NovelToon NovelToon
9 Pintu Perunggu

9 Pintu Perunggu

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Misteri / Time Travel / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:873
Nilai: 5
Nama Author: Herwanti

Anila mencoba meraba disekitarnya hingga dia merasakan ada dinding di sebelah kirinya. Dia berjalan melangkah ke depan.

Tapi dia tersandung oleh sesuatu membuat dia jatuh ke tanah.”Ini dimana sih kenapa semua gelap. Seharusnya ini masih siang. Kenapa gelap sekali,”ucap Anila dengan wajah binggung. Tapi dimana saat itu Anila berada akan dia bisa keluar dari kegelapan itu dan kembali ke tempat asalnya. Anila akan bisa menemukan teka-teki yang dia dapatkan?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

“Kita sudah sampai,”kata Anila di tempat batu besar yang berukir aneh. Baki melihat batu besar itu sangat terkejut.

“Ini tidak bisa aku percaya, bisa melihat langsung batu dengan tulisan ini,”jawab Baki yang bersemangat.

“Memangnya kak Baki bisa membacanya,”tanya Anila dengan perasaan berbinar.

“Tentu saja, dia bisa membacanya. Kamu tidak tahu dia yang paling jenius di sini,”jawab Hanan dengan wajah bangga.

Baki yang sedang melihat disetiap tulisan hati-hati menyentuh satu bagian tulisan di batu. Wajah serius dia berkata,”Bahasa ini memang sangat sulit untuk diartikan sih. Tapi aku bisa membaca sedikit. Apa kalian mau mendengarnya?.”

“Tentu saja Baki, kamu ini bagaimana sih. Kita sudah menuggu disini untuk kamu mengatakan apa isi dari tulisan itu. Malah balik tanya,”kata Bani yang dengan serius menuggu ucapan Baki. Baki tersenyum dan berkata,”Baiklah.”

Hati-hati Baki mulai berkata isi dari tulisan di batu berukir.”Ukiran di batu ini menggambarkan tentang persahabatan dan kemuliaan Amir dan Abdar sebelum dia menikah. Keduanya dijuluki sebagai dua tongkat berduri. Saat perang mereka selalu mendukung satu sama lain hingga mereka tidak bisa dikalahkan oleh musuh.”

Baki terhenti karena melihat ukiran yang agak sulit untuk diartikan.” Kenapa diam?,”tanya Babon.

“Diamlah Babon dia sedang berpikir itu lihat,”ucap Hanan memperhatikan setiap ucapan dari Baki dan wajahnya yang sedang berpikir.

Kembali Baki mulai memuka mulunya,”Tapi persahabatan itu runtuh karena istri Amir yang berasal dari kerajan lain. Amir yang mendapatkan penghargaan untuk menikahi seorang wanita dari kerajaan yang kalah itu. Awalnya Amir sangat tidak sedang dengan perjodohan itu hingga dia melihat istrinya membuat dia berdebar. Pertama kalinya dia sangat senang dan menyukainya.”

Anila mendengar cerita dari Baki berkata,”Apa lanjutanya sahabat itu melirik istri dari sahabatnya itu?”.

Baki terdiam dan berkata lagi,”Tapi setelah beberapa bulan bersama Amir bertemu dengan Abdar. Istrinya yang juga datang menyambut Abdar keduanya saling berpadang satu sama lain. Sikap istri Amir tampak berbeda dari biasanya saat melihat Abdar membuat keretakan kedua sahabat kecil itu.”

“Tidak aku sangka perkataan kamu tepat sasaran Anila,”ucap Bani yang sempat mendengar ucapan dari Anila.

“Itu lah wanita bukan kalau ada yang menarik dia akan berpaling,”tanggapan Babon.

“Tapi kak Baki istrinya itu dari kerajaan mana?,”tanya Anila sambil berpikir. Baki membaca tulisan di ukiran batu hanya mengelengkan kepalanya karena  tidak menjelasakn tentang identitas dari istri Amir.

Bani mendengar cerita di batu ukiran itu merasa kesal sendiri.”Kenapa istrinya itu ingin menghancurkan keluarga yang sudah dibangun. Wanita yang tidak memiliki perasaan,"kata Bani.

“Itu hanya cerita masalah lalu kenapa kamu merasa kesal sendiri sih,”ucap Hanan.

“Apa kamu tidak merasa kesal dengan keduanya. Karena wanita persahabatan menjadi terbelah. Tapi aku merasa sedikit aneh sih,"tanya Bani dengan wajah berpikir.

“Aneh apa?,”tanya lagi Baki.

“Apa kejadian mereka bermusuhan itu apa bertepat dengan pemberontakan di kerajaan mereka?,”jawab Anila yang ingat dengan buku yang dia baca. Baki mendengar itu kembali melihat gambar yang terukir. Dimana ada dua gambar tentang keretakan keduanya dan satu lagi tentang musuh yang menyerang.

“Disini memang ada gambarnya. Kalau begini bukan istrinya sudah merencakan permusuhan keduanya,”ucap Baki.

“Jadi apa disitu ada lokasi tentang makamnya tidak,”tanya Hanan.

“Tidak ada,”jawab singkat Baki. Setelah menceritakan kisah percintaan dan persahabatan yang hancur dan dengan kerajaan yang hancur. Anila berpikir dengan hati-hati.

“Secantik apa istrinya itu sampai mereka memutuskan persahabatan yang sudah dibangun lama ya,”ucap Anila.

“Dari sejarah yang aku ketahui sih. Istri dari Amir ini di karakterkan sebagai wanita penghibur dan anggun. Dia juga pandai menari dengan wajah yang cantik menawan,”jawab Baki.

“Tapi lebih cantik siapa dari Hanan dan istri Amir itu?,”tanya Anila dengan sedikit bercanda. Hanan sempat mendengar kalau dia cantik dari Anila sedikit tersipu malu.

“Kamu tidak bisa menyamakan kedua dunia yang berbeda Anila,”jawab Bani yang masuk ke dalam pembicaraan.

“Sudahlah sekarang kita akan pergi kemana. Tidak mungkin kita akan disini terus bukan,”ucap Babon. Semua terdiam didepan batu itu Baki kembali melihat semuanya kembali. Harits yang juga ingin melihat mulai mendekat. Anila yang duduk ditanah sambil menium air yang dia ambil dari sumber mata air.

Baki dan Harits datang ke tempat mereka berkumpul duduk bersama untuk membahas rencana mereka selanjutnya.”Jadi kalian menemukan sesuatu tidak,”tanya Bani.

“Tidak ada,”jawab Baki.

“Lalu kita harus pergi kemana dong,”ucap Hanan dengan wajah memelas.

“Kita sebaiknya mengumpulka tenaga dulu. Tapi Harits, Anila bukan kalian sudah berkeliling. Apa menemukan hal aneh,”tanya Baki melihat ke arah keduanya.

“Tidak ada hanya batu besar ini saja, tidak ada yang lain,”jawab Anila. Baki kembali terdiam Harits yang melihat sekita berkata,”Apa kita berpencar saja untuk mencari pintu masuknya. Mungkin saja tidak jauh dari batu besar ini.”

“Kamu benar Harits, Bagaimana?,”tanya Bani yang juga setuju dengan mereka berpencar.

“Kalau begitu aku bersama dengan kak Baki saja, kalau begitu,”jawab Hanan merangkul lengan Baki.

“Maaf Hanan aku akan bersama dengan Harits. Kamu bersama dengan Bani saja ya. Anila kamu tidak keberatan kalau bersama dengan Babon-kan,”kata Baki yang memutuskan pasangannya.

“Tidak masalah,”jawab Anila yang sama sekali tidak mengeluh. Berbeda dengan Hanan merasa tidak ingin bersama dengan Bani.

“Jika kamu tidak suka dengan Bani. Apa mau bersama dengan Anila atau Babon,”tanya Bani. Hanan melihat Anila dia merasa tidak cocok. Apa lagi kalau Babon dia juga tidak suka.

“Baiklah aku bersama kamu saja. Tapi kenapa Baki memilih Harits sih kenapa tidak aku,”ucap Hanan masih saja tidak ingin berpisah dengan Baki dengan wajah cemberut dan kesal.

“Kalau ada apa-apa dengan Baki ada Harits disampingnya,”jawab Bani.

“Tapi kalau Anila ada apa-apa bagaimana?,”tanya Hanan sedikit prihatin dengan Anila yang berpasangan dengan Babon.

“Kamu tidak usah khawatir dengan Anila. Dia pernah dilatih langsung oleh paman Aliy,”ucap Bani.

“Apa paman Aliy pernah melatih Anila. Kapan?,”kata Hanan sedikit terkejut.

“Kamu bertanya kapan. Itu sudah terjadi beberapa bulan yang lalu,”jawab Bani dengan santai berjalan.

“Jadi Anila sudah tinggal sejak saat itu dong,”ucap Hanan meraca cemburu lagi.

“Kak Bani sebaiknya kamu tutup mulut untuk saat ini. Lihat wajah kak Hanan tidak enak dipandang,”ucap Anila.

“Diam kamu Anila,”bentak Hanan yang merasa emosian.

“Kurasa aku mengatakan hal yang salah ya. Kalau begitu aku bawa Hanan dulu untuk berkelilig ya,”jawab Bani menyeret Hanan menjauh dari mereka semua. Setelah Bani dan Hanan pergi menjauh Anila sedikit lega.

“Kamu hati-hati saat berkeliling. Kalau ada apa-apa hubungi kami lewat radio ini,”kata Harits memberikan radio yang sudah disiapkan oleh Baki sebelumnya.

“Ok aku akan baik saja. Kak Babon ayo kita pergi ke arah sana,”ucap Anila segera berdiri. Anila dan Babon mulai berjalan untuk berkeliling.

“Apa kamu akan baik saja. Jika mereka berdua?,”tanya Baki. Tapi Harits tidak menjawab dan akhirnya mereka berkeliling bersama. Tapi apa yang akan terjadi setelah itu?.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!