NovelToon NovelToon
Legenda Pendekar Terkuat

Legenda Pendekar Terkuat

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Xianxia / Dan budidaya abadi / Budidaya dan Peningkatan / Ahli Bela Diri Kuno / Pusaka Ajaib / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: tika widya

Berkelana ke segala penjuru...
Membasmi semua kejahatan yang dia lewati...
Melampaui batas kekuatan...
Menantang Langit...
Mengukir legenda baru untuk di kenang
sepanjang Masa...
Tidak ada yang dapat menghentikannya, semua berjalan atas kehendaknya! kekuatan mutlak menjadi sumber utama!

MENGUKIR SEJARAH YANG AKAN DI KENANG DARI MASA KE MASA.



Saksikan kelanjutanya!^^

Enjoyy^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tika widya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi Bersama

"Tuan pendekar terima kasih sudah menolong kami." Pemimpin dari kelompok pedagang itu sedikit menundukkan badannya pada Feng Luozhi.

"Sama-sama, apakah kejadian ini sering terjadi?" Tanya Feng Luozhi.

Ketua dari kelompok pedagang itu menggeleng pelan. "Aku tidak tau tuan pendekar, aku dan kelompok pedagangku hanyalah orang baru di sini." Ucapnya.

Feng Luozhi hanya meng oh kan ucapan dari pemimpin kelompok itu. Sampai tetua Ken Dai dan yang lainya tiba di tempat mereka.

Feng Luozhi melirik Ken Dai dan yang lainya sedikit bersalah, karena mengambil langkah tiba-tiba dan sendirian.

"Maaf tetua Ken, aku--" ucapan Feng Luozhi terputus, saat Ken Dai malah tersenyum bangga padanya.

Ken Dai menepuk pundak Feng Luozhi dengan bangga. "Tidak-tidak, tindakanmu barusan sungguh luar biasa. Bahkan aku pun yang lebih tua dari mu tidak dapat menebaknya." Ken Dai memuji tindakan yang di lakukan Feng Luozhi beberapa saat lalu.

Feng Luozhi hanya tersenyum canggung, saat mendengar pujian dari Ken Dai. Sebenarnya ini semua berkat, sebuah kitab yang ada di CinCin Pusaka yaitu kitab kebijaksanaan. Awalnya Feng Luozhi hanya mencoba-coba, namun tidak di sangka ternyata pikirannya menjadi selalu tenang dan jernih. Hingga membuat otaknya dapat bekerja dengan baik dalam kondisi apapun.

Lalu Feng Luozhi melirik Yin Hua dan lainya, yang berada di belakang tetua Ken Dai. Mereka tidak berkomentar, namun senyum kecil tercetak di bibir mereka seakan takjub dengan tindakan Feng Luozhi.

"Maaf para tuan pendekar, jika berkenan kami bisa menjamu tuan pendekar semua sebagai ucapan terima kasih. Dan kami akan menyiapkan tenda untuk kalian juga." Ucap Pemimpin kelompok pedagang.

Feng Luozhi melirik Ken Dai, karena bagaimana pun Ken Dai tetaplah yang bertanggung jawab penuh dalam mengambil keputusan mereka saat ini.

Ken Dai tersenyum lebar menatap pemimpin pedagang itu. Kemudian tangannya dengan reflek merangkul pundak Feng Luozhi.

"Hahaha... tetun saja, ini adalah kesempatan emas. Kami tidak akan menyia-nyiakanya."

Ken Dai benar-benar merasa beruntung, setidaknya mereka tidak akan kelaparan dan tidur tanpa alas nantinya, karena lokasi mereka yang masih jauh dari pusat kota.

Sang pemimpin pedagang pun merasa senang, dengan begini mereka juga pasti akan mendapat perlindungan dari serangan perampok-perampok lainya.

"Silahkan para tuan pendekar." Pemimpin pedagang itu pun menyilakan rombongan Feng Luozhi ke tenda yang barusan di buat.

°°

Ken Dai mengucapkan terima kasih pada pemimpin pedagang yang di ketahui bernama Zou Tong. Setelah mengucapkan terima kasih, Ken Dai hendak pamit dan segera ingin melanjutkan perjalanan mereka.

Karena perjalanan mereka masih harus di tempuh dengan melewati beberapa kota dan desa.

"Tuan pendekar, kemana tujuan kalian selanjutnya?" Tanya Zou Tong, dia berharap bahwa tujuan selanjutnya sama dengan tujuan rombongannya saat ini.

Ken Dai mengelus dagunya, "Kota Shui, apakah ada masalah?" Tanya Ken Dai.

Mendengar jawaban dari Ken Dai, Zou Tong dan beberapa pengikutnya merasa antusias karena tujuan mereka juga adalah kota Shui.

"Tuan pendekar apakah kalian bisa pergi bersama kami? kami pasti akan membayar mahal setelah sampai di kota!" Seru Zou Tong antusias.

Ken Dai mempertimbangkan permintaan Zou Tong. Jika saja mereka menuruti kemauan Zou Tong, itu berarti akan sedikit memperlambat mereka sampai ke Sekte Bulan Suci nantinya. Namun Jika mereka meninggalkan rombongan pedagang ini, Ken Dai sedikit ragu tentang ancaman tiba-tiba yang akan di lakukan kelompok aliran hitam yang lainya.

Ken Dai melirik murid sektenya, "Bagaimana? kalian mau atau tidak?" Tanyanya pada kelima muridnya.

"Gak papa tetua Ken, dari pada para paman ini celaka." Ucap Yin Hua, mewakili kelimanya.

Setelah mendengar ucapan Yin Hua dan melihat yang lainya tidak keberatan, Ken Dai merasa sedikit lega.

"Lalu apa bayaran yang setimpal untuk kami?" Tanya Ken Dai.

Tentu saja kesempatan emas ini tidak akan di lewatkan oleh Ken Dai. Baginya saat ini yang terpenting adalah mendapatkan keuntungan dari pihak manapun, setidaknya jika itu adalah keping koin maka bisa digunakannya untuk mengisi perut mereka selama perjalanan, ataupun keperluan lainya.

Zou Tong merasa senang para pendekar yang ditemuinya mau menerima tawaranya. Jika soal bayaran, Zou Tong pastikan akan memberikan bayaran yang memuaskan.

"Di kota Shui cabang serikat kami ada dua, satu di dekat pintu masuk dan satunya di dekat pintu keluar." Ucap Zou Tong, "Dan serikat kami menyediakan keperluan para pendekar! mulai dari pil ataupun barang-barang yang sering di cari pendekar." Tambah Zou Tong.

Saat mendengar penjelasan Zou Tong, mata Ken Dai terlihat antusias. Jika saja perkataan Zou Tong di depanya benar, bukankah itu adalah keuntungan yang sangat besar? karena bagi pendekar, sumber daya dan perlengkapan lain adalah yang paling penting di atas semua kebutuhan.

"Baiklah dengan senang hati kami mengantar." Dai Ken berucap semangat.

Mereka pun melanjutkan perjalanan kembali. Rombongan Ken Dai mengawal sambil berjalan di samping Gerobak, dan Zou Tong yang duduk di samping kusir.

Zou Tong berulang kali mengucapkan kata maaf, karena tidak bisa memberikan tumpangan yang layak bagi rombongan Ken Dai padahal pusat Kota Shui masih lumayan jauh dari mereka.

"Pendekar Ken Dai, maaf tidak bisa memberikan tumpangan terhadap kalian." Ucap Zou Tong merasa bersalah.

Ken Dai tersenyum tipis melirik Zou Tong di sampingnya, kemudian dia terkekeh pelan padahal ini sudah yang ke sekian kalinya Zou Tong mengucapkan kata yang sama.

"Sudahlah, apa kau tidak lelah mengulang kata yang sama terus?" Ken Dai tertawa kecil.

Hingga tiba-tiba salah satu pengikut Zou Tong melapor kepadanya, bahwa rekanya ada yang hilang. Awalnya pengikut Zou Tong hanya bilang satu, namun kini bertambah dua orang lagi yang hilang secara bersamaan.

"Kemana mereka pergi?" tanya Zou tong, pria ini terlebih dahulu menghentikan gerobak yang sedang dia naiki.

"Tidak tahu tuan, mereka hanya bilang pada kami buang air kecil sebentar, namun sampai sekarang belum juga kembali." Jelasnya.

Zou Tong memijat pelipisnya sendiri, jika urusannya sudah begini justru ini adalah masalah yang lebih besar lagi karena menyangkut nyawa.

Ken Dai hanya diam untuk mencermati situasi ini. Ken Dai dapat melihat jelas bahwa Zou Tong adalah orang yang menepati janji dan bertanggung jawab.

"Ad--"

"Tetua Ken Feng Luozhi juga menghilang." Tiba-tiba Kang Furu menghampirinya, dan berkata bahwa Feng Luozhi tidak ada di tempatnya.

Ken Dai segera melirik Kang Furu cepat, bagaimana bisa pikirnya. Menurutnya tidak akan semudah membalikkan tangan jika saja ada yang ingin menculik muridnya yang satu ini.

Ken Dai menggigit kuku jari jempolnya, sambil berjalan mondar-mandir berulang kali. Jika saja, Feng Luozhi benar-benar hilang dan tidak dapat di temukan tentu ini akan menjadi masalah besar di Sekte bulan Suci dan Sekte Naga Terbang.

Ken Dai melirik Kang Furu yang kini juga sedikit khawatir. "Mana yang lain? panggil mereka ke sini cepat!" Seru Ken Dai, dan di angguki oleh Kang Furu.

Melihat betapa gelisahnya Ken Dai, Zou Tong jadi sedikit ragu meminta pendekar itu untuk menemukan beberapa orangnya juga. Zou Tong menghela nafas pelan, dan bertekat akan memberanikan diri.

"Pe-pendekar, apa kalian bisa sekalian mencari orangku? bisa saja pendekar Feng Luozhi juga mendapat masalah yang sama." Ucap Zou Tong sedikit Ragu.

Ken Dai langsung melirik Zou Tong dan menghentikan kegiatan mondar-mandirnya, membuat Zou Tong menjadi sedikit khawatir karena ucapanya barusan.

"Tentu saja, tuan Zou kami akan usahakan sambil mencari orangmu juga." Seru Ken Dai, membuat Zou Tong lega.

"Tetua Ken!" Seru keempat muridnya yang tersisa, untungnya mereka tidak mengalami nasib yang sama seperti Feng Luozhi.

Ken Dai melirik para murid yang tersisa. "Sebenarnya bagaimana dia bisa hilang, bukankah kalian selalu berlima terus?" tanya Ken Dai.

"Tidak Tetua, saudara Feng memilih berjaga dibelakang rombongan sendiri!" Lim Zxuan buka mulut lebih dulu, dan di benarkan oleh tiga yang lainya.

"Kenapa hanya dia? kenapa kalian tidak satupun yang menemaninya berjaga dibelakang rombongan?" Seru Ken Dai, pantas saja pikirnya. Ternyata muridnya yang satu ini berjaga sendiri di belakang.

"Dia... ingin sendiri tetua Ken." Ucap Yin Hua sedikit dengan mada menyesal.

Ken Dai menghela nafas berat, dia tidak bisa menyalahkan para muridnya yang lain. "Yasudah, kalau begitu kita cari dia."

bersambung...

Next>>

1
Ndank 79
cemungut 💪
Ramli
katanya harus cepat-cepat jika tidak mau terlambat menghadiri kompetisi, eh nyatanya kok malah jalan-jalan cari can luar.
Ramli
ceritanya mulai monoton dan berbelit-belit ndak karuan, itu mencerminkan karakter penulisnya. 🙏🙏🙏🙏🙏👍
Ramli
orang yang berbelas kasih terhadap musuh, berarti sedang menyemai kembali kejahatan yang lebih mengerikan lagi, karena musuh akan mempelajari kelemahannya dan akan meningkatkan kecerdikan dan kekuatannys, apakah anda setuju..........?
Asra Mohammad
setuju lanjut
Anonymous
yang buat novel ini 100 persen yafim
Hidayat Az
murid kok gak ada kemauan sama sekali, selalu saja setiap masalah bergantung sama guru
Irman Syah
Luar biasa
Kemas Yustiar
season 2 ditunggu thor, gak pake lama, ok @
Kemas Yustiar
gak banyak komen, bagus ! ditunggu lanjutannya
Fachri Mamonto
lanjutkan karyamu thor....
Du Rahman
tegang konyol menghibur semangat suhu 💪💪♥️
Du Rahman
mantap suhu kocak nya ad jdi GK tegang Ter us👍👍💪❤️
Akun Xiomi
lumayan walaupun terkesan terburu buru
Yanka Raga
trlalu lelet banyak mengulur waktu tuk bermain yh tdk perlu

#akhirnya mndpt luka yg tdk semestinya
😆😜
Yanka Raga
🤩😎
Yanka Raga
truslah brkarya dgn sungguh2
🤩😎
Yanka Raga
kecewa sswatu yg wajar
😆😜
Aly Elbee
lanjuuut
Aly Elbee
kerennn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!