NovelToon NovelToon
Air Panas Untuk Selingkuhanmu

Air Panas Untuk Selingkuhanmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Single Mom
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: NinLugas

Ranti merasa hidupnya sempurna. Suaminya, Sony, adalah pria idaman—penyayang, sukses, dan setia. Bahkan, Ranti begitu percaya pada Sony hingga tak pernah sekalipun menaruh curiga.

Namun, kebahagiaan itu hancur dalam sekejap. Kejadian tak terduga mengungkap kenyataan pahit. Ternyata menyimpan makna lain yang menyakitkan. Nama Raya, guru TK anak mereka.

Kekecewaan dan pengkhianatan mengguncang dunia Ranti. Kebohongan Sony selama ini tak hanya menghancurkan biduk rumah tangga mereka, tapi juga persahabatan Ranti dengan Raya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NinLugas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4: AMBANG PERTEMPURAN

Suara ketukan pantofel berhak tinggi milik Ranti memantul di sepanjang koridor dingin Gedung Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Pagi itu, langit tertutup awan mendung tebal, seolah meratapi kehancuran yang akan disahkan di dalam ruang sidang.

Di sebelah kiri Ranti, Pak Hendra berjalan santai sambil membawa tas kulit tebal berisi berkas-berkas pungkasan. Sementara di sebelah kanannya, Tasya dan Lala berjalan pasang badan, siap menjadi benteng pertahanan Ranti dari gangguan apa pun.

"Sidang pertama hari ini beragendakan mediasi," bisik Pak Hendra seraya melirik Ranti. "Namun, dengan eskalasi kasus pidana perzinahan yang sudah bergulir di Kepolisian Sektor, hakim biasanya tidak akan memaksa proses mediasi berjalan panjang. Kita tinggal tegaskan bahwa prinsipal menolak keras segala bentuk perdamaian."

"Saya tidak datang untuk berdamai, Pak Hendra," sahut Ranti tenang. Gaun blazer hitam bermotif garis tipis yang ia kenakan membingkai tubuhnya dengan sangat anggun. "Saya datang untuk mengambil kembali seluruh hak saya dan anak saya."

Saat mereka membelok di sudut lorong menuju ruang tunggu sidang tiga, langkah rombongan Ranti terhenti.

Di ujung lorong, Sony berdiri menyandarkan punggungnya di dinding. Pria itu tampak sangat berbeda dari Sony yang biasa memamerkan senyum penuh percaya diri. Wajahnya tirus, matanya sembap dengan lingkaran hitam tebal. Leher dan bagian dada atasnya terbalut perban putih tebal—sisa luka bakar dari air mendidih yang disiramkan Ranti beberapa hari lalu. Di sampingnya, Ibu Hendrawan duduk di bangku kayu sambil terus-menerus mengusap matanya dengan saputangan.

Melihat kehadiran Ranti, Sony langsung berdiri tegap. Matanya memancarkan campuran antara rasa bersalah, amarah, dan keputusasaan.

"Ranti..." panggil Sony, suaranya parau dan bergetar. Ia melangkah mendekati istrinya dengan tergesa-gesa.

"Tahan langkah Anda, Pak Sony!" bentak Tasya cepat, menghadang jalan Sony dengan tangan terentang. "Jangan berani mendekati Ranti!"

"Tasya, tolong... ini urusan rumah tangga aku sama Ranti!" raung Sony, matanya memohon menatap Ranti di balik bahu Tasya. "Ran, aku mohon... beri aku waktu lima menit saja untuk bicara. Tolong, Ran..."

Ibu Hendrawan ikut bangkit dan berlari kecil menghampiri Ranti. Wanita tua itu langsung menggenggam kedua tangan Ranti dengan jemarinya yang gemetar.

"Ranti, Nak... Ibu mohon sama kamu," bisik Ibu Hendrawan terisak-isak. "Lihat kondisi Sony, Ran. Punggung dan dadanya melepuh, dia tidak bisa tidur nyenyak tiap malam karena kesakitan. Dia sudah menerima hukumannya, Nak. Cabut laporan polisi itu, kita bicarakan ini baik-baik di rumah..."

Ranti melepaskan genggaman tangan ibu mertuanya secara perlahan namun tegas. Tidak ada riak emosi di wajahnya.

"Ibu," tutur Ranti dengan nada suara yang begitu datar hingga membuat Ibu Hendrawan bungkam. "Rasa sakit di kulit Sony akibat air panas itu akan sembuh dalam beberapa bulan. Tapi rasa sakit di dada saya saat tahu pria yang saya layani dengan tulus ternyata meniduri wanita lain di atas ranjang saya... tidak akan pernah sembuh seumur hidup."

"Ranti, aku khilaf!" Sony memotong, air matanya menetes melewati pipinya yang kusam. "Aku akui aku salah, aku terbuai! Tapi aku tidak pernah berniat meninggalkan kamu dan Bima! Aku mencintai kamu, Ran! Tolong cabut laporannya, karirku di kantor bisa hancur kalau kasus pidana ini lanjut!"

Ranti menatap Sony, pria yang dulu sangat ia puja, pria yang dulu berjanji di bawah lampu taman kampus untuk membahagiakannya dari nol. Kini, pria itu tampak begitu kerdil dan menjijikkan di matanya.

"Kamu tidak takut kehilangan aku, Mas," kata Ranti sinis, mengumbar senyum dingin. "Kamu cuma takut kehilangan jabatanmu, aset-asetmu, dan nama baikmu di mata publik. Jangan tamak. Kamu sudah memilih Raya, jadi nikmati kehancuranmu bersamanya."

"Ranti! Kamu kenapa jadi sekejam ini?!" bentak Sony, frustrasi karena usahanya melunakkan hati Ranti gagal total. "Aku ini suamimu! Ayah dari anakmu!"

"Status suami itu sudah mati sejak kamu melingkarkan kalung SR ke leher Raya," balas Ranti penuh penekanan.

Tiba-tiba, dari arah pintu masuk lorong, langkah kaki yang terpincang-pincang terdengar menghentak lantai.

Raya muncul di sana. Wanita muda yang dulu selalu tampil anggun berseragam guru TK itu kini terlihat mengenakan pakaian serba longgar untuk menutupi perban yang melilit paha dan dadanya. Wajahnya pucat tanpa riasan, dan matanya penuh ketakutan saat melihat kerumunan tersebut.

Melihat Raya, amarah Ibu Hendrawan yang tadinya terendam mendadak meledak. Wanita tua itu berbalik dan menerjang Raya.

"WANITA IBLIS! GARA-GARA KAMU RUMAH TANGGA ANAK SAYA HANCUR!" jerit Ibu Hendrawan seraya menjambak rambut Raya.

"Aww! Sakit, Ibu! Lepas!" jerit Raya histeris, berusaha melindungi tubuhnya yang masih sensitif dari sentuhan kasar.

"Ibu, sudah! Jangan buat keributan di sini!" bentak Sony tergesa-gesa melerai ibunya dan merangkul tubuh Raya yang gemetar.

Pemandangan itu membuat Ranti melipat tangannya di dada. Ia menyaksikan drama murahan keluarga tersebut dengan tatapan dingin.

"Lihatlah kalian bertiga," tutur Ranti keras, memotong keributan mereka. "Saling menyalahkan, saling mencakar, seperti cacing yang tersiram garam. Betapa menjijikkannya panggung sandiwara kalian."

Raya menatap Ranti dengan mata berkaca-kaca, ada rasa benci dan dendam yang mendalam di matanya. "Mbak Ranti... Mbak sudah puas buat saya dipecat dari sekolah? Mbak sudah puas bikin kulit saya cacat begini?!"

Ranti melangkah satu tapak mendekati Raya. Tatapannya membuat Raya refleks mundur selangkah karena ketakutan.

"Puas?" Ranti terkekeh pelan. "Belum, Raya. Ini baru babak pembuka. Kamu pikir kamu bisa menikmati uang hasil perasan suamiku? Kamu pikir kamu bisa hidup tenang setelah merusak masa depan anakku? Mulai hari ini, aku akan pastikan namamu tercemar di seluruh kota, hingga tak ada satu pun sekolah atau perusahaan yang mau menerima wanita bermental penjahat kelamin seperti kamu."

"Ranti, cukup!" bentak Sony membela Raya. "Jangan keterlaluan!"

"Bagus, Mas. Lindungi selingkuhanmu itu," jawab Ranti dengan senyum mematikan. "Karena sebentar lagi, saat seluruh harta atas nama kamu aku sita melalui pengadilan, kalian berdua bisa hidup bersama di kontrakan sempit tanpa uang satu sen pun. Kita lihat, sejauh mana 'cinta' kalian bertahan saat perut kalian lapar."

“Panggilan untuk para pihak dalam perkara nomor 412/Pdt.G/2026/PA.JS, atas nama Ranti melawan Sony, dipersilakan memasuki Ruang Sidang Utama.”

Suara panggilan dari pengeras suara gedung pengadilan memutus konfrontasi tersebut.

Pak Hendra merapikan jasnya dan menoleh pada Ranti. "Bu Ranti, panggung Anda sudah siap."

Ranti mengangguk anggun. Ia membenahi posisi blazer-nya, membalikkan badan, dan melangkah mantap memasuki ruang sidang tanpa menoleh lagi ke belakang.

Di belakangnya, Sony menatap punggung Ranti dengan penyesalan yang membakar dada, sementara Raya merintih kesakitan memegang perbannya. Hari itu, di bawah atap hukum, Ranti siap meruntuhkan seluruh fondasi kebohongan yang telah membodohinya selama bertahun-tahun.

1
Lee Mba Young
pengacara Sony keren banget, walau Sony napi ttp bisa memenangkan sidang🤣.
pengacara ranti abal abal cm butuh duit Tok mkne keder mengjadapi pengacara Sony. mkne ranti kalah sidang.

pdhl Sony jelas selingkuh Dan korupsi tp masih bisa dpt hak asuh. 👍
NinLugas: ka baca karya baru aku kak, perlu pembaca kritis kyk KK
total 1 replies
Lee Mba Young
pling enak pelakor Raya gk dpt karma.
Lee Mba Young
Cerita pling aneh. pdhl Sony napi dpt hak asuh.
farhan Dan pengacara ranti memang memgalah agar farhan bebas mndekati ranti tanpa bima. 🤣.
pdhl jelas jelas Sony napi kan 🤣
Lee Mba Young
pengacara Sony best banget pdhl Sony selingkuh, zina korupsi tp dpt bebas Dan dpt hak asuh🤣 .
ranty pengacara ne goblok 🤣
farhan kayak nya gk mau bima, cm mau ranti mkne suruh ranti nyerah.
NinLugas: kalau g gila authornya ya ceritanya yg gila kak🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Lee Mba Young
Ini hukum pling aneh, pdhl korupsi kok bisa bebas bersyarat.
pengacara ranti yg kurang keren
sunaryati jarum
Fitnah jika diselidiki dan ada bukti akurat,maka fitnah akan kalah
sunaryati jarum
Sony Seharus kamu akui dan terima kenyataan,ini semua karena kesalahan kamu.
Lee Mba Young
di sini pengadilan yg gk banget bpk nya napi tp dpt hak asuh itu dah aneh.
trus sekarang bpk nya nikah dng selingkuh annya apa gk di Banting tu anak.

ranti punya kerjaan hidup mapan knp gk dpt hak asuh. pdhl anak di bawah umur itu dng ibunya 🤣.
NinLugas: nnti d jelaskan d episode berikutnya nya y kk 🤣
total 1 replies
Lee Mba Young
Kenapa Sony bisa dpt hak asuh anak kn dia narapidana. kok aneh.
hrse dng status napi Dan gk punya penghasilan gk dpt hak asuh kan.
bukan kah kemarin hak asuh resmi ke ibunya. kok mulek.
sunaryati jarum
Kacang lupa akan kulitnya ,itu kamu Soni dan keluargamu
sunaryati jarum
Kamu malah.tambah cari masalah
NinLugas: terimakasih y kk atas dukungannya, 😍
total 1 replies
sunaryati jarum
Ada temen semasa kecil yang memberi dukungan
sunaryati jarum
Semoga kedepannya tidak ada lagi pengkhianat Ranti
sunaryati jarum
Orang tua Raya , bagus.Tidak membela tapi menyalahkan
sunaryati jarum
Tujuan kamu memang ingin merebut posisi Ranti, sudah pas kamu langsung dapat karma instan
sunaryati jarum
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!