NovelToon NovelToon
SALAH SERVER! MAFIA BERDARAH Di Kamar Mandi Nyonya CEO.

SALAH SERVER! MAFIA BERDARAH Di Kamar Mandi Nyonya CEO.

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Pengganti / CEO / Mafia / Mengubah Takdir
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Aku cuma mau jadi beban keluarga CEO, kenapa malah dikasih beban nyawa Mafia?!"
Velin mengira transmigrasi ke tubuh istri pengganti dalam drama CEO klise adalah tiket liburannya dari dunia korporat. Tugasnya mudah: diabaikan suami, dihina pelakor, lalu mati konyol.
Tapi Velin menolak alur! Saat ia sedang asyik berendam mawar untuk merayakan kebebasannya, plafon kamar mandinya jebol.
Bukannya suami yang datang minta maaf, justru seorang pria asing bersimbah darah jatuh tepat di hadapannya. Kieran Marva D’Arcy—Ketua Mafia kejam yang seharusnya tidak ada dalam naskah ini.
Satu pria ingin membuangnya, satu pria lagi mengancam akan menembaknya.
Saat alur drama sudah "Salah Server", apakah Velin akan tetap mengikuti naskah, atau justru menulis takdir baru bersama sang Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Murka sang Naga D'Arcy

"ARGHHH!" Sirius menjerit kesakitan, pistol kromnya terlepas dan terjatuh ke dalam air laut. Cengkeramannya pada leher Velin mengendur.

Dalam hitungan detik, Kieran melesat maju. Dengan satu tendangan brutal, ia merobohkan Sirius ke lantai dermaga yang kasar. Jaxon dan timnya segera mengepung tempat itu, menodongkan senapan laras panjang ke arah Sirius dan Adriano yang sudah gemetar ketakutan.

Kieran menarik Velin ke pelukannya, memeluknya begitu erat seolah ingin menyatukan tubuh wanita itu ke dalam dirinya sendiri. "Sudah kubilang tutup matamu, bukan?" bisik Kieran dengan suara serak yang penuh emosi.

Velin menangis sesenggukan di dada Kieran, tangannya mencengkeram rompi antipeluru suaminya. "Maaf... Maafkan aku, Kieran. Aku bodoh, aku terjebak bualan pria itu. Aku hampir membuat diriku sendiri celaka."

Kieran melepaskan pelukannya sedikit, menangkup wajah Velin dan menghapus air matanya dengan ibu jari. Tatapannya yang tadi mematikan, kini berubah menjadi sangat rapuh. "Jangan pernah... jangan pernah lari dariku lagi. Meskipun kau membenciku, tetaplah di sisiku agar aku bisa menjagamu."

Velin menggeleng cepat. "Aku tidak membencimu! Aku mencintaimu, Tuan Mafia Kaku! Aku hanya takut kehilanganmu karena 'kutukan' bodoh itu!"

Kieran tertegun mendengar kata cinta yang pertama kali keluar dari mulut Velin. Namun, momen manis itu terinterupsi oleh suara isakan dari lantai.

"Velin... Maafkan aku... Aku hanya ingin menyelamatkanmu," Adriano merangkak mendekat, wajahnya pucat pasi melihat tatapan Kieran yang kembali berubah dingin.

Kieran melepaskan Velin dan melangkah perlahan menuju Adriano. Setiap langkah sepatunya di atas kayu dermaga terdengar seperti lonceng kematian. Kieran menarik kerah kemeja mahal Adriano, mengangkat pria itu hingga kakinya hampir tidak menyentuh tanah.

"Menyelamatkannya?" desis Kieran, suaranya sangat rendah namun menggetarkan nyali. "Kau membawa istriku ke tangan pengkhianat seperti Sirius, dan kau menyebutnya menyelamatkan?"

"Aku tidak tahu Sirius akan berkhianat! Dia bilang kau pembunuh ibumu sendiri!" Adriano mencoba membela diri.

Kieran tertawa dingin, sebuah tawa yang membuat bulu kuduk berdiri. "Ibuku meninggal karena dia adalah seorang D'Arcy yang terhormat. Dia memilih mati daripada membiarkan musuh menyentuh cincin itu. Dan kau... kau hampir membiarkan istriku mengalami hal yang sama hanya demi egomu yang terluka karena diceraikan."

Kieran melayangkan satu pukulan keras ke rahang Adriano hingga pria itu tersungkur.

"Tuan, cukup! Jangan membunuhnya!" teriak Velin, bukan karena peduli pada Adriano, tapi karena ia tidak ingin Kieran mengotori tangannya lebih jauh.

Kieran berhenti, ia menatap tangannya yang memerah, lalu menatap Adriano yang sudah babak belur. "Kau tahu, Adriano? Aku bisa melenyapkanmu sekarang juga. Tapi itu terlalu mudah. Aku ingin kau tetap hidup."

Kieran memberi kode pada Jaxon. Jaxon melangkah maju sambil memegang sebuah tablet.

"Tuan Mally," ujar Jaxon dengan nada datar. "Saat ini, seluruh aset perusahaan Anda sudah dalam pembekuan sementara untuk penyelidikan kerja sama dengan organisasi kriminal yang dipimpin Sirius. Anda tidak bangkrut, tapi Anda tidak akan bisa menyentuh satu rupiah pun sampai aku mengizinkannya. Anda akan hidup sebagai orang kaya yang tidak punya uang sepeser pun untuk membeli makan malam."

Adriano melongo. Itu adalah hukuman yang lebih kejam daripada kebangkrutan bagi seorang CEO sombong seperti dirinya.

Kieran kemudian beralih pada Sirius yang sedang meringis memegangi tangannya yang berdarah. "Dan kau, saudaraku... Kakek Evander sudah menunggumu di ruang bawah tanah istana. Dia sangat kecewa karena kau mencoba merusak pesta pernikahan cucu kesayangannya."

Sirius pucat pasi. "Kieran... tolong, jangan kakek..."

"Bawa mereka!" perintah Kieran tanpa ampun.

Kieran kembali menghampiri Velin. Ia melepas jaket tempurnya dan menyampirkannya ke bahu Velin yang kedinginan. Ia menggendong Velin kembali menuju helikopter yang masih meraung di udara.

"Tuan Kieran..." panggil Velin pelan saat mereka sudah berada di dalam helikopter.

"Hm?"

"Bibirku... masih bengkak yang kemarin, sekarang ditambah kena angin malam. Apa nanti kalau sampai rumah, kamu mau kasih 'obat' lagi?" tanya Velin dengan polosnya, mencoba mencairkan suasana.

Kieran menatap bibir Velin yang memerah, lalu menatap mata istrinya yang kini kembali menatapnya dengan nakal. Kieran menyeringai, ia menarik tengkuk Velin dan membisikkan sesuatu di telinganya.

"Obat dariku dosisnya sangat tinggi, Nyonya D'Arcy. Kau mungkin tidak akan bisa keluar kamar selama tiga hari ke depan."

Velin merona hebat. "Duh, jiwa figuran drama CEO-ku beneran sudah pensiun. Selamat datang di kehidupan nyata yang jauh lebih panas!"

...****************...

1
awesome moment
ti kn...hamidun yg super absurd
awesome moment
velin mmg super absurd
awesome moment
bikin genre kocak bgini lg dunk
Ariska Kamisa: baik, ditunggu aja ya kak,
terimakasih kak, 🙏🙏🙏
total 1 replies
awesome moment
kocak mmg tu aveline
awesome moment
cerita sekocak n koq minim pembaca😭😭😭syedih q tu
awesome moment
omelet penuh cinta
awesome moment
adriano rugi besar
awesome moment
ngabrut
awesome moment
whoah...jodoh velin n
awesome moment
😄😄😄👍😄😄👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
ngeluh mulu si velin ampun...
aditya rian
busett
aditya rian
telat Adriano kalah kaya habisnya/Applaud/
aditya rian
sumpah... kadang isi otak velin ini absurd ditambah bibi Amora nya yang sama /Scream/
Ariska Kamisa
siap kak..
terimakasih 🙏🙏🙏
Mifta Nurjanah
lanjut
Rin Jarin
lanjutkan
Lola Maulia
😊😊😊😊
Mifta Nurjanah
cieee ciuman
Mifta Nurjanah
wkwk cincin pindah ke lu ven
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!