tau siapa Ali psti malu bgt tuh plakor
Aditya hp/ bunda Lia
emang semudah itu Rangga .. ?
oh tidak bisa
Aditya hp/ bunda Lia
Nah loh keciduk juga akhirnya si Fatma kan apa datang bareng si Tiwi juga biar tambah dari der dor ... 🤭
Intan
Bagus sekali❤️😘😘
Aditya hp/ bunda Lia
ya terus sekarang mau mu apa Ranggaaaaa ... nikmati ajah apa yang kamu tanam dulu sedap kan ....
Aditya hp/ bunda Lia
dasar gak peka kalo nanti si Tiwi tau siapa Ali malu gak tuh kamu
Aditya hp/ bunda Lia: iya juga
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
pedemu udah tingkat galaksi 😂😂
dasar Tiwi ulet bulu
Aditya hp/ bunda Lia: gatel banget sebadan badan 😂😂
total 2 replies
sari
jiahahaha GK malu tuh si Tiwi kmarin Rangga suami org skarang KK ipar pun mau di embat dsr pelakor emg ya
Fara F: pelakor ya hehe😅
total 1 replies
sari
ya ampun ribet bgt sih ikatan mrk bakal seru nih💪
Fara F: Jelas seru donk hehe😁
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
yeeeh, .... Fatma kalo kamu tau Nisa itu manta istri si Rangga gimana coba
Aditya hp/ bunda Lia: iya pasti dan nanti dia mau ngambil sikap gimana yah sama si Tiwi
total 2 replies
sari
Ali Fatma itu brarti Ali Fatimah kah
ah couple baru dong😍
semangat kak fara💪lanjut LG yg byk ya😄
Fara F: satu bab saja keteter ini. Bagaimana mau banyak😭😭🙏🏻
total 1 replies
sari
mampus tuh si serangga moga aja stelah ini Nisa bahagia ya💪
Fara F: Aamiiin🤲🏻
total 1 replies
sari
mrk 3 bersaudara Ali Nisa dan Nita
apakah Nita punya peran besar jg di novel ini JD penasaran
Fara F: Tunggu saja, ada partnya Nanti Insha Allah😁
total 1 replies
sari
apakah Rangga skarang sudah SDR kalo dia cinta ma Nisa trlambat kali sdarnya
Fara F: penyesalan yang terlambat
total 1 replies
sari
ya Tuhan kok nyesek bgt sih kak bab ini/Sob//Sob/
ngebayangin JD Nisa psti sakit bgt deh/Cry/
Fara F: Saya juga nangis pas di ceritain bagian ini. Nyesek banget begitu😭
total 1 replies
sari
Nisa psti SGT senang tp aku GX rela
cerai aja GX sih klean
Fara F: iya cerai sih. tidak ada jalan keluar lain
total 1 replies
sari
Cinta buta Nisa GX dpt dipaksakan mkanya dia trluka/Sob/
Fara F: iya, obsesinya bikin dia terluka sama seperti judulnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!