season 1
Zahira, gadis cantik berhijab itu di haruskan menikah dengan Abimanyu, bos dingin dan sombong. Putra dari Tuan Alex, orang yang memberikan suntikan dana kepada perusahaan ayahnya.
"Sebaiknya kita bekerja sama untuk membahagiakan orang tua kita. Aku mempunyai kekasih." (Bima)
"Aku akan menikah denganmu dan mencari ridho Allah SWT, aku akan mencoba merebut hatimu"(Zahira)
Season 2
Khalista dan Andika terpaksa menikah karena sebuah Misi. Pada akhirnya suatu kecelakaan membuat khalista hilang ingatan.
Mampukah Andika membuat istrinya jatuh cinta, jika dalam ingatan khalista Andika adalah orang yang menjengkelkan dan menyebalkan sedunia? 😀
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sokhibah El-Jannata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 23
Hari H pernikahan telah didepan mata, Zahira tampil cantik dengan gaun yang indah.
disamping kirinya sudah ada ibunya dan ayahnya.ia berjalan menyusuri koridor dengan hati berdebar. ia duduk disebelah Bima yang tampak tampan dengan penampilan nya. terlihat ayahnya membisikkan sesuatu kepada penghulu.
" baik kita mulai ijab qobul nya,..
"Saya nikahkan dan saya kawinkan Zahira fadhila Rahma, binti Davit nugraha, dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai"
"Saya trima nikah dan kawinnya Zahira Fadila Rahma binti Davit nugraha dengan mas kawin tersebut dibayar tunai"
para saksi mengucapkan sah, dan pak penghulu pun membacakan doa,Pertanyaan muncul dibenak Bima kenapa binti Davit nugraha? tapi entahlah, Bima tak mempermasalahkan nya. mungkin nama asli pak hadijaya fikirnya, dan orang disekitarnya pun tak menyadari pengucapan ijab qobul, karna tertutup bahagia yang berlimpah.
"selamat menempuh hidup baru kakak, Aku menanti keponakan imut dari kalian,,, !!
goda Aqila, Bima mengacak rambut adiknya.
" selamat sayang. Ayah dan ibu ikut bahagia atas kebahagiaan mu. sakinah mawadah warohmah "
"selamat menempuh hidup baru sayang,, papa dan mama ikut bahagia... "
"kakak, selamat.... aku tunggu keponakan ku" Deren memeluk bergantian kedua kakaknya.
khalista dengan senyum sumringah nya menghampiri mempelai berdua dan memberi ucapan selamat kepada keduanya.
"Tuan Bima,, awas saja kalau sampai membuat sahabat ku menangis, Aku akan membuat Asisten pribadi mu itu hilang dari muka bumi ini"
Zahira dan Bima tertawa mendengar ucapan Khalista, bagaimana bisa bima yang berbuat Andika yang harus bertanggung jawab"
"kau tenang saja nona khalista, Zahira sudah mempunyai 1000 cinta untukku, aku akan berfikir yang 1000 kali untuk menyakitinya.
" Aku pegang ucapan mu tuan, jika kau berhianat, aku akan menyembunyikan Zahira hingga tak bisa kau menemukan nya, dan akan menyesal setelah nya.
"kau tidak akan bisa melakukannya,.. lihat saja nanti"
khalista berlalu, ikut menyiapkan resepsi yang masih dilakukan nanti malam.
Andika termenung melihat pernikahan Bima dan Zahira entah apa yang teselip dalam fikiranya, Sejak awal bertemu Zahira dirinya merasakan hal yang berbeda.
"Andika"
"om alex"
"Ada apa? kau kelihatan bersedih.
" Aku hanya terharu om, entah perasaan apa, aku bahagia melihat kebahagiaan Zahira"
"Apa kau menyukai Zahira?
" Aku tidak seberani itu om, entah. mungkin karna aku merasa tuan Bima bahagia makanya aku jadi terharu"
alek menepuk pundak Andika pelan.
"segeralah mencari pasangan, aku yakin sebenarnya kau ingin menikah. makanya kau sedih"
Alek berlalu, Andika tersenyum tipis. mengabaikan kegelisahan hatinya.
"Zahira.... perlu kamu tau,,, nanti kalo aku ketemu sama asisten gila itu, akan aku ulek pke ulekan sambel, dia itu menyebalka sekali,
Zahira hanya tertawa melihat Khalista yang dari tadi membicarakan Andika,
" Andika orang yang baik lo tau, masak iya dia sebegitu nya mengerjai mu, kamu juga sih, kelewatan mengatainya... "
"iya aku kelewatan, aku tau kok, tapikan aku udah minta maaf Za, kebangetan banget kan..
" aku hanya saranin aja sih, jangan terlalu benci. entar jadi cinta lo".
"ya sudah, kamu segera kesana gih,, sudah banyak tamu yang datang,, nanti ditunggu pangeran batu mu itu"
Zahira berlalu, kemudian mendekati Bima diatas pelaminan.
"maaf lama menunggu ku mas,,, aku baru saja selesai sholat"
"iya,,. no problem"
banyak tamu berdatangan, tak lain juga dengan Arjuna, ia datang bersama dengan keluarganya, ibu dan ayah Arjuna menyayangkan kenapa bukan anaknya yang menikah dengan Zahira, namun kemudian ungkapan doa sakinah mawadah warohmah juga terucap dari keduanya..
"trimakasih om, tante, dan pak juna yang sudah menghadiri undangan kami.
" aunty Zahira, apa aunty melupakan ku?
Reyhan berlari menghambur kepelukan Zahira.
"no.no.no... aunty tidak melupakan mu,, aunty akan selalu menjadi aunty Reyhan, mintalah dady mu segera memberikan mommy untuk reyhan"
celetuk Zahira, Mereka tertawa. berbeda dengan Bima yang datar tanpa ekspresi.
pesta berakhir dimalam hari. Zahira sudah undur diri ketika Bima menemui kolega bisnis bersama Andika, Ayah, Tuan Alex juga deren. hingga percakapan mereka berakhir jam 24.00.Bima melangkah kan kakinya menuju kamar hotel tempatnya mengadakan resepsi.