Menceritakan seorang anak yang lolos dari aksi pembantaian oleh orang-orang aliran hitam. Dia diselamatkan oleh seorang Kakek yang adalah seorang Kultivator terkuat di benua timur yang sudah lama mengasingkan diri di hutan kematian.
Dia pada akhirnya diangkat menjadi murid yang mewarisi Semua ilmu kepandaian gurunya dan menjadi penerus sebagai sang Naga.
Pergi berkelana seorang diri dan tidak pernah menutup mata terhadap ketidak adilan, menjadi momok yang menakutkan bagi aliran hitam.
Dialah Xiao Lang, seorang yang akan menuju puncak kultivasi dan menjadi LEGENDA.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Attar GG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. Turnamen Generasi Muda IV
Xin Mei akhirnya mendekat ke Xiao Lang dan memeluk lengannya sambil berjalan pelan mereka kembali, akan tetapi baru sebentar beranjak Xiao Lang lalu mengajak Xin Mei untuk menjenguk Bing Rongyue dan Su Meila yang tadi sempat menjadi lawan mereka di pertandingan tadi.
"Ayo kita jenguk mereka, mereka bukanlah musuh kita seperti orang-orang aliran hitam atau seperti Sekte Gagak Hitam." ujar Xiao Lang pada Xin Mei.
"Ya sudah, ayo kita lihat." jawab Xin Mei manja.
Mereka berdua pun akhirnya mendatangi ruang pengobatan untuk bertemu dengan dua orang gadis cantik dari Sekte Es Abadi yang terluka saat melawan mereka. Di dalam ruangan pengobatan itu, terlihat Patriak Bing Shein sedang menemani kedua orang jenius muda dari Sekte Es Abadi yang sedang terbaring dengan luka dalam dan beberapa bagian tubuh yang tergores pedang.
"Permisi Patriak, mohon ijin untuk mengobati kedua murid Patriak." Xiao Lang dengan hormat pada Patriak Bing Shein memberitahukan maksud dan tujuannya.
Melihat ketulusan dalam setiap tutur kata dari Xiao Lang, Bing Shein akhirnya setuju dan membiarkan pemuda itu mengobati kedua muridnya. "Silahkan..."
Setelah beberapa menit menyalurkan tenaga dalam penyembuhan, sedikit demi sedikit luka dalam yang di alami oleh Bing Rongyue dan Su Meila mengalami banyak perubahan dan sedikit lagi akan sembuh total. Setelah mengobati dengan energi tenaga dalam penyembuhannya Xiao Lang juga memberikan sebotol kecil pil obat untuk mengembalikan tenaga dalam.
Melihat kebaikan yang dilakukan oleh Xiao Lang pada Bing Rongyue dan Su Meila membuat Patriak Bing Shein sangat mengagumi anak muda ini, begitu juga yang terjadi pada kedua muridnya sangat mengagumi kebaikan dan kelembutan hatinya.
"Terimakasih anak muda, berkat bantuan mu kedua murid ku bisa sembuh dengan cepat." ucap Bing Shein dengan penuh ketulusan.
"Kalau kalian dimasa depan ada kesulitan jangan sungkan untuk datang ke Sekte Es Abadi, kami akan membantu dengan senang hati." lanjut Patrick Bing Shein.
"Ini sudah menjadi kewajiban saya Patriak karna aku mereka jadi begini, hal yang wajar ketika aku melakukan ini dan ini juga sebagai bagian dari permintaan maaf kami." ucap Xiao Lang yang langsung di angguki oleh Xin Mei.
"Dan terima kasih atas perhatiannya, dimasa depan aku akan mengingatnya." lanjut nya.
Setelah beberapa saat, Xiao Lang dan Xin Mei akhirnya kembali ke penginapannya karena rencana nya sebentar sore di undang oleh kaisar Ming Tian untuk jamuan makan di istana kekaisaran. Xin Mei semakin dekat dengan Xiao Lang membuat kakaknya Xin Ying bertingkah aneh dengan muka yang selalu masam. Melihat mereka berdua belum juga sampai di penginapan semakin menambah kerutan di wajahnya tapi Wang Lee selalu mencoba untuk menghiburnya dan membuat nya tersenyum. Dan sesaat kemudian, sepasang muda mudi ini akhirnya sampai di penginapan dan menceritakan keterlambatan nya.
...----------------...
Pada sore harinya, rombongan sekte Naga Langit akhirnya dijemput oleh beberapa pasukan berkuda yang di belakangnya terdapat dua kereta kuda yang berlambang kekaisaran Dinasti Ming. Semua orang di penginapan itu tidak ada yang berani berkomentar melihat pengawalan dari Pasukan elite kekaisaran dan hanya tamu khusus dan istimewa saja yang mengharuskan mereka turun.
Sampai di istana kekaisaran, para rombongan langsung diarahkan ke aula kehormatan dan langsung di sambut dengan hangat oleh Kaisar dan keluarga. Terlihat juga pangeran mahkota Ming Tianli dan tuan putri Ming Meilin sangat senang dengan kehadiran para jenius sekte Naga Langit yang menjadi buah bibir pada turnamen tahun ini.
"Selamat datang Tetua Xin Yang, semoga tetua dan rombongan merasa tidak keberatan dengan undangan yang Saya layangkan." ucap Kaisar Ming Tian.
"Oh iya, kenalkan ini Ratu Qing Ling dan ini putra mahkota Ming Tianli dan putri Ming Meilin." sambil mengenalkan kepada Xin Yan.
Di ruangan tamu kehormatan, mereka asyik berbincang dan membahas berbagai hal termasuk yang menyangkut keberadaan Patriak Sekte NAGA LANGIT. Xin Yang juga memperkenalkan kepada Kaisar bahwa Xiao Lang adalah murid satu-satunya dari Patriak Xin Long yang menjadi pilar kekaisaran Dinasti Ming sehingga menambah kekaguman Kaisar Ming Tian kepada Xiao Lang.
Pada akhir nya acara jamuan makan malam pun berjalan dengan baik dan lancar, hanya saja ada seseorang yang sangat kesal selama acara perjamuan yaitu Xin Mei. Ia kesal karena melihat putri Ming Meilin yang tidak pernah berhenti menatap Xiao Lang, sehingga gadis cantik itupun memilih terus berada di dekat Xiao Lang.
"Gege, besok turnamen akan dimulai lagi jadi jangan lama-lama begadangnya." ucap Xin Mei setelah acara perjamuan selesai.
"Iya, Mei' er tidak usah khawatir." sambil membelai pelan rambut Xin Mei.
Melihat perlakuan Xiao Lang padanya membuat wajah Xin Mei bersemu merah dan malu. Disisi lain putri Ming Meilin semakin terpesona dengan cara Xiao Lang memperlakukan seorang wanita. Ia pun memberanikan diri untuk mendekati pemuda itu dan mencoba menjalin hubungan yang baik dengannya.
Tampa terasa waktu berlalu dengan cepat dan pada akhirnya Xin Yang dan seluruh rombongan Sekte Naga Langit mohon undur diri dan diantar kembali ke penginapan nya. Tapi yang membuat lucu adalah sikap Xin Mei yang berubah seratus delapan puluh derajat karena cemburu melihat sikap Xiao Lang pada putri Ming Meilin.
...----------------...
Pada esok paginya, turnamen kembali dengan kategori individu. Setiap klan hanya mendaftarkan satu orang sebagai keterwakilan klan atau Sekte-sekte. Sebanyak lima puluh orang akan bertanding memperebutkan gelar sebagai jenius nomor satu di kekaisaran Dinasti Ming.
Seperti hari-hari sebelumnya, suasana di pagi itu begitu ramai dengan hiruk-pikuk para pengunjung yang sangat antusias dalam menonton jalannya pertandingan. Mereka telah melihat jenius-jenius yang akan menjadi icon dan pilar kekaisaran dimasa depan.
Xiao Lang yang ditujukan menjadi perwakilan Sekte NAGA LANGIT masih duduk dengan tenangnya, ia tidak terpengaruh dengan suasana yang begitu ramai. Di Tribun khusus, Putri Ming Meilin terus memperhatikan apa yang di lakukan oleh Xiao Lang. Ia senyum-senyum sendiri melihat tingkah laku Xiao Lang dan saudara-saudara seperguruan nya. Putri Ming Meilin sebenarnya meminta kepada kaisar untuk mengundang pada perjamuan itu karna ada hal yang di minta oleh Putri Ming Meilin adalah ingin belajar beladiri di Sekte Naga Langit dan pada akhirnya disambut dengan baik oleh tetua Xin Yang.
Ketika suasana lagi riuhnya, tiba-tiba seorang melompat dan turun di atas arena dan dia adalah wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan. Wasit itu bernama Zao Lian adalah Tokoh penting dunia Kultivator di kekaisaran Ming.
Zao Lian akhirnya memperlihatkan kan nama-nama yang akan bertanding pada turnamen individu ini lengkap dengan skema pada papan pengumuman. Selang beberapa menit kemudian Zao Lian akhirnya memanggil peserta pertama yang akan bertanding.
...AYO SUPORT TERUS DAN JANGAN LUPA UNTUK MEMBERIKAN LIKE NYA. SEMOGA BISA MEMBERIKAN HIBURAN YANG POSITIF UNTUK TEMAN-TEMAN PEMBACA...
...SELAMAT MENIKMATI...
...🙏🙏🙏🙏🙏...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...