Chester, Kapten tim khusus Angkatan Darat yang dingin dan tak tersentuh, terpaksa melangkah ke altar memungut kekacauan yang ditinggalkan Haikal.
Ia membenci situasi ini, membenci kelakuan kakaknya, dan kini terjebak mengikat janji suci dengan wanita yang tak pernah ia inginkan.
Di antara dendam, luka yang belum sembuh, dan kebohongan besar di hadapan publik—mampukah pernikahan paksa ini bertahan saat Haikal kembali menagih apa yang seharusnya menjadi miliknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muse_Cha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Peninjauan Ulang
Pukul 04.00 PM,
Suasana di ruang rapat lantai tiga Markas Besar Komando Militer terasa sedingin es. Ruangan berdinding kedap suara itu hanya diisi oleh jajaran perwira tinggi berwenang dan jajaran komando utama.
Di ujung meja jati panjang, Laksamana Muda Harris duduk bersedekah tangan.
Wajah paruh bayanya dihiasi senyum tipis yang sarat akan kemenangan politis.
Di hadapannya, tertumpuk map tebal bersampul merah dengan stempel bertuliskan Integritas & Etika Perwira.
Chester berdiri tegap di sisi lain meja dengan seragam PDU lengkap. Di belakangnya, empat anggota Team Eclipse—Flyn, Zack, Rowan, dan Ocla—berdiri dalam posisi istirahat di tempat, memancarkan intimidasi taktis yang siap menjaga komandan mereka.
"Sebagai bagian tertinggi yang membawahi koordinasi Sektor Bravo dan operasional Team Eclipse," suara Harris menggema tenang namun menusuk, membuka sidang internal tersebut. "Saya secara resmi mengajukan Peninjauan Ulang Berkas Pernikahan Kapten Chester Sinclair dan Nyonya Ayyana Sanders."
Harris mengetukkan jemarinya pada map merah itu.
"Laporan administrasi menemukan indikasi kuat adanya manipulasi status pengantin dalam kurun waktu kurang dari 24 jam pasca-menghilangnya Letkol Haikal Sinclair," lanjut Harris dengan binar mata provokatif. "Pernikahan ini terindikasi kuat hanya sebuah rekayasa taktis untuk mengamankan aset ekspor-impor Sanders Corp di bawah naungan hukum militer, sekaligus menghindari investigasi atas hilangnya Haikal."
Para perwira pemeriksa di sekitar meja mulai berbisik halus, saling lempar pandang.
Harris tersenyum makin lebar, menatap lurus ke arah Chester. "Jika terbukti ini adalah pernikahan manipulatif demi kepentingan taktis dan alibi politik, status pernikahan ini batal demi hukum militer. Nyonya Ayyana akan dipanggil untuk pemeriksaan independen di Markas Besar, dan status komando Kapten Sinclair di Team Eclipse dipembekukan."
Suasana ruangan mendadak membeku. Flyn di belakang Chester mengepalkan tangannya rapat-rapat, sementara Zack menahan dengusan gusar.
Harris mencoba mengeksekusi skakmat: melucuti jabatan Chester sekaligus menyeret Ayyana ke dalam cengkeraman introgasi markas.
Namun, Chester Sinclair sama sekali tidak bergeming.
Aura kaku dan dingin sang Kapten justru makin memadat. Binar mata abu gelapnya menatap Harris tanpa ada sedikit pun riak kepanikan.
Kalimat-kalimat Ayyana di dalam SUV beberapa jam lalu—tentang fakta hukum, sumpah sehidup semati, dan cincin di jarinya—mendadak terngiang amat jernih di kepala Chester.
Kata-kata istrinya telah membakar habis seluruh keraguan dan rasa tak berhak yang selama ini membelenggunya.
Ia bukan lagi penjaga sementara yang bersembunyi di balik bayang-bayang Haikal. Ia adalah suami sah Ayyana Sanders, dan ia adalah Komandan Team Eclipse.
Chester melangkah satu tapak maju. Bunyi hentakan sepatu larsnya menggema tegas di seluruh ruangan, seketika membungkam bisik-bisik para perwira tinggi.
"Laksamana Muda Harris," suara bas Chester keluar amat rendah, berat, dan dipenuhi otoritatif yang tak terbantahkan. "Tudingan Anda mengandalkan asumsi politik, sementara dokumen yang Anda pegang adalah produk hukum sah negara."
Chester meraih map dokumen resmi dari dalam tas taktisnya, lalu meletakkannya di tengah meja dengan dentuman halus yang mantap.
"Akta nikah terdaftar di Kantor Catatan Sipil Lembaga Militer, ditandatangani oleh saksi sah dari keluarga Sanders dan komando tertinggi sebelum Haikal dinyatakan Missing in Action," tegas Chester, matanya mengunci pandangan Harris tanpa berkedip. "Tidak ada pasal hukum militer yang melarang seorang perwira mengambil alih tanggung jawab dan mengikat janji suci saat terjadi krisis kepemimpinan keluarga."
Chester memajukan tubuhnya sedikit, memancarkan dominansi dingin yang membuat beberapa perwira senior di sekitar meja menahan napas.
"Ayyana Sanders adalah istri sah saya di mata hukum dan Tuhan," lanjut Chester, setiap kata diucapkannya dengan penekanan kaku yang amat pekat. "Setiap upaya penjemputan paksa atau pemeriksaan sepihak terhadap istri saya tanpa bukti tindak pidana nyata... akan saya anggap sebagai ancaman langsung terhadap integritas keluarga perwira. Dan sebagai Komandan Team Eclipse, saya memiliki hak prerogatif penuh untuk menolak koordinasi tersebut."
Skakmat berbalik total. Chester tidak menggunakan alibi taktis atau alasan tugas negara lagi. Ia pasang badan secara terbuka dan mutlak sebagai seorang suami yang melindungi istrinya.
Wajah Harris seketika berubah kaku. Senyum kemenangan di bibirnya padam total mendapati Kapten yang biasanya berjarak itu kini berdiri seperti dinding baja yang tak tembus digertak.
"Sidang peninjauan ini ditunda sampai Anda membawa bukti pidana autentik, Laksamana," tutup Chester dingin.
Ia memberi hormat militer yang teramat kaku kepada pimpinan sidang, memutar badan dengan tegap, dan melangkah keluar ruangan diikuti oleh Team Eclipse.
Di koridor Markas Besar, Flyn menyunggingkan seringai lebar seraya menyejajari langkah Chester. "Ucapkan terima kasih pada Nyonya Sinclair nanti malam, Kapten. Cara lo mengunci Harris tadi... benar-benar berkelas."
Chester tidak menjawab, namun jemarinya di dalam saku celana menyentuh cincin perak yang melingkar di jari manisnya.
Deru mesin SUV taktis hitam itu membelah jalanan pangkalan yang mulai diterangi lampu-lampu jalan.
Chester menggenggam kemudi erat-erat, matanya menatap lurus ke aspal malam, namun benaknya sepenuhnya melayang mundur ke beberapa bulan lalu—ke sebuah malam yang menjadi awal dari seluruh benang kusut ini.
Malam itu, di ruang makan megah kediaman utama keluarga Sinclair.
Haikal—kakaknya yang selalu tampil sempurna, percaya diri, dan memegang posisi tinggi di Angkatan Laut—melangkah masuk dengan senyum lebar.
Di sampingnya, berdiri seorang gadis yang seketika menyedot seluruh perhatian di ruangan itu.
Ayyana Sanders.
Chester ingat betul bagaimana ia duduk kaku di kursi ujung meja makan dengan seragam dinas harian yang masih melekat.
Bagi Chester yang terbiasa di lapangan dan berjarak dari dunia sosial atas, sosok Ayyana saat itu terasa sangat asing, begitu jauh, dan berasal dari dunia yang berbeda seratus persen dengannya.
Rambut cokelat bergelombang gadis itu jatuh sempurna menyapu bahunya, memantulkan pendar lampu kristal ruang makan.
Dan senyumnya... senyum hangat yang Ayyana tumpahkan saat Haikal mengenalkannya pada keluarga besar Sinclair adalah senyum yang begitu jernih, tanpa beban, dan dipenuhi binar kebahagiaan.
"Ini Ayyana, Ches. Calon kakak ipar lo," ujar Haikal malam itu dengan nada bangga seraya merangkul bahu Ayyana.
Chester menjabat tangan halus Ayyana secara formal, lalu kembali membisu sepanjang makan malam.
Di matanya, Ayyana adalah milik Haikal. Wanita anggun bersenyum hangat yang ditakdirkan untuk bersanding dengan sang kakak yang sempurna.
Chester menempatkan wanita itu di dalam kotak 'tak tersentuh' di pikirannya—sebuah batas suci yang tak boleh ia lewati sedikit pun.
Namun, takdir memainkan lelucon yang teramat tajam.
Dalam hitungan jam yang mencekam, Chester melangkah maju. Pria kaku yang tak pernah dilirik dalam urusan romansa itu harus memasangkan cincin di jari Ayyana—menikahi wanita asing yang sebelumnya selalu berdiri di samping kakaknya.
Bunyi bip singkat dari pengunci gerbang rumah dinas membuyarkan lamunan Chester.
Mobil SUV-nya berhenti di halaman. Lampu teras yang menyala otomatis membiaskan pendar hangat di kaca depan.
Chester mematikan mesin. Ia menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi, memejamkan mata sejenak.
Gadis berambut cokelat bergelombang dengan senyum hangat di meja makan Haikal dulu kini telah berubah.
Wanita di lantai atas rumah ini adalah Nyonya Sinclair.
Bukan lagi milik Haikal. Wanita asing itu... kini sepenuhnya menjadi istrinya.