NovelToon NovelToon
JAM PELINTAS ZAMAN

JAM PELINTAS ZAMAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: RIZQI ZEBRA

seorang pemuda bernama Yuda Gusti yang miskin dan sebatang kara di dunia mendapatkan keberuntungan yang sangat di inginkan oleh orang lain, yaitu di mana saat mulung rongsokan tidak sengaja menemukan jam tua, yang tidak di sangka jam itu mengubah Nasib nya!! di tambah sistem tiba-tiba aktif yang memberitahukan jam yang di temukan adlah jam Sakti yang bisa melintasi zaman, dari zaman modren ke zaman Dulu, zaman sebelum ada dunia modren... bagaimana keseruan Yuda yang terlempar ke masa lalu karena menemukan jam Sakti... Terus ikuti keseruan dan kisah yang mengasikan.. cusss..!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RIZQI ZEBRA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Masalalu Leni & Kirana

         Yuda melihat Kirana yang berjalan seperti kesusahan, memutuskan untuk membantu kekasih nya sambil memapah. “Kamu nggak sadar cara jalan kamu aneh sayang.”

             “Ehehe, iya mas, salah mas, juga Yadi malam buat Kirana jadi seperti ini..!” Kirana hanya tersenyum kecil, tidak marah atau tersinggung karena ia justru bangga kepada kakak nya.

                          “Hihihu, maaf ya, setelah ini mas akan tebus kok,” jawab Yuda sedikit bercanda membuat Kirana hanya mengangguk setuju.

                         Merek berkumpul di meja makan sederhana, walau begitu di tempat ini justru akan menjadi saksi mereka membentuk rumah tangga yang sebenarnya. “Ayo cobain, aku yakin kalian akan ketagihan..!”

           Leni dan Kirana mengangguk lalu keduanya buru-buru mencoba nasi goreng yang di buat oleh suami nya. “gimana? Enak kan!”

                     Leni mengangguk. “Iya, enak banget mas, apalagi daging ayam nya banyak banget..!” di tambah Kirana yang ikut mengangguk, tapi gadis itu tidak banyak bicara hanya fokus makan, mungkin karena tenaga nya sudah habis akibat ulah suami nya.

                   “Mas, Leni dengar ada pengumuman, kalau pembagian belalang kaleng di percepat, karena ada beberapa orang di wilayah barat meninggal dunia karena kelaparan,” ujar Leni yang mendapat informasi dari tetangga sebelah.

                  Yuda terkejut, ternyata ia belum tahu yang sebenarnya bahkan ada yang sampai mati, di zaman yang kekurangan sumber daya. “Huh..! Apa kamu ada kabar kalau di desa kita juga ada yang belum makan, nanti setelah ini kita ke kepala desa untuk membagi makanan agar di desa kita tidak ada kejadian seperti itu.”

                        Degh!,

            Kirana dan Leni menoleh ke arah suami nya seolah bertanya apakah suami nya serius. “Sebenarnya aku sudah lama merencanakan ini, mungkin ini sudah waktunya.”

                      “Tapi mas, makanan apa yang akan kita bagikan, maaf Leni tidak lihat banyak makanan, di rumah kita hanya setengah karung beras lagi, itupun belum tentu cukup untuk kita bertahan..!” Leni bukan tidak mau membantu, tapi kalau dengan persediaan mereka, bukan kah itu sama saja bunuh diri.

                     “Nggak sayang! Aku udah siapin semua nya, dan untuk stok persediaan kita, kamu percayakan saja sama aku, kita tidak akan pernah kelaparan! Tidak akan tidak melihat makanan..!” tegas Yuda agar istri nya tenang.

                 “Kalau gitu Leni percaya sama kamu sayang..!”

           “He'em..! Kirana juga, percaya banget sama suami..! Muachh.!!” Kirana langsung mengecup pipi suami nya membuat noda merah di pipi Yuda, dan setelah nya mereka tertawa bersama kebersamaan itu tidak di miliki keluarga lain di zaman ini.

                   Di saat keluar justru saling menyakiti dan menyalahkan bahkan sampai rela menjual di antara mereka, tapi berbeda dengan keluarga Yuda mereka hidup rukun dengan kekuatan yang tidak bisa di dapat oleh orang lain.

                      “Misi berbuat baik terpicu, niat Bagikan 20 karung beras yang tuan punya.. hadiah: Mata Emas Sakti..!”

               “Memang niat baik pasti akan mendapatkan balasan yang baik pula, kuharap ini jalan nya..” gumam Yuda sambil mengelus kepala Kirana, entah kenapa setelah melewati malah yang panjang Kirana semakin nempel dengan Yuda dan itu justru membuat Yuda senang.

                  Walau kali ini point cinta keduanya tidak bertambah. “Mas, biar Leni aja.!”

         Yuda pun tersenyum karena istri nya sangat pengertian, Kirana pun tidak diam melihat kakak nya membereskan ia membantu membawa ke dapur lalu kembali menemani suami nya, karena di suruh kakak nya.

          “Kamu temani suami kita aja, biar kakak cuci dulu,” suruh nya. “Baik kak!” Kirana langsung menuju ruang tengah, walau cara berjalan gadis itu masih sedikit seperti penguin.

                         “Sayang! Kamu mau ikut ke rumah kepala desa? setelah ini kita mau ke sana!”

             Kirana tampak berpikir ia tahu kenapa suami nya bertanya seperti itu, pasti takut dirinya kesulitan berjalan. “Eum, Kirana mau ikut tapi jalan nya pelan-pelan aja,” pinta dengan nada manja, tidak mungkin Kirana akan berdiam diri di rumah sendiri.

             “Iya sayang! Aku juga paham kok, lagian aku nggak tenang kalau kamu di rumah sendirian, nanti kalau mau aku gendong pulang pergi, gak papa,” goda Yuda, tapi ucapan nya serius, karena Yuda sadar istri nya seperti itu akibat ulah nya, jadi sudah seharusnya ia tanggung jawab.

                 Masih teringat oleh Yuda istri nya memohon berhenti karena sudah tak kuat, tapi waktu itu karena Yuda sudah di kendalikan oleh nafsu tidak mendengar istri nya. “Makasih mas..! Dulu Kirana selalu berpikir tidak ingin berpisah dengan kak Leni, karena di dunia ini Kirana hanya percaya dengan kak Leni, tapi ternyata mas juga orang yang baik.”

                      “Apa kamu mau cerita tentang masa lalu kamu sayang! Aku siap buat dengerin,” tawar Yuda, sebagai suami yang baik, Yuda siap mendengarkan keluhan istri nya.

                      Kirana tampak ragu-ragu namun kemudian mulai bercerita dengan serius. “Kirana sejak kecil selalu di benci oleh ibu dan ayah, bukan cuman Kirana bahkan kak Leni juga, sejak kecil kamu hanya jadi babu, dan ayah dan ibu hanya memperhatikan kak Reza, aku dan kak Leni di anggap pembawa sial dan tidak berguna.”

“Makanya saat kak Leni di nikahi bahkan ibu bahagia tidak peduli lagi dengan kak Leni di sini dengan suami, tapi setelah itu ibu justru menyiksa Kirana, Kirana di pukul di kurung dan nggak di beri makan selama dua hari...! Hiks,,, kata ibu, kenapa Kirana juga gak nikah supaya nggak ngerepotin..!”

di sana Kirana sudah tak bisa membendung air mata nya, bulir bening itu berhasil lolos, Yuda memejamkan mata mendengar kisah istri kedua nya itu..! “Kamu wanita hebat sayang,baku sangan bangga memiliki kamu, mas janji, setelah negara kita tidak kacau lagi, kita akan menggelar pernikahan yang mewah..!”

Kirana menghapus air mata nya lalu tersenyum manis kepada suami nya. “Nggak perlu kok mas, Kirana sudah sangat bahagia hidup seperti ini bersama suami dan kak Leni.”

Tangisan Yuda juga menjadi pilu, memeluk dengan penuh kasih sayang istri nya. “Jangan takut, mulai sekarang siapa yang berani nyakitin kamu, aku gak akan membiarkan dia hidup di muka bumi.”

Kirana merasa hangat dalam pelukan seseorang yang di kenal tak lama, tapi justru membuat nya lebih merasa aman dan juga nyaman.

Di saat seperti itu, Leni datang dari arah dapur sambil membawa buah yang sudah di potong dan di kupas. “Eh, kok malah pada nangis, kayak nya udah gak sabar makan buah ya,,”

Leni bingung dengan adik dan suami nya malah menangis sambil berpelukan. “Sini sayang..!” panggil Yuda pada Leni, dan Leni pun mendekat.

setelah Leni duduk di samping Kirana. “Cup!.. Cup!.., kalau ada yang berani macam-macam siapapun itu, jangan ragu ngomong sama aku ya.!”

Leni dan Kirana mengangguk patuh. Yuda mengambil buah laku menyuruh keduanya makan dulu. “Aku nggak nyangka ternyata masalalu mereka begitu perih, kalau aku tidak bisa menjaga mereka biarkan aku tersambar petir dari langit,” ucap nya dalam hati.

“Janji yang menggetarkan hati, selamat tuan hadiah: kemampuan mata Emas Sakti meningkat, tahap tembus pandang..!”

1
Äï
bagus thor lanjut kan, saran ku sih cuma satu yaitu jgn buru buru dalam menulis itu dari eps 1 sampe 30 banyak typo nya banyak banget malah bahkan sampai bingung itu ngomong apa
RIZQI ZEBRA: siap! maksih kak🙏
total 1 replies
Gege
Waaah othornya Cemen..scene adu kulit dan adu bulu di Skipp...
Gege
yuuk bikin scene tiga some Yuda bersama dua wanitanya.. adegan kulit bertemu kulit dan bulu bertemu bulu jangan di Skipp
Gege
ditunggu tiga some Leni Kirana Yuda...Acik Acik jozzz
Gege
othornya jangan malu malu..upload 10k kata langsung...gasss🤭
Gege
yaaaah di Skipp... othornya masih belom lurus iniiih kencingnya...🤣🤣
Gege
pasti adegan tiga some ini kaan..kaan...🤣
Gege
500 tahun cuman 200jt..kasihan Yuda kena tipeng..harganya harusnya 200milyar rupiyaah...
Gege
aissshh 20jt dolar Kuwait mungkin... kalo hanya 20jt rupiyaah yang bodohnyaa ..🤭
Gege
gasss teruus...luncurkan adegan kulit bertemu kulit dan bulu bertemu bulu tiga some thorrr...bikin 10k kata...
evi evi
Hadir/Hey/
RIZQI ZEBRA: makasih kak👍
total 1 replies
Gege
karya yang warbyasaah
Gege
luncurkan 10k kata Thor..jangan malu malu...gassss
RIZQI ZEBRA: hehe😄
total 1 replies
Gege
rejeki kok di tolak yuddd... 🤣🤣 sikaaatt
Gege
kalo otor ngetiknya di word lalu mau copas di nt versi web.. jangan lupa setelah di salin semua text nya lakukan ctrl+shift+V biar copas nya ke versi word langsung di web nt nya... semangaatt biar tulisannya rapi dan rata kiri semuanyaa..
RIZQI ZEBRA: nggak kak, otor murni nulis di nt nya🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!