NovelToon NovelToon
Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Mengubah Takdir
Popularitas:698
Nilai: 5
Nama Author: indah Mayaddah f

Ikhtisar :

Dia bernama Ayu Purnama, anak ketiga dari empat bersaudara. Dari keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai supir bus sedangkan ibunya pedagang tas ayaman. Ayu memiliki 2 kakak laki-laki dan 1 adik laki-laki, Ayu kembar dengan kakak keduanya. Tapi sayangnya, meski pun Ayu anak kandung dari keluarga tersebut dia selalu di sisihkan oleh sang ibu. Karena sang ibu hanya ingin memiliki anak laki-laki, ibunya berpikir kalau anak perempuan tidak akan bisa mengangkat derajat keluarganya dan keluar dari keterpurukan.

Suatu hari, ada seorang laki-laki dari keluraga kaya raya yang menyukainya karena kecantikan dan kegigihannya. Tetapi Ayu masih memiliki keinginan untuk melanjutkan kuliah, dia nekat untuk kabur dari rumahnya untuk mewujudkan cita-citanya. Apakah kepergian Ayu kan membuahkan hasil dan menjadi sukses setelah meninggalkan rumahnya itu ? Silahkan simak ceritanya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Seorang Wanita Yang Di Kurung

“Tersenyumlah dan biarkan semua orang tahu bahwa hari ini, kamu jauh lebih kuat dari sebelumnya”

\_ Elina Cassarius\_

Seorang wanita yang kedua kakinya terikat rantai, baru saja terjaga dari tidurnya. Matanya sembab karena semalaman dia menangis meratapi nasibnya yang sangat hancur. Entah dimana dia sekarang berada, dia tidak tahu sama sekali. Karena seseorang membawanya ketempat itu, dalam keadaan tak sadarkan diri.

Sudah 4 bulan berlalu, dia terperangkap dalam tempat tersebut sejak seseorang yang dia kenal menipunya dna menjebaknya hingga dia jadi bulan-bulanan seorang pria kejam dan sadis.

Elina Cassarius, hendak dijodohkan dengan seorang pria kaya dari anak bisnis ayahnya. Neneknya sudah mengatur kencan buta untuknya sebelum Elina memberikan penolakan, Elinadiminta untuk menemui pria itu.

Namun saat Elina hendak menemui pria tersebut, sepupunya yang bernama Laura yang datang ke rumahnya yang pura-pura meminta tumpangan. Elina yang sangat polos, tak pernah curiga sedikit pun pada Laura. Bahkan saat Laura memberikan sebotol minuman padanya.

Laura yang iri hati karena Elina selalu unggul dalam beberapa hal, dia tidak terima jika Elina akan di nikahkan dengan pria tampan dan juga kaya raya yang selama ini diam-diam menjadi incarannya itu.

Maka dari itu, Laura Menyusun rencana busuknya untuk menyingkirkan Elina. Laura berpura-pura menumpang mobil Elina, berdalih ingin menuju ke arah yang sama dengan Elina untuk menemui temannya.

Flashback On

“Lina, kamu mau kemana ? berdandan sangat cantik sekali” Ujar Laura sambil memuji

“kamu bisa saja, tapi baju ini cocokkan untukku ?” Tanya Elina yang sednag merias wajahnya

“Tentu saja, kamu sangat memukau. Memangnya kamu mau kemana ?” Ujar Laura yang sangat penasaran

“Aku mau menemui pria itu” Jawab Elina

“APA ?!” Laura terkejut mendengar jawaban Elina

“Kamu kenapa terkejut begitu ? Aku hanya ingin menemuinya, sesuai keinginan nenek” Ujar Elina saraya merapikan rambutnya

“Jadi, kamu sudah setuju menikah dengan dia ?” Tanya Laura

“Tergantung” Jawab Elina dengan santai

“Maksud kamu ?” Tanya Laura makin penasaran dengan jawaban Elina

“Jika pria itu masih muda dan tampan, maka aku akan memikirkannya. Tapi jika sebaliknya, aku akan menolaknya” Sahut Elina

“Meskipun nenek dan paman Alvin memaksanu ?” Tanya Laura

“Itu tidak akan, karena jika mereka memaksa aku menikahi laki-laki itu yang tidak aku sukai maka aku akan kabur dari rumah” Jawab Elina dengan ekspresi serius

“Bagus Elina, aku sudah merekam sepenggal ucapan kamu itu. Ini bisa aku jadikan bukti jika ada yang menyalahkan aku nantinya” Batin Laura sambil menyimpan ponselnya ke dalam tasnya

“Laura, kamu sendiri rapi sekali. Memangnya kamu mau kemana ?” Tanya Elina sambil menatap Laura

“Tentu saja menemui seseorang” Sahut Laura

“Ya sudah, aku duluan ya” pamit Elina

“Tunggu Elina, bolehkan aku menumpang mobilmu ?” Tanya laura

“Boleh, tumben. Memangnya kemana mobil kamu ?” Ujar Elina sedikit heran karena tidak biasanya

“Mobilku sedang di kapai oleh ibu, tapi kalau kamu sednag buru-buru aku naik taksi saja” Jawab Laura

“Tidak papa, memangnya kamu mau menemui teman kamu dimana ?” Ujar Elina

“Di café Flora” Jawab Laura

“Kebetulan, aku juga mau kesana. Ayo kita berangkat bersama saja” Ajak Elina tanpa menaruh curiga sedikit pun kepada Laura

Sesampai di café, mereka memesan minum masing-masing namun tidak ada yang tahu kalau Laura menyuruh salah satu pelayan untuk memberikanobat tidur kepada minuman Elina.

“Aku ke sana dulu ya, takutnya temanku datang” Ucap Laura saat pesanan mereka sampai

“Iya” Jawab Elina

Dari meja yang masih bisa memantau Elina, diam-diam Laura memperhatikan gerak-gerik Elina sampai dimana setelah Eilna meminum minumannya dia pingsan.

“Tolong ada yang pingsan di sini” Ujar Salah Satu pengunjung

“Biar saya yang bawa, dia itu adik sepupu saya” Jawab Laura

Setelah memastikan Elina tak sadarkan diri, Laura segera membawa Elina dan menyerahkannya pada seorang pria dengan imbalan yang sangat tinggi tentunya.

Flashback Off

Mengingat kejadian itu, Elina sangat dendam kepada Laura. Dia tidak menyangka sama sekali, jika Laura orang yang selama ini dia percaya akan tega melakukan hal keji pada dirinya.

“Laura, aku yakin sekali kamu sengaja melakukan ini padaku. Lihat saja, setelah aku kembali nanti. Aku akan memberimu pelajaran yang lebih menyakitkan dari ini semua” Gumam Elina sambil mengusap air matanya

Ceklek

Suara pintu terbuka, mebuat Elina yang sedang meratapi nasibnya terkejut seketika.

“Tuan, kamu sudah kembali ?” Ujar Elina dengan tubuh bergetar kepada Pria kejam yang kini sudah berdiri di depannya itu

“Tidak perlu banyak tanya, sekarang bangun dan bersihkan badanmu lalu layani aku sekarang” Titah Pria tersebut sambil menatap Elina

“Baik tuan” Jawab Elina

Pria itu kemudian menghampiri Elina, dan membuka kunci rantai yang membelenggu kakinya. Elina segera menuju kamar mandi, tanpa menunggu aba-aba pria itu. Luka bekas cambukkan kemarin, masih terasa sakit dan Elina tidak ingin membuat kesalahan yang sama lagi.

“Ayo cepat, lelet sekali. Apa kamu mau aku hukum lamu ?” Sarkas Pria itu

Mendengar teriakan pria itu, Elina bergegas menyelesaikan mandinya dan meraih handuknya lalu segera keluar menemui pria itu.

“Kemarilah, cepat” Titah Pria itu

Pria itu langsung menarik tubuh Elina, lalu melepaskan handuknya kemudian menggauli Elina untuk sekedar menuntaskan hasratnya. Ya, selama 3 bulan itu Elina hanya di jadikan budak seks olehnya.

Elina yang lemah dan tak berdaya, hanya bisa pasrah saat pria itu menyentuhnya tanpa perasaan.

“Kenapa kamu hanya diam saja ? Apak amu tidak menikmatinya sama sekali ?” Tanya Pria itu dengan senyuman menyeringai

“Maaf, tuan” Hanya itu yang bisa Elina katakana, meski pun dalam hati kecilnya dia merasa sangat jijik dan benci pada pria bejat itu

“Jika kamau ingin katakana sesuatu, katakanlah. Aku tidak akan melukai kamu lagi” Ujar Pria Sadis itu

Sepertinya pria itu sudah bosan, melihat Elina hanya diam saja dan menurut. Padahal jika Elina berontak dan berteriak, dia merasa tidak suka dan langsung menyiksa Elina.

“Tuan, jika aku boleh bertanya. Sampai kapan anda menahan saya disini ?” Tanya Elina dengan hati-hati karena tidak ingin membuat pria itu marah karena bisa fatal akibatnya

Menghela napas kasar …

“Apa kamu ingin bebas dariku ? Baiklah, lagi pula aku sudah bosan dengan kamu. dan bersiaplah, sebentar lagi aku akan membawamu pergi” Ujarnya dengan senyuman menyeringai

“Pergi kemana tuan ?” tanya Elina dengan dada berdebar kencang

“Nanti kamu juga akan tahu, berdoa saja semoga tuanmu yang ini akan lebih baik dariku. Karena aku dengar, dia seorang pria gila yang penuh dengan sensasi” Bisik Pria itu di telinga Elina usai menuntaskan hasratnya

Mendengar ucapan pria itu, sungguh Elina merasa sangat takut. Namun dia tidak bertanya apa pun lagi, hingga pria itu pergi.

Elina tak ingin mengiba meminta di bebaskan, karena Elina sudha sering memohon bahkan bersujud tetapi pria itu sama sekali tidak mempedulikannya. Bahkan karena Elina terus memohon, pria itu merasa geram hingga menyiksa Elina dengan kejam.

“Dia akan menjualku pada pria yang lebih kejam dan sadis ? Ya tuhan, tolong selamatkan aku” Gumam Elina sambil berpikir mencari jalan untuk kabur dari sana

Elina berjalan menuju pintu, Elina mengincinya dari dalam lalu menuju kamar mandi karena berencana kabur dari sana. Sebenarnya rencana untuk kabur, sudah sering dia lakukan tetapi dengan keadaan kaki terikat dia tidak mungkin bisa melakukannya.

Elina naik ke kloset duduk, dan berhasil membuka pintu jendela tersebut. Elina terkejut ketika melihat keluar, hanya ada rerumputan tinggi menjulang sepertinya rumah yang dia tempati terletak jauh dari pemukiman warga.

“Jika aku kabur, apakah aku akan tersesat ?” Batin Elina

TOK… TOK … TOK …

Terdengar suara pintu diketuk , membuat Elina semakin gugup tidak karuan.

“Nona Elina, tolong buka pintunya” Terdengar suara seseorang memanggilnya, dia seorang pelayan yang biasa mengantarkan makanan untuk Elina

“Gawat, aku harus segera pergi dari sini” Gumam Elina

Elina langsung naik jendela dengan susah payah, bagaimana tidak. Jendela itu sangat sempit, ukurannya hanya pas untuk tubuhnya kurus saja.

Bruk …

“Aws, sakit” Rintih Elina ketika terjatuh di rerumputan yang berdiri

Elina tidak mempedulikan rasa sakitnya, dia terus berlari sekuat tenaga karena khawatir anak buah pria itu mengejarnya.

Dor !

Dor !

Dor !

Terdengar suara tembakan yang menggema, saat menengok ke kebelakang beberapa anak buah pria itu sedang mengejarnya.

“Ya tuhan, tolong selamatkan aku” Gumam Elina

Elina terus berlari tak tentu arah, tanpa menengok ke belakang lagi.

Bruk …

Tiba-tiba Elina terjatuh, dia merasa kakinya kram karena terlalu lama berlari hingga tak kuat lagi.

“Itu dia di sana ! Ayu tangkap dia !” Seru Anak buah pria itu yang melihat Elina kelelahan

“Tidak, aku tidak boleh menyerah” Gumam Elina sambil mencoba kembali bangkit dan berlari

Dalam keadaan panik, tiba-tiba Elina melihat di depan ada sebuah jalan besar. Elina pun segera berlari menuju kesana, meski pun orang-orang itu sudah memberinya tembakan peringatan.

Sungguh pertolongan tuhan yang tidak terduga, tiba-tiba ada sebuah mobil yang hendak melintas jalan itu. Tanpa ragu dia berjalan ke tengah jalan, menghadang mobil tersebut sambil melambaikan tangannya.

Criiiciiit …

Si pemilik mobil itu terkejut, dan hampir saja menabraknya. Beruntuk dia bisa reflek, menginjak rem tepat di depan Elina.

“Kenapa kamu berada di sini ?” Tanya Pria itu begitu heran melihat Elina

“ARKA !” Ucap Elina

“Iya ini aku Arka” Jawab Arka

Ya, mobil yang melintas itu milik Arka, sahabat Elina.

“Tolong aku, mereka akan membunuhku” Pinta Elina dengan suara yang terasa tercekat

“Berhenti nona Elina !” Teriak orang-orang itu seraya mengarahkan senjatanya

Menyadari gadis di depannya ini dalam bahaya, Arka pun segera mengambil senjata miliknya dari balik bajunya.

“Ayo cepat masuk” Titah Arka seraya mengarahkan senjatanya pada orang-orang yang mengejar Elina

DOR …

DOR …

DOR …

1
Rima Rismawati
Ternyara Rasmisi yang memculik Ayu, bikin greget aja. Lanjut thor, makin seru nih 👍
Rima Rismawati
Akhirnya ayu bertemu dengan keluarga kandungnya, bagaimana respon Lastri ya kalau Ayu dan Aizam bukan anak kandungnya ? Jadi penasaran
Rima Rismawati
Dasar si Laura yang tidak punya ahlak
Rima Rismawati
Thour tulisannya ada yang typo seditit🤭
Rima Rismawati
semangat thour nulis novelnya 👍
Rima Rismawati
Novel baru lagi nih thour
indah Mayaddah f
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!