NovelToon NovelToon
Turunnya Naga Suci: Bangkit Dalam Dendam

Turunnya Naga Suci: Bangkit Dalam Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

Di Benua Langit Sembilan, Xiao Yuan adalah jenius tak tertandingi yang memegang Sumsum Naga Suci. Namun, di malam pernikahannya, ia dikhianati oleh tunangannya, Ling’er, yang meracuninya dan membedah tulang naganya untuk diberikan kepada kekasih gelapnya. Xiao Yuan dibuang ke Jurang Keputusasaan dalam kondisi cacat.
Namun, takdir tidak berhenti. Roh Naga Kuno yang tertidur di dasar jurang menyatu dengan jiwanya yang hancur. Dengan bantuan Yun’er, gadis misterius dari klan terbuang, Xiao Yuan merangkak naik dari neraka. Kali ini, ia tidak akan menjadi pelindung dunia, melainkan Dewa Naga yang akan menghancurkan siapa pun yang pernah menginjaknya. "Jika langit menghalangi jalanku, aku akan merobek langit!".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10: Sisi Gelap Sang Naga

Hujan mulai turun membasahi Hutan Terlarang, namun air yang jatuh tidak mampu memadamkan hawa panas yang keluar dari pori-pori kulit Xiao Yuan. Setelah menarik paksa Sumsum Naga Suci dari tubuh Lu Chen, kondisi Xiao Yuan jauh dari kata stabil. Di dalam tubuhnya, dua kekuatan besar sedang berperang: energi emas yang murni dari naga suci dan energi hitam yang destruktif dari naga purba.

Xiao Yuan berjalan terhuyung-huyung sambil menggendong Yun’er. Napasnya berat dan mengeluarkan uap panas. Setiap kali kakinya menginjak tanah, rumput di sekitarnya langsung menghitam dan mati.

"Yuan... turunkan aku. Kau kesakitan," bisik Yun’er dengan nada khawatir yang mendalam. Ia bisa merasakan jantung Xiao Yuan berdetak sangat kencang, seperti detak genderang yang hendak pecah.

Xiao Yuan tidak menjawab. Matanya yang biasanya tajam kini meredup, digantikan oleh selaput merah darah yang mengerikan. Pikirannya dipenuhi oleh suara-suara teriakan suara ribuan naga yang menuntut pembalasan, suara tangisan orang-orang yang pernah ia bunuh, dan tawa sinis Ling’er yang terus terngiang seperti kutukan.

"Membunuh... aku harus membunuh lebih banyak lagi..." gumam Xiao Yuan. Suaranya bukan lagi suaranya yang biasa. Itu adalah suara serak yang berasal dari bagian terdalam jiwanya yang gelap.

Tiba-tiba, Xiao Yuan jatuh berlutut. Ia melepaskan Yun’er dan mencengkeram kepalanya sendiri dengan kedua tangan. Kuku-kukunya menusuk kulit kepalanya hingga darah mengalir.

"Pergi... Yun’er... lari!" raung Xiao Yuan. "Aku tidak bisa... menahannya lagi!"

Dari punggung Xiao Yuan, bayangan naga hitam raksasa muncul kembali, namun kali ini bayangan itu memiliki garis-garis emas di sekujur tubuhnya. Aura yang dipancarkan begitu jahat hingga binatang-binatang buas di sekitar hutan itu mati seketika karena ketakutan.

Yun’er tidak lari. Sebaliknya, gadis kecil itu mendekat. Ia melihat pria yang telah menyelamatkannya dari neraka jurang kini sedang berjuang melawan neraka yang ada di dalam dirinya sendiri. Tanpa rasa takut, Yun’er memeluk leher Xiao Yuan dari belakang.

"Aku tidak akan pergi, Yuan. Kau bilang kita akan keluar dari sini bersama-sama," ucap Yun’er dengan tenang, meskipun tubuhnya bergetar karena tekanan aura Xiao Yuan.

"Aku akan membunuhmu! Lepaskan!" Xiao Yuan mencoba mendorong Yun’er, namun kekuatannya seolah tertahan oleh sesuatu.

Yun’er mulai menggumamkan sebuah nyanyian kuno. Itu adalah mantra penenang dari klan Phoenix Es yang sudah lama terlupakan. Perlahan, hawa dingin yang lembut mulai keluar dari tubuh Yun’er, menyelimuti tubuh Xiao Yuan yang membara. Tanda Phoenix di leher Yun’er bersinar biru terang, memancarkan cahaya yang kontras dengan kegelapan di sekeliling mereka.

Pertarungan energi terjadi di sana. Es melawan api, cahaya melawan kegelapan. Lambat laun, napas Xiao Yuan mulai teratur. Warna merah di matanya memudar, kembali menjadi hitam yang jernih namun penuh kelelahan. Bayangan naga di punggungnya mendengus kesal sebelum akhirnya menghilang kembali ke dalam tulang belakangnya.

Xiao Yuan ambruk di pelukan Yun’er. Ia merasa seolah seluruh energinya telah dikuras habis. "Maafkan aku... aku hampir menyakitimu," bisiknya lemah.

Yun’er menyeka keringat di dahi Xiao Yuan dengan lengan bajunya. "Itu bukan salahmu. Kekuatan itu terlalu besar untuk satu jiwa. Kau harus belajar mengendalikannya, atau kekuatan itu yang akan mengendalikanmu."

Xiao Yuan menatap langit malam yang mulai terang oleh cahaya bulan setelah hujan reda. Ia menyadari satu hal yang menakutkan: membalas dendam ternyata memiliki harga yang mahal. Sumsum Naga Suci miliknya kini telah tercemar oleh dendam, dan jika ia terus membiarkan kebencian memimpin jalannya, ia tidak akan berbeda dengan Lu Chen atau Ling’er.

"Kita harus segera meninggalkan hutan ini," kata Xiao Yuan sambil mencoba berdiri. "Sekte Awan Langit pasti sudah mengirimkan pasukan pemburu setelah merasakan gejolak energi tadi."

Benar saja, jauh di cakrawala, terlihat puluhan titik cahaya yang terbang di atas pedang. Itu adalah pasukan elit dari Sekte Awan Langit Unit Penegak Hukum yang dipimpin oleh Tetua Agung Zhao, seorang kultivator yang sudah mencapai Ranah Inti Emas Tahap Akhir.

"Mereka cepat sekali," gerutu Xiao Yuan. Ia merogoh saku jubah Tetua Wu yang ia bunuh tadi dan menemukan sebuah Jimat Pemindah Jarak Jauh.

"Ini akan membawa kita setidaknya seratus mil dari sini, tapi aku tidak tahu ke mana arahnya," kata Xiao Yuan. "Kau siap, Yun’er?"

Yun’er mengangguk mantap. Xiao Yuan menghancurkan jimat itu di tangannya. Sebuah pusaran ruang angkasa terbuka dan menelan mereka berdua tepat saat sebuah pedang raksasa dari langit menghujam tempat mereka berdiri tadi.

BOOM!

Kliring itu hancur menjadi lubang raksasa. Tetua Agung Zhao mendarat di tengah kawah dengan wajah muram. Ia melihat mayat tiga tetua lainnya dan Lu Chen yang sudah hancur.

"Siapa pun yang melakukan ini... dia bukan hanya musuh sekte, dia adalah ancaman bagi seluruh Benua Langit Sembilan," geram Tetua Zhao. "Sebarkan perintah penangkapan ke seluruh kekaisaran! Cari pemuda berambut putih itu hidup atau mati! Dan bawa Lu Chen kembali, kita harus tahu apa yang sebenarnya terjadi."

Tempat yang Tidak Diketahui

Xiao Yuan dan Yun’er terjatuh di pinggiran sebuah desa kecil yang terpencil. Tempat itu dikelilingi oleh pegunungan bersalju yang dingin. Xiao Yuan merasa tubuhnya sangat lemah, efek samping dari penggunaan jimat pemindah dan penggabungan sumsum naga.

Seorang kakek tua yang sedang mencari kayu bakar menemukan mereka. Kakek itu tidak tampak takut melihat rambut putih Xiao Yuan atau pakaian mereka yang bersimbah darah.

"Anak muda, kau membawa beban yang terlalu berat di punggungmu," ucap kakek itu dengan suara serak namun bijak. "Masuklah ke gubukku. Di Pegunungan Salju Abadi ini, bahkan dewa pun bisa bersembunyi dari takdir."

Xiao Yuan menatap kakek itu dengan curiga, namun ia tidak memiliki tenaga lagi untuk melawan. Saat ia pingsan, hal terakhir yang ia lihat adalah senyum tenang Yun’er dan hamparan salju putih yang seolah-olah ingin mencuci semua noda darah di tangannya.

Kakek tua itu ternyata bukan orang biasa; dia adalah mantan pelayan di kediaman ibu Xiao Yuan yang telah lama menghilang. Di dalam gubuk kecil itu, Xiao Yuan akan menemukan rahasia tentang siapa sebenarnya ibunya dan mengapa ia memiliki darah Naga Suci sejak lahir. Namun, kedamaian mereka tidak akan lama, karena di dalam salju yang turun, sekelompok pembunuh dari "Organisasi Kerangka Hitam" sudah mulai mencium bau energi naga milik Xiao Yuan.

Bersambung......

1
Rebeka Saja
keren ka...
christian Defit Karamoy: trimakasih🙏
total 1 replies
Nur Aini
lanjut terus Thor
christian Defit Karamoy: siap kak 🙏
total 1 replies
christian Defit Karamoy
mampir yuk di cerita baru thor
perjuangan suamiku:istriku surgaku😍
christian Defit Karamoy
mantap
christian Defit Karamoy
mampir yuk di cerita baru thor
perjuangan suamiku:istriku Surgaku😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!