🌺 Arsenio Putra Atmadja * Bianca Mahendra 🌺
Judul sebelumnya "Aku Ingin Hidup Sekali Lagi!"
Sebuah janji sepuluh tahun lalu membawa Bee dan Arse bertemu kembali dalam situasi rumit.
Bee yang menjadi arwah karena koma mencari cara untuk kembali ke tubuhnya dan mempertemukannya dengan Arse sang penyelamatnya yang dianggapnya sebagai jodohnya kelak.
Hingga akhirnya Bee menyadari cara kembali ke tubuhnya adalah dengan menyadari perasaannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah Pengkhianatan
...
Bellena begitu kesal Arse meninggalkannya begitu saja, tidak biasanya dia menolaknya begini. Tapi sikap Arse dari kemarin memang aneh, kalau bukan karena hartanya mungkin Bellena sudah meninggalkan Arse, dia harus bertahan sebentar lagi bukankah dia akan menjadi Nyonya Atmadja tidak ada yang penting dari itu.
"Untung kau tampan dan kaya" gumam Bellena.
Dia pun mendial nomor Kyle, rasanya dia butuh pelampiasan karena sudah ditolak Arse tadi. Dan benar saja nomor Kyle masih tersambung, ternyata dia belum ganti nomor juga ya. Mungkin dia masih berharap Bellena menghubunginya, dengan bangga Bellena memuji dirinya sendiri.
Kyle yang saat ini sedang mengendarai mobil Arse yang ditinggalkan dijalanan tadi tampak ragu ragu ingin menjawab panggilan dari Bellena atau tidak. Walaupun masih cinta tapi dia tidak ingin membuat masalah dengan bosnya, mengingat kemarin Bellena mengalami kecelakaan mungkin dia butuh sesuatu. Tidak salahnya menjawab bukan.
"Halo Kyle.. " suara Bellena di ujung telepon.
"Iya, Ada perlu apa Nona?" jawab Kyle sopan.
"Kau bisa tidak ke apartemenku sekarang?"
"Maaf, saya tidak bisa saya harus menjemput Tuan Arse di rumah sakit"
"Apa Arse sakit?"
"Saya juga tidak tahu, saya sedang diperjalanan menuju kesana."
"Tapi setelah itu kau bisa kemari kan, aku membutuhkanmu!"
"Tapi Tuan Arse_"
"Kyle jangan menolakku, kau tau kan aku sakit sekarang"
"Baiklah saya kesana"
"Aku tunggu ya!" Bellena tampak girang akhirnya Kyle mau menemuinya, ternyata ada untungnya juga dia kemarin kecelakaan. Oh ya, kenapa Arse dirumah sakit? Apakah dia sakit? lebih baik dia tanyakan pada Kyle saja nanti.
Kyle hanya ingin menemui Bellena untuk terakhir kalinya, dia ingin menegaskan hubungan mereka. Jangan sampai suatu hari Arse salah paham pada dirinya.
Sesampai dirumah sakit, Arse yang sudah menunggu kedatangannya pun langsung datang menemui Kyle dan tentu saja Bianca yang setia mengikutinya. Hari ini Arse sudah memutuskan ingin membantunya walaupun terganggu dia akan menepati janjinya itu.
Mobil pun melaju menuju mansion Arse, tidak ada pembicaraan yang berarti di dalam mobil hanya sesekali obrolan tentang pekerjaan.
Arse dan Bianca pun turun dari mobil disusul dengan Kyle. Setelah memberikan kunci mobil pada Arse dia pun berpamitan pulang, mobil Kyle sengaja dia tinggal di kantor karena harus mengurus mobil Arse tadi, jadi dia memesan taksi online menuju apartemen Bellena.
Di apartemen Bellena sudah tidak sabar menunggu kedatangan Kyle dia berdandan sangat cantik dan memakai gaun tipis untuk menggoda Kyle, dia rindu setiap sentuhan yang diberikan Kyle padanya dulu. Apa yang aku inginkan harus terpenuhi, Kyle harus menjadi milikku juga, Bellena sudah merencanakan sesuatu agar Kyle mau kembali padanya lagi.
"Sarah!" panggil Bellena dari dalam kamar.
Sarah berlari tergopoh gopoh menuju kamar majikannya itu, kalau sampai terlambat habislah dia dimaki habis habisan.
"Iya Nyonya" kata Sarah saat sudah sampai di kamar Bellena.
"Pekerjaanmu hari ini selesai aku tidak butuh apa apa lagi, dan tolong beritahu pelayan yang lain mereka bisa pergi keluar hari ini, aku ingin sendiri di apartemen" perintah Bellena pada Sarah.
"Ba.. Baik Nyonya" Sarah merasa heran tidak biasanya majikannya itu menyuruhnya pulang awal biasanya walaupun tidak ada pekerjaan Bellena selalu menyuruhnya melakukan ini itu sampai dia kewalahan. Baguslah, jadi dia bisa bersantai hari ini, dia segera memberi tahu para pelayan mereka pun juga ikut senang bisa diberi waktu keluar untuk istirahat.
Beberapa menit kemudian, Kyle sudah sampai di apartemen Bellena. Dia segera menekan bel dan tak lama Bellena membuka pintu, Bellena segera menghambur ke pelukan Kyle.
"Aku merindukanmu Kyle" kata Bellena yang berada dipelukan Kyle.
Kyle mendorong pelan tubuh Bellena, "Jangan begini Bell" Ucapnya.
"Kenapa Kyle? bukankah kau masih mencintaiku?"
"Tidak Bellena, aku kemari hanya ingin mempertegas hubungan kita. Tuan Arse akan salah paham nantinya, aku tidak ingin itu terjadi, Tuan Arse sudah banyak membantuku" kata Kyle dengan tegas.
"Lupakan Arse sekarang hanya ada kita" bisik Bellena sambil membuka kancing kemeja Kyle.
Kyle pun segera menjauh dari Bellena, "Kalau kau seperti ini aku akan pergi!" bentak Kyle.
Bellena pun mulai berakting menangis, dia tahu Kyle tidak akan tega melihatnya menangis. Dia akan melakukan apa saja agar Kyle kembali padanya.
"Maafkan aku Kyle, aku dulu memutuskanmu secara sepihak, tapi aku sadar sekarang kalau aku masih mencintaimu, hiks hiks hiks..
Bukankah kau masih mencintaiku juga?" Bellena mulai mengiba.
"Walaupun aku masih mencintaimu aku tidak akan pernah bisa memilikimu Bell, kau akan segera menikah sadarlah!"
"hiks hiks hiks.." Bellena semakin mengencangkan tangisannya."Beri aku kesempatan lagi Kyle, setelah perusahaan Daddy stabil lagi aku akan meninggalkan Arse dan memilihmu" imbuhnya.
"Kau gila Bellena!" bentak Kyle.
Bellena mendekati Kyle, memeluknya dan mencium bibir Kyle singkat.
"Aku mencintaimu Kyle" lirihnya.
Kyle pun mengusap pipi Bellena lembut menyeka sisa sisa air mata yang masih basah, "Kenapa kau meninggalkanku Bell? Jika aku kurang kaya maafkan aku tapi aku akan berusaha membahagiakanmu" kata Kyle penuh penekanan.
Bellena tidak menjawab justru melancarkan aksinya, diciuminya bibir Kyle berkali kali awalnya Kyle tidak membalas akhirnya terbawa suasana juga. Kyle membalas dan terjadilah hal yang tidak boleh terjadi. Malam itu menjadi malam terindah bagi Bellena dan Kyle seperti tidak puas mereka melakukannya berkali kali hingga menjelang pagi.Malam yang menjadi sebuah pengkhianatan besar yang bisa menghancurkan mereka nantinya pengkhianatan yang dilandasi oleh embel embel cinta dan nafsu belaka.
makin kesini makin kesana
endingnya bikin termehek-mehek.. 😭😭😭
wes g usah banyak komen, intinya cerita ini luar biasa banget..
jangan dilewatkan untuk dibaca.. 🥰🥰🥰
sehat2 terus ya kak..
jgn capek untuk terus berkarya...
mau lanjut baca oh my bee😘😍🤩🥰