NovelToon NovelToon
DIA JUGA SUAMIKU

DIA JUGA SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: nazwa talita

Laras Kinanti pergi mengadu nasib ke Ibukota, untuk mencari keberadaan suaminya yang menghilang tanpa kabar.

Pencarian Laras berujung luka, karena suami yang ia cari itu menikah dengan Nadine Chandra, yang tak lain adalah putri majikannya.

Sanggupkah Laras bertahan dengan status sebagai pelayan madunya?

Mampukah dia menghadapi kekejaman suaminya sendiri?

Adakah kebahagiaan untuk Laras?


Karya ini kolaborasi dua Author Kece
Nazwatalita dan Jannah Zein.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 23 SIAPA DIA?

"Kamu sendiri yang mengirimkan nomer rekening beserta tabungan yang bertuliskan namamu, Laras!" Galang menatap perempuan itu dengan tajam. Gelombang emosi terus menguasainya. Sementara cengkeraman di baju Laras semakin mengencang.

"Aku benar-benar tidak pernah menerima sepeser pun uang darimu, Mas. Tidak pernah! Lagipula, bagaimana caraku meneleponmu kalau nomor ponselmu saja aku tidak tahu?"

"Jangan berbohong padaku!"

"Aku tidak pernah berbohong!" Laras berteriak. Namun, sedetik kemudian Laras mengecilkan suaranya. Netra cokelatnya melirik ke arah pintu.

"Aku benar-benar tidak pernah berbohong padamu, Mas, aku tidak pernah menerima uang sepeser pun darimu. Seandainya benar, kamu mengirimiku uang bulanan seperti yang kau katakan, aku tidak akan susah-susah mencari pekerjaan untuk membiayai keluargaku!"

Laras mencoba melepaskan cengkraman tangan Galang.

"Apa kau tahu? Selama kamu pergi, aku selalu menunggu kabar darimu. Aku berharap kau menelepon untuk menanyakan kabarku. Aku memang tidak punya ponsel, tapi bukankah keluargamu juga mempunyai ponsel? Kamu bisa meneleponku lewat mereka bukan? Secara, jarak rumah kita tidak sampai sepuluh langkah!" Laras menatap pria itu dengan rasa sakit di hatinya. Sementara, Galang menatapnya tak percaya, karena apa yang dikatakan Laras sangat berbeda dengan apa yang diceritakan oleh keluarganya selama ini.

"Tetapi, setiap kali aku menanyakan kabarmu pada ibu dan keluargamu, mereka selalu mengatakan kalau kamu tidak pernah mengabari mereka. Mereka bilang, ponselmu tidak aktif." Laras menatap Galang yang masih terdiam menatapnya.

"Apa kamu tahu? Bagaimana khawatirnya aku sama ibu? Setiap hari aku berdoa, semoga kamu baik-baik saja."

"Sebulan, dua bulan, aku terus bertanya pada keluargamu, tapi jawabannya tetap sama. Mereka tidak tahu keberadaanmu, hingga akhirnya, aku menyadari, kalau ternyata aku hamil."

"Dengan penuh kegembiraan aku datang ke rumah keluargamu untuk memberitahukan kabar gembira itu. Namun, apa kamu tahu apa yang mereka katakan?"

Laras menatap Galang dengan air mata yang sudah menetes di kedua pipinya. Jantungnya serasa diremas-remas setiap kali mengingat masa lalu.

"Ibumu bahkan dengan kejam mengatakan, agar aku menggugurkan bayi itu. Dia bilang, kau tidak akan menerimanya karena kau masih terlalu muda untuk menjadi seorang ayah!" Cengkeraman tangan Galang mengendur. Namun, detik berikutnya dia kembali mencengkeram leher Laras, saat kata-kata sang ibu yang mengatakan kalau Laras mengkhianatinya kembali menyulut emosinya.

"Jelas saja ibuku ingin kau menggugurkan bayi itu, karena ibuku sangat tahu kalau itu bukanlah darah dagingku!"

Laras mendorong tubuh Galang hingga cengkeraman tangan Galang terlepas dari dagunya.

"Kenapa kamu sangat yakin kalau Ruby bukanlah darah dagingmu? Kenapa kamu selalu berpikir kalau aku berselingkuh?"

"Dengar, Mas! Selama lima tahun kepergianmu, aku tidak pernah dekat dengan pria manapun. Aku selalu setia padamu! Selama ini, hanya kamu satu-satunya pria yang menyentuhku!"

"Kamu jangan berbohong, Laras! Jangan pernah lagi mengatakan kalau anak itu adalah anakku, karena aku tidak akan percaya padamu. Anak itu bahkan tidak mirip sama sekali denganku!"

"Tidak mirip?" Laras tertawa.

"Apa yang kau tertawakan, Laras?" Amarah Galang semakin memuncak.

"Dari mana kamu tahu kalau Ruby tidak mirip denganmu?"

"Kamu tidak perlu tahu dari mana aku mengetahuinya, yang jelas, anak itu bukan anakku. Dia bahkan tidak mirip sama sekali denganku, tetapi dia sangat mirip dengan orang yang sangat aku kenal!" Galang mengeraskan rahangnya saat mengingat foto yang dikirimkan sang paman padanya.

Foto gadis kecil yang sangat mirip dengan pria yang selama ini menjadi selingkuhan Laras. Setidaknya, itulah kabar yang sering Galang dengar dari mulut keluarganya.

"Mama tidak berbohong, Galang. Laras benar-benar selingkuh! Bibimu kemarin melihat istrimu pergi ke hotel bersama Andika. Kamu masih ingat Andika, bukan?" Kata-kata sang ibu tentang Laras terngiang kembali, ibarat bom waktu yang siap meledak.

Melihat kemarahan di mata Galang, Laras membuka ponselnya. Dia membuka galeri, kemudian memperlihatkan foto-foto gadis kecil dengan berbagai gaya dan senyum menawan khas anak-anak yang memenuhi galeri di dalam ponselnya.

Laras kemudian memberikan ponselnya pada Galang.

"Katakan padaku, bagian mana dari wajah Ruby yang tidak mirip denganmu!" seru Laras saat dia melihat Galang memperhatikan foto gadis kecil pada layar ponselnya.

Galang menatap satu persatu foto-foto anak kecil itu. Seluruh bentuk wajahnya dari alis, mata, hidung, bahkan bibirnya sangat mirip dengannya. Bahkan rambut anak perempuan dalam layar ponsel itu pun sama persis dengan rambutnya, ikal dan bergelombang. Hanya saja, Galang selalu memotong pendek rambutnya, hingga tidak terlalu menunjukkan seperti apa bentuk rambutnya.

"Katakan padaku, bagian mana dari putri kita yang tidak mirip denganmu!"

"Si-si-siapa anak ini?" Tangan Galang yang memegang ponsel bergetar. Jantungnya berdetak lebih cepat.

"Ba-ba- bagaimana mungkin ...."

.

By: Nazwatalita

Makin penasaran kan sama ceritanya? Makanya, ikutin terus yuk! Kira-kira, gimana perasaan Galang ya, setelah akhirnya kebenaran semakin terungkap?

Jangan lupa like, komen, gift dan votenya ya teman-teman, biar Author makin semangat updatenya.

Kepoin karya temen aku yuk!

1
Gintania nia
bagus donh
Wahyu tampan sempurna
gwa heran yg jadi tokoh utama nya perempuan bloon bin oon dan begok ya lemah banget
Sri Puryani
lawan galang laras ...jgn mau di bodohi galang
Mawar Merah
Kecewa
Witri Yanti
pasti Galang bukan anak kandung Ningsih Thor. mana ada nenek lihat cucu menderita kelaparan .
Mak e Tongblung
cara atau jarak
Jasreena
cium lg dong tuan....😂😂
Jasreena
pake extra kunci slot dong Laras... g kspok2
Jasreena
kalimatnya kebanyakan d ulang2...
Aas Azah
punya suami kyk gitu mah buang aja kelaut😠
Veronica Maria
ceritanya bagus. tdk banyak konflik dan yg terpenting itu lsg tamat. tdk hrs menunggu berbulan2 utk tamat 😄
Veronica Maria
betulll laras. ambil semua harta rusdi yg jdi hakmu dan ruby. itu ganti uang kesusahanmu slm bertahun2 ditinggal galang. bila perlu, penjarakan jg mantan mertuamu itu.
Veronica Maria
dasar emak goblok. yg dipikirin cmn duit dan duit jg kekayaan. maklum deh kalau asal dr kel miskin jg. kalau dan di penjara bareng rusdi baru kapok.
Veronica Maria
penjarain mak lo itu jg om lo itu. mereka yg sdh jahat sama laras jg anakmu ruby. mau2 aja dibodohin sama kel lo bertahun2. kalo lo pinter dan punya duit, ya lo suruh orang dong galang buat selidikin ttg laras. bner atau ngga
Veronica Maria
nah lo galang yg goblok. percaya aja sama ibumu jg kabr2 dr kampungmu slma ini. mlh gak ngakui anak jg. trs nalendra seneng, lo malah sewot. dah ceraiin aja bini lo. bini lo jg berhak bahagia kok
Sukliang
makasih thor
Sukliang
kshan juga galang, karna
yg jahst tu kel nya
Sukliang
turuti aja nyonya
Sukliang
yesssd
Sukliang
mati kutu nyonya terhormat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!