NovelToon NovelToon
Istri Rasa Simpanan

Istri Rasa Simpanan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: sendi andriyani

Novel ini mengandung bawang🤧 siapkan tissu terlebih dahulu.

"Pernikahan kita terjadi karena kesalahan, jadi jangan berharap aku akan mencintaimu!" Dimas Fahrian.

"Aku memang bukan istri Dimas, tapi akulah yang selalu Dimas prioritaskan!" Sila Derkain.

"Akulah istri rasa simpanan." Renata Lusiana.

"Dan aku yang akan meratukan mu, Renata!" Reza Argantara.

Pernikahan yang terjadi karena kesalahan satu malam yang mengharuskan Dimas menikahi Renata tanpa rasa cinta, karena hati nya telah berpaut pada wanita lain.

Apakah Renata bisa mempertahankan rumah tangga nya bersama Dimas atau memilih pergi dan membangun hidup baru dengan orang baru?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sendi andriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 IRS ++

Degg..

Mendengar pertanyaan itu, Sila gelagapan sendiri, bagaimana cara dia menjawab pertanyaan Dimas? Namun, Sila adalah wanita dengan sejuta tipu daya. Jadi berbohong bukanlah hal yang sulit untuknya. 

"S-ayang, ini memang pertama kali nya. Tapi karena sudah basah jadi aku tak kesakitan, lagipun tak semua merasakan sakit, mungkin saja milikku lebih elastis." Jawab Sila. 

"Aku melihat biasanya ada darah di video, saat pertama kali melakukan nya, tapi ini tidak ada sama sekali Sayang." 

"Jawaban nya karena milikku lebih elastis Sayang, sudahlah jangan banyak bertanya. Bagaimana kalau kita lanjutkan?" Tanya Sila dengan senyum nakal nya. Dimas pun mulai terbuai dengan usapan-usapan lembut jemari Sila di dada nya nya, hasrat nya kembali meninggi. 

"Bergeraklah!" Pinta Dimas, Sila dengan senang hati kembali bergerak naik turun di atas batang Dimas yang keras. 

'Ini lebih besar dan panjang dari pada milik Ken, rasanya mentok sampai ke dalam, nikmat sekali. Hanya saja Dimas terlalu kaku!' Batin Sila sambil terus menggoyangkan pinggulnya. 

Dimas meraih gundukan besar di dada Sila, meremass buah itu dengan lembut namun sesekali lebih kencang saat dia merasakan nikmat luar biasa di bawah tubuhnya. Denyutan nikmat yang membuat batang nya terasa di jepit di dalam sana. 

"Yang, aku sampai…" racun Sila, dia bergerak lebih cepat saat gelombang pelepasan nya hampir datang. 

"Aasshhh.." Sila memekik, tubuhnya menegang, membuat Dimas mengernyit. Ini pertama kali nya dia melihat seorang wanita mengalami klimakss secara langsung. Senikmat itu kah?

Sila ambruk di atas pelukan Dimas, nafas nya ngos-ngosan, setelah berpacu dalam kenikmatan yang membuatnya kehilangan kendali. Dimas membelai lembut punggung polos Sila, lalu mengecup pucuk kepala nya.

"Enak sayang? Tapi aku masih belum apa-apa." 

"Kita pindah sayang, agar lebih leluasa." Jawab Sila pelan. Dia tersenyum nakal, lalu turun dari pangkuan Dimas, berjalan duluan dengan tubuh polos tanpa sehelai benang pun. 

Dimas menaikkan celana nya ke pinggang, mengancing kembali celana jeans yang dia pakai. Tadi, mereka melakukan penyatuan tanpa melepas celana nya, hanya di turunkan sampai lutut. 

Dimas mengikuti langkah Sila, sepanjang perjalanan ke kamar, Dimas terus saja menatap bongkahan kenyal di belakang tubuh Sila, terlihat sangat menggoda. Dimas menepuk pantatt sintal Sila, dia ingin melihat seperti apa reaksi nya jika dia melakukan itu. 

Namun jauh dari perkiraan, dia malah menoleh dan tersenyum genit. Dia masuk ke kamar di ikuti Dimas, menutup pintu dan duduk di sisi ranjang. 

Dimas datang dan tanpa ragu kembali mencium bibir Sila dengan buas, tangan Sila juga bergerak lincah membuka satu persatu kancing kemeja Dimas dan dalam sekejap mata saja kemeja itu melayang bebas ke lantai karena Sila melempar nya dengan tak sabar.

Sila juga berusaha membuka kembali kancing celana yang di pakai Dimas, menurunkan nya hingga terlepas sempurna, kini kedua nya sudah sama-sama tanpa pakaian sedikitpun yang menempel di tubuh mereka. 

Dimas mendorong Sila, hingga dia berbaring dan Dimas langsung menindih nya. Decapan nikmat memenuhi ruangan yang di dominasi warna putih itu. 

Pria itu semakin tak terkendali, dia langsung menusuk inti Sila tanpa aba-aba terlebih dahulu, membuat Sila memekik. Namun bukan pekikan tanda kesakitan, namun karena nikmat. 

"Aaahhh Sayang, enak.." 

Dimas tak menjawab, dia hanya terus menggerakkan pinggang nya maju mundur secara perlahan dan lembut. Namun, Sila yang biasa nya di perlakukan kasar oleh Ken merasakan sensasi yang kurang menantang. 

"Lebih cepat Sayang.." pinta nya, Dimas menurut dan mempercepat gerakan nya. 

"Yeahh, lebih cepat Sayang!" Racau Sila, dia bahkan meremas buah kenyal nya dengan tangan nya sendiri. 

"Aarrghh.." Dimas mempercepat gerakan nya, dia menghentak inti Sila dengan brutal membuat Sila mendesaah kuat saking nikmat nya. 

Cairan hangat terasa membasahi inti Sila, di iringi Dimas yang ambruk di atas tubuh Perempuan itu. 

"Cabut cepat Sayang, kenapa kamu meledak di dalam sih?" Rutuk Sila, Dimas menurut dan mencabut batangan nya dari lubang milik Sila. Lalu berguling ke samping dan berbaring sembari mengatur nafas nya. 

Sila berjongkok, cairan milik Dimas dan juga miliknya yang sudah bercampur. 

"Sayang, maaf aku mengeluarkan nya di dalam. Aku gak tahan, enak sekali." 

"Tak apa Sayang, aku bisa memakai kontrasepsi, atau kamu bawa kond*m pas kesini." Ucap Sila, dia mengelap bekas cairan yang menetes ke lantai itu dengan tissu, tak lupa juga membersihkan selangkangaan nya dari sisa-sisa cairan penyatuan mereka. 

"Maaf aku merusakmu." 

"Kita sama-sama menikmati nya, Sayang. Tak perlu minta maaf, tidurlah. Besok pagi baru pulang, aku mau ke kamar mandi dulu." Pamit Sila, dia melenggang masuk ke kamar mandi. Sedangkan Dimas yang merasa sangat lelah, langsung tertidur. 

Sila keluar dengan bathrobe, dia berjalan keluar dari kamar. Tujuan nya saat ini adalah kamar tamu, dimana selingkuhan nya mungkin masih menunggu atau sudah tidur. 

"Ken." 

Tap..

"Kamu puas setelah membuat aku menegang dengan desaahan mu itu, Sayang?" Bisik Ken tepat di telinga Sila, bahkan dia menggigit kecil telinga Sila, meniup nya hingga membuat tubuh Sila meremang. 

"Maaf Babe, aku terbawa suasana." 

"Apa batangnya lebih besar?" Tanya Ken, tangan nya bergerak menuju buah kenyal Sila, lalu meremass nya dengan lembut, membuat Sila melenguhh.

"Ya, sedikit lebih besar dan panjang, namun permainan nya masih kaku tak seperti dirimu." Jawab Sila sejujurnya. 

"Baiklah, aku akan ke tukang urut besok untuk membuat batang ku lebih perkasa." 

Ken membalik tubuh Sila dan membanting nya ke kasur, lalu menindih nya dan membuka tali bathrobe, membuat tubuh polos nya terekspos jelas. 

"Aaihh, kau selalu melarang ku membuat kissmark, tapi lihat yang sudah di buat pria itu, sial!" 

"Tenanglah sayang, kau ingin servis? Ayo." Ajak Sila, dia menarik tangan Ken dan kini berbalik, Sila lah yang berada di atas tubuh Ken. 

Dia membuka celana bahan yang di pakai Ken, lalu segera memasukan nya ke dalam mulut, membuat Ken merem melek karena servis yang di berikan Sila. 

Keduanya pun menyatu, dengan Sila yang memimpin permainan. Membuat pria itu meracau kenikmatan. 

Merasa tak tahan, dia membalik keadaan membuat Sila nunggiing dan menusuk nya lebih dalam dan brutal, inilah yang sangat di sukai Sila dari permainan Ken, buas dan brutal, berbeda dengan cara Dimas melakukan nya dengan penuh kehati-hatian. 

"Aaaahhh, sayang!" Ken mencabut senjata nya, Sila tahu kalau Ken akan meledak. Dia langsung berjongkok dan menjulurkan lidah nya, bersiap menerima semburan cairan pelepasan pria itu. 

Ken mengocok batang nya dengan cepat, dan tak lama kemudian cairan nya menyembur dan Sila langsung menerima nya, menelan nya dengan rakus. 

"Nikmat sekali, Sayang!" Ken mengecup kening Sila, dan tak lupa melumaat kilas bibir Sila. 

"Asin sayang." 

"Itu kan cairan mu sendiri, cepatlah pulang sebelum Dimas bangun dan mencari aku!" Perintah Sila, lalu membersihkan tubuhnya dari sisa-sisa percintaann nya dengan Ken.

"Baiklah, besok aku kemari lagi untuk meminta jatah harian." 

"Jangan lupa transferan nya, aku butuh uang untuk beli tas sama sepatu." Peringat Sila. 

"Oke, Sayang. Aku pergi dulu, jangan main lagi ya, sudah cukup." 

"Iya, pulanglah dan hati-hati di jalan." 

Ken tersenyum lalu mengecup singkat kening gadis pemuas nya, mengacak rambut gadis itu lalu pergi dari apartemen. 

….

🌷🌷🌷🌷🌷

Visual Kenzo🔥🔥

1
🧟‍♂️🧟‍♂️
gk masuk di akall
🧟‍♂️🧟‍♂️
lagian udah bunting, malah sibuk kelonan mulu kek orang kalainan
Mmh Alfatih
kapan gol nya Thor ko belom ada manis manis nya sih
Mmh Alfatih
ngiler thoooor klw lihat yg bening kinclong amat tuh eza
Mmh Alfatih
pingin ikutan ngehajar di padimas sama sipancasila Thor ..ikutan ngebejek
Mmh Alfatih
horeeee Eza datang ....plong aku seneng deh thor
Mmh Alfatih
ya ampuun itu ulat pucuk uget uget mana berbulu lagi malah dtng ke kontrakan ..itu di padimas malah diem Bae ..kenapa ga di ulek re dua dua nya di cobek
Mmh Alfatih
siken nya juga tolok kaya ga ada cewek lain aja ..lobang udah longgar masih aja demen
Mmh Alfatih
mampus loh mamam tuh sambel goreng kentang sampai mencreert/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mmh Alfatih
dasar maniak turun nya si bima saksena sama kaya bapanya kan hayper sek
Mmh Alfatih
pingin ngebejek aku sama si bolu padimas itu ih
Istrinya Jungkook🌻: tapi visualnya Mingyuuu😭
total 1 replies
Mmh Alfatih
dasar padimas kupret..dpt karma mampus loh kena HIV Thor dasar biaya darat ga ckup apem sama lobang satu
Mmh Alfatih
sakit hatiku Thor lihat Reza ..ga adil author mah ah. nangis saya Thor buat Eza /Sob//Sob//Sob/
Mmh Alfatih
aku ga rela Thor klw si padi mas dikasih keperawanan Rere ..kasih ke Reza aja dong ..kasih su padi mas bekasan aja ..ga adil Thor ..sioadibmas .ah cocok nya sama barang bekas
Mmh Alfatih
keturunan bima ..bima kan hayper sek ..jadi nurun sama anaknya ..klw Renata kan turunan ibunya
Mmh Alfatih
jangan sampai Rena nikah sama si padimas thot
Mmh Alfatih
gantengan Reza lah droada padimas
Mmh Alfatih
hadir lagi Thor dikaryamu yg ke lima yg aku baca ..pokonya mantap semua ceritanya ..suka banget deh ...lanjuuut Thor
Noerlina Akbar
Biasa
Noerlina Akbar
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!