NovelToon NovelToon
Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Bagaimana jadinya jika seorang dokter bedah dan ahli toksikologi jenius dari abad ke-21 bertransmigrasi ke tubuh seorang Permaisuri yang lemah dan dibuang?

Anran, seorang dokter genius masa depan, tewas dalam insiden laboratorium dan terbangun di tubuh Permaisuri Kerajaan Great Yan. Tak hanya dibuang ke Istana Dingin karena fitnah kejam, tubuh Permaisuri ini juga diracuni secara perlahan oleh musuh-musuhnya di istana belakang.

Permaisuri lama yang penakut dan mudah menangis telah lenyap. Kini, Anran bangkit membawa kecerdasan medis modern, keahlian racun yang mematikan, dan keberanian tanpa batas!

Satu per satu racun dibongkar, fitnah selir licik dipatahkan, dan intrik politik kerajaan dihancurkan. Seluruh istana dibuat gempar oleh perubahan drastis sang Permaisuri yang kini anggun, cerdas, dan tidak bisa diintimidasi oleh siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 2

Anran mengulas senyum tipis yang sarat akan ironi, tak sedikit pun gentar oleh hawa intimidasi yang memancar dari jubah naga hitam yang membungkus tubuh tegap Kaisar Tian. Dengan punggung jemarinya yang pucat, ia mengusap sisa-sisa darah kering di sudut bibirnya, lalu menatap lurus menembus sepasang manik mata elang sang penguasa.

"Jika Saya mati malam ini, bukankah Yang Mulia akan kehilangan satu-satunya kambing hitam yang paling berguna untuk menutupi sosok pembunuh sebenarnya di istana ini?" sahut Anran dengan intonasi yang begitu halus, jernih, dan tenang.

Raut wajah Kaisar Tian seketika membeku kaku. Alis tebalnya bertaut kencang di bawah mahkota emasnya. Ada kilat ketidakpercayaan dan kekagetan yang berkelebat cepat di matanya. Permaisuri yang ada di hadapannya saat ini tampak sama sekali berbeda dari sosok wanita ringkih yang dulu selalu bersimpuh, menangis memelas, dan gemetar ketakutan setiap kali ia menatapnya.

"Apa yang sebenarnya baru saja kau katakan?" desis Kaisar Tian rendah, suarasa sarat ancaman yang mampu membuat siapa pun merinding.

Anran tidak memalingkan pandangannya sedikit pun. Hawa dingin malam menembus celah jendela Istana Dingin, membuat helaian rambut hitamnya berlibas lembut di sekitar bahunya.

"Bercak darah di bibir Saya dan pendaran gelap di bawah kuku jari ini adalah bukti nyata dari racun Bunga Malam Biru," ujar Anran seraya mengangkat tangan kirinya, memperlihatkan ujung jemarinya di bawah temaram pendar rembulan. "Racun ini bekerja lambat, mengikis paru-paru dan melumpuhkan saraf secara bertahap. Namun, racun ini tidak akan berakibat fatal tanpa pemicu khusus."

Kaisar Tian memicingkan matanya. Hawa keberadaan Anran yang begitu tenang dan percaya diri secara perlahan menarik seluruh perhatiannya. "Pemicu?"

"Akar Salju," jawab Anran lugas. "Tanaman herbal langka yang hanya tumbuh di pegunungan utara dan diimpor secara khusus oleh Balai Pengobatan Istana tiga hari yang lalu. Dan jika ingatan Saya tidak keliru, seluruh pasokan Akar Salju bulan ini diserahkan sepenuhnya ke Kediaman Barat untuk merawat kondisi kesehatan Selir Mei yang dikabarkan melemah."

Lian yang berlutut di ubin batu menahan napasnya dalam-dalam. Keheningan di dalam ruangan itu terasa begitu menghimpit, hingga tetesan air dari atap batu di luar koridor seolah terdengar menyengat di telinga.

Kaisar Tian mematung tanpa bersuara. Pikiran tajamnya bertarung hebat. Pengetahuan medis yang disampaikan Anran terdengar begitu terperinci, rasional, dan masuk akal—bukan sekadar racaan wanita yang putus asa.

"Kau mencoba memfitnah Selir Mei di hadapanku?" suara Kaisar Tian terdengar kian berbahaya.

"Saya tidak sedang memfitnah siapa pun, Yang Mulia," potong Anran tenang. "Saya hanya membeberkan fakta medis. Jika Yang Mulia tidak percaya, panggillah Tabib Zhou sekarang juga. Minta beliau memeriksa mangkuk sisa obat di atas meja itu dan bandingkan reaksinya jika dicampur dengan sari Bunga Malam Biru."

Anran mengambil napas perlahan, meresapi rasa nyeri yang masih tersisa di dadanya sebelum melanjutkan, "Seorang penjahat yang cerdas akan menjebak korbannya hingga tampak seperti bunuh diri atau komplikasi penyakit. Namun, mereka lupa bahwa racun selalu meninggalkan jejak bagi mereka yang tahu cara membacanya."

Kaisar Tian menatap Anran tanpa berkedip. Untuk pertama kalinya sejak mereka menikah, ia melihat sorot mata yang begitu jernih, tajam, dan penuh dengan aura superioritas yang tak bisa

1
Murni Dewita
👣
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
nah kan, sekalian aja itu si kaisar meninggoy mendadak
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
kaisar pikun yg kebanyakan selir sih ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!