NovelToon NovelToon
Kembalinya Cinta Lama

Kembalinya Cinta Lama

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / CEO / Cintapertama
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tika Despita

Setelah enam tahun tak bertemu, Senja kembali bertemu mantan kekasihnya Arsean.
Pertemuan kembali mereka, mengingatkan luka dan rasa sakit pada dirinya Senja.
Karena di saat itu dia tengah hamil anaknya Sean, namun Sean tak tau. Kedua orang tua Sean pun seolah bungkam dan menginginkan anak dalam kandungannya Senja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Despita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dirgantara Mengadzani Angkasa

"Kamu temani mama saya saja di sini!" Ucap Dirgantara.

"Bukannya kita mau menemui klien yang penting kata anda itu?"

"Kamu mau diajak mesum sama dia? Kalau mau, yaudah ikut saya!" Nada bicara Dirgantara yang selalu dingin.

"Dirgantara.. Yang ramah bicaranya sama perempuan!" Tegur Raya.

"Gak apa-apa, buk." Ucap Senja tersenyum.

"Yaudah, saya tunggu anda di sini saja!" Lanjut Senja.

"Hmmm." Dirgantara mengangguk dan pergi.

Senja kembali menatap Raya dengan tersenyum sedikit canggung. Meski mereka sudah kenalan dari enam tahun yang lalu,namun di posisi sekarang tetap saja ada rasa sungkan untuk berbicara banyak.

" Bagaimana kabar anak kamu,Senja?"

" Alhamdulillah baik,buk. Bahkan hari ini dia masuk sekolah."Jawab Senja ramah.

" Udah besar aja,ya. Ternyata waktu begitu cepat berlalu." Tiba-tiba saja Raya melihat ke atas seperti sedang memikirkan sesuatu.

" Buk..Jujur saja aku masih ingin bertemu ibuk dulu,sebelum yayasan benar-benar tutup." Ucap Senja.

"Iya Senja,tapi mau gimana lagi. Ada masalah internal dalam keluarga kami,sehingga yayasan di tutup dan kamu harus kembali hidup di luar bersama anak kamu yang masih kecil."

"Gak apa-apa kok buk. Setidaknya saat Senja mau melahirkan,ada tempat dan sandaran."

" Makanya Senja gak henti-hentinya ngucapin terimakasih sama ibuk."

" Seharusnya kamu berterima kasih sama Dirga. Dia lah yang pertama kali melihat kamu dan menyuruh ibuk menghampiri kamu! Bahkan kamu tau tidak, saat kamu persalinan dia datang dan mengantarkan perlengkapan bayi kamu."

" Pak Dirgantara?"lirih Senja tak percaya.

"Ada satu rahasia lagi. Tapi kamu jangan kasih tau Dirga ya!"

Senja mengangguk.

" Karena tak ada yang akan mengadzani anak kamu, Dirgantara menawarkan diri melakukannya!" Lanjut Raya membuat Senja terdiam.

Meski dia tak begitu ingat kapan momen dia bertemu Dirgantara,tapi Senja meyakini satu hal, Dirgantara hanya keras di luar tetapi hatinya cukup lembut.

***

Tak berselang lama, Dirgantara kembali.

" Ayo Senja kita kembali ke kantor!"

Senja mengangguk.

" Buk,Senja kembali dulu." ucap Senja pamit.

" Iya! Jangan lupa kamu main-main ke sini bawa juga anak kamu!"Jawab Raya tersenyum ramah.

" Insyaallah,buk!" Angguk Senja.

Senja dan Dirgantara pun kembali ke kantor. Awalnya suasana di dalam mobil hanya hening. Tetapi Senja akhirnya memberanikan diri berbicara dengan Dirgantara.

"Terimakasih." Ujar Senja menatap Dirgantara yang fokus ke jalan.

"Terimakasih untuk apa?"

"Karena bantuan kamu dulu terhadap aku dan anakku."

"Owh itu." Jawab Dirgantara biasa saja.

"Lalu apa anda akan..."

" Saya tak akan memberitahukan siapapun tentang masa lalu kamu!"Potong Dirgantara cepat.

"Terimakasih kalau begitu." Senja cukup lega mendengarnya.

" Saya dan Sean saling mencintai dulunya. Dia anak majikan buk de,saya." Senja akhirnya mulai menceritakan kisahnya dengan Sean.

Dirgantara langsung menghentikan mobilnya dan menatap Senja,siap mendengarkan cerita tersebut.

Senja menceritakan bagaimana awal perkenalannya dengan Sean sampai berujung hidup di jalanan ketika hamil.

Sorot mata Dirgantara yang biasa tajam akhirnya melembut setelah mendengar semua cerita Senja. Dia cukup tak menyangka gadis seusia dia bisa sekuat itu dan bertahan.

" Anda tau..Jika difikirkan ini juga bukan kesalahan Sean. Tetapi kesalahan saya juga." Ucap Senja lagi.

" Aku tak mengutuk Sean,tetapi aku memilih ingin mengubur semuanya. Sehingga kepada Angkasa, aku selalu mengatakan kalau ayahnya sudah tiada." Sambung Senja.

"Bukankah dia berhak tahu siapa ayahnya?" Tanya Dirgantara.

"Aku tau ini cukup kejam untuk anakku. Namun tak akan ada gunanya dia tau siapa ayahnya. Dia juga tak akan bisa bersama dengan ayahnya. Sean sudah menata hidupnya yang baru. Dia akan menikah. Dan aku tak ingin menghancurkan kebahagian wanita lain karena identitas anakku!"

Dirgantara tak menanggapi dan hanya kembali menghidupkan mesin mobil dan melajukan nya. Ada rasa bersalah dalam dirinya ,karena terbesit dalam benaknya untuk membalas dendam ke keluarga Sean dengan anaknya Senja. Tetapi setelah mendengarkan Senja,dia sadar kalau Senja hanya ingin hidup tenang dengan anaknya tanpa menuntut apapun dari Sean dan keluarga nya.

Sesampainya di depan perusahaan, Dirgantara menyuruh Senja masuk dan memberikan berkas yang dipegangnya ke Senja.

" Anda tak masuk ke dalam? " Tanya Senja yang sebenarnya malas jika harus bertatap muka dengan Sean.

" Saya ada urusan lain. Kamu saja berikan berkas yang di setujui pak Charles ini! "Jawab Dirgantara.

"Baiklah kalau begitu." Senja akhirnya keluar dari mobil Dirgantara dan melangkah masuk ke dalam perusahaan

Dirgantara sempat menatap lama punggung Senja yang semakin menjauh. Ada rasa yang aneh di dadanya setiap menatap perempuan itu. Bahkan ini juga terjadi saat pertama dia bertemu Senja.

Sementara Senja yang sudah berada di meja kerjanya masih ragu untuk masuk ke ruangan Sean. Namun Dirgantara mempercayai dirinya untuk memberikan berkas ini ke Sean.

"Gak apa-apa untuk kali ini saja!" Senja meyakinkan dirinya sendiri dan melangkah ke ruangan Sean.

" Masuk!" Ucap Sean dari dalam saat mendengar seseorang mengetuk pintu ruangannya.

Senja dengan ragu-ragu membuka pintu ruangan Sean dan masuk ke dalam.

"Senja?" Sean mengerutkan keningnya menatap Senja.

Senja melangkah ke meja kerjanya Sean.

"Ini berkas yang sudah di tandatangani pak Charles, pak!" Ujar Senja berusaha setenang mungkin.

Sean menatap berkas itu dan lanjut menatap Senja.

"Kamu gak di apa-apain pak Charles, kan?" Tanya Sean dengan wajah khawatir.

"Tidak." Senja menggelengkan kepalanya.

" Saya tak ikut menemuinya, hanya pak Dirgantara yang pergi. "lanjut Senja.

"Syukurlah!"

"Kalau begitu saya kembali kerja lagi." Ucap Senja.

Sean memencet sesuatu di remote yang di pegangnya sehingga dinding kaca ruangannya tertutup tirai.

Sean mendekat berjalan ke arah Senja. Senja terus mundur dan mentok ke dinding.

"Ada apa pak Sean?" Tanya Senja.

" Apa kamu punya hubungan khusus dengan Dirgantara?"

"Apa maksud anda?"

"Mengapa dia tau kalau kita sudah saling kenal?"

" Kamu menuduh aku? "

" Bukan Senja. Cuma kamu harus tau, Dirgantara bukan orang baik-baik. Dia pasti punya rencana buruk dengan mendekati kamu!"

Senja langsung tersenyum lirih mendengar ucapan Sean.

"Kamu salah, Sean. Dia tak seperti itu! Setidaknya dia lebih baik dari kamu!" Ucap Senja ingin pergi.

Sean menahan lengan Senja.

"Senja.. Aku hanya tak ingin dia melibatkan kamu dengan masalah diantara kami. Aku hanya ingin kamu hidup aman-aman saja dengan Angkasa tanpa terbawa dalam konflik keluarga aku dengan Dirgantara." Ucap Sean selanjutnya.

" Maksudnya?"

" Aku tak bisa beri tau kamu sekarang. Aku hanya ingin kamu hati-hati dengan Dirgantara!" Sean akhirnya melepaskan tangan Senja.

Senja akhirnya keluar dari ruangan Sean dengan sedikit bingung.

"Apa maksud ucapan dia tadi?" lirihnya dalam hati dan kembali duduk di meja kerjanya dan sesekali menatap ke ruangan Sean yang masih tertutup tirai.

1
olyv
cepat sehat y thor 🙏
Qhaqha: aamiin
total 1 replies
Nesya
astagaah semoga lekas sembuh ya thor kasihan tak tunggu pokoknya sembuh dulu sehat dulu baru nulis lagi 👍🏻❤️
Qhaqha: aamiin.. Makaci atas support nya😊
total 1 replies
Qhaqha
Maaf jarang update.. Author siap kecelakaan motor, lagi masa pemulihan. Doain cepat sembuh ya.. 😊😊🙏🙏
sunaryati jarum
Sean jika jadi menikah dengan Rea tidak akan bahagia karena selalu dirundung rasa bersalah seumur hidup,selama mereka tidak bersatu. Beda dengan Senja mungkin Nadia bisa bahagia dengan pria lain, karena Sean hanya memberikan luka
Nesya
jadi ikutan nangis, lanjut thor
Qhaqha: Ditunggu ya.. maklum othor lagi puasa dan sibuk persiapan lebaran.. 😊😊
total 1 replies
olyv
lanjut thor
sunaryati jarum
Semoga tidak parah dan segera tertolong
Nesya
lanjut kak othor 💪🏻💪🏻💪🏻
sunaryati jarum
Ternyata keluarga Sean , keluarga yang buruk.Terutama orang tua Sean,dan mereka juga menamkan kebencian Sean terhadap Dirgantara
sunaryati jarum
Lebih baik jujur Senja pada Angkasa,dan Sean juga sebelum terlanjur menikah Jujur pada Rea , tentang hubungan kalian kamu dan Senja .
Nesya
semoga angkasa ada bersama digantara
Soraya
lanjut
sunaryati jarum
Jika kamu tidak rela Senja menjadi milik orang lain lepaskan Rea dan kejar Senja,namun kau harus bisa mendapatkan restu kedua orang tuamu.Namun emak kok cenderung ke Dirgantara karena ibunya sepertinya tidak memandang derajad seseorang namun entah jika status
falea sezi
angka cari ayah lain aja jangan Sean dia bangsattt /Shame/
Qhaqha: Waduh.... 🤭🤭🤭
total 1 replies
JasmineA
gue ini serba salah mau dukung sean apa dirgantara😂 kalo dukung si sean bakalan buka luka senja...kalo dukung dirgantara bakalan nambah Luka senja kalo benaran dirgantara gunain senja Dan angkasa sbg alat balas dendam💆🏻‍♀️
Qhaqha: Sama.. aku juga puyeng sebenarnya 🤭🤭
total 1 replies
Soraya
lanjut
Qhaqha: Ditunggu nanti malam ya KK.. 😊😊
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan ayah Sean Angkasa,kasihan ibumu.Dia akan disebut pelakor lagian kakek nenekmu dan Sean tidak suka kamu dan ibumu.
Qhaqha: Betul..... 😊
total 2 replies
sunaryati jarum
Seharusnya Sean tidak membatasi hubungan Senja dan Dirgantara,karena dialah penolong Senja dan Angkasa,jika tidak tahu hubungan sebenarnya.
Nesya
lanjut thour
Qhaqha: Di tunggu ya.. 😊😊
total 1 replies
Qhaqha
ok... Terimakasih sarannya😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!