NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Bian

Cinta Untuk Bian

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Twdyaaa

Realitanya,kita tidak pernah tahu bagaimana jalan menuju takdir itu sendiri

yang membuat kita menerka-nerka dimana kaki ini akan menapak esok hari.


'Tuhan tidak pernah salah dan tidak pula terlambat dalam menetapkan suatu takdir kepada hamba-Nya'


'Kamu tahu sayang?aku bertaruh dengan diriku sendiri bahwa suatu saat hatimu yang sempit itu akan menjadikanku tempat pulang yang paling nyaman untuk kamu singgahi'.~ Elvita



'pernikahan ini hanya sementara,Sampai Kakak pertamaku melahirkan anak pertamanya mari mengurus surat perceraian'~Bian


Pernikahan yang awal nya berdasarkan kesepakatan itu akhirnya mengungkap tabir lama kedua keluarga yang hampir diambang kehancuran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twdyaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

proyek dimalam hari

Bian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,mengajak Elvita untuk menikmati suasana malam yang begitu sepi.

saat semua orang menyuruh mereka untuk menginap,Bian langsung menolak dengan cepat.

"aku sedang ada proyek yang harus dikerjakan dirumah dad.." ucapan Bian saat itu jelas saja membuat Elvita mengerutkan keningnya.

"kamu akan bekerja setelah sampai dirumah nanti Bi?" tanya Elvita pada Bian yang saat ini fokus menyetir

"tentu saja,proyek ini begitu penting untuk masa depan kita sayang" jawab Bian

blushh ! wajah Elvita memerah

meskipun sudah beberapa kali Bian memanggil nya dengan panggilan sayang, setiap mendengarnya Elvita masih saja merasa salah tingkah.

"tidak bisakah besok?aku khawatir pada kesehatanmu jika bekerja terlalu larut malam"

Entah mengapa Elvita tidak tenang saat Bian berkata akan kembali bekerja sedangkan saat ini saja sudah pukul sebelas malam.

"justru proyek ini akan membuatku semakin berstamina "

mendengar jawaban Bian akhirnya Elvita mengalah dan menganggukan kepalanya tanda mengerti.

dia tidak ingin terlalu mengekang Bian yang berujung akan membuat laki-laki itu berpikir jika dirinya terlalu ikut campur dikehidupannya.

Meskipun mereka semakin dekat tentu saja Elvita tahu jika Bian belum sepenuhnya menaruh kepercayaan pada dirinya.

perlahan,semoga kamu tahu dimana arah pulang yang begitu menenangkan~

setelah sampai dirumah,Elvita sangat bingung melihat Bian yang langsung mengajaknya ke kamar untuk membersihkan diri secara bergantian dan sudah terbaring di atas kasur dengan baju tidurnya seolah sedang menunggu elvita yang baru saja selesai mandi.

"Kemarilah" panggil Bian kepada Elvita saat melihat wanita itu berdiri diam hanya menatapnya.

"Bukankah kamu berkata akan mengerjakan proyek pekerjaanmu malam ini?"

Elvita mendekat dan berbaring sambil menatap suaminya dengan hangat.

Bian menarik tubuh Elvita dan meletakkan kepala Elvita di atas lengannya.

bisa dia rasakan aroma wangi dari tubuh Elvita yang begitu memabukkan bagi Bian.

"Bian..." panggil Elvita lembut ketika Bian sudah memeluknya dengan erat.

'hmmm'

Dia kelabakan ketika Bian mulai mencium bibirnya dengan perlahan turun ke leher hingga dada nya.

"kamu tidak jadi mengerjakan proyeknya?" tanya Elvita sebelum Bian bergerak semakin menuntut untuk melakukan yang lebih.

'bukankah dia akan bekerja kenapa malah mengerjai ku?'pekiknya

"ini sedang aku kerjakan,proyek membuat baby B" ucap Bian yang seketika membuat mata Elvita melotot.

"what?!"

Elvita kembali memikirkan ucapan Bian tadi

'Proyek malam'

'penting untuk masa depan'

'membuat makin berstamina'

ohhh kenapa Elvita baru memikirkannya sekarang!

issss

tiba-tiba Bian sudah membuka semua penutup tubuhnya tanpa disadari Elvita.

"bolehkah?.." tanya Bian dengan suara seraknya.

Elvita akhirnya paham,jika suaminya sedang sangat menginginkannya sekarang dia lantas tersenyum malu dan berkata

"lakukanlah kamu berhak atas diriku Bi..."

"aku tidak ingin kamu melakukannya karena sekedar menjalani kewajiban sebagai seorang istri,tapi aku ingin kamu melakukannya dari hati dan perasaanmu sayang....kamu bisa menolakku jika belum sepenuhnya yakin"

ucapan Bian membuat Elvita terharu,bagaimana laki-laki itu mengutamakan perasaannya terlebih dahulu daripada memaksa.

Bisakah dia berkata jujur?

Elvita mencintai laki-laki yang ada dihadapannya saat ini.

"aku melakukannya karena aku mau bi,lakukanlah secara perlahan" ucap Elvita tersenyum tulus menatap wajah suaminya.

mendengar itu lantas Bian kembali mencium bibir Elvita dan menuntut wanita itu untuk membalas ciumannya.

Bian begitu lihai melakukannya,membawa Elvita terbang mencapai kenikmatan dunia yang tiada Tara.

setiap gerakannya membuat Elvita mengeluarkan suara erangan yang memabukkan bagi Bian.

"sayang...."

"terimakasih sayang,i love u" ucap Bian pada Elvita yang terlihat kelelahan.

setelah menyelesaikan kegiatan nya Bian mencium kening Elvita dan menutupi tubuh istrinya dengan selimut tebal hingga ke lehernya.

bisa dia lihat rona malu di wajah wanita itu,bersembunyi masuk kedalam pelukannya.

"i love u too Bian" Elvita menjawab dengan sangat pelan yang terdengar begitu samar di telinga Bian.

"kamu mengatakan sesuatu?" tanya Bian pura-pura tidak mendengar ucapan Elvita barusan.

"Tidak!"

hahahaha

"Kamu mendengarnya!" sungut Elvita takterima saat Bian menertawakan dirinya.

"i love u Elvita Queensha,tidurlah kamu pasti kelelahan"

Bian mengendurkan pelukannya pada Elvita agar wanita itu lebih nyaman untuk mendapatkan waktu tidurnya.

tempat yang seharusnya kosong,kini diisi oleh seseorang yang mampu membuatnya merasa bersyukur...

Untuk kali ini aku berharap semoga takdir selalu menyatukan kita meski harus melewati badai yang mungkin menerjang dengan kasar...

aku berharap kita tidak pernah berpikir untuk saling melepaskan genggaman~

......................

Arga duduk di balkon kamarnya sambil menyesap rokok yang menurutnya membuat dia menjadi sedikit lebih tenang.

angin malam berhembus kencang menerpa wajah nya,mengingatnya akan kenangan dimasa lalu.

dimana di saat seperti sekarang Arga sedang kalut akan pemikirannya,Tina tiba-tiba memeluk nya dari belakang dan berusaha menenangkan dirinya meskipun Arga belum menceritakan apapun pada istrinya tersebut.

seolah paham apa yang dibutuhkan setiap kali Arga sedang kalut dengan semua permasalahannya Tina datang menjadi penenang untuk hatinya.

"Bukankah melihat Anthony mengingatkan kita pada laki-laki itu?"

mengingat perkataan mommy nya Halima tadi, seolah-olah membenarkan kecurigaannya selama ini.

jika memang benar seseorang dari masa lalu itu terlibat,dia jelas tahu betul motifnya!

balas dendam?

"Tuan...hari sudah sangat malam,tuan akan sakit jika terus-terusan diterpa angin malam" ucap Aldi

dia sangat khawatir pada tuannya,bagaimanapun laki-laki ini harus selalu sehat dan hidup lebih lama pikirnya.

"Apakah anak-anak sudah bahagia Aldi?,aku takut saat aku tiada nanti mereka menanggung dendam akibat kejadian dimasa lalu"

mendengar ucapan Arga,jelas saja Aldi begitu paham.

meskipun laki-laki tua ini masih terlihat gagah untuk seumurannya,tapi tetap akan rapuh jika dihadapkan berbagai macam masalah.

"aku hanya ingin menyelesaikan permasalahan ini dan hidup dengan tenang bersama anak cucu-cucu ku nantinya" lanjut Arga.

"Mereka semua pasti sedih jika mengetahui tuan menanggung semuanya sendiri,setiap hari baik tuan Brian,Bian maupun nona Khanza selalu menghubungiku untuk menanyakan keadaan tuan"

jawaban Aldi malah membuat Arga semakin merasa bersalah.

dia tidak pernah ingin membebani anak-anaknya untuk permasalahan dirinya.

"aku merasa bersalah pada mereka Aldi,terutama pada istriku Tina"

Tanpa semua orang tahu,dari awal Arga tidak pernah menceraikan Tina meskipun dia memilih mengusir wanita yang melahirkan anak-anak nya itu.

meskipun kepercayaan nya hilang begitu saja,tapi menceraikannya seolah tindakan yang begitu berat Arga lakukan.

maka dari itu,dia memilih menjauhi Tina tanpa menceraikannya secara resmi.

"melihat ketulusan nyonya Tina,dia pasti berharap tuan menjalani hidup dengan baik"

ucapan Aldi selalu membuatnya merasa sedikit lebih tenang.

ini yang Arga suka dari laki-laki itu,begitu tegas dan pintar.

Dia bisa melihat kesetiaan dibalik binar matanya.

......................

*maaf jika ada typo atau kesalahan dalam penulisan kata

1
Widya Ekaputri
buruan dibaca guyss author bakalan rajin update!!
Momoi'Zi
ih, aku suka loh sama alur cerita kamu, dan aku agak hate sama suaminya Helen, sok dingin banget 😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!