Xiao Nan pernah menjadi Godfather paling ditakuti di Bumi, membangun kerajaan kriminal sebelum tewas akibat pengkhianatan orang terdekat. Namun kematian bukan akhir. Jiwanya bereinkarnasi ke dunia kultivasi di Pulau Matahari Abadi, bangkit sebagai penguasa bayangan sebelum kembali dikhianati dan dijatuhkan ke Pulau Bulan Surga.
Di sana ia terlahir sebagai tuan muda Keluarga Xiao. Ibunya dibunuh, bakat Akar Naga dirampas ayahnya sendiri, dan ia dibuang ke Reruntuhan Dewa dan Iblis. Di neraka itulah Xiao Nan bangkit. Ia mewarisi Sutra Bayangan Naga dan Tulang Naga Dewa, memadukan insting mafia dengan hukum kultivasi. Bersama entitas misterius Finn, ia membentuk Fraksi Shadow Dragon, menghancurkan Keluarga Xiao dari dalam. Namanya mengguncang dunia dan menyeretnya ke Turnamen Jalan Langit Sepuluh Ribu Ras.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon King Nan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap 23 - EVOLUSI DARAH DAN KEMURKAAN YANG SIA-SIA
Di kedalaman Reruntuhan Dewa & Iblis, Xiao Nan duduk bersila di tengah formasi perlindungan yang kini diperkuat oleh Fragmen Perisai Hitam. Di depannya, tabung kristal berisi Sari Darah Dewa memancarkan cahaya emas yang seolah-olah bernapas.
"Bos, tubuhmu saat ini berada di ranah Pembentukan Tulang Tingkat Rendah," Finn memperingatkan dengan nada cemas. "Mengonsumsi darah murni dari Ras Dewa secara langsung bisa menghancurkan susunan tulangmu jika kau gagal menyeimbangkannya dengan energi naga."
"Risiko adalah harga dari kekuasaan, Finn," jawab Xiao Nan tenang. Ia membuka tutup tabung itu. Aroma harum yang surgawi sekaligus tekanan energi yang luar biasa langsung memenuhi ruangan.
Tanpa ragi, Xiao Nan meminum setetes cairan emas itu.
BOOM!
Seketika, Xiao Nan merasa seolah-olah ia menelan matahari. Energi panas yang sangat murni meledak di dalam perutnya, merambat melalui pembuluh darah, dan mulai menghantam tulang-tulang hitamnya. Sutra Bayangan Naga di dalam tubuhnya bereaksi liar, naga hitam itu mengaum, mencoba melahap energi emas yang masuk.
KRAK! KRAK!
Tulang-tulang Xiao Nan bergetar hebat. Di bawah pengaruh Fragmen Waktu, proses yang seharusnya memakan waktu berbulan-bulan ini dipadatkan menjadi beberapa jam yang sangat menyiksa. Darah dewa itu mulai merombak struktur selnya, membangkitkan sisa-sisa garis keturunan ibunya yang selama ini tertidur. Kulitnya memancarkan cahaya keemasan, namun bayangan naga hitam melilit di sekujur tubuhnya. Ini adalah penyatuan dua kekuatan ekstrem, Cahaya Dewa dan Kegelapan Naga.
Sementara itu, di Kota Terbuang Sepuluh Ribu Ras, suasana berubah menjadi mencekam.
Duar! Duar! Duar!
Suara terompet perang bergema di langit kota. Dari kejauhan, ratusan kereta kencana yang ditarik oleh binatang buas bersayap mengepung tembok kota. Di tengah formasi tersebut, sebuah tandu raksasa yang dilapisi emas murni melayang di udara. Patriark Xiao berdiri di atas tandu tersebut. Rambut putihnya berkibar, dan auranya di ranah Pemadatan Tulang Tingkat Rendah menekan seluruh kota hingga banyak penduduk yang jatuh berlutut karena sesak napas.
"PENGUASA KOTA TERBUANG! SERAHKAN PENCURI YANG MENAMAKAN DIRINYA LORD SHADOW SEKARANG JUGA!" suara Patriark Xiao menggelegar seperti guntur, menghancurkan kaca-kaca bangunan di sekitarnya.
Di sampingnya, Xiao Han duduk dengan wajah pucat dan penuh dendam. "Ayah, dia mengambil Darah Dewa itu! Dia juga melukaiku dengan segel aneh! Dia pasti masih bersembunyi di dalam Menara Tanpa Nama!"
Patriark Xiao melambaikan tangannya. "Bakar seluruh distrik lelang! Jika dia tidak keluar, biarkan kota ini menjadi kuburannya!"
Ratusan murid Keluarga Xiao dan tentara bayaran mulai menyerbu masuk. Mereka menggeledah setiap sudut, menghancurkan penginapan, dan menginterogasi para pedagang dengan kejam. Xiao Ying, yang lukanya belum pulih sepenuhnya, memimpin pencarian di Menara Tanpa Nama dengan kemarahan yang meluap-luap.
Namun, setelah tiga jam pengepungan dan penghancuran yang membabi buta, mereka tidak menemukan apa-apa.
"Patriark! Lapor!" seorang murid berlari dengan gemetar. "Kami menemukan jalur bawah tanah di belakang kota... ada jejak energi bayangan yang menuju ke arah Reruntuhan Dewa & Iblis. Tampaknya... mereka sudah meninggalkan kota sesaat setelah lelang berakhir."
"APA?!" Patriark Xiao menghantam pegangan tandunya hingga hancur. "Dia mempermainkanku! Dia memancing kita ke sini agar dia punya waktu untuk melarikan diri?!"
Kemarahan Patriark Xiao memuncak karena ia menyadari bahwa ia telah mengerahkan seluruh pasukannya dan merusak hubungan diplomatik dengan Kota Terbuang hanya untuk mengejar bayangan kosong.
Kembali ke reruntuhan, cahaya emas di tubuh Xiao Nan perlahan meredup, terserap sepenuhnya ke dalam tulang-tulangnya yang kini berubah menjadi Tulang Naga Dewa. Xiao Nan membuka matanya. Pupil matanya kini memiliki lingkaran emas di tengah kegelapan yang pekat. Ia mengepalkan tangannya, dan suara ledakan udara terdengar hanya dari kontraksi ototnya.
[Status: Ranah Pembentukan Tulang Tingkat Menengah - Tercapai!]
Xiao Nan berdiri perlahan. Tubuhnya kini lebih tinggi dan tegap, memancarkan wibawa seorang penguasa sejati.
"Bos... kau berhasil," Finn mendekat dengan takjub. "Energi darimu sekarang... terasa seperti campuran antara Dewa dan Penguasa Dunia Bawah."
Xiao Nan mengambil belatinya dan menatap ke arah luar reruntuhan, seolah bisa melihat kemarahan Patriark Xiao dari kejauhan.
"Taktik Mafia nomor tujuh puluh," Xiao Nan tersenyum dingin. "Biarkan musuhmu menari dalam kemarahan sementara kau bersiap untuk memotong tali panggungnya. Patriark Xiao telah menguras energinya untuk mengepung kota yang kosong. Sekarang... saatnya kita menyerang balik markas mereka yang sedang lemah."
"Yue Niang, Ruoxi! Siapkan senjata kalian," perintah Xiao Nan. "Malam ini, kita tidak lagi bersembunyi. Kita akan melakukan penyerbuan pertama ke gudang logistik Keluarga Xiao."