NovelToon NovelToon
Perjodohan Dengan Anak SMA

Perjodohan Dengan Anak SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / CEO
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kepahiang Martin

Dia adalah Kezia Putri Ramadhan – CEO muda berusia 25 tahun yang menguasai bisnis tekstil keluarga dengan tangan besi. Hidupnya penuh dengan rapat bisnis, target penjualan, dan tanggung jawab berat hingga dia tak punya waktu untuk cinta. Namun, semuanya berubah ketika keluarga dihadapkan pada kehancuran keuangan yang hanya bisa dihindari dengan satu cara: menikahi putra keluarga Wijaya.

Yang tak disangka, calon suaminya adalah Rizky Wijaya – seorang anak SMA berusia 18 tahun yang baru saja lulus ujian masuk kampus, suka bermain game, ngemil keripik, dan masih sering lupa menyetrika baju!

Tanpa pilihan lain, mereka menjalani pernikahan yang tak diinginkan. Di rumah besar Kezia, tingkah lucu Rizky tak pernah berhenti: memasak yang malah membuat kompor berasap, menempelkan stiker kartun di laptop kerja istri, hingga menyuruh asisten perusahaan memanggilnya "Mas Rizky". Tapi bukan hanya kelucuannya yang menghiasi kehidupan mereka – rasa cemburu sang suami muda yang masih dibawa umur ju

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kepahiang Martin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERTEMUAN YANG MEMBUKA MATA

Udara dingin di bandara Frankfurt menyapa wajah Rizky saat dia keluar dari pintu kedatangan. Tangannya gemetar sedikit bukan hanya karena cuaca, tapi juga karena kegembiraan dan rasa takut yang campur aduk. Dia mengenakan jas terbaiknya yang sedikit terlalu besar, dasi yang sudah dia pasang dengan benar setelah berlatih berkali-kali, dan tas kecil yang berisi hadiah untuk Kezia.

Di kejauhan, dia melihat Kezia yang mengenakan jas warna abu-abu dengan rambutnya yang rapi. Di sebelahnya berdiri Dion dengan wajah yang tampak tenang tapi penuh tekad. Rizky mengambil napas dalam-dalam dan berjalan menuju mereka dengan langkah yang semakin mantap.

"Kak Kezia!" panggilnya dengan suara yang sedikit menggema di bandara kosong itu.

Kezia langsung berbalik dan melihatnya, ekspresi wajahnya yang biasanya dingin langsung mencair menjadi senyum lebar. Tanpa berpikir panjang, dia berlari ke arah Rizky dan memeluknya dengan erat, menyelamatkan dia dari jatuh karena tidak terbiasa dengan jalan di lantai licin bandara.

"Aku sudah merindukanmu banget, Rizky," ucap Kezia dengan suara lembut di telinganya. "Kamu tidak perlu datang kesini kok. Aku akan segera pulang saja."

"Tidak, aku harus datang," jawab Rizky dengan suara tegas, masih memeluknya erat. "Aku tidak bisa tinggal diam di sana sambil khawatir kamu akan diambil orang lain."

Dion yang melihatnya dari kejauhan merasa ada sesuatu yang menyakitkan di dalam hatinya. Dia melihat bagaimana Kezia benar-benar bahagia saat bersama Rizky – sebuah ekspresi yang jarang dia tunjukkan saat bersama dirinya. Namun dia tetap mendekat dengan langkah yang mantap.

"Rizky, kan? Senang bertemu denganmu secara langsung," ucap Dion dengan memberikan tangan nya untuk bersalaman.

Rizky melepaskan pelukan dengan Kezia dan melihat Dion dengan pandangan yang tegas tapi tidak kasar. Dia menerima jabatannya dengan erat. "Aku tahu kamu suka sama Kak Kezia. Tapi dia adalah istriku, dan aku akan melakukan apa saja untuk menjaganya."

Dion tersenyum sedikit dan mengangguk. "Kita perlu berbicara dengan tenang. Mari kita pergi ke restoran dekat sini. Ada banyak hal yang perlu kita bicarakan."

Di restoran yang hangat dengan pemandangan sungai yang indah, ketiganya duduk dengan suasana yang sedikit tegang. Dion membuka pembicaraan dengan nada yang serius. "Aku tidak akan menyembunyikan bahwa aku memiliki perasaan yang lebih dalam terhadap Kezia. Kita sudah kenal lama, dan aku melihat dia sebagai orang yang sempurna untukku."

"Namun kamu harus mengerti bahwa dia sudah menikah denganku," ucap Rizky dengan suara yang mantap. "Aku tahu aku masih muda dan tidak bisa memberikan segalanya yang bisa kamu berikan padanya. Tapi aku mencintainya dengan sepenuh hati, dan aku akan berusaha menjadi suami yang terbaik untuknya setiap hari."

Kezia diam sejenak, melihat kedua pria yang ada di depannya. Dia kemudian mengambil tangan Rizky dan memegangnya erat. "Saya sudah membuat pilihan saya jauh sebelum kamu datang kesini, Dion. Rizky mungkin masih muda dan sering bertingkah konyol, tapi dia membawa kebahagiaan dalam hidup saya yang tidak bisa kamu berikan."

Dia melihat Rizky dengan mata yang penuh cinta. "Dia belajar memasak hanya untuk membuat saya bahagia, dia menyimpan uang saku untuk membeli hadiah kecil tapi berarti, dan dia selalu ada untuk saya meskipun tidak bisa membantu saya dengan pekerjaan saya. Dia melihat saya bukan sebagai CEO atau orang sukses, tapi hanya sebagai seorang wanita yang perlu dicintai dan dirawat."

Dion menghela napas panjang dan menurunkan pandangannya. Dia tahu bahwa dia telah kalah, bukan oleh seseorang yang lebih kuat atau lebih kaya darinya, tapi oleh seseorang yang memiliki hati yang lebih tulus dan cinta yang lebih murni. "Aku mengerti sekarang," ucapnya dengan suara pelan. "Aku salah dalam cara aku mendekati Kezia dan mencoba merusak hubungan kalian berdua."

"Aku tidak akan menyalahkan kamu, Dion," ucap Kezia dengan lembut. "Kamu adalah teman baik dan telah banyak membantu saya dengan pekerjaan. Tapi hati saya sudah milik Rizky, dan tidak akan pernah berubah."

Setelah itu, suasana menjadi lebih rileks. Rizky bahkan mulai bercerita tentang pengalaman pertamanya bepergian ke luar negeri, bagaimana dia salah masuk ke lorong keberangkatan, dan bagaimana dia hampir lupa membawa paspornya karena terlalu fokus untuk membeli hadiah untuk Kezia. Kelucuannya membuat Kezia tertawa riang – sebuah tawa yang penuh dengan kebahagiaan yang jarang Dion dengar sebelumnya.

"Sebenarnya aku punya sesuatu untuk kamu, Kak Kezia," ucap Rizky dengan sedikit malu, lalu mengambil sebuah kotak kecil dari tasnya. Dia membukanya dan mengeluarkan sebuah gelang kayu yang diukir dengan hati kecil dan nama mereka berdua. "Aku membuatnya sendiri dari kayu yang aku dapatkan dari taman sekolahku. Aku belajar ukir kayu dari teman saya agar bisa membuat sesuatu yang spesial untuk kamu."

Kezia menerima gelang itu dengan tangan yang sedikit gemetar dan mengenakannya di pergelangan tangannya. "Ini adalah hadiah terbaik yang pernah aku terima dalam hidupku, Rizky. Aku akan selalu mengenakannya."

Malam itu, setelah Dion pulang ke kamarnya sendiri, Kezia dan Rizky berjalan-jalan di sepanjang tepi sungai yang diterangi oleh lampu jalan yang indah. Udara dingin membuat mereka semakin dekat satu sama lain.

"Kamu tidak pernah merasa kesal dengan aku ya, Kak Kezia?" tanya Rizky dengan suara pelan. "Aku sering membuat kesalahan dan bertingkah konyol."

"Kesalahanmu adalah bagian dari dirimu yang membuatku mencintaimu lebih banyak setiap hari," jawab Kezia dengan senyum lembut. Dia menarik Rizky lebih dekat dan mencium bibirnya dengan lembut – sebuah ciuman yang penuh dengan cinta dan janji untuk masa depan yang lebih baik.

"Aku mencintaimu, Kak Kezia. Tidak peduli apa yang terjadi, aku akan selalu ada untukmu," ucap Rizky dengan suara penuh tekad.

"Aku juga mencintaimu, Rizky. Selamanya," jawab Kezia dengan penuh cinta.

Di hari berikutnya, masalah izin ekspor yang mereka hadapi tiba-tiba terselesaikan dengan bantuan seorang pengacara lokal yang ternyata adalah teman masa kecil Rizky yang tinggal di Jerman. Rizky tidak sengaja bertemu dengannya di restoran dan bercerita tentang masalah yang mereka hadapi, membuat teman tersebut dengan senang hati membantu menyelesaikan semuanya dalam waktu singkat.

"Lihat dong, Kak Kezia? Aku juga bisa membantu kamu dengan pekerjaanmu!" ucap Rizky dengan senyum bangga saat mereka menerima kabar baik itu.

Kezia hanya bisa tersenyum dan memeluknya erat. Dia merasa sangat bersyukur telah memiliki seseorang seperti Rizky dalam hidupnya – seseorang yang mungkin masih muda dan ceroboh, tapi memiliki hati yang tulus dan cinta yang kuat yang membuat hidupnya lebih berarti.

Ketika mereka kembali ke Indonesia beberapa hari kemudian, mereka menemukan bahwa berita tentang perjalanan mereka ke Jerman telah menyebar, tapi bukan dengan cara yang mereka khawatirkan. Foto Rizky yang sedang membantu menyelesaikan masalah bisnis di Jerman bahkan muncul di beberapa media bisnis lokal dengan caption "Suami Muda yang Cerdas Bantu CEO Istri Menyelesaikan Masalah Besar".

Rizky merasa sangat bangga, sementara Kezia hanya bisa tersenyum melihat kegembiraan suaminya yang masih muda itu. Mereka tahu bahwa masih banyak tantangan yang akan datang dalam hidup mereka bersama, tapi dengan cinta yang mereka miliki, mereka yakin bisa menghadapi segala sesuatu dengan tangan yang saling terjalin erat.

Dion juga mengirim pesan untuk Kezia beberapa hari kemudian. "Aku sudah menemukan calon pasanganku sendiri – seorang wanita muda yang bekerja sebagai dosen di universitas lokal. Dia mengingatkanku pada dirimu dulu – pintar dan penuh semangat. Aku berharap kamu dan Rizky selalu bahagia. Kamu berdua memang dibuat satu sama lain."

Kezia menunjukkan pesan itu kepada Rizky, yang langsung tersenyum lebar. "Kalau begitu aku tidak perlu cemburu lagi ya, Kak Kezia?"

"Tidak perlu lagi, sayangku," jawab Kezia dengan senyum lembut, lalu menepuk-nepuk kepalanya dengan penuh cinta. "Karena hatiku hanya milikmu, dan hanya milikmu selamanya."

1
M ipan
sepertinya begitulah kak😁
rinn
ganti judul aja thor
M ipan: apa tu...?
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Udah kelakuan kayak anak kecil, seperti pria gak normal.aja..
Qaisaa Nazarudin
Jangan jadi Pebinor ya,Itu cewek udah punya Suami,kamu aja yg pengecut,udah jadi isteri orang baru mau bertindak,Jangan Mentang2 Suaminya bocah kamu ambil kesempatan..
M ipan
sabar💪
Qaisaa Nazarudin
Duh jadi terharu,Nikah baru hitungan hari udah dapat hadiah aja dari.Misua,Lha apa kabar dengan ku yg udah punya buntut banyak,tapi belum pernah dapat hadiah..
Qaisaa Nazarudin
Terlalu muda apanya?? Udah 18 Tahun juga,Biasanya dinovel2 Sultan yg ku baca masih SMP aja udah diajarin bisnis, SMA udah pegang satu perusahaan,lha ini malah gak tau apa-apa..😁
Qaisaa Nazarudin
Kasian Kezia,capek2 mempersiapkan semuanya malah hancur gitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuhh kenapa Perannya jadi kebalik gini.udah ratusan novel yang aku baca,aku belom pernah ketemu alur yg kayak gini,Ngakak juga kesel bacanya,gimana gitu ya,rasa nano nano gitu..😅😅😅
M ipan: 🤣🤣 cari inspirasi baru
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Yasalam..Disuruh Mandi bukannya langsung pergi...Malah nambah masalah lagi..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Berarti Kezia kaya dong,kalo gitu ngapain harus Nikah utk menutupi hutang perusahaan? Mending jual aja Mension ini utk menutup hutang,dan beli rumah minimalis utk sementara kan bisa..
M ipan: mungkin dia lelah🤭
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Kenapa situasi nya seakan terbalik,masak dan nyetrika kan kerjaannya cewek, kenapa malah kamu Rizky? wkwkwkwwk Rizky ini lekaki Normal kan? maksudnya gak sakit sindrom2 gitu kan?
M ipan: dia agak agak kak kena🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!