Indira, gadis muda keturunan Tionghoa dan Indonesia. dia sudah dari kecil ikut dengan sang ibu, karena ayahnya sudah meninggal
Indira, melanjutkan perusahaan otomotif milik sang Ayah, tapi saat dia akan kembali ke Indonesia. dia mengalami kecelakaan pesawat...
Penasaran dengan cerita nya Yuk ikuti terus Cerita ini. akan banyak menguras tenaga dan emosi, siapkan kata-kata yang indah saat Indira Gandhi masuk ketubuh perempuan muda yang ditinggal oleh orang tua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Twenty two
Kaisar Zhang terkekeh geli melihat tingkah malu-malu kucing bibi Juli, dia sudah memutuskan bila saat adiknya kembali dari perbatasan, dia akan pensiun dini dari jabatannya itu
"Apa.... kau serius Momo? jadi ada wanita yang tulus mencintai ayah ku? oh... ini tidak bisa di biarkan, aku akan mempersatukan mereka" ucap Xiao Lin saat mendengar cerita Momo yang sengaja Xiao Lin tinggalkan di tempat istirahat Kaisar Zhang
"Tapi Yang Mulia... apa Anda yakin bisa membuat ayah anda membuka hati untuk Permaisuri Lu?" ucap Momo
"Kau tenang saja Momo... malam ini aku akan buat ayah ku menikah, uhh... Jangan sebut nama Ku Selena Gomes bila tak bisa membuat ayah ku memiliki istri nanti, hahahaha..." ucap Xiao Lin sambil tersenyum miring. Moci dan Momo saling tatap mereka melihat wajah psikopat Xiao Lin saat ini
"Kenapa kalian menatap ku seperti itu? Jangan bilang kalian sedang menggerutu di dalam hati ya?" tanya Xiao Lin sambil menatap tajam hewan kontrak nya itu
"Hehehe... mana berani kami" jawab Moci dan Momo. Xiao Lin menyipitkan matanya dan menatap penuh selidik pada hewan kontraknya itu
"Ha... sudahlah, Oya malam ini aku ingin menjadi diri ku sendiri. tidak bantet seperti ini" ucap Xiao Lin
"Haa... bantet?" tanya binggung Moci dan Momo
"Pokonya gitu lah, males aku menjelaskan nya" jawab Xiao Lin
...----------------...
...Acara peresmian kekaisaran akan di mulai beberapa jam lagi, Xiao Lin juga mendatangi kediaman ayah nya terlebih dahulu. dia ingin memberikan pil penyembuh trauma untuk sang ayah...
"Apa ayah ada di dalam?" tanya Xiao Lin
"Iya Yang Mulia ada di dalam, yang mulia putri mahkota" jawab pengawal To Long
"Baiklah... aku ingin berbicara terlebih dahulu pada ayah" ucap Xiao Lin sambil masuk dalam kediaman Kaisar Zhao yang berada di kekaisaran Xianxia
"Salam ayah... apa aku menganggu istirahat ayah?" ucap Xiao Lin. Kaisar Zhao mengerutkan keningnya melihat putri pertama nya begitu sopan santun seperti itu
"Apa yang kau rencanakan bocah bau" ucap Kaisar Zhao
"Ck... ayah selalu saja ber bubuk sangka pada Putrimu yang cantik ini" jawab Xiao Lin
"Berburuk sangka.... bukan berbubuk sangka, hati-hati kau di maki para pembaca author mu itu" jawab jengah Kaisar Zhao
"Is is... Mereka itu pasti memaklumi mulut putri mu ini ayah, Oya aku ingin memberikan ayah pil penyembuh trauma" ucap Xiao Lin sambil mengeluarkannya dari kantong baju nya
"Ayah ini kan perdana ayah mengikuti pesta, aku tak ingin tiba-tiba ayah kejang. jadi ayah bisa meminumnya sekarang" ucap Xiao Lin
"Kau pikir ayah mu ini memiliki penyakit Epilepsi seperti itu? dasar kau tak memiliki rasa empati" ucap kesal nya pada Xiao Lin
"Nah itu kan ayah itu berburuk sangka terus pada Lin'er... nih maksud Lin'er itu, ayah kan akan bertemu macam-macam orang. jadi dari pada ayah kenapa-kenapa lebih baik antisipasi dulu" ucap Xiao Lin
"An anisepasi? apa itu?" tanya Kaisar Zhao
"Hais... Antisipasi... seperti kita mencegah terlebih dahulu ayah" ucap Xiao Lin
"Ah... seperti itu ya, Ayah kira apa? baiklah ayah akan meminum nya" jawab Kaisar Zhao. dan dia pun langsung meminum pil itu, bukan karena ingin dekat dengan wanita. tapi dia hanya tak ingin membuat putri/putra nya merasa bersalah
"Bagus.... ayah ayo minum, yuhuuuu Ibu angkat I'm coming" gumam hati Xiao Lin
Setelah selesai Xiao Lin pun kembali ke kediaman nya, tapi sebelum itu dia memberikan pakaian untuk kedua adik nya
"Antarkan pakaian ini pada Xiao Xie, dan yang ini pada Xiao Nam. bilang pada mereka aku yang memberikan nya" ucap Xiao Lin kepada kedua pelayan pribadi nya
"Baik Yang Mulia" jawab kedua. dan mereka pun langsung pergi ke kediaman masing-masing orang yang di tuju
Pelayan satu tiba di kediaman Xiao Xie. dia pun langsung membantu Xiao Xie, karena dia tahu rekan nya masih sibuk dengan urusan pribadi nya itu
"Salam Tuan putri bungsu, hamba diperintahkan mengantarkan pakaian anda dan membantu anda untuk bersiap" ucap nya
"Baitlah bibi... Atu juga ingin belenang dulu" jawab Xiao Xie. pelayan itu pun langsung mengikuti Xiao Xie ke kolam renang pribadi nya
.
.
.
"Pengawal hamba di perintahkan Yang Mulia Putri mahkota, untuk mengantarkan pakaian Pangeran pertama" ucap nya. pengawal pribadi Xiao Nam pun langsung mengambil nya, karena Xiao Nam tak ingin memiliki pelayan wanita. jadi pekerja di kediaman nya semua pria, sama dengan Kaisar Zhao
"Baik aku akan memberikan nya" jawab pengawal Gui. pelayan itu pun segera kembali ke kediaman Xiao Lin
Xiao Lin yang sedang duduk dan menikmati pijatan dari salah satu pelayan pun, tiba-tiba dia merasa Aura kuat di sekitar nya. dia pun membuka mata nya
"Momo... Moci... kalian merasakan itu? kekuatan nya beda tipis dengan ku?" ucap Xiao Lin lewat telepati
"Ya... hamba merasakan nya Yang Mulia" jawab kedua
"Hamba tidak tahu Yang Mulia" jawab Momo
"Bagus... kau sudah merasakan aura ku" gumam seseorang yang melihat dari atas langit
"Kita akan segera bertemu Permaisuri ku" bisikan itu begitu nyata sampai membuat Xiao Lin Merinding
DEG
"Siapa kau?
TBC
Semoga penghitungan Retensi cerita ini baik-baik saja... tolong tinggalkan jejak kalian ya guys tiap bab nya, aku juga sedih karena banyak banget yang Boom like dari awal bab sampai akhir up... semoga penghitungan nya tidak anjlok, Bismillahirrahmanirrahim....
...****************...
.
Menurut para reader gimana kalau author up cerita ini? kalau setuju silahkan tinggalkan Like terbanyak, bila tidak Author up di lapak sebelah