seorang pria kaya yang tak sengaja bertemu dengan seorang wanita muda yang tak jelas asal usul nya kini menjalin sebuah asmara,namun hal yang tak terduga terjadi setelah pria tersebut tahu bahwa wanita yang ia cintai ternyata sudah hamil muda sebelum mereka bertemu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sudawirat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
jalan-jalan
Sudah hampir tiga puluh menit berlalu,bram masih duduk di kursi mobil nya sembari merokok,
sambil menunggu sekar yang tak kunjung keluar dari dalam kantor,meski begitu bram tampak tenang sambil menikmati rokok nya,namun ketenangan bram sedikit terusik setelah terdengar bunyi," klunting" dari ponsel nya,sebuah tanda adanya pesan yang masuk,mendengar ponsel milik nya berbunyi,bram langsung ngeh jika pesan tersebut berasal dari orang suruhan bram,seketika ia mengeluarkan ponsel milik nya lalu membuka isi pesan yang baru saja ia terima
" pak,semua sesi sudah di lalui dengan baik olehnya,namun untuk pengalaman kerja,saya rasa ia masih perlu belajar,dan mungkin sebaiknya kita tempatkan ia di resepsionis" tulis pesan dari seseorang kepada bram,melihat pesan tersebut,bram tak langsung membalasnya,ia masih berfikir sejenak untuk mengambil keputusan,
dan setelah bram merasa yakin dengan semua pertimbangan nya,ia pun membalas pesan tersebut
" mungkin itu pilihan yang tidak terlalu buruk,dia memang belum banyak pengalaman,namun aku yakin dengan tekad nya,"tulis pesan balasan bram kepada seseorang suruhan nya,
tak lama berselang,bram yang masih memandang ponsel nya kembali mendapat pesan;
" baiklah kalau begitu pak,apakah ada hal lain yang perlu saya lakukan?" tulis pesan kepada bram,
"sebelum dia bekerja,bisakah kamu membantu saya menemukan sebuah kontrakan untuk sekar,kontrakan yang tak jauh dari sini,karena saya ingin dia tinggal tak jauh dari kantor," tulis pesan bram,sembari sesekali menghisap roko,dan tak lama setelah itu,bram pun mendapat balasan
" baik pak ,saya akan carikan" pesan balasan untuk bram,
" segera kabari saya jika sudah dapat",balas bram,setelah mengirim pesan tersebut,tampak bram tersenyum,bram merasa senang bisa membantu sekar,
"baiklah sekar,mari kita lihat seberapa besar tekad mu untuk bekerja,mungkin awalnya kamu akan kesulitan namun aku yakin dengan berjalannya waktu kamu pasti bisa" celetuk bram dalam batin,
Tak lama setelah itu,bram kembali mendapat pesan,
"baik pak,mulai minggu depan sekar bisa bekerja,namun untuk saat ini saya belum mengumumkan pada nya,mungkin saya akan memberi kabar padanya besok pagi atau lusa" balasan pesan untuk bram,
"soal itu aku percayakan padamu" balas bram,
" baik pak,nanti akan saya kabari lagi"tulis pesan kepada bram,dan setelah melihat pesan tersebut,bram pun kembali mengantongi ponsel nya tanpa membalas pesan tersebut.
Dan tak lama setelah itu,bram melihat sekar sedang berjalan keluar dari kantor,dengan raut wajah nya yang tampak sangat bahagia,sementara itu bram yang melihat sekar seperti itu pun ikut merasa senang,
sesaat kemudian sekar akhirnya sampai di mobil,dan bram pun langsung membukakan pintu untuk sekar dari dalam,
" astaga,,aku sangat gugup tadi,aku sampai berfikir apakah aku bisa bekerja di perusahaan ini,mengingat semua orang yang ada di dalam sana tampak sangat elegan dan berkelas" ujar sekar kepada bram,sembari masuk kedalam mobil,
Sementara itu bram tersenyum mendengar perkataan sekar,lantas ia pun menjawab;
"benarkah,menurutku kamu juga elegan dan cantik sekar,kamu juga wanita berkelas" ujar bram pada sekar sembari tersenyum manis,sekar pun tersipu malu mendengar pujian dari bram,
"apakah menurut mu aku seperti itu mas?" tanya sekar pada bram,
" tentu saja,kamu adalah wanita yang sangat menarik sekar" balas bram kepada sekar,sementara itu sekar hanya diam terpaku sembari memandangi wajah bram.
Tak lama kemudian sekar dan bram keluar dari halaman kantor,menuju jalan raya,dan setelah berhasil menembus keramaian kota,bram mengemudikan mobil nya ke arah jalan yang mengarah ke sebuah perdesaan,sekar yang sadar akan hal itu pun berkata;
" mau kemana kita sekarang mas?" tanya sekar kepada bram yang sedang memacu mobilnya menjauh dari kantor,
" karena aku juga sedang senggang,mungkin kita sebaiknya jalan-jalan" ujar bram kepada sekar mengajaknya untuk jalan-jalan,
" hah,,,jalan-jalan kemana?" tanya sekar penasaran,
" ke gunung itu" ujar bram sambil menunjuk ke arah sebuah gunung,
" apakah itu gunung yang pernah kulihat dari halaman belakang rumah mu mas?" tanya sekar kepada bram,
" yupss,,benar sekali" ujar bram,
" ada apa disana?"tanya sekar lagi pada bram,penasaran dengan apa yang ada di gunung tersebut,
" aku juga belum pernah kesana,tapi katanya di sana ada beberapa tempat wisata yang bagus" balas bram kepada sekar,sembari terus memacu mobil nya,
" astaga,sebenarnya mas ini kuper atau bagaimana sih,apa mas memang tak pernah jalan-jalan sebelum nya?" tanya sekar dengan nada mengejek pada bram,
" ha,,ha,,ha,,,iyaa bisa di bilang begitu" balas bram sembari sedikit tertawa ,
" pantas saja mas sampai sekarang belum menikah" celetuk sekar pada bram.
Mereka saling mengobrol di tengah perjalanan menuju ke gunung tersebut,mereka berdua bak sepasang kekasih yang sedang menikmati waktu berdua.
Tikungan demi tikungan,tanjakan demi tanjakan telah berhasil di lalui,dan tak lama lagi mereka sampai pada tempat tujuan.