Seorang gadis dari jaman modern berinkernasi kejaman kuno kerajaan,dia masuk dalam tubuh seorang Putri Mahkota yang terkenal buruk rupa dan bodoh.
Putri Mahkota itu telah diracuni wajah maupun tubuhnya oleh saudara tirinya hingga akhirnya mati dan gadis dari jaman modern pun masuk dalam tubuhnya membawa perubahan besar.
Bagaimanakah dia bisa menyelesaikan permasalahan dari tubuh gadis yang dimasukinya. Apakah dia akan tetap tinggal di zaman itu karena nyaman ataukah dia akan kembali? Apakah dia bertemu dengan cinta pertamanya? perlahan gadis itu harus kembali namun dia tidak ingin hingga akhirnya terjadi sesuatu.
^^^^^^^^^^PUTRI MAHKOTA^^^^^^^^^
Cerita yang dilengkapi dengan Kisah percintaan,Komedi,pertemanan,dan action terbaru yang belum pernah ada dinovel lain
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alisa purnama dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
hujan
tidak lama putri sin li dicambuk,semua orang bersalam pada kaisar untuk langsung pergi saja dan pulang kekerajaan masing masing karena merasa tidak nyaman walaupun sekarang sudah malam
kaisar lin ming dan kaisar min qu pun mengerti akan para pangeran dan putri kerajaan lain yang tidak nyaman melihat itu
xia wu masih berdiri disitu melihat sin li yang ingin pingsan karena baru beberapa cambukan,dia sangat senang akhirnya masalah pemilik tubuh ini terselesaikan walaupun ada dua orang lagi tapi xia wu tidak menemukan bukti akan itu karena yang merencanakan dan membeli racun itu adalah putri sin li,adikya dan ibunya hanya memberi dukungan,namun jika mereka berusaha mengusiknya lagi xia wu tidak akan segan melakukan hal yang sama!
tidak lama,malam yang tadi dipenuhi bintang bercahaya lama lama berubah jadi gelap,tidak lama hujan pun turun dengan mendadak dan membasahi orang orang yang ada ditempat hukuman itu
putri sin li tetap dibiarkan disitu yang tengah pingsan
semua orang berlarian untuk masuk dalam jalan istana agar bisa berteduh,namun tersisa 4 orang disitu yang tidak ingin beranjak dari tempat itu
"dress...dress..."suara bunyi hujan yang lumayan tidak terlalu lebat
xia wu dengan wajah girang dengan turunnya hujan membuatnya merasa sangat senang,dia ingat akan kenangan kecil bersama ibunya menari nari disaat hujan
xia wu berputar putar dan meloncat loncat dengan memainkan air hujan itu,wajahnya yang basah menambah kesan cantik bagi yang melihatnya dari dekat
tentu saja pangeran linyi yang disampinganya merasa heran akan xia wu yang sangat senang akan turunnya hujan,namun dia juga begitu senang melihat wajah xia wu yang begitu bahagia walau diapun ikut basah kuyup juga
pangeran qui sing pun yang berada disitu dengan basah kuyup,dia melepaskan jubahnya dan ingin memakaikannya pada xia wu yang basah kuyup,namun tangan kekar pangeran ming yi menahannya untuk tidak memberikan itu
xia wu heran dengan mereka,ditambah pangeran ming yi yang juga melepaskan jubahnya dan bermaksud memakaikannya agar xia wu tidak kedinginan
xia wu berlari untuk menghindari mereka dengan wajah girang,namun itu karena hujan yang begitu indah
pangeran qui sing dan juga pangeran ming yi langsung mengejar xia wu yang berlari menjauh,mereka berdua khawatir akan xia wu
pangeran linyi yang sadari tadi kesal melihat kedua adiknya begitu perhatian,dengan cepat dia juga mengejar xia wu
xia wu yang berlari dan memutar tubuhnya menikmati hujan ditengah lapangan luas itu
xia wu melihat kebelakangnya yang terlihat dua pangeran mengejarnya
ngapain sih mereka(batin xia wu)
tidak sadar saat xia wu berbalik ada orang yang dia kenal langsung menutupi kepalanya serta tubuhnya dari hujan
pangeran linyi menutupi kepala dan juga tubuh xia wu dari hujan dengan jubah hitam besarnya
"xia wu ini sudah malam dan sangat dingin,aku tidak ingin kau sakit,berhentilah"ucap pangeran linyi dengan lembut,walaupun dia ingin xia wu bahagia seperti tadi tapi dia juga tidak ingin akhirnya xia wu nanti sakit,apalagi hari sudah begitu malam
xia wu menerima jubah milik pangeran linyi dan mendongakan kepalanya melihat wajah pangeran linyi yang tengah diguyuri hujan"baiklah"jawab xia wu tersenyum
"xia wu berhentilah main hujan ini sudah sangat malam nak"teriak kaisar min qu yang hanya dia yang masih melihat tingkah keempat orang sadari tadi ditempat itu karena semuanya telah kembali kekamar masing masing
xia wu yang mendengarkan itu tersenyum,walaupun dikehidupan sebelumnya dia mempunyai ayah namun ayahnya begitu sibuk sama seperti dirinya hingga bertemupun jarang
xia wu berjalan dan bermaksud masuk dalam istana diiringi pangeran linyi
"putri...."panggil kedua orang yang sadari tadi mengejar xia wu
xia wu berbalik dan melihat kedua orang itu,kemudian melanjutkan jalannya lagi namun tiba tiba tembok yang ditinjaki jadi licin dan akhirnya xia wu terjatuh tapi belum sempat pangeran linyi disampingnya langsung menahan pinggang xia wu dan menariknya hingga tubuh mereka berdua sangat dekat
xia wu memegang kerah baju pangeran linyi dengan erat dan mendongakan kepalanya keatas menatap wajah pangeran linyi yang juga sedang menatapnya dengan lembut
xia wu tersenyum menatap linyi
"jangan tersenyum seperti itu"ucap pangeran linyi
"mengapa?"tanya xia wu heran
"kau ingin aku menciummu juga saat ini didepan ayah mertuaku yang sadari tadi melihat kita"ucap pangeran linyi panjang lebar
"silahkan"ucap xia wu langsung mendorong tubuh pangeran linyi dan berlari mendekati ayahnya yang sadari tadi dihalaman istana
"sial"umpat pangeran linyi yang terdorong dengan wajahnya tersenyum melainkan dia tidak marah
"kaka apa kau tidak apa?"tanya pangeran ming yi yang sudah didekat pangeran linyi
"diamlah,ini sudah malam apa kalian ingin sakit"ucap pangeran linyi pada keduanya bukan cuman ming yi tapi qui sing juga yang sudah ada didekatnya
"kaka juga?"tanya ming yi
"ayo kita kembali"ucap pangeran linyi menarik tangan kedua adiknya itu untuk masuk kediaman
xia wu sudah kembali bersama ayahnya menuju kediamannya
"ayah kenapa ibu jadi meninggal?"tanya xia wu yang sudah berada dikamar
"ganti bajumu terlebih dahulu xia wu,soal ibumu besok ayah ceritakan"ucap kaisar min qu
"baiklah"jawab xia wu
🌞
pagi menyapa dengan indahnya
matahari menyinari bumi dengan sinarnya
burung burung terbang dan bercicit dengan suara indah
daun daun berguguran,langit biru yang begitu indah
terlihat xia wu yang sedang berlatih didepan kediamannya dengan serius,seperti biasa keringat bercucuran disekitar tubuhnya
olahraga dan berlatih adalah kebiasaan dan keharusan baginya,itu sangat menyehatkan dan menyegarkan ditambah panas terik yang mengenai tubuhnya,panas matahari dipagi hari memang tidaklah buruk bagi kulit karena jika siang hari itu sangatlah buruk bagi kulit,dari itu pagi hari adalah waktu baik untuk berjemur dan memberikan vitamin D pada kulit kita
selesai kegiatan biasanya xia wu pergi mandi yang sudah disiapkan bibinya
xia wu berendam dalam bak mandi sambil memainkan rambut dan kulitnya,dia bernyanyi dengan lagu
"pota..pota..
J'suis trop loin pour toi
pota..pota..
J'suis trop loin pour toi
Mais qui est la plus bonne bonne bonne de mes copines
Ah mes copines, ah mes copines
Mais tu veux la plus bonne bonne bonne de mes copines
Ah mes copines, ah mes copines
Tu veux tout bombarder
Bom-bom, bombarder hey
Tu veux tout bombarder
Bom-bom, bombarder ouais"nyanyian xia wu yang terdengar sangat asing dan sambil menepuk nepuk air dengan senangnya sambil menari nari dalam bak mandi itu
jika ada yang melihat xia wu saat ini sudah dipastikan heran dan bingung
tidak lama xia wu sudah selesai dengan ritual mandinya dan juga berpakaian dengan menggunakan hanfu bewarna
biru malam
seperti biasa xia wu berteriak memanggil bibinya diluar untuk makan bersama
selesai makan xia wu melihat kearah bibinya seperti merasakan sesuatu yang tertekan dari wajah bibinya,xia wu mengerti akan itu karena kejadian semalam
"bibi jika bibi ingin menanyakan sesuatu padaku apapun itu tanyakan saja bibi,aku tidak ingin melihat wajah bibi tertekan seperti itu"ucap xia wu dengan lembut
su rey menatap wajah nonanya dan menjawab"tidak nona,aku masih terkejut saja kejadian semalam"ucap su rey yang memang terkejut akan nonanya yang begitu pintar dan juga berani,apalagi dia melihat xia wu melawan putri dari kerajaan wing yang terkenal pintar dalam beladiri
"dan nona aku tidak menyangka putri sin li lah yang telah meracuni nona,aku ingin rasanya membunuh putri itu sekarang juga"ucap su rey dengan kilatan mata membunuh
xia wu tersenyum tipis dan menjawab"tenang saja bibi"ucap xia wu tersenyum tipis entah apa yang akan dia rencanakan lagi
apa kabar dia saat ini apakah badut itu masih pingsan(batin xia wu)mengingat putri sin li yang dicambuk semalam hanya beberapa kali sudah pingsan
mental kuat tapi fisik lemah
xia wu pergi ketempat hukuman malam tadi yang disitu ternyata masih ada putri sin li tengah pingsan dipangkuan putri sin yu dan selir sui ri
xia wu menghampiri mereka dan berkata"rasain"ucap xia wu melihat mereka bertiga dengan wajah dinginnya
putri sin yu yang mendengar umpatan itu langsung menatap xia wu dengan wajah ingin membunuh
xia wu yang ditatap seperti itu hanya biasa saja"badut"ledek xia wu langsung pergi dari tempat itu dengan wajah datarnya
disepanjang jalan xia wu melihat prajurit berdiri disepanjang jalan kerajaan itu,memang kerajaannya sangat besar,dia teringat akan kediaman pangeran linyi yang begitu mewah ditambah luas dan besar
xia wu ingin menemui ayahnya yang ingin bercerita tentang ibu dari pemilik tubuh ini,dia penasaran kenapa ibu dari pemilik tubuh ini bisa meninggal karena kejadian itu,aneh!
tepat ingin berbelok,xia wu dkejutkan dengan rombongan kaisar lin ming serta keluarganya sedang berjalan menuju kediaman ayahnya
Semoga tokoh utama wanitanya Genius dan tangguh ya Thor