NovelToon NovelToon
HIGH SCHOOL LOVE STORY

HIGH SCHOOL LOVE STORY

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Tamat
Popularitas:64.6k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Masa-masa SMA memang masa-masa yang tidak bisa dilupakan. Mulai dari percintaan, persahabatan, bahkan perseteruan diantara sesama teman.

Bagaimana jadinya jika para anak-anak sultan berkumpul menjadi satu? banyak suka duka, canda tawa, yang akan mereka rasakan.

Yuk, simak keseruan mereka dalam masa-masa remaja yang sangat menyenangkan dan dibalut dengan kisah komedi yang akan mengocok perut kalian semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Ngedate

Siang ini, Genk Gavin dan Alea janjian jalan-jalan ke Mall untuk membeli baju muslim karena mereka sama sekali tidak mempunyai baju muslim.

Saat ini Arsya sudah berada di rumah Dira. "Ayo Ra, anak-anak sudah dalam perjalanan menuju Mall," seru Arsya.

"Aku gak usah ikut aja Kak, soalnya aku juga gak punya uang buat meli baju. Aku pakai baju yang ada saja," sahut Dira.

"Iya Nak, Dira masih punya baju tahun lalu, terus ada juga baju bekas Tante, soalnya badan Dira sama dengan Tante," seru Bunda Safira.

"Ayolah Ra, nanti aku yang beliin baju muslim untuk kamu soalnya Mami sudah berikan uangnya, nanti Mommy marah kalau aku gak jadi beliin baju buat kamu," seru Arsya.

"Ya Allah, Mommy kamu selalu saja begitu manjain Dira," sahut Bunda Safira.

"Gak apa-apa Tante, buruan Ra, kamu ganti baju aku tunggu di sini."

"Ya sudah, kamu ganti baju sana kasihan Nak Arsya kalau harus menunggu lama."

Akhirnya Dira pun masuk ke dalam kamarnya untuk berganti baju, setelah selesai mereka berpamitan dan segera menyusul teman-temannya. Cukup lama semuanya menunggu kedatangan Arsya dan Dira, hingga akhirnya Arsya pun sampai.

"Astaga, lama banget sih Lo!" sentak Langit.

"Sorry, gue harus membujuk orangtuanya Dira dulu. Yuk guys, kita masuk!" seru Arsya.

Para remaja itu akhirnya masuk ke dalam Mall, Alea dan Gavin berjalan di paling belakang. Keduanya terlihat salah tingkah, Gavin ingin sekali menggandeng Alea tapi dia masih malu.

"Kakak kenapa?" tanya Alea.

"Gak apa-apa," sahut Gavin dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Gavin melihat para temannya sedang asyik melihat-lihat suasana Mall, perlahan dia mendekati Alea dan Gavin mulai menyentuh jari Alea membuat Alea tersentak.

"Vin, kita mau ke mana dulu?" teriak Putra.

Baru saja Gavin menyentuh kelingking Alea, Gavin langsung melepaskannya kembali dan Alea pura-pura memperhatikan setiap sudut Mall.

"Anjir, kaget gue. Bisa tidak, gak usah teriak-teriak segala memangnya ini hutan apa?" kesal Gavin.

"Memangnya Lo lagi ngapain pakai kaget segala? gue cuma nanya, kita mau makan siang dulu atau mau belanja dulu," sahut Putra.

"Terserah, mau ke mana dulu gak usah teriak-teriak," geram Gavin.

Akhirnya mereka semua kembali berjalan, sedangkan Alea tampak mengulum senyumannya.

Gavin kembali mendekati Alea, kali ini dia berusaha untuk merangkul pundak Alea.

"Bang Gavin, kita makan di sana saja ya, kayanya enak tuh!" teriak Alexa.

Lagi-lagi, baru saja tangan Gavin menyentuh pundak Alea sudah ada gangguan membuat Gavin menjauhkan tangannya dan pura-pura menggaruk kepalanya.

"Astaga, kalian itu kenapa sih, makan di mana sajalah, gue ikut," geram Gavin.

Mereka pun masuk ke sebuah restoran untuk makan siang terakhir sebelum esok hari mereka sudah mulai melakukan puasa.

"Pesan apa pun yang kalian mau, aku yang bayar," seru Gavin.

"Asyik, Kak Gavin kalau lagi jatuh cinta baik banget deh," seru Vina.

"Heem, aku do'akan semoga kalian langgeng sampai nikah nanti biar Bang Gavin bisa teraktir kita terus," sambung Alexa.

Gabby menoyor kepala Alexa dengan gemasnya. "Kalau sudah nikah, dia gak bakalan teraktir lagi, bego," seru Gabby.

"Ishh..ishh..ishh.." sahut Alexa dengan mendelikan matanya.

"Hai, kalian tahu tidak, sebentar lagi bakalan ada yang jadian lagi," seru Putra.

"Hah, siapa?" tanya Vina dan Alexa bersamaan.

"Tuh, si bule stres."

"Hah, memangnya Kak Arsya sedang suka sama siapa?" tanya Alea.

"Doi suka sama Bu Ustadzah Aleena," sahut Langit terkekeh.

"Wah, serius Kak?" tanya Alexa.

Arsya hanya cengengesan dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Tapi kayanya Kak Arsya bakalan susah dapetin hati si anak Abi, soalnya keluarganya taat banget sama agama," seru Vina.

"Pokoknya selama dalam pondok pesantren, aku akan menunjukan sama kedua orangtuanya kalau aku juga anak yang baik dan pantas sama Aleena," sahut Arsya.

"Pantas apaan, iqro aja Lo belum tamat-tamat," ledek Putra.

"Sialan Lo, memangnya Lo juga sudah tamat iqro?" seru Arsya.

"Ishh, Lo ngeremehin gue? dari dulu gue sudah tamat iqro kali, tanya dong iqro berapa?" seru Putra.

"Iqro berapa, memangnya?" tanya Langit.

"Iqro 3."

Arsya menoyor kepala Putra dengan gemasnya. "Sama aja sama gue."

Semuanya tertawa melihat kelakukan mereka, berbeda dengan Dira yang hanya bisa diam saja karena hatinya merasa sakit saat tahu kalau lelaki yang selama ini dia sukai, ternyata menyukai gadis lain dan yang lebih parahnya lagi, gadis itu adalah temannya sendiri.

Setelah selesai makan siang, mereka menuju sebuah toko yang menjual baju muslim dan Koko. Terlihatlah kehebohan diantara mereka saat melihat-lihat baju muslim dan Koko yang berjejer rapi.

"Kamu pilihin baju Koko untuk aku, ya," seru Gavin.

Gavin hanya berdiri saja, sedangkan Alea sibuk mencocokan warna Koko dengan Gavin.

"Kakak, sepertinya semua warna juga cocok. Kakak coba yang ini," seru Alea dengan menyerahkan satu potong baju Koko kepada Gavin.

"Oke."

Gavin segera masuk ke dalam ruang ganti untuk mencoba baju Koko yang diberikan oleh Alea. Beberapa saat kemudian, Gavin keluar dengan memakai baju Koko warna navy pilihan Alea.

"Bagaimana, Al?" tanya Gavin.

Alea sampai bengong melihat penampilan Gavin, Alea tersenyum kemudian menghampiri Gavin.

"Coba nunduk sedikit," seru Alea.

Gavin menurut dan menundukkan badannya karena postur tubuh Gavin sangat tinggi, bahkan Alea pun hanya sebatas pundak Gavin saja.

Alea merapikan rambut Gavin dan memakaikan peci di kepala Gavin.

"Wow, tampan sekali kamu, Kak," seru Alea.

"Iya dong, pacar siapa dulu," sahut Gavin dengan mencubit pipi Alea.

"Pacar aku dong," sahut Alea malu-malu.

"Yaelah, mereka kok gemes banget sih," seru Vina.

"Kenapa, kamu juga mau kaya mereka?" tanya Langit.

"Mau dong, Kakak mau jadi pacar aku?" seru Vina tiba-tiba.

"Hah."

Langit sampai bengong dengan ucapan Vina, tadinya dia mau nembak Vina di pondok pesantren nanti tapi sekarang justru dia duluan yang ditembak sama Vina.

"Bagaimana, apa Kakak mau jadi pacarnya aku?" tanya Vina malu-malu dengan menyikut lengan Langit.

Langit salah tingkah, dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal sedangkan teman-teman yang lainnya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Vina.

"Ayo jawab, jangan malu-malu," seru Vina kembali.

"Jawab sajalah Ngit, gak usah jaim bukannya Lo juga suka sama si Vina," ledek Arsya.

Akhirnya Langit menganggukkan kepalanya membuat Vina senang sekali dan reflek memeluk Langit dan lagi-lagi Langit dibuat tidak berkutik dengan kelakuan Vina.

Semuanya tertawa, begitu pun dengan Gavin dan Alea. Perlahan Gavin menggenggam tangan Alea, Alea menoleh ke arah Gavin dan menyunggingkan senyumannya kali ini akhirnya Gavin bisa bergandengan tangan.

1
Dewi Yanti
si vira knp kelakuannya g ngikutin ibra aja sih
Qaisaa Nazarudin
Waah Gavin gak ada tokoh dan gak cocok jadi pemimpin..
Patrick Khan
.sumpah q gk tega liat alea😭😭
Patrick Khan
.abi alwi bikin adem😊😊.
Patrick Khan
gavin bucin bgt..jaman sma emang bikin senyum2 sendiri..😁😁
Bumi Hutan Lestari
🤣🤣🤣 ya kali BTS bule
🌸so0bin🌸
hadeh geng rusuh ikutan juga....bakalan rame tuh pesantren
🌸so0bin🌸
emang paling bener lah ya mama vio 🤣🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
kacau duh si vina 🤣🤣🤣🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️
🌸so0bin🌸
Si vira ikut mondok juga kah....harusnya sekalian di rukyah tuh si vira di pondok biar otaknya lurus menuju jalan kebenaran
🌸so0bin🌸
jadi santri dong gavin 😆😆😆
🌸so0bin🌸
rencananya keduluan sama anaknya dong 🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
ngakak sama kelakuan si vina 🤣🤣🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
aku juga ikutan dongkol sama kelakuan si vira 🙄🙄
🌸so0bin🌸
alasan aja fokus pelajaran si ghani mah takut gak dapet restu dari gavin yg ada
🌸so0bin🌸
yg sabar ya pak kepsek menghadapi gengnya gavin+ciwiw ciwiw.... semoga awet muda dan gak darting 🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
kekuatan cinta dan para gadis² cantiklah yg bakalan menyatukan 2 kubu cogan
🌸so0bin🌸
serem juga ya punya ortu gea dan victor tiap hari sport jantung terus keknya 🤣🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
semoga kisah cintanya gak serumit G&G....
🌸so0bin🌸
Si gavin gombalannya berkelas juga ya 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!