Amanda anak sekolah yang ingin menggapai cita-cita, kisah anak kampung yang ingin sukses di tengah konflik keluarga.
Cerita ini di bumbui dengan kisah komedi. Yang penting dibaca dulu aja, super thanks🥰🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novita Tory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua Puluh Dua
"Neng... Kalo lo belum baikan mending di rumah aje" kata Emak
"Iye mak.. Maaf ya.. Manda masih sakit nih... "
Kata Amanda,
Amanda mengunci pintu.
Emak berangkat dengan sepeda listrik ke Pasar.
Pagi hari Amanda mandi, masih libur Amanda pelan-pelan masak soalnya kaki sama tangannya masih banyak yang lecet.
**
"Tin.. Tin... " suara klakson dari depan rumah.
"Mak... Motor siapa? " kata Amanda memandangi motor baru tanpa plat berwarna merah muda alias pink, dari helm semotor-motor pink, emak pakai baju hitam jadi black pink.
"Motor kita... " kata emak.
"Hah... " kata amanda.
Emak masuk ke rumah membuka tudung nasi,bersiap makan siang.
"Motor butut kita mak jual...soalnya udah nggak bisa dipakai. Tadi emak sama suami nora kesono" tangan Emak menunjuk arah luar. Maksudnya ke bengkel yang ngurusin motor Amanda kemarin.
"Jadi ini belinya gimana? Yang lama harga berapa? " kata Amanda.
"dia cuman berani beli dua setengah juta, jadi suami nora bilang mending jual aja mumpung ada yang beli, itu udah termasuk mahal" kata emak.
Sambil menyuap nasi lauk ikan gurame goreng sama sambal kecap emak cerita.
"Ya itu, emak sama suaminya nora mampir ke dealer motor, ada kredit motor ini, mak' nambah gaji mak biasa yang lo kasih kan tiap bulan buat uang muka. Cukup... kagak usah lo pikirin ini emak yang bayar" kata emak.
"Mak... Kok gitu... " kata Amanda
"Iya ini juga buat kita usaha kalo nggak pake motor kita kagak bisa kemana-mana" kata emak.
"Oya.. Si Nora minta cuti dulu, soalnya dia hamil muda neng.. Kasihan mual-mual memulu bau amis kagak tahan" kata emak.
"Menurut lo gimana? "tanya emak lagi sama amanda.
" Duh, gimana ya mak... Kasihan juga, tapi kita memang perlu orang buat jadi kasir frozen food" kata Amanda.
"Cari yang baru aja diajarin lagi bisa kagak? " kata emak
"Gini aje, liburan sekolah manda kan masih lumayan lama, ntar kita cari orang yang kira-kira mampu dan jujur, sementara tetap manda dulu" kata Amanda.
"iya gitu aje, paling mual cuman satu dua bulan, kalo kita berhentiin kasihan, dia anaknya jujur kerjanya bagus, tadi aje bilangnya pake nangis segala ke emak, mak'kasian" kata Emak.
**
Sudah seminggu, Amanda sudah baikkan.
Udah bisa naik motor sendiri juga,
Amanda mau balikin baby doll kak Gadis.
Kebetulan sekalian nganterin frozen food dari pasar lewat sekolah, anak sekolah pada keluar dari gerbang.
Eh, ada Rizal kata Amanda dalam hati.
Amanda ikutin dari belakang jaraknya lumayan jauh, boncengan sama cewek, ceweknya pegang pinggang Rizal.
Mungkin pacarnya Rizal kata Amanda dalam hati.
Kayaknya adek kelas soalnya Amanda nggak pernah liat.
**
"Makasih ya kak gadis... " kata Amanda.
"Idih, pake dibalikin juga ngga apa-apa buat kamu aja...kan udah dikasih" kata Gadis.
"Amanda jadi nggak enak kak.. " kata Amanda.
"Nggak enak gimana.. Ini juga dibawain banyak dimsum, udang, otak-otak ikan gratisan kita yang nggak enak" kata Kak Gadis.
"Nggak apa-apa kok kak.. nggak seberapa dengan bantuan semuanya,
Oya , bapak sama nyak kemana? " tanya Amanda
"Keluar ada kegiatan, ini ntar gue kasih tau deh.. " kata Kak Gadis nepuk-nepuk makanan frozen.
"Iya, manda pamit ya.. " kata Amanda.
Kak Gadis mengangguk.
" Wah, motor baru manda? Pink semua" kak Gadis liatin motor emak, dari helm sampai body motor semuanya pink.
"Iya selera emak" kata Amanda ketawa.
"Bagus ih... keren selera emak" kata Gadis.
"eh, nggak nungguin rizal? " tanya kak gadis.
Amanda buru-buru geleng kepala, "nggak kak, soalnya buru-buru balik ke pasar, pamit ya.. "
"Hati-hati" kata Gadis.
Amanda mengangguk.
**
"Manda... ikut gue ke kondangan Ketua karang taruna kampung sebelah dong " kata Rizal
Amanda diam, melihat Rizal.
Ketemu di mini market dekat rumah waktu amanda jalan kaki beli pulpen.
"Lo kok diam? " Rizal mengibas-ngibaskan wajahnya di wajah Amanda.
"Kayaknya nggak bisa zal.. " kata Amanda.
Dia jalan terus ke kasir di ikuti Rizal membayar belanjaannya.
"Emang kenapa, lo sibuk kan hari sabtu? " kata Rizal.
Langkah Amanda terhenti di parkiran sepeda, "Pacar lo kagak bisa? " tanya Amanda.
"Pacar apaan? " kata Rizal menghalangi sepeda Amanda...
Amanda melihat teman-teman Rizal datang, teman sekelasnya dulu.
"gua duluan.. " kata Amanda.
Rizal menarik tangan Amanda, buru-buru Amanda lepas nggak enak dilihat teman-temannya.
**
Lagi santai-santai makan gorengan dari emak, amanda nonton tiktok di HP.
Keluar rumah.
"Cieee... Motor baru rupanya.. " Rizal nyentuh motor Amanda.
Amanda bengong ngapain lagi ke rumah, amanda duduk di banku teras.
"Ngapain kemari? " kata Amanda.
"Ketus banget" kata Rizal.
"Gua mau tidur siang" kata Amanda.
"bo'ong banget muka lo gitu lagi ngunyah makanan" kata Rizal.
Amanda berdiri masuk, mengambil gorengan naroh di atas bangku.
"Noh, makan kalau mau" kata Amanda.
Amanda masuk lagi mengambil minuman.
Amanda keluar, Rizal makan pisang goreng di cocol petis dengan lahap.
"Lo lapar? " tanya Amanda.
"Kagak.. Emang kenapa?" kata Rizal.
"Hemmmm... Makannya yang pelan" kata Amanda.
"Lo, ngapain kemari? " kata Amanda curiga.
"Ngajak lo besok sabtu ke kondangan" kata Rizal.
"Gua bilang kagak bisa.. " kata Amanda.
"Lah, lo kagak mau bantuin teman napa? " kata Rizal
"Teman lo banyak noh yang laen, napa gua? " kata Amanda.
"kok lo tega sih manda... Sombong banget lo mentang-mentang CEO" kata Rizal.
Rizal berdiri, Amanda kira dia balik pulang ternyata duduk di atas motor.
"Bukan gitu zal, gua jaga toko... " kata Amanda
"Kan anak buah lo banyak" kata Rizal
"Lo kira enak aje nyuruh-nyuruh orang diluar gaji" kata Amanda.
"He.. Maaf bu bos.. Acaranya malam kok, ntar siang gua bantuin lo deh jagain toko" kata Rizal.
"Lo ntar minta digaji lagi" kata Amanda.
"Bisa yak? kagak enak kagak hadir... " kata Rizal merayu-rayu sambil bolak balik ngambil minum.
Emak datang, pake sepeda ngelihatin rizal di atas motor pink emak.
"Mantu gue kapan datang? " kata Emak
Amanda yang duduk kaget langsung bediri.
"Mantu-mantu apaan sih mak" kata Amanda.
"Mak, amanda tuh kagak mau ikut Rizal ke kondangan, boleh ya mak hari sabtu malam" kata Rizal.
"Ikut aja manda, kenapa kagak mau" kata Emak.
Kapan juga dua orang ini jadi kompak.
"Mak, amanda kan jaga toko." kata Amanda
"Biar emak yang jaga, ikut aja" kata Emak.
"Tuh kan apa gua bilang, emak is the best" kata Rizal angkat dua jempol