NovelToon NovelToon
Gadis Desa Kesayangan Mafia

Gadis Desa Kesayangan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:123.7k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​“Paman, kenapa ini besar sekali?” tanya Lucia bingung.

​“Kau menyukainya?”

​“Memangnya itu apa?”

​“Jadi kau tidak tahu ini apa? Kau yang membangkitkannya dan kau tidak tahu cara menidurkannya?!”

Lucia polos hanya menggeleng lugu, membuat sang mafia paling ditakuti di seluruh Italia itu menepuk jidatnya kuat-kuat.

****

Disiksa kemiskinan di desa terpencil Calabria dan dijual oleh pamannya sendiri ke sebuah klub malam, Lucia pasrah menunggu takdir kelamnya.

Namun, sebuah penggerebekan menyelamatkannya dan membawanya bekerja sebagai pelayan di mansion megah milik Alessandro Frederick–bos mafia dingin berdarah dingin yang menderita alergi parah terhadap sentuhan manusia.

Satu sentuhan dari orang lain bisa membunuh Alessandro. Tetapi, saat jemari Lucia tak sengaja menyentuhnya, tidak ada rasa terbakar.

Bagaimana bisa seorang mafia kejam menaklukkan hati gadis lugu hingga mengira elusan in-tim adalah usapan rasa kasihan dan ciuman adalah penyembuh rasa sakit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15

Suasana dapur super luas dan mewah itu tampak sepi sore ini. Sebagian besar pelayan sedang sibuk membersihkan lantai atas.

Hanya ada Mila, pelayan muda yang seumuran dengan Lucia, yang sedang asyik melipat serbet di meja.

Lucia mengendap-endap dari balik pilar dan melangkah pelan bak pencuri lalu menghampiri Mila dari belakang.

Setelah berada tepat di samping Mila, Lucia menoleh ke kanan dan ke kiri dengan cepat, matanya melotot memastikan tidak ada pengawal atau pelayan senior yang menguping.

Melihat tingkah aneh temannya, Mila ikut-ikutan tegang.

“Ada apa, Lucia? Kenapa kau mengendap-endap begitu seperti buronan?”

Lucia menyikut lengan Mila pelan, lalu mencondongkan tubuhnya, berbisik dengan nada sangat rahasia.

“Mila, aku mau tanya sesuatu yang penting. Di desamu, kalau ada ular besar yang mendadak bangun, mengamuk dan membengkak sangat keras, biasanya diobati pakai apa agar bisa tidur lagi?”

Mila kaget setengah mati sampai serbet kain di tangannya terlepas dan jatuh ke lantai. Ia membelalakkan matanya sempurna, menatap Lucia dengan raut horor bercampur bingung yang luar biasa.

“Ular besar bangun? Maksudmu?!” seru Mila setengah berbisik, memegangi dadanya yang mendadak berdebar kencang membayangkan hewan melata itu masuk ke mansion ini.

Lucia mengangguk mantap dengan kepolosan tingkat tinggi, sama sekali tak menyadari keanehan pertanyaannya.

“Iya, Mila. Tadi pagi ularnya kaku sekali seperti sebatang kayu. Bahkan anehnya, seperti ada urat-uratnya yang menonjol dan berdenyut Paman Tampan sampai kebingungan dan tidak tahu cara menidurkannya kembali. Aku kasihan sekali melihat Paman. Mukanya merah padam menahan sakit dia berkeringat dingin.”

Mila terdiam sejenak, wajahnya ikut pucat pasi. Otaknya yang sangat polos dan belum pernah berpacaran seumur hidupnya itu mendadak eror total.

Alih-alih paham bahwa Lucia sedang membicarakan respons biologis pria dewasa, Mila yang terlalu sering menonton acara national geograpic malah membayangkan seekor reptil berbisa nyata berukuran besar yang menyusup masuk ke kamar bos mafia mereka.

“Kau sedang tidak bercanda kan Lucia?” bisik Mila histeris, menutupi mulutnya dengan kedua tangan.

“Aku serius!”

“Astaga, kenapa tidak dipanggilkan dokter hewan atau pemadam kebakaran?! Bagaimana kalau ular itu mematuk tuan Alessandro?! Kita bisa dihukum gantung satu mansion!”

“Hush! Jangan keras-keras, Mila.” Lucia buru-buru membekap mulut Mila, wajahnya panik. “Aku yakin, itu ular liar berbisa yang suka makan ayam di hutan desaku!”

Mila menepis tangan Lucia perlahan, alisnya menyatu bingung. “Nah kan berarti ularnya berbahaya! Terus tuan bilang apalagi?”

Lucia memiringkan kepalanya, mencoba mengingat-ingat ucapan Alessandro pagi tadi.

“Kata Paman, itu sejenis peliharaan rahasia yang cuma bisa bangun kalau ada aku di dekatnya. Aneh, kan? Tapi sayangnya, Paman tadi kebingungan karena tidak tahu cara menidurkannya lagi karena bentuknya makin besar dan bengkak menonjol.”

Mila mengedipkan matanya polos berulang kali, lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal di balik topi pelayannya.

Mila berpikir kalau itu benar-benar sejenis hewan peliharaan ajaib nan eksotis atau mungkin mutasi cacing langka milik bos mafianya yang kaya raya, Mila mencoba mengingat-ingat tradisi pengobatan warisan neneknya di desa.

“Mmm... kalau di desaku ya, Lucia," kata Mila dengan raut wajah sok tahu, mengusap dagunya layaknya tabib profesional. “Kalau ada hewan peliharaan, ular sawah, atau cacing peliharaan yang mengamuk, kaku dan bikin perut pemiliknya sakit, biasanya harus ditenangkan pakai susu sapi hangat dicampur madu murni! Itu resep rahasia.”

“Susu sapi hangat campur madu?” Mata bulat Lucia berbinar-binar penuh harapan layaknya menemukan harta karun.

“Iya! Sangat manjur!” Mila mengangguk yakin. “Terus, supaya ularnya tidak tegang, kaku, dan bengkak lagi, harus disuruh tidur telentang santai. Setelah meminumkan susu itu, kau harus mengelus-elus area bawahnya pelan-pelan sambil menyanyikan lagu pengantar tidur yang lembut. Hewan apa pun dijamin pasti langsung lelap nyenyak sampai pagi!”

Lucia menepuk kedua tangannya gembira hingga menimbulkan suara nyaring di dapur.

“Wah, Mila! Kau memang pintar sekali! Luar biasa!” puji Lucia dengan senyum semringah. “Tapi, kenapa Paman Tampan yang sudah dewasa dan punya banyak bawahan tidak tahu cara semudah ini, ya?”

“Tuan Alessandro kan sibuk mengurus urusan bisnis yang rumit, Lucia. Beliau pegang pistol, bukan botol susu. Mana sempat beliau belajar cara menidurkan ular peliharaan yang rewel!” jawab Mila dengan kepolosan yang tidak kalah konyol.

Keduanya sama-sama meleset dari kenyataan dengan sempurna.

Lucia percaya bulat-bulat penjelasan itu tanpa keraguan sedikit pun.

“Tepat sekali alasanmu, Mila! Kalau begitu, aku mau menyiapkan susunya sekarang juga sebelum Paman pulang!”

Lucia menggulung lengan bajunya, menatap sekeliling dapur dengan aura penuh semangat juang tinggi.

“Aku akan buatkan satu teko besar supaya ular berurat di celana Paman kenyang dan tidak mengamuk lagi nanti malam! Aku tidak mau Paman menderita kesakitan lagi!” gumamnya.

Dengan semangat membara bak pahlawan kesiangan, Lucia langsung berbalik menuju lemari pendingin dan rak penyimpanan bahan makanan.

Lucia mengambil panci kecil berkilap, satu liter kotak susu sapi segar dan satu toples besar madu murni lebah liar.

Mila yang memperhatikan teman barunya itu sibuk meracik, menyunggingkan senyum bangga seraya mengepalkan tangannya ke udara memberi dukungan moral.

“Semangat, Lucia! Kau pasti bisa jadi penjinak ular yang hebat untuk Tuan Alessandro! Buat ularnya lemas seketika!”

“Pasti! Nanti malam, ular Paman dijamin akan tidur lelap!” sahut Lucia antusias seraya menuangkan susu ke dalam panci dengan senyum mengembang sangat lebar.

Gadis desa lugu itu bersenandung kecil saat mengaduk madu ke dalam susu yang mulai mengepul hangat. Ia benar-benar tidak sabar menunggu malam tiba.

Lucia bertekad untuk mempraktikkan ilmu penjinak ular ajaib resep warisan desa tersebut langsung pada sang mafia yang tak pernah tersentuh wanita itu, tanpa tahu kekacauan gila macam apa yang akan terjadi di kamar utama malam ini.

1
tinie
kapan Lucia akan menjenguk ayahnya Marco
agar disini dia melihat jika sang istrinya sangat mirip dgn lucia
Ni'mah azzahrah Zahrah
updatetnkak
Nisa Via
weehhh paman Mafia dilanda demam asmara😂😂😂😂
ollyooliver
jadi siapa yg mnemukan alesadro dluan?
Ita rahmawati
jgn khawatir Alesandro luciamu aman
Endah Lestary
palingan sama dia menyukai sapi🤣🤣🤣🤣
rheisha
entah lah aku sendiri pun bingung, marco itu cinta nya,kaya kakak ke ade,atau kaya pria ke wanita pada umum nya....
MamDeyh
Akhirnyaaaa update lagi kak
Bunda SalVa
tenang Ale....Marco bakal jadi kakak iparmu 🤣🤣🤣
tinie
hey tenanglah
dari awal pertemuan
Marco dan Lucia memang ada yg aneh

marco seolah ingin melindungi adiknya
dan itu akan terbukti
jika benar Lucia adalah adik kandungnya
dgn tes DNA
TPI gimana caranya yaa
sebab sang ibueninggal setelah melahirkan lucia
Sri Rahayu
jgn emosi dan cemburu buta dulu Alessandro....Marco menyayangi Lucia kemungkin mereka kakak adik...lanjut Thorr😘😘😘😘😘
+1
where you go?
Muft Smoker
semoga Lucia bnr2 adik kandung marcoo ,, bukan si lemper jadi2an ,,
Pelangi Jingga
lanjut tor
Inez Putri
yaa mungkin karna lucia adik kandungnya marco. semoga aja.😍😍
🇦 🇵 🇷 🇾👎
trm ksh sayg ku... ale blg trm ksh
Maya
marco tau ga ya klo lucia itu adiknya atau cuma naluri aja?
Maya
ternyata lucia itu adiknya marko dan menikah dg musuh dri ayahnya.
Ni'mah azzahrah Zahrah
kenapa lama gak di nek kak
Wulhan Agustyna Ismail
baca sambil ngakak 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!