"Rania apa yang kamu lakukan di kamar berdua'an dengan papa kamu" teriak Ririn.
"ini tidak seperti yang bunda pikiran. om haikal yang memaksa aku masuk kamar bunda" Rania ketakutan.
"bohong itu sayang, anakmu ini yang goda mas" haikal memfitnah Rania.
plak
"kurang ajar kamu Rania.. berani banget goda suami bunda.. mending sekarang kamu pergi dari sini!! biar kamu tinggal dengan ayahmu saja" Rania di usir sama Ririn dari rumah nya.
Rania azura rinjani, gadis 16 tahun yang harus menjalani hidup sengsara semenjak kedua orang tuanya memilih berpisah dan mempunyai keluarga baru.
Rania dia abaikan oleh kedua orang tuanya dan lebih perhatian dengan keluarga barunya.. baik rumah ayah maupun bunda nya seperti neraka baginya.
"Tuhan gue harus kemana ini.. pulang ke rumah ayah gue pasti di siksa habis-habisan sama istri baru ayah.. menetap di sini pun tidak aman karena suami bunda yang bajingan itu pasti kembali melecehkan gue" Rania menangis di kamar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 22
"Lo kuliah dimana nia dan ambil jurusan apa?" tanya monic.
"Gue kuliah online kak, ambil jurusan bisnis.. Daddy tidak mengizinkan gue kuliah seperti pada umumnya".
"Sama dong tapi bedanya lo pernah menikmati dunia luar sedang kan guesayang SD cuma di rumah aja. Eyang sangat ketat menjaga gue" cerita monic.
Monic seumuran dengan jessi makanya rania memanggil nya kakak.. Lucas mempunyai dua anak laki-laki dan cucu nya perempuan semua.
"Hidup di luar seru kak.. Gue yakin kalau lo sekali lakukan pasti kak monic senang banget".
"Itu seperti mimpi deh nia. Eyang mana mungkin izinkan gue keluar tanpa pengawal yang banyak.. Ini risiko kita jadi keturunan seorang mafia" bisik monic.
"Alhamdulillah daddy selalu menuruti keinginan gua yang kalau mau keluar tidak di ikuti pengawal" ucap Rania.
Kedua gadis itu terus menceritakan tentang kehidupan mereka jalani. Rania bersyukur karena hidup nya tidak seperti yang di jalani oleh monica.
Lucas datang menemui mereka berdua yang lagi di ruang belajar bersama gavin.
"Monic mulai hari ini gavin yang akan jadi pengawal mu, kenapa pun kamu pergi. Gavin juga akan membantu mu masuk kuliah di kampus nya".
" jadi aku tidak kuliah lewat online lagi ".
"Betul sekali.. Kalau di sini eyang izinkan kamu pergi kemana pun kamu mau. Disini kamu aman apalagi ada gavin di samping mu".
Rania hanya menyimak saja obrolan mereka, dia melihat monic begitu senang berada di dekat gavin..
"Kalian lanjut aja ngobrol nya. Aku keluar dulu" rania melenggang ke luar.
Rania melihat kevin sedang sibuk dengan hpnya.. Dia pun menghampiri sang Daddy.
"Sayang apa kamu juga mau kuliah seperti monic, biar gavin sekali-kali ngurus nya" tanya gavin.
"Gak dad, aku lebih nyaman kuliah seperti ini. Aku males bertemu orang baru lagi".
"Daddy kira kamu ingin seperti monic, makanya daddy tanya".
"Tidak kok dad. Biar kak monic tahu rasanya kehidupan luar juga".
"Tapi kamu tidak bisa sama gavin lagi dong, karena mulai sekarang gavin adalah pengawal monic" ujar kevin.
"Tidak masalah yang penting aku sama Daddy " Rania memeluk kevin. Dia bermanja-manja dengan daddy nya itu.
Kevin sangat senang melihat Rania begitu sayang dengan nya. Apa-apa Rania selalu mengikut sertakan dirinya dalam kehidupannya.
"Daddy sekarang kan monic dan eyang tinggal di sini jadi biar monic aja yang jadi penerus eyang dan daddy di dunia bawah tanah" Rania mengutarakan isi hatinya.
"emang kalau kamu kenapa sayang??".
" jujur ya dad, aku tidak ingin berniat dalam dunia bawa tanah.. aku mau fokus dengan bisnis aja dad.. monic lebih berhak juga karena dia kan punya darah sama seperti daddy".
"Baik lah sayang, gak apa-apa kalau kamu tidak mau, biar monic aja" ucap kevin.
"terimakasih daddy" kevin membelai rambut sang putri.
Lucas memperhatikan interaksi anak dan bapak itu, mereka begitu saling menyayangi satu sama lain.. Lucas bersyukur dengan kehadiran Rania , semangat hidup kevin kembali dan mulai menata hidup nya lagi.
********
Rania lagi berlatih berkuda di tempat kevin. Sudah lama dia tidak berlatih karena sibuk dengan ujian. Kini dia telah libur kuliah.
Rania jarang berada di mansion, dia lebih memilih menghabiskan waktu di rumah nya sendiri sambil mengawasi bisnis mocci dan cafenya yang sudah mulai di buka.
"Nona muda hari ini cukup latihan berkudanya.. Nona sudah banyak kemajuan".
"Lo bisa aja, ini juga berkat lo al yang selalu menyemangati gue" ucap Rania.
Alaska adalah pelatih handal di sana. Kevin menugaskannya untuk melatih Rania berkuda, Alaska seumuran dengan Rania juga.
"Kalau nona berlatih nya rajin pasti semakin hebat".
" insyaallah al. Sekarang juga gue udah libur kuliah jadi gue bisa fokus latihan nya " mereka duduk di lapangan yang berumput itu.
Monic juga datang kesana bersama gavin untuk berlatih kuda. Monic tidak butuh pelatih karena dia sudah pandai berkuda.
"Sekarang nona muda tidak di kawal lagi sama bang gavin" tanya Alaska yang melihat gavin lagi berkuda dengan monic.
"Tidak, dia sekarang mengawal kak monic.. Kak gavin lebih pantes menjadi pengawal kak monic karena dia adalah penerus Blackwood yang sesungguhnya" ungkap Rania.
Alaska mengajak Rania memancing ikan di sungai yang ada di sana. Mereka punya agenda masak bareng untuk makan siang di rumah Alaska yang tidak jauh dari sana.
Rania tertawa renyah, dia sangat senang karena ini pengalaman pertama nya dalam memancing.. Saat pancing nya bergerak Rania sangat semangat, itu tandanya ada ikan yang makan umpan nya..
______
Ririn berkunjung ke rumah mantan suaminya itu, dia ingin melihat keadaan Raihan yang sampai sekarang masih duduk di kursi roda.
"Gimana keadaan mu mas Raihan" tanya ririn.
"Seperti yang kamu lihat, selama nya aku akan duduk di kursi roda ini".
"Kalau mas semangat untuk berobat pasti bisa berjalan lagi".
" mungkin ini juga karma bagi ku rin yang telah menyiksa putri kita.. Setiap malam aku gak bisa tidur nyenyak karena terus di hantui oleh rasa bersalah ku sama Rania " cerita Raihan.
Ririn menghela nafas berat, bukan hanya Raihan dirinya juga begitu. Apalagi 1 tahun lebih Rania hilang bak di telan bumi.
"Kira-kira Rania dimana sekarang ya mas, dia lagi ngapain sekarang ini" ucap ririn.
"Pastinya putri kita itu lagi bahagia dengan hidup baru nya tanpa ada kita berdua ririn.. Rania sudah punya keluarga baru dan mempunyai seorang ayah yang sangat menyayangi" Raihan mengingat kata-kata Rania kepada nya waktu itu.
______
"nak Rania penjualan mocci nya semakin banyak dan banyak toko-toko yang mau borong ".
" alhamdulillah kalau begitu pak asep.. aku punya rencana untuk membuat rasa baru lagi" ungkap Rania.
"wah bagus itu nak.. dengan banyak nya varian rasa maka mocci buatan kita semakin viral lohh".
" emang itu yang kita butuhkan pak, semakin banyak yang suka otomatis semakin banyak juga yang harus kita produksi, dengan begitu keuntungan yang kita dapat juga bertambah ".
" kami para warga sangat bersyukur dengan kehadiran nak Rania di sini.. nak Rania membuat perekonomian kami semakin meningkat dan tidak pas-pasan seperti dulu lagi " ucap asep.
karyawan pabrik mocci maupun cafe itu adalah warga yang tinggal di kompleks itu. bagi ibu dan bapak-bapak bekerja di pabrik sedang kan anak muda nya bekerja di cafe Rania.
gadis lesung pipi itu memang sengaja membuka lowongan pekerjaan untuk mereka supaya tidak lagi pergi jadi tki atau tkw.. gaji mereka cukup untuk kehidupan sehari-hari mereka dan Rania sering kasih mereka bonus juga..
agar jelas Ng ada sangkut pautnya lagi.
thanks teh 💪❤️