NovelToon NovelToon
CINTA DUA DUNIA

CINTA DUA DUNIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Romantis
Popularitas:878
Nilai: 5
Nama Author: Deii Haqil

Samanta tidak menyangka,setelah ia bertemu dengan pria bernama Alfin ia meras hidup di antara dua alam, akankah tumbuh perasaan di antara mereka, bisakah hantu dan manusia bisa bersama.

Yuk ikuti kelanjutan ceritanya,,..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deii Haqil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA DUA DUNIA

Bab 22

Satpam itu menghentikan aktivitasnya. Lalu tampak berpikir sejenak. "Maaf, tapi sepertinya tidak ada pegawai yang bernama Wulan di pabrik sini mbak. Kalau di kawasan sini hanya ada dua pabrik konfeksi, yang ini sama yang masuk ke gang sana."

"Coba mbak kesana saja. Siapa tau orang yang mbak maksud bekerja di konfeksi sebelah, kebetulan pabrik disana belum tutup. Mungkin sekitar setengah jam lagi." sambungnya menjelaskan

"Oh, begitu ya Pak. Ya sudah, kalau begitu terimakasih" Sam pun melanjutkan perjalanannya. Ia memasuki gang sempit yang hanya se ukuran dua orang dewasa saja, Sam terus menapakkan kakinya sambil melihat di kiri dan kanan jalan. Terdapat banyak rumah kontrakan berpetak disana. Setelah ia sampai di ujung jalan, Sam melihat pabrik berpagar tinggi dengan plang Garmen Industri terpampang di sana. Terdapat pos penjaga di samping gerbang dan suasananya pun masih terlihat sepi.

Sam bergegas mendekat dan menghampiri pos itu, yang kebetulan terlihat ada seseorang disana.

"Permisi Pak, boleh saya tanya?" sapa Sam. Saat melihat pria berseragam sedang ngopi sambil makan gorengan.

"Eh—iya neng, ada apa?" jawab Pak Satpam. Terkejut saat tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya dari luar.

Satpam itu pun keluar menghampiri Sam yang sedang berdiri di depan pos nya.

"Begini Pak, kalau boleh saya tau apakah di pabrik sini ada pekerja yang bernama Wulan?"

Sam kembali bertanya kepada Pak Satpam tersebut, sementara sang Satpam itu hanya terdiam mendengarkan pertanyaan Sam sambil kembali menyeruput kopinya yang hampir habis itu.

"Wulan yang mana ya neng? Setahu saya, ada dua Wulan yang berkerja di pabrik ini."

"Yang satu Wulandari, yang satunya lagi Wulan Apriliani." Sambung sang Satpam, lalu ia sempat-sempatnya menawarkan gorengan kepada Sam.

"Tidak pak. Terimakasih" Sam tersenyum canggung kepada Pak Satpam itu.

"Saya tidak tahu Pak, yang saya tahu hanya nama Wulan saja.."

Satpam itu mengangguk-anggukkan kepalanya sambil memelintir kumis lebat yang ada diwajahnya.

"Ya sudah kalau begitu, Neng tunggu saja disini, kebetulan sebentar lagi waktunya pulang." ucap sang Satpam sambil sesekali melirik ke arah jam yang terdapat di pos itu.

"Kalau begitu, saya numpang sebentar ya Pak." Sam pun merasa lega,mudah-mudahan ia bisa segera bertemu dengan putri Almh. Ibu Sari itu.

"Boleh neng, ini silahkan duduk."

Pak Satpam langsung membawakan kursi plastik untuk Sam duduki di samping pintu pos.

"Terimakasih Pak" jawab Sam ramah.

.

.

Tak lama berselang, pintu utama pabrik mulai terbuka, seluruh karyawan berseragam biru telur asin itu berhamburan keluar ruangan.

Pak Satpam dengan sigap bergegas masuk ke dalam pabrik. Untuk memberitahukan kepada pemilik nama itu agar segera ikut bersamanya.

Sam yang melihat itu, harap-harap cemas menunggu kedatangan orang yang ia cari.

Beberapa saat kemudian, sang Satpam kembali datang diikuti dengan kedua perempuan yang berjalan dibelakangnya.

"Ini orangnya Neng, saya permisi dulu ya"

Ucap sang Satpam setelah membawa kedua orang itu kepada Sam, lalu ia kembali masuk kedalam pos.

Sam mengucapkan terimakasih, lalu menyapa kedua perempuan itu dengan ramah. Ia menghela nafas, lalu mulai bertanya kepada kedua perempuan didepannya itu.

"Halo Kak, maaf mengganggu waktunya sebentar. Boleh saya bertanya?"

Kedua perempuan itu hanya saling pandang satu sama lain. "Tentu saja. Boleh" Salah satu dari mereka menjawab.

"Maaf apa di antara kakak-kakak ini ada yang mempunyai Ibu bernama Sari.." tanya Sam sambil melihat ke arah mereka berdua.

Salah satu dari kedua perempuan itu maju satu langkah ke arah Sam, lalu ia mulai berkata. "Itu nama ibu saya, apakah mbak kenal dengannya?"

Sam langsung merasa lega dan bahagia setelah mengetahui orang yang ia cari ada di hadapannya. Tapi ia juga sedih harus menyampaikan kabar buruk untuk putri dari Ibu Sari ini.

"Maaf kak, sebaiknya kita cari tempat saja, agar ngobrolnya lebih nyaman."

"Untuk kakak yang sana. Mohon maaf ya, saya jadi mengganggu. Sekali lagi terimakasih" ucap Sam.

Seraya membungkukkan badan

Perempuan yang bernama Wulan Apriliani itu pun tersenyum, dan pamit undur diri karena orang yang menjemputnya sudah datang. Setelah kepergian nya, Wulandari mengajak Sam untuk menuju warung kecil di pinggir jalan, tepat berada di sebelah gang sebelum tempat konfeksi.

Karena langit semakin senja, mereka bergegas berjalan keluar gang. Sampai akhirnya mereka tiba juga, dan langsung duduk di bangku yang berada di depan toko.

"Jadi apa yang mau kamu sampaikan" Wulandari langsung saja menanyakan perihal apa yang membuat Sam mencarinya.

"Pertama-tama. Perkenalkan kak, saya Samanta, saya mencari kakak karena ada sesuatu yang harus saya sampaikan tentang Ibu kak Wulan." ucap Sam.

"Kenapa dengan Ibu saya?" Wulan semakin penasaran di buatnya.

Sam mengatur nafas terlebih dahulu sebelum ia kembali ke mode seriusnya. "Begini kak. Saat saya pulang kampung tiga hari yang lalu, kebetulan desa saya bersebelahan dengan desa kakak. Disana saya mendengar kabar bahwa ada seorang Ibu yang tinggal sendiri di dalam rumahnya, ia sangat merindukan putrinya yang bekerja di kota. Ia terus menunggu sampai sesuatu yang buruk terjadi kepadanya.."

Wulan menatap Sam serius dan berkata "Kenapa dengan Ibu saya? Tolong jangan buat saya khawatir" Terlihat Wulan mulai berkaca-kaca.

Sam menatap dalam kedua mata Wulan, dan menggenggam kedua telapak tangannya.

"Kak, yang sabar ya.. Ibu kakak telah wafat saat ini, dan sekarang sudah hari ke tiga minggu ia meninggal." Wulan langsung menutup mulut dengan kedua telapak tangannya, tampak air mata pun tak bisa ia bendung lagi. Ia begitu terkejut dengan apa yang Sam sampaikan saat ini.

"Bagaimana ia bisa meninggal?" Wulan masih tidak percaya dengan kabar yang sekarang ia dengar.

"Kata warga setempat, beliau terkena benturan saat terjatuh dari kamar mandi. Dan karena punya penyakit jantung ia akhirnya tidak bisa tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya."

"Hiks..hiks.. Kenapa baru sekarang, kenapa tidak beri tahu aku" ucap Wulan sambil menangis tergugu.

"Mereka tidak tahu alamat kakak dimana, dan tidak ada nomor atau apapun yang bisa dihubungi. Kerabat kakak pun tidak mengetahui keberadaan kakak." Sam pun ikut bersedih saat ia menyampaikannya.

"Sampai saya bertemu dengan Almh. Ibu Sari, ia menunjukan alamat yang tertulis di sebuah kertas kecil. Sampai saya tahu dan mencari kakak kesini." Mata Wulan terbelalak tak percaya dengan ucapan Sam.

"Bagaimana bisa..?" tanyanya heran.

*Bersambung*

1
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo aku mampir lagi kak🤗
Deii Haqil: makasih/Smile/
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
emhh visualnya, guanteng🤭
Deii Haqil: diliatin mulu sama aku ge, kak.😅😅
total 3 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
maaf kak klo boleh kasih saran, jangan ada kata-kata yang disingkat, semangat terus kak🤗
Deii Haqil: 😭😭 haturnuhun, kak. makasih😅😅 ini juga lagi di benerin tapi baru separo😂 maklum kemaren belum tempe🙏🤭👍
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
halo kak aku mampir lagi🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
👍🏼
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak qku mampir lagi🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple ): siip kak, enak bncanya👍🏼
total 2 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
boleh minta folbacknya jga kak🤗
Deii Haqil: syiapp..🤭
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
mampir lagi kak🤗
Deii Haqil: makasih, 🙏🤭
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
aku mampir kak👋
Deii Haqil: terimakasih..🙏🙏 semangat terus yah 💪
total 1 replies
Bunga Jati
sangat bagus....menarik smngt yh untuk mba femula💪🤭
Deii Haqil: terimakasih 😁😁🙏
total 1 replies
Deni Hamdani
cerita nya bagus semangat untuk para pemula,,buat karya yang lebih bagus lagi.
Bunga Jati: sangat bagus cerita nya...semngat mba🤭💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!